.

.
.

Thursday, 18 September 2014

Antisipasi Kebakaran Hutan Pemkab Bentuk Satgas

MUARASABAK-Musim kemarau yang terjadi sebulan terakhir, menimbulkan kebakaran lahan dan hutan di wilayah Tanjung Jabung Timur. Bahkan ada warga pemilik lahan dengan sengaja membuka lahan dengan cara membakar. Guna memperkecil gerak pelaku pembakaran lahan dan hutan itu, Pemerintah Kabupaten Tanjabtim membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kini di daerah Tanjab Timur banyak terdapat lahan gambut yang sangat mudah terbakar. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir saat musim kemarau, beberapa daerah di Tanjab Timur sering terjadi Karhutla.

“Melihat situasi dan cuaca dalam beberapa minggu terakhir ini, maka pemkab berinisiatif mengadakan rapat lintas sektoral guna mengantisipasi Karhutla," ujar Kadis Tata Kota, Mariontoni, Selasa (16/9).

Dalam rapat tersebut, beberapa instansi yang terkait dilibatkan antara lain Dinas Tata Kota, Dishutbun, Badan Kesbangpol Linmas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Kantor Penanggulan Dampak Lingkungan dan Dinas Sosnakertrans Tanjabtim.

“Dari rapat tersebut diambil keputusan untuk membentuk tim satgas di Kecamatan," jelasnya.
Tim Satgas ini melibatkan Damkar Kecamatan, Tagana, Hansip, Dishutbun Tanjabtim.


“Tim ini nantinya akan membuat posko dan wilayah kecamatan masing," sambungnya.

Kemudian, tugas tim satgas selanjutnya melakukan pengecekan persiapan alat-alat Damkar dan titik rawan, serta sumber-sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk pemadaman api jika terjadi kebakaran.


Selain itu, kata Mariontoni, Pemkab Tanjabtim juga akan melakukan koordinasi dengan perusahaan yang ada di Tanjab Timur. Sifatnya, pemkab menghimbau kepada perusahaan agar tetap waspada.

“Selain itu, ikut membantu masyarakat untuk memantau keadaan di lokasi kejadian," tandasnya. (mut/lee)

No comments: