.

.
.

Wednesday, 28 December 2011

ARTIS SIMALUNGUN JADI PENONTON DI DAERAH SENDIRI

POSTER ARTIS DI PDT 2011 DI PARAPAT. FOTO SELASA 27 DES 2011 OLEH ROSENMAN MANIHURUK


PESTA DANAU TOBA 27-30 DES 2011 DI PARAPAT SIMALUNGUN

PARAPAT (SIMALUNGUN) TUAN RUMAH PESTA DANAU TOBA 27 S/D 30 DES 2011. NAMUN ARTIS SIMALUNGUN TIDAK SATUPUN DILIBATKAN DALAM PANGGUNG HIBURANNYA. SEDIH SAYA SELAKU WARGA SIMALUNGUN DAN PECINTA SENI SIMALUNGUN.

Dibawah Ini Tanggapan di Posting Facebook : Asenk Lee Saragih

Raya Irwanto Purba: maklum..ini yg kita harus rubah..na puna talun do

si jolom suhul namin...

Monang Saragih: tabiat buruk org Simalungun perlu dikoreksi..........
8 jam yang lalu ·

Asenk Lee Saragih: aha ma tabiat buruk org Simalungun ai Tongah?

Monang Saragih: tading i lobei gatian, hehe.............

Vinda Saragih Manihuruk: hahahahahahaha

Kaca Manihuruk: Marga Damanik Pe Bupati Simalungun.. Marga Saragih Pe

Bupati Simalungun Asal Pesta Danau Toba.. Lalap Do Lang Adong Tampil

Artis2 Simalungun..jadi Ise Do Nasalah??

Vinda Saragih Manihuruk: Harus nya Artis-artis Simalungun jauh-jauh

hari mendaftar ma jadi ikut memeriahkan pesta PDT ai,,ase ulang tading

i lobei tong songon nini Tongah in,hehhehehehe,,,

Saragih Roni : mgkn na lang sanggup do ra panitia mambyr artis

simalungun sanina...

Monang Saragih : Age halak Bolanda Bupatini tong do sonai anggo halak

Simalungun, haha..............

Monang Saragih: Anggo ijai uhur, bila porlu artis mambayar panitia,

haha..........

Kaca Manihuruk: roni@panitia ni pe mantan bupati simalungun do

sanina..jhon hugo silalahi

Vinda Saragih Manihuruk: Bahatan do ge pengunjung PDT halak Toba jadi

ikut selera pasar ma ge,,,:)jadi artis batak-toba ma bahatan dan

lumayan ngetop ma,,ase bahat pengunjung ni...ai do anggo menurut hu..:0

Tapi anggo Tongah jdi Bupati ijai,,,mungkin boi ma artis Simalungun

Artisni,,par Hutaimbaru pe roh ma ganup minta tanda tangan,hehhehehehe

Elpian Sinaga: ihutatta pe hita lang taridah,jadi ija nari ma?,mago ma

hita on da...

Jagaya Tondang: haroro ni sonon ma lalap lang maju ge simalungun.

marhata pe holi au hu si JR. HEHEHEHEHEHH

Rias Damanik: Wahhh... on ma bahaya laten ni simbalok (toba) hubanta

Simalungun....ini HARUS Diprotes ke PANITIA dan BUPATI......

Dinner Purba: Kadis Pariwisata Simalungun patut dipertanyakan, aha do

gatni program ni Kadis mamboan budaya simalungun bani pesta danau toba

ai ?

(Maaf Komentar Menggunakan Bahasa Simalungun)

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL 24-25 DES 2011 DAN TAHUN BARU 1 JANUARI 2012

SELAMAT PERAYAAN NATAL DESEMBER 2011 DAN JELANG TAHUN BARU 1 JANUARI 2012. KIRANYA SUKACITA NATAL SENANTIASA MEMBAWA KEDAMAIAN DAN TAHUN BARU MENJADI TAHUN PENGHARAPAN DAN UCAPAN SYUKUR. DARI KEL Sy Rosenman Manihuruk/ Lisbet br Sinaga (Moses Juneri Manihuruk-Ezer Twopama Manihuruk) Jambi.

Tiket Mudik Natal Dan Tahun Baru Dari Jambi Ke Sumut Penuh

Jambi, Batak Pos


Pemesanan tiket pulang kampung (mudik) Hari Natal dan Tahun Baru dari Jambi tujuan Sumatera Utara (Sumut) kini sudah penuh. Tiga jenis transportasi angkutan bus antar kota antar provinsi (AKAP) seperti Bus Sentosa, Intra dan Bus RAPI yang biasa digunakan pemudik dari Jambi ke Sumatera, Jumat (23/12) sudah penuh hingga tanggal 31 Desember mendatang. Bahkan sejumlah PO menambah armada guna mengantisipasi lonjakan penumpang.


“Pesanan tiket jurusan Sumut seperti Medan, Siantar, Kisaran hingga 31 Desember sudah penuh. Tiket mudik ke Sumut dengan Bus RAPI mudik Natal dan Tahun baru diluar perkiraan. Padahal mudik paling rame pada hari raya lebaran. Namun mudik Natal dan tahun baru kini penumpang melonjak drastis. PT RAPI harus menambah dua armada setiap harinya menjadi enam armada setiap hari dari Jambi tujuan Sumut,”kata Herlina br Aritonang, penjual tiket Bus RAPI di Loket Bus RAPI Jalan Pattimura, Kota Jambi, Kamis (23/12).


Menurut Herlina, pesanan tiket mudik natal dan Tahun Baru padat sejak tanggal 19 Desember hingga 31 Desember nanti. Sementara Asri br Ginting penjual tiket Bus RAPI lainnya mengatakan, Managemen PT RAPI terpaksa menambah dua armada saat mudik natal dan tahun baru.


Kini Bus RAPI melayani transportasi Jambi-Medan-Jambi sebanyak enam kali dalam sehari. Harga tiket Bus AC Toilet Rp 275.000 per tempat duduk dan kelas ekonomi Rp 190.000 per orang (Jambi-Medan).


Ramainya rus mudik tujuan Sumut juga diakui Agen Bus Sentosa dan Intra tujuan Jambi-Medan-Siantar. Menurut P Siahaan, agen tiket Bus Intra di Jambi, hingga kini pesanan tiket sudah penuh hingga akhir tahun ini. Pihaknya juga menambah satu armada setiap harinya tujuan Siantar.


Para pemudik tujuan Siantar, Medan kini kesulitan mendapatkan tiket mudik. Bahkan sejumlah pemudik terpaksa menggunakan sewa mobil agar bisa mudik sama-sama dengan keluarga. Hal itu dialami B Simangunsong/br Bakkara asal Panei Tongah Simalungun.


Mereka terpaksa menyewa mobil agar bisa mudik bersama keluarga. Satu mobil mereka sewa dengan harga Rp 400.000 per hari. Mereka kini tinggal di Sungai Bahar, Muarojambi dengan profesi berkebun kelapa sawit. RUK

Bandara Jambi Tahun 2014 Dijadikan Embarkasi Haji

FOTO SAAT PENCANGAN OLEH WAKIL MENTERI PERHUBUNGAN RI


Jambi, Batak Pos

Gubernur Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus (HBA) dihadapan Anggota Komisi V DPR RI mengatakan, kalau Bandar Udara (Bandara) Sultan Thaha Jambi pada tahun 2014 akan dijadikan Embarkasih Haji di Provinsi Jambi. Provinsi Jambi juga fokus pada pembangunan infrastruktur dalam misi pembangunan Provinsi Jambi hingga tahun 2015.

“Saya merasa sangat bahagia mendengar harapan yang disampaikan Presiden SBY terkait dengan pembangunan Bandara Jambi. Bagi saya itu sudah menjadi suatu yang luar biasa. Harapan menjadi bandara internasional memang sudah lama diimpikan hal paling menggugah keinginan masyarakat Jambi. Semoga tahun 2014 Bandara Jambi bisa menjadi embarkasi Jambi,”kata HBA, Kamis (23/12).

Selanjutnya mengenai perwujudan menjadi bandara Internasional HBA meminta kepada Pemerintah Pusat untuk membantu realisasinya, “Apakah ini menjadi kenyataan atau tidak tergantung pihak bandara dan angkasa pura,” kata HBA.

Selain itu HBA juga menyampaikan tentang kelaikan dan kelayakan jalan strategis Nasional, jalan nasional serta jalan yang ada di Provinsi Jambi berikut perencanaan pembuatan Pelabuhan Ujung Jabung menjadi pelabuhan Internasional yang menurut BPPT merupakan daerah yang paling strategis di wilayah Sumatera untuk dijadikan pelabuhan Internasional.

Ketua Tim Komisi V Nusyirwan Soejono, MT menyampaikan kedatangan tim bersama dengan Kementerian untuk meninjau dan melihat langsung kondisi yang ada di Provinsi Jambi, dalam rangka koordinasi pusat dan daerah.

Fungsi pengendalian dan pengawasan tetap merupakan tugas pusat untuk mengatasi masalah. “Kedatangan kami bukan untuk cari salah, melainkan bagaimana mengatasi soal tidak jalannya program,”katanya.

Ketua Bappeda Jambi Ir. A. Fauzi Ansyori, MTP mengenai pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung kedepan memerlukan dana Rp 51 triliun dan juga mengenai pertambangan batubara telah dan sedang membuat jalan khusus.

Provinsi Jambi menurut Fauzi secara ekonomi mengalami tren peningkatan dari tahun ketahun dan hal tersebut menurutnya memerlukan Industri Hilir yang baik, serta Provinsi Jambi merupakan wilayah yang bagus untuk dijadikan outlet pemasaran. RUK

DPRD Provinsi Jambi Sahkan Perda Lingkungan Hidup

Jambi, Batak Pos

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi akhir tahun ini akan mensahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang lingkungan hidup. Diterbitkannya Perda Lingkungan Hidup tersebut guna mengatasi tindakan perusakan lingkungan hidup oleh perusahaan yang hingga kini tidak terkendali.

Selamat ini banyak perusahaan melakukan aktifitas usahanya yang pada ujungnya menimbulkan masalah. Seperti perusahaan tambang batu bara, usaha taman hiburan, para pengusaha mendapatkan ijin hanya karena ada “permainan” di belakang meja. Sementara pertambangan batu bara banyak bekas penambangan tidak dilakukan reklamasi.


Sementara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi juga masih meragukan komitmen 350 perusahaan pertambangan batubara yang beroperasi di Provinsi Jambi untuk melakukan reklamasi lahan. Dari jumlah perusahaan itu kini sudah ada yang eksploitasi dan eksplorasi.


Pemprov Jambi tidak akan memberikan toleransi kepada para perusahaan batubara yang nakal. Para kepala daerah juga diminta untuk selektif dalam memberikan ijin lahan kepada perusahaan batubara yang dicurigai nakal.


Perda Lingkungan Hidup tersebut akan diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan diperkuat dengan Peraturan Gubernur (Pergub). Perda dan Pergub tersebut akan disejajarkan dengan kabupaten/kota se Provinsi Jambi.


Demikian dikatakan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Gusrizal kepada wartawan di Ruang Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Kamis (22/12). Menurutnya, kerusakan lingkungan di Jambi sudah mengkwatirkan.


Disebutkan, seharusnya setiap perusahaan batubara yang beroperasi di Jambi wajib untuk melakukan reklamasi. “Itu wajib bagi perusahaan yang melakukan kegiatan pertambangan. Dalam aturan sudah ditegaskan hal ini. Namun memang tidak banyak perusahaan di Jambi yang patuh akan peraturan ini. Sebagai contoh di Perusahaan pertambangan PT. NTC di Kabupaten Bungo. Perusahaan ini belum melakukan reklamasi. Namun dengan adanya Perda dan Pergub hal itu bisa dikendalikan,”katanya.


Menurut Gusrizal, sedikitnya, ada 30 perusahaan pertambangan yang sudah beroperasi atau eksploitasi di Provinsi Jambi. Dampak yang dimunculkan perusahaan ini juga tidak begitu menguntungkan bagi Provinsi Jambi.

Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi, Irmansyah Rachman mengatakan, Negera Malaysia yang inin investasi di Jambi tidak memiliki konsensi pertambangan atau izin pertambangan batubara, tetapi saat ini mereka meninjau potensi batubara dan biji besi, sedangkan saat ini mereka akan meninjau pada PT Bangun Energi Indonesia yang sudah memiliki izin.


Disebutkan, saat ini di Provinsi Jambi tidak ada memberikan izin pertambangan yang baru. Sedangkan potensi terbesar pertambangan batubara adalah di Kabupaten Sarolangun. Sumbangan Pendapatasan Asli daerah (PAD) provinsi dan baik kabupaten kota pada tahun 2010 total Rp 55 miliar dari 3,8 juta ton. Potensi batubara di Provinsi Jambi mampu menyumbangkan PAD yang cukup besar setelah minyak dan gas.

Jambi Tak Miliki Daftar Pertambangan



Sementara Pemprov Jambi hingga kini belum memiliki daftar perusahaan pertambangan yang beroperasi di Provinsi Jambi. Bahkan Pemprov Jambi hanya mendapatkan royalti perusahaan pertambangan selama tahun 2011 hanya Rp 20 miliar.

Perusahaan pertambangan batubara dan emas di Jambi yang beroperasi di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi tidak memiliki ijin prinsip dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Jambi.


Selain itu DPRD Provinsi Jambi juga tak memiliki dana untuk melakukan pengawasan ratusan perusahaan pertambangan di Provinsi Jambi. Pengawasan dari dewan terhadap perusahaan pertambangan di Jambi nyaris tak ada.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Ir Syahrasaddin, M.Si mengatakan, seluruh instansi terkait untuk menginventarisir jumlah perusahaan pertambangan yang ada di Provinsi Jambi. Mengingat Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah di Provinsi Jambi, diharapkan pendapatan asli daerah dari royalti perusahaan itu lebih maksimal.

“Kita berharap PAD dari royalti perusahaan pertambangan di Provinsi Jambi bisa mencapai Rp 50 miliar pertahun. Pihak kita akan melakukan pendataan perusahaan pertambangan di Provinsi Jambi sehingga bisa dipantau omset yang dihasilkan,”katanya.

Sekda Syahrasaddin juga meminta seluruh instansi terkait untuk melakukan tinjauan lapangan sebelum memberikan ijin eksploitasi kepada perusahaan pertambangan. Dirinya juga meminta kewajiban jaminan yang harus diberikan perusahaan terkait dengan reboisasi terhadap lahan yang digarap.

Sementara Gubernur Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus, MM menerima asset 4 unit jembatan senilai U$ 1.933.868.07 atau kurang lebih senilai Rp 19 milyar yang dibangun atas kerjasama BP-Migas dan Petro China International Jabung Ltd yang berlokasi di Sungai Bernai dan Sungai Payau di Kabupaten Muaro Jambi serta zona V-I dan V-II di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.


Penyerahan ini dilaksanakan Rabu (21/12) malam bertempat di rumah dinas gubernur. Hadir pada acara ini, Kepala BP Migas perwakilan Jambi Jufri Noor, Vice President Petro China Marike, Field Manager PetroChina International Hari Nugroho dan pejabat lingkup daerah Provinsi Jambi. RUK

Gubernur Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2011

Jambi, Batak Pos

Gubernur Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus, MM memimpin apel gelar pasukan operasi lilin 2011 di Polresta Jambi, Kamis (22/12). Gubernur bersama unsur Muspida Provinsi Jambi juga mengecek langsung kesiapan pasukan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru di Jambi.

Smbutan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs.Timur Pradopo yang dibacakan oleh Gubernur Jambi dikatakan bahwa operasi lilin 2011 ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda dan satuan kewilayahan yang dimaksudkan untuk menunjukkan kesiapan POLRI beserta unsure terkait lainnya dalam menyelenggarakan pengamanan Natal dan Tahun Baru, sehingga masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dapat menjalankan ibadah perayaan Natal 2011 dan tahun Baru 2012 secara aman, nyaman, tertib dan lancar.

Disebutkan, guna menjamin kemanan dan kenyamanan masyarakat dalam perayaan Natal 2011 dan tahun Baru 2011, Polri beserta instansi terkait dengan dibantu oleh mitra Kamtibmas menggelar operasi Lilin-2011 selama 10 hari dimulai tanggal 23 Desember 2011 s/d 1 Januari 2012.

Polda Jambi Turunkan 1.655 Personil

Sementara Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, akan menurunkan 1.655 personel dari seluruh jajarannya dalam rangka Operasi Lilin 2011 untuk menjaga 242 tempat ibadah. Selain itu, di-back up 600 personel anggota Brimob.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah mengatakan, Operasi Lilin nuansa kemanusiaan, memberi perlindungan, pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat. Selain itu, menciptakan situasi aman, tertib dan lancar pada perayaan Natal dan tahun baru. Dengan sasaran prioritas adalah orang, tempat dan kegiatan itu sendiri.

“Ada 242 tempat ibadah yang dilakukan pengamanan oleh Polda Jambi dan jajaran. Yang mana di antaranya 214 adalah gereja dan rumah yang dijadikan tempat kegiatan ibadah ada 15 serta 13 gedung yang juga menjadi kegiatan,”katanya.

Sedangkan untuk titik lokasi kegiatan masyarakat, ada 143 titik. Di antaranya tempat hiburan ada 19 titik, wisata 31 titik, keramaian 13 titik, dan pusat perbelanjaan 34 titik. Sedangkan tempat keramaian saat pergantian malam tahun baru ada 46 titik. Untuk Pos Pam yang didirikan ada 32 titik, rawan kecelakaan lalu lintas ada 72 titik, dan rawan bencana alam ada 21 titik. RUK

Alokasi Pupuk Bersubsidi di Jambi Tahun 2012 Mencapai 188.200 Ton

Jambi, Batak Pos

Alokasi pupuk bersubsidi untuk seluruh Provinsi Jambi pada tahun 2012 mendatang mencapai 188.200 ton. Alokasi pupuk tersebut diharapkan bisa menjawab kesulitan petani karet rakyat di Provinsi Jambi dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Harga pupuk bersubsidi itu juga akan naik.

Jenis pupuk urea akan dialokasikan sebanyak 46.500 ton, SP36 14.400 ton, pupuk ZA mendapatkan alokasi sebanyak 4.600 ton, NPK 28.600 ton dan pupuk organic 9.500 ton. Alokasi pupuk tersebut meningkat dari tahun 2011 yang hanya 71.716 ton (urea 46.822 ton, SP36 14.000 ton, ZA 4.000 ton, NPK 21.000 ton dan pupuk organic 6.894 ton).

Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA), Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) dan SDA Setda Provinsi Jambi, Ainul Irfan, Rabu (21/12) mengatakan, harga pupuk bersubsidi di Provinsi Jambi akan mengalami kenaikan, khususnya untuk jenis urea dan organik.

Harga pupuk bersubsidi jenis urea akan mengalami kenaikan dari Rp 1600 per kilogram (kg) menjadi Rp 1800 per (kg). Sedangkan untuk pupuk organik akan mengalami kenaikan dari Rp 600 menjadi Rp 700 kg. Sementara untuk pupuk jenis lain harga masih tetap sama dengan sebelumnya.

Disebutkan, alokasi pupuk tersebut akan dibagi per kabupaten/kota sesuai dengan masing-masing sektor. Pembagian itu akan ditetapkan oleh gubernur melalui Peraturan Gubernur (Pergub). Namun saat ini, untuk pembagian itu masih menunggu pengajuan dan pembahasan dari kabupten/kota berdasarkan Rencana Dasar Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk.

Menurut Ainul Irfan, hingga kini di kabupaten masih terdapat keluhan kelangkaan pupuk, yakni di Kabupaten Muarojambi, Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim). Padahal, PT Pusri menyatakan pupuk yang dialokasikan bagi kelompok tani sudah diambil, namun anehnya pupuk itu tidak sampai ke petani.

“Menurut pengakuan dari pihak Tanjabtim, perusahaan mengakui pupuk itu sudah diambil. Namun ketika pihaknya meminta data RDKK dan siapa yang mengambil pupuk itu perusahaan enggan memberikan. Padahal mereka mengaku kekurangan pupuk,”katanya.

Disebutkan, kedepan akan dilakukan perbaikan penyaluran. Pada tahun 2012 nanti, akan dilakukan claiming tandatangan kelompok tani, hingga ke kepala desa dan PPL. Dengan demikian, akan menutup adanya RDKK palsu dan permainan. Hal itu disepakati para petani dengan pihak PT Pusri.

Kini ada juga perubahan warna pupuk subsidi menjadi warna pink untuk membedakan dengan pupuk non subsidi. Peerbedaan warna pupuk subsidi dan non subsidi tersebut agar mudah mendeteksi penyimpangan penyaluran pupuk subsidi kepada perusahaan dan petani berdasi.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS) menyebut pengawasan pengajuan RDKK hingga distribusi sangat perlu. Selama ini permainan mafia pupuk berawal dari RDKK palsu.

Kemudian kerjasama dengan oknum tertentu saat pendistribusian pupuk untuk dijual. Hal itu salah satu contoh saja yang membuktikan mafia pupuk itu masih ada. Karena itu pemerintah harus ketat dan memperbaiki pengawasan, mulai dari pengajuan RDKK fiktif dan penditribusiannya. Petani juga diharapkan turut mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi tersebut. RUK

Alokasi Pupuk Bersubsidi di Jambi Tahun 2012 Mencapai 188.200 Ton

Jambi, Batak Pos

Alokasi pupuk bersubsidi untuk seluruh Provinsi Jambi pada tahun 2012 mendatang mencapai 188.200 ton. Alokasi pupuk tersebut diharapkan bisa menjawab kesulitan petani karet rakyat di Provinsi Jambi dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Harga pupuk bersubsidi itu juga akan naik.

Jenis pupuk urea akan dialokasikan sebanyak 46.500 ton, SP36 14.400 ton, pupuk ZA mendapatkan alokasi sebanyak 4.600 ton, NPK 28.600 ton dan pupuk organic 9.500 ton. Alokasi pupuk tersebut meningkat dari tahun 2011 yang hanya 71.716 ton (urea 46.822 ton, SP36 14.000 ton, ZA 4.000 ton, NPK 21.000 ton dan pupuk organic 6.894 ton).

Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA), Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) dan SDA Setda Provinsi Jambi, Ainul Irfan, Rabu (21/12) mengatakan, harga pupuk bersubsidi di Provinsi Jambi akan mengalami kenaikan, khususnya untuk jenis urea dan organik.

Harga pupuk bersubsidi jenis urea akan mengalami kenaikan dari Rp 1600 per kilogram (kg) menjadi Rp 1800 per (kg). Sedangkan untuk pupuk organik akan mengalami kenaikan dari Rp 600 menjadi Rp 700 kg. Sementara untuk pupuk jenis lain harga masih tetap sama dengan sebelumnya.

Disebutkan, alokasi pupuk tersebut akan dibagi per kabupaten/kota sesuai dengan masing-masing sektor. Pembagian itu akan ditetapkan oleh gubernur melalui Peraturan Gubernur (Pergub). Namun saat ini, untuk pembagian itu masih menunggu pengajuan dan pembahasan dari kabupten/kota berdasarkan Rencana Dasar Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk.

Menurut Ainul Irfan, hingga kini di kabupaten masih terdapat keluhan kelangkaan pupuk, yakni di Kabupaten Muarojambi, Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim). Padahal, PT Pusri menyatakan pupuk yang dialokasikan bagi kelompok tani sudah diambil, namun anehnya pupuk itu tidak sampai ke petani.

“Menurut pengakuan dari pihak Tanjabtim, perusahaan mengakui pupuk itu sudah diambil. Namun ketika pihaknya meminta data RDKK dan siapa yang mengambil pupuk itu perusahaan enggan memberikan. Padahal mereka mengaku kekurangan pupuk,”katanya.

Disebutkan, kedepan akan dilakukan perbaikan penyaluran. Pada tahun 2012 nanti, akan dilakukan claiming tandatangan kelompok tani, hingga ke kepala desa dan PPL. Dengan demikian, akan menutup adanya RDKK palsu dan permainan. Hal itu disepakati para petani dengan pihak PT Pusri.

Kini ada juga perubahan warna pupuk subsidi menjadi warna pink untuk membedakan dengan pupuk non subsidi. Peerbedaan warna pupuk subsidi dan non subsidi tersebut agar mudah mendeteksi penyimpangan penyaluran pupuk subsidi kepada perusahaan dan petani berdasi.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS) menyebut pengawasan pengajuan RDKK hingga distribusi sangat perlu. Selama ini permainan mafia pupuk berawal dari RDKK palsu.

Kemudian kerjasama dengan oknum tertentu saat pendistribusian pupuk untuk dijual. Hal itu salah satu contoh saja yang membuktikan mafia pupuk itu masih ada. Karena itu pemerintah harus ketat dan memperbaiki pengawasan, mulai dari pengajuan RDKK fiktif dan penditribusiannya. Petani juga diharapkan turut mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi tersebut. RUK

Gubernur Jambi Tegaskan Truk Batubara Dilarang Melintas di Jalan Umum

Jambi, Batak Pos

Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) menegaskan, kendaraan angkutan batubara dilarang melewati jalan umum dalam kota. Larangan tersebut dikarenakan banyaknya permasalahan yang timbul. Jika masih harus menggunakan pengangkutan darat, pengusaha batubara harus membuat jalan alternatif sendiri.


Hal itu dikatakan HBA kepada wartawan disela-sela peresmian gedung ASKES Jambi, Rabu (21/12). Dikatakan, jalan umum adalah milik publik dan diperuntukkan untuk kelancaran arus masyarakat.

Donny Iskandar, Sekretaris Bappedda Provinsi Jambi menambahkan, rusaknya jalur umum ini akan berimbas luarbiasa, baik itu dari sisi perekonomian maupun lainnya. Salah satunya adalah imbas pada hasil pertanian rakyat.

“Produk pertanian kan harus cepat dipasarkan, kalau terpuruk dalam waktu lama harga jual bisa jatuh, bahkan tidak laku sama sekali dan ini sangat merugikan masyarakat. Ini sudah menjadi pemerintah daerah terkait dengan kerusakan jalan akibat truk batubara tersebut,”katanya.

Pengerjaan Jalan Selesai 78 Persen

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi, Apit Aris menyebutkan, dari hasil evaluasi mereka pada pelaksnaan proyek jalan di Jambi, hingga kini baru selesai 78 persen.

“Panjang jalan yang akan dikerjakan 153 kilometer. Saat ini 100 kilometer sudah selesai. Sisanya 53 kilometer masih belum selesai. Kendala terbesar mandeknya penyelesaian pengerjaan jalan ini, karena faktor penyuplaian aspal yang butuh waktu dalam pengerjaannnya. Kita sudah mengumpulkan PPT, konsultan dan kontraktor. Dari keterangan mereka masalah terbesar adalah aspal yang tidak bisa disuplai,”katanya.

Disebutkan, ruas jalan sepanjang 53 kilometer yang belum selesai ini, tersebar dalam kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi. Diantaranya adalah di daerah Panerokan Sungai Bahar Kabupaten Muarojambi dan Durian Luncuk, Kabupaten Batanghari.


Untuk jalan Panerokan pengaspalan sudah selesai, namun masalah yang ditemui pihak PU adalah agregat lain yang tidak dipenuhi kontraktor, sehingga keputusan yang diambil adalah putus kontrak.

Sedangkan untuk dalam Kota Jambi, jalan Arif Rahman Hakim atau depan IAIN dan Unja Telanaipura yang belum tuntas. Dikatakannya, selama ini ada ketergantungan kontraktor pada pihak distributor aspal. Sebab untuk Jambi, distributor aspal hanya pada satu pihak saja.

Putus Kontrak Rekanan

Dinas PU Provinsi Jambi memastikan tidak akan merubah addendum kontrak. Ini terkait tidak selesainya realisasi anggaran pekerjaan jalan karena putusnya aspal. Menurut Apit Aris, jika tidak selesai pihaknya akan memutus kontrak rekanan.

Menurutnya, pihaknya masih memberikan tenggat waktu kepada rekanan pada proyek jalan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai kontraknya. Pihaknya akan mengetahui mana rekanan yang tidak selesai pekerjaan sesuai kontak setelah ada laporan hasil pekerjaan dan pengecekan lapangan pada pertengahan Januari 2012 nanti.

Kepala Inspektorat Provinsi Jambi, Erwan Malik merekomendasikan kepada Dinas PU Provinsi Jambi untuk memutus kontrak kerja rekanan dan memasukan dalam buku hitam atau blacklist perusahaan yang tidak menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

“Kita rekomendasikan agar diputus kontrak dan di-blacklist. Rekomendasi ini muncul terkait keluhan para kontraktor yang kesulitan menyelesaikan 30 persen proyek jalan di Provinsi Jambi akibat kelangkaan aspal. Namun dari hasil pengecekan Inspektorat, ternyata kelangkaan itu hanya bersifat lokal saja. Dinas PU Provinsi Jambi harus tegas memutus kontrak dan mencairkan jaminan pekerjaan sebesar 5 persen dari nilai kontrak,”katanya. RUK

Gubernur Jambi Tegaskan Truk Batubara Dilarang Melintas di Jalan Umum

Jambi, Batak Pos

Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) menegaskan, kendaraan angkutan batubara dilarang melewati jalan umum dalam kota. Larangan tersebut dikarenakan banyaknya permasalahan yang timbul. Jika masih harus menggunakan pengangkutan darat, pengusaha batubara harus membuat jalan alternatif sendiri.


Hal itu dikatakan HBA kepada wartawan disela-sela peresmian gedung ASKES Jambi, Rabu (21/12). Dikatakan, jalan umum adalah milik publik dan diperuntukkan untuk kelancaran arus masyarakat.

Donny Iskandar, Sekretaris Bappedda Provinsi Jambi menambahkan, rusaknya jalur umum ini akan berimbas luarbiasa, baik itu dari sisi perekonomian maupun lainnya. Salah satunya adalah imbas pada hasil pertanian rakyat.

“Produk pertanian kan harus cepat dipasarkan, kalau terpuruk dalam waktu lama harga jual bisa jatuh, bahkan tidak laku sama sekali dan ini sangat merugikan masyarakat. Ini sudah menjadi pemerintah daerah terkait dengan kerusakan jalan akibat truk batubara tersebut,”katanya.

Pengerjaan Jalan Selesai 78 Persen

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi, Apit Aris menyebutkan, dari hasil evaluasi mereka pada pelaksnaan proyek jalan di Jambi, hingga kini baru selesai 78 persen.

“Panjang jalan yang akan dikerjakan 153 kilometer. Saat ini 100 kilometer sudah selesai. Sisanya 53 kilometer masih belum selesai. Kendala terbesar mandeknya penyelesaian pengerjaan jalan ini, karena faktor penyuplaian aspal yang butuh waktu dalam pengerjaannnya. Kita sudah mengumpulkan PPT, konsultan dan kontraktor. Dari keterangan mereka masalah terbesar adalah aspal yang tidak bisa disuplai,”katanya.

Disebutkan, ruas jalan sepanjang 53 kilometer yang belum selesai ini, tersebar dalam kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi. Diantaranya adalah di daerah Panerokan Sungai Bahar Kabupaten Muarojambi dan Durian Luncuk, Kabupaten Batanghari.


Untuk jalan Panerokan pengaspalan sudah selesai, namun masalah yang ditemui pihak PU adalah agregat lain yang tidak dipenuhi kontraktor, sehingga keputusan yang diambil adalah putus kontrak.

Sedangkan untuk dalam Kota Jambi, jalan Arif Rahman Hakim atau depan IAIN dan Unja Telanaipura yang belum tuntas. Dikatakannya, selama ini ada ketergantungan kontraktor pada pihak distributor aspal. Sebab untuk Jambi, distributor aspal hanya pada satu pihak saja.

Putus Kontrak Rekanan

Dinas PU Provinsi Jambi memastikan tidak akan merubah addendum kontrak. Ini terkait tidak selesainya realisasi anggaran pekerjaan jalan karena putusnya aspal. Menurut Apit Aris, jika tidak selesai pihaknya akan memutus kontrak rekanan.

Menurutnya, pihaknya masih memberikan tenggat waktu kepada rekanan pada proyek jalan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai kontraknya. Pihaknya akan mengetahui mana rekanan yang tidak selesai pekerjaan sesuai kontak setelah ada laporan hasil pekerjaan dan pengecekan lapangan pada pertengahan Januari 2012 nanti.

Kepala Inspektorat Provinsi Jambi, Erwan Malik merekomendasikan kepada Dinas PU Provinsi Jambi untuk memutus kontrak kerja rekanan dan memasukan dalam buku hitam atau blacklist perusahaan yang tidak menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

“Kita rekomendasikan agar diputus kontrak dan di-blacklist. Rekomendasi ini muncul terkait keluhan para kontraktor yang kesulitan menyelesaikan 30 persen proyek jalan di Provinsi Jambi akibat kelangkaan aspal. Namun dari hasil pengecekan Inspektorat, ternyata kelangkaan itu hanya bersifat lokal saja. Dinas PU Provinsi Jambi harus tegas memutus kontrak dan mencairkan jaminan pekerjaan sebesar 5 persen dari nilai kontrak,”katanya. RUK

Wednesday, 21 December 2011

Petani Karet Jambi Kesulitan Mendapatkan Pupuk Bersubsidi

Manual: Petani karet di Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi hingga kini masih menggunakan teknologi sederhana (manual) dalam menggiling Slab (getah karet yang sudah dibentuk petak-petak) guna mengeluarkan kadar air pada slab tersebut. Tampak Slamet AT (kanan) dan Slamet KA (kiri) petani karet Dusun Suka Damai-Desa Pondok Meja saat menggiling slab di Unit Pengolahan Hasil (UPH) Budi Utoko A di Dusun Suka Damai, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong-Kab Muarojambi, Provinsi Jambi, Selasa (20/12).Foto batakpos/ rosenman manihuruk




Jambi, Batak Pos

Para petani karet di Kabupaten Muarojambi hingga kini masih kesulitan mendapatkan pupuk jenis urea dan TSP bersubsidi. Ditengarai pupuk bersubsidi banyak mengalir kepada perusahaan dan petani berdasi. Petani meminta Pemerintah Provinsi Jambi untuk menelusiri kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut.

Supriadi, petani karet Desa Suka Damai, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi saat ditemui BATAKPOS di kediamannya, Selasa (20/12) mengatakan, ratusan petani karet rakyat di Muarojambi masih kesulitan memperolah pupuk urea dan TSP bersubsidi tersebut.

“Walau harga beli petani Rp 125.000 per sak pupuk urea dan TSP bersubsidi, kami masih kesulitan mendapatkannya. Memasuki musim hujan kami petani karet butuh pupuk tersebut guna menghindari penyankit jamur putih pada akar karet. Penyakit jamur putih pada karet kerap membuat pohon karet mati,”katanya.

Supriadi mensinyalir pupuk bersubsidi untuk rakyat telah diselewengkan agen pupuk kepada perusahaan perkebunan karet atau kepada petani berdasi. “Kami berharap instansi terkait bisa mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut,”kata Supriadi.

Hal senada juga dikatakan Slamet AT dan Slamet AK, petani karet Dusun Suka Damai. Menurut mereka, kesulitan mendapatkan pupuk ure dan TSP bersubsidi tersebut sudah hamper 3 bulan lebih. Bahkan untuk membeli pupuk non subsidi juga petani sulit.

“Akibat langkanya pupuk urea dan TSP bersubsidi tersebut, mengancam ratusan hektar perkebunan karet rakyat terjangkit virus jamur putih pada karet. Selain itu, latex yang dihasilkan pohon karet juga berkurang karena tidak ada pemupukan,”kata Slamet AT.

Petani karet Desa Pondok Meja, Muarojambi juga meminta pemarintah daerah agar bisa memasok pupuk urea dan tsp bersubsidi kepada petani secara langsung tanpa melalui agen pupuk. Petani juga mengancam akan mendatangi PT.Pupuk Sriwijaya di Jambi jika kelangkaan pupuk tersebut terus terjadi. RUK

Jalan Nasional Lingkar Selatan Kota Jambi Masih Rusak Parah

Menutupi Lobang : Seorang supir truk harus turun dari kenderaannya untuk membantu seorang warga menimbun lobang besar di Jalur Lingkar Selatan (Kebun Bohok), Selasa (20/12). Memasuki musim hujan jalur tersebut kerap membuat pengendara terjebak di lobang besar di tengah jalan yang rusak. Foto batakpos/rosenman manihuruk


Jambi, Batak Pos

Puluhan kilo meter jalan nasional di Lingkar Selatan Kota Jambi hingga kini kondisinya masih rusak parah. Tidak sedikit kenderaan angkutan barang dan batu bara yang melintas jalur tersebut terguling dan patah per. Warga di jalur tersebut juga mengeluhkan kondisi jalan rusak yang sudah hamper tiga tahun lebih.

Pengamatan BATAKPOS, Selasa (20/12) menunjukkan jalan rusak parah itu mulai dari Kebun Bohok hingga Simpang Paal 10 Kotabaru Jambi. Kerusakan dengan lobang sedalam 30 centi meter hingga 50 centi meter dengan luas lobang hingga tiga meter lebih.

Sepanjang jalan sedikitnya ada empat truk batu bara yang terguling akibat keseimbangan truk yang oleng saat melintasi lobang besar di tengah jalan. Kemudian ada juga kenderaan yang patah per dan terenggok di tengah jalan.

Kemudian ada juga kernet truk harus menimbun lobang besar di jalan agar bisa melintasi jalur tersebut. Kondisi kerusakan jalan tersebut juga menghambat distribusi bahan pokok dari Pelabuhan Talang Duku Muaraojambi ke Kota Jambi.
Truk Batubara patah per.Foto batakpos/rosenman manihuruk

“Kerusakan jalan ini sudah hamper tiga tahun. Perbaikan belum seluruhnya, ada yang diperbaiki namun hanya sebagian kecil. Ini jalur vital untuk angkutan barang khususnya bahan sembako dari pelabuhan ke pusat Kota Jambi,”kata Nasir warga Kebun Bohok kepada BATAKPOS, Selasa (20/12) saat membantu menimbun lobang jalan.

Warga juga memaksa pengusaha yang kerap melintasi jalur tersebut untuk menyiram jalan jika tidak turun hujan. Karena saat musim kering, jalur tersebut sangat berdebu saat kenderaan melintas. RUK

Natal Seksi Bapa-Wanita GKPS Jambi Dimeriahkan Sayembara Paduan Suara

Bingkisan Natal : Sejumlah Inang Naomi (Janda) mendapatkan bingkisan Natal dari Panitia Perayaan Natal Bersama Seksi Bapa-Wanita GKPS Jambi, Sabtu (17/12). Bingkisan itu sebagai tanda kasih atas kesetiaan para Janda yang tegar dalam menghadapi hidup tanpa suami serta tetap rajin bersekutu di gereja. Foto batakpos/rosenman manihuruk.


PS GKPS Tanah Kanaan Juara I

Juara II PS Sektor Korintus

Juara III PS Sektor Efesus

Juara Harapan I PS Sektor Filipi. Foto-foto Rosenman Manihuruk



Jambi, Batak Pos


Perayaan Natal bersama Seksi Bapa dan Wanita Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi dimeriahkan sayembara paduan suara (koor) di GKPS Kotabaru Jambi, Sabtu (17/12) malam. Sayembara itu diikuti empat kontingen yang terdiri dari Sektor Korintus, Sektor Filipi, Sektor Efesus dan GKPS Persiapan Tanah Kanaan Jambi.

Perayaan natal bersama Seksi Bapa-Wanita GKPS Jambi itu mengambil Tema “Kita Adalah
Saksi Kristus” ( Kisah Para Rasul 1:8) dengan Subtema “Melalui Perayaan Natal Bersama Seksi
Bapa-Wanita GKPS Jambi, Perlengkapilah Jemaat Agar Dewasa Dalam Menjalankan Panggilan
Pelayanan Tuhan”.

Perayaan natal tersebut dihadiri sekitar 350 jemaat GKPS se Resort Jambi. Pesan kotbah natal yang disampaikan Pendeta GKPS Resort Jambi, Pdt Jhon Ricky R Purba STh mengajak agar kaum bapa dan wanita GKPS agar benar-benar menerima “Malam Kudus” sebagai perenungan hidup tentang lahirnya Juru Selamat dalam jiwa dan kehidupan.

Perayaan Natal juga bukan hanya sebagai rutinitas belaka, namun natal sebagai moment introveksi diri terhadap perbuatan dan perilaku untuk lebih baru lagi pada hari mendatang. Perayaan Natal merupakan penjiwaan kelahiran Juru Selamat dalam sanubari agar hidup kudus sebagai anak-anak Tuhan.

Perayaan Natal bersama Seksi Bapa dan Wanita GKPS Jambi juga diselingi pujian vocal group, paduan suara dari anak sekolah minggu, pemuda dan seksi bapa-wanita. Kemudian panitia juga mengadakan doorprize sebagai hikmatnya natal.

Pada kesempatan itu juga diberikan bingkisan natal kepada para Janda (Inang Naomi) sebagai penguasan serta motivasi para Inang Naomi agar tetap tegar dan setia dalam mengikut Yesus Kristus hingga akhir hayat.

Sementara para juara pada sayembara paduan suara itu yakni Juara I GKPS Persiapan Tanah Kanaan Jambi, Juara II Sektor Korintus, Juara III Sektor Efesus dan Juara Harapan I Sektor Filipi. Perayaan Natal ditutup dengan doa oleh Vikaris Pdt Melly S br Purba STh.

Sementara perayaan Natal Kumpulan Marga Girsang, Boru, Panagolan se Kota Jambi juga berlangsung hikmat yang bertempat di GKPS Kotabaru Jambi, Jumat (16/12) malam. Pesan Natal disampaikan oleh Vikaris Pdt Melly S br Purba STh dengan ini pesannya, agar perayaan Natal Kumpulan marga dijadikan sebagai momentum kepedulian terhadap sesama.

Sementara perayaan Natal Kumpulan Marga Purba Pakpak, Boru, Panagolan se Kota Jambi dilaksanakan di GKPS Kotabaru Jambi, Minggu (18/12). Perayaan natal dihadiri kurang lebih 400 jiwa anggota kumpulan marga tersebut. Kotbah natal dibawakan oleh Pendeta GKPS Resort Jambi, Pdt Jhon Ricky R Purba STh.RUK

Foto 1.

Juara I . Paduan Suara Kontingen GKPS Persiapan Tanah Kanaan Jambi tampil sebagai juara satu pada Perayaan Natal Bersama Seksi Bapa-Wanita GKPS Jambi, Sabtu (17/12). Foto batakpos/rosenman manihuruk

Sunday, 18 December 2011

Dosen STIKES dan AKPER Prima Jambi Pelorotin Pakaian Mahasiswinya

Jambi, Batak Pos

Karena tidak terima dengan perlakuan seorang oknum dosen yang diterima anaknya, orang tua dan belasan anggota keluarga mendemo Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) dan Akademi Keperawatan (Akper) Prima Jambi. Dosen Nurliana Karo Karo dan Nia Nurzia melakukan perbuatan tak terpuji itu karena YT dan MW kepergok keluar asrama tanpa izin.

YT dan MW dipaksa membuka jilbab dan celana yang mereka pakai. Kemudian keduanya disuruh memakai celana pendek. Lalu, mereka dipaksa berdiri di luar ruangan untuk disaksikan oleh banyak orang, termasuk oleh mahasiwa dan dosen laki-laki.

Kepada pers, Jumat (16/12) YT dan MW mengaku bersalah. Keduanya terpaksa keluar dari asrama Jumat (09/12) lalu karena harus menjemput uang belanja. Mereka nekat meninggalkan asrama sekitar pukul 05.00 WIB dengan memakai pakaian dinas.

“Kami keluar karena ingin menjemput uang untuk belanja kami. Setelah mengambil uang belanja, pada siang sekitar pukul 11.30 WIB, karena lapar kami langsung pergi makan martabak malabar di Kampung Manggis. Namun saat itu salah satu dosen melihat kami di sana,”kata YT.

Namun, keduanya menyayangkan bentuk hukuman yang diberikan. Seharusnya bentuk hukumannya sesuai dengan peraturan yang ada. Karena tidak terima, akhirnya mereka menghubungi orang tuanya dan menceritakan apa yang dialami. Mendapat informasi dari anaknya, kedua orang tua MW dan YT bersama warga lain langsung mendatangi kampus STIKES dan AKPER Prima Jambi untuk mempertanyakan perlakuan yang diterima anaknya, Kamis (15/12).

Pertemuan berlangsung panas memaksa Kapolsek Jambi Selatan Kompol Ali Sadikin dan Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Jambi Rasdi turun tangan menengahi persoalan.

Dalam pertemuan yang difasilitasi Kapolsek dan anggota dewan, orang tua YT dan WM meminta agar dua dosen yang menelanjangi anaknya diberhentikan. Namun, tuntutan ini ditolak oleh pihak kampus. Setelah melalui pertemuan alot hingga pukul 14.00 WIB, akhirnya diperoleh kesepakatan untuk berdamai.

Nuradien Manik, Pembantu Ketua I Bidang Akademik, enggan berkomentar ketika diwawancarai. “Tadi sama-sama sudah didengarkan, itulah hasil keputusan dan hanya itu yang bisa saya jawab,”katanya sembari berlalu.

Kapolsek Jambi Selatan Kompol Ali Sadikin menyatakan karena kedua pihak telah bersepakat untuk damai, maka persoalan tidak perlu dibawa ke ranah hukum.

Natal STIKES dan AKPER Prima Jambi

Meski kasus pelecehan dua mahasiswi STIKES dan AKPER Prima Jambi itu merebak, perayaan Natal Bersama STIKES dan AKPER Prima Jambi tetap berjalan aman dan penuh hikmat di Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Kotabaru Jambi, Kamis (15/12) malam.

Perayaan Natal yang mengangkat Tema “Hendaklah Pinggangmu Terikat dan Pelitamu Tetap Menyala” (Lukas 12:35) dan Subtema “Dengan perayaan natal ini, hendaklah kita tetap sejalan dalam iman dan menjadi penerang bagi dunia”, dihadiri sekitar 500 mahasiswa-mahasiswi STIKES dan AKPER Prima Jambi.

Dalam pesan natal yang disampaikan Pendeta GKPS Resort Jambi, Pdt Jhon Ricky R Purba STh, agar mahasiswa-mahasiswi STIKES dan AKPER Prima Jambi dapat menjadi terang dan garam dunia.

Pdt Jhon Ricky R Purba STh juga meminta agar mahasiswa tidak melakukan apa yang dilakukan Sondang Hutagalung (aktivis mahasiswa Universitas Bung Karno) yang membakar diri di depan istana sebagai bentuk protes terhadap pemerintah.

“Masih ada cara-cara yang elegan dan terhormat dalam menyampaikan aspirasi oleh mahasiswa, tidak seperti cara tragis oleh Sondang. Hal itu perbuatan yang tidak disukai Tuhan Yesus Kristus karena bentuk dari keputus asaan. Mahasiswa harus tegar dalam menjalani hidup dengan Kasis Tuhan Yesus Kristus,”katanya.

Perayaan natal bersama STIKES dan AKPER Prima Jambi diisi dengan Liturgis tentang Kelahiran Yesus Kristus serta pujian paduan suara serta puisi dan drama singkat kelakuan muda-mudi masa kini yang kerap masuk jurang dosa. RUK

Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi Dermaga Tungkal

Jambi, Batak Pos

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menahan satu lagi tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dermaga penyeberangan Kualatungkal Kabupaten Tanjun Jabung Barat (Tanjabbarat). Tersangka yang ditahan itu yakni Jimmy, pejabat PPK Dinas Perhubungan Provinsi Jambi.
Jimmy ditetapkan tersangka dalam proyek dermaga tahun 2009, karena hasil penyidikan Jimmy dianggap orang yang bertanggungjawab dalam proyek anggaran 2009, yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 932 juta.

Jimmy ditahan mulai Kamis malam, dia jadi tahanan kejaksaan dan dititipkan di Lapas Jambi. Jimmy dibawa dengan mobil tahanan Kejati B 1332 SQO. Sebelum ditahan Jimmy sempat diperiksa dokter dan dinyatakan sehat.

Kasi Penkum Kejati Jambi, Andi Ashari mengatakan, penahanan terhadap tersangka dilakukan untuk mempercepat proses penyidikan. “Jimmi ditahan selama dua puluh hari ke depan, jika penyidikan belum selesai penahanannya bisa diperpanjang,”katanya.

Sementara itu Mapolda Jambi juga menaikkan kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Jambi tahun anggaran 2010 ke penyidikan.

Penyidik Subdit III Ditkrimsus Polda Jambi yang mengusut kasus ini, menemukan ada kejanggalan pada pos kegiatan rapat-rapat koordinasi dan konsultasi luar daerah di Biro Umum.

“Sesuai LP/A-82/XII/2011, hari ini (kemarin red) kasusnya sudah naik ke penyidikan. Dalam kasus ini, diduga terdapat kerugian negara sebesar Rp 360 juta lebih,”kata Kabid Humas AKBP Almansyah.

Disebutkan, dalam kasus ini sudah ada arah tersangkanya. Hanya saja, Almansyah masih belum menyebutkan siapa yang paling bertanggungjawab dalam masalah ini. “Penyidik dalam waktu dekat akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kasus ini. Saat ini panggilannya tengah disiapkan,”katanya.

Kasus ini diselidiki penyidik Polda Jambi sejak Maret 2010 lalu. Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan, ada kejanggalan pada kegiatan di Biro Umum Setda Provinsi Jambi. RUK

Jalan Provinsi di Jambi Tak Nyaman Untuk Mudik Natal dan Tahun Baru

Jambi, Batak Pos

Sejumlah ruas jalan provinsi di Provinsi Jambi hingga kini dalam kondisi rusak sehingga tak nyaman dilalui saat arus mudik Natal dan Tahun Baru. Sepanjang 53 kilometer jalan provinsi di Provinsi Jambi belum diaspal karena langkanya aspal di Provinsi Jambi. Akibat sulitnya pasokan aspal, pembangunan jalan di wilayah Provinsi Jambi terancam molor.

Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA), Kamis (15/12) mengatakan, para kontraktor yang mengerjakan proyek jalan meminta addendum kontrak (peninjauan kembali kontrak) karena sulit mendapatkan aspal. Menurutnya, sepanjang tidak menyalahi aturan, addendum kontrak Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi akibat kelangkaan aspal bisa saja disetujui.

“Saya akan terlebih dulu mempelajari masalah kelangkaan aspal ini. Hal tersebut harus dilihat lebih dahulu titik kesalahannya ada di mana. Apabila ternyata ini memang salah pengusaha kontraktor, maka akan ada tindakan sesuai aturan yang berlaku. Namun sepanjang tidak melanggar aturan, kita setuju,”kata HBA.

Disebutkan, kalau memang kelangkaan aspal merupakan masalah nasional, seharusnya ada antisipasi dari awal. Sebagai catatan, proyek yang kekurangan aspal itu bersumber dana dari APBD Perubahan 2012. Kemungkinan menurut HBA, saat itu dinas sedang mengerjakan proyek yang bersumber dari APBD Murni.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Ivan Wirata mengatakan, keseluruhan proyek yang aspalnya kurang itu sepanjang 53 kilometer. Seluruhnya merupakan jalan milik provinsi meliputi Kerinci, Bangko, Sarolangun, Bungo, Tebo, Muarojambi, Tanjung Jabung Timur dan Barat serta Kota Jambi.

Menurut Ivan, kebutuhan aspal Dinas PU Provinsi Jambi untuk proyek sampai akhir tahun ini sekitar 6.000 ton. Namun saat ini aspal yang tersedia hanya 1.000 ton. Itupun masih harus dibagibagi lagi. Diperkirakan aspal baru akan tersedia lagi di bulan Februari 2012.

Kabid Bina Marga PU Provinsi Jambi, Apit Aris, mengungkapkan, jalan provinsi yang belum teraspal akibat putusnya pasokan aspal tersebar di beberapa kabupaten. Pengaspalannya sendiri masuk proyek peningkatan dan pemeliharaan, termasuk pengerjaan overlay.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Ir Bernhard Panjaitan MM mengatakan, jalur mudik lintas Barat, Timur dan Tengah di Provinsi Jambi kini nyaman dilalui saat mudik Natal dan Tahun Baru. Rambu-rambu lalulintas di ruas mudik tersebut sudah dilengkapi.

“Jalur mudik lintas Timur, Barat dan Tengah di Provinsi Jambi aman saat mudik Natal dan tahun baru. Namun di jalur Listas Barat dan Tengah, harus hati-hati karena jlur tersebut banyak jalan permukiman yang keluar masuknya ke jalan as lintas tersebut. Pengendara juga diminta agar mengurangi kecepatan saat melintas karena jalan licin pada musim hujan ini,”katanya. RUK

Jalan Provinsi di Jambi Tak Nyaman Untuk Mudik Natal dan Tahun Baru

Jambi, Batak Pos

Sejumlah ruas jalan provinsi di Provinsi Jambi hingga kini dalam kondisi rusak sehingga tak nyaman dilalui saat arus mudik Natal dan Tahun Baru. Sepanjang 53 kilometer jalan provinsi di Provinsi Jambi belum diaspal karena langkanya aspal di Provinsi Jambi. Akibat sulitnya pasokan aspal, pembangunan jalan di wilayah Provinsi Jambi terancam molor.

Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA), Kamis (15/12) mengatakan, para kontraktor yang mengerjakan proyek jalan meminta addendum kontrak (peninjauan kembali kontrak) karena sulit mendapatkan aspal. Menurutnya, sepanjang tidak menyalahi aturan, addendum kontrak Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi akibat kelangkaan aspal bisa saja disetujui.

“Saya akan terlebih dulu mempelajari masalah kelangkaan aspal ini. Hal tersebut harus dilihat lebih dahulu titik kesalahannya ada di mana. Apabila ternyata ini memang salah pengusaha kontraktor, maka akan ada tindakan sesuai aturan yang berlaku. Namun sepanjang tidak melanggar aturan, kita setuju,”kata HBA.

Disebutkan, kalau memang kelangkaan aspal merupakan masalah nasional, seharusnya ada antisipasi dari awal. Sebagai catatan, proyek yang kekurangan aspal itu bersumber dana dari APBD Perubahan 2012. Kemungkinan menurut HBA, saat itu dinas sedang mengerjakan proyek yang bersumber dari APBD Murni.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Ivan Wirata mengatakan, keseluruhan proyek yang aspalnya kurang itu sepanjang 53 kilometer. Seluruhnya merupakan jalan milik provinsi meliputi Kerinci, Bangko, Sarolangun, Bungo, Tebo, Muarojambi, Tanjung Jabung Timur dan Barat serta Kota Jambi.

Menurut Ivan, kebutuhan aspal Dinas PU Provinsi Jambi untuk proyek sampai akhir tahun ini sekitar 6.000 ton. Namun saat ini aspal yang tersedia hanya 1.000 ton. Itupun masih harus dibagibagi lagi. Diperkirakan aspal baru akan tersedia lagi di bulan Februari 2012.

Kabid Bina Marga PU Provinsi Jambi, Apit Aris, mengungkapkan, jalan provinsi yang belum teraspal akibat putusnya pasokan aspal tersebar di beberapa kabupaten. Pengaspalannya sendiri masuk proyek peningkatan dan pemeliharaan, termasuk pengerjaan overlay.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Ir Bernhard Panjaitan MM mengatakan, jalur mudik lintas Barat, Timur dan Tengah di Provinsi Jambi kini nyaman dilalui saat mudik Natal dan Tahun Baru. Rambu-rambu lalulintas di ruas mudik tersebut sudah dilengkapi.

“Jalur mudik lintas Timur, Barat dan Tengah di Provinsi Jambi aman saat mudik Natal dan tahun baru. Namun di jalur Listas Barat dan Tengah, harus hati-hati karena jlur tersebut banyak jalan permukiman yang keluar masuknya ke jalan as lintas tersebut. Pengendara juga diminta agar mengurangi kecepatan saat melintas karena jalan licin pada musim hujan ini,”katanya. RUK

Angka Putus Sekolah di Jambi Masih Tinggi

Jambi, Batak Pos

Jumlah anak putus sekolah di Provinsi Jambi kini masih tinggi. Bahkan Rata-rata lama sekolah anak di Jambi saat ini masih 7 tahun atau baru sampai kelas dua jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Pemerintah Provinsi Jambi kini belum mampu melaksanakan program wajib belajar Sembilan tahun.

Sedikitnya 5006 anak usia sekolah di Provinsi Jambi putus sekolah akibat ketidak mampuan ekonomi keluarga. Jumlah anak putus sekolah itu 0,92 persen dari jumlah 544.930 anak sekolah di Provinsi Jambi.

Jumlah anak putus sekolah paling banyak di tingkat SLTP yakni 2.813 orang atau 1,69 persen dari 166.630 orang siswa. Anak sekolah ini akibat orang tua mereka tidak sanggub untuk menyekolahkan anaknya ke SLTA.

Sedangkan anak putus sekolah di SD mencapai 2.193 orang atau 0,58 persen dari 378.300 orang anak sekolah SD di Provinsi Jambi. Demikian data yang diperoleh BATAKPOS dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Kamis (15/12).

Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar pada puncak acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Jambi, di Gedung Olah Seni (GOS) Kotabaru, Kota Jambi, Kamis (15/12) mengatakan, rata-rata lama sekolah anak di Jambi saat ini masih 7,84 tahun yang artinya rata-rata penduduk Jambi baru sampai kelas dua jenjang SLTP.

Hari anak Nasional tahun 2011 kali ini mengambil tema “Anak Indonesia Sehat Kreaktif dan Berakhlak Mulia”. Guna mewujudkan hal tersebut, maka jaminan pemenuhan hak-hak anak untuk memperoleh pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan yang bermutu harus diupayakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan prioritas pembangunan.

Kemudian pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi 2010-2015, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan serta sosial budaya. Salah satu sasaran prioritas ini adalah terwujudnya pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas, terwujudnya pemerataan akses layanan kesehatan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jambi untuk membantu keluarga sangat miskin di 131 kecamatan dalam Provinsi Jambi, yang telah terdata “by name by address” melalui program Satu Milyar Satu Kecamatan (SAMISAKE).

Dimana pada program ini telah dilaksanakan bedah rumah, sertifikasi gratis, jamkesprov dan beasiswa untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. RUK

Angka Putus Sekolah di Jambi Masih Tinggi

Jambi, Batak Pos

Jumlah anak putus sekolah di Provinsi Jambi kini masih tinggi. Bahkan Rata-rata lama sekolah anak di Jambi saat ini masih 7 tahun atau baru sampai kelas dua jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Pemerintah Provinsi Jambi kini belum mampu melaksanakan program wajib belajar Sembilan tahun.

Sedikitnya 5006 anak usia sekolah di Provinsi Jambi putus sekolah akibat ketidak mampuan ekonomi keluarga. Jumlah anak putus sekolah itu 0,92 persen dari jumlah 544.930 anak sekolah di Provinsi Jambi.

Jumlah anak putus sekolah paling banyak di tingkat SLTP yakni 2.813 orang atau 1,69 persen dari 166.630 orang siswa. Anak sekolah ini akibat orang tua mereka tidak sanggub untuk menyekolahkan anaknya ke SLTA.

Sedangkan anak putus sekolah di SD mencapai 2.193 orang atau 0,58 persen dari 378.300 orang anak sekolah SD di Provinsi Jambi. Demikian data yang diperoleh BATAKPOS dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Kamis (15/12).

Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar pada puncak acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Jambi, di Gedung Olah Seni (GOS) Kotabaru, Kota Jambi, Kamis (15/12) mengatakan, rata-rata lama sekolah anak di Jambi saat ini masih 7,84 tahun yang artinya rata-rata penduduk Jambi baru sampai kelas dua jenjang SLTP.

Hari anak Nasional tahun 2011 kali ini mengambil tema “Anak Indonesia Sehat Kreaktif dan Berakhlak Mulia”. Guna mewujudkan hal tersebut, maka jaminan pemenuhan hak-hak anak untuk memperoleh pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan yang bermutu harus diupayakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan prioritas pembangunan.

Kemudian pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi 2010-2015, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan serta sosial budaya. Salah satu sasaran prioritas ini adalah terwujudnya pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas, terwujudnya pemerataan akses layanan kesehatan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jambi untuk membantu keluarga sangat miskin di 131 kecamatan dalam Provinsi Jambi, yang telah terdata “by name by address” melalui program Satu Milyar Satu Kecamatan (SAMISAKE).

Dimana pada program ini telah dilaksanakan bedah rumah, sertifikasi gratis, jamkesprov dan beasiswa untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. RUK

Pemkot Jambi Tutup Gereja HKBP Shaloom Kota Jambi

Jambi, Batak Pos
Belum Permanen : Sebuah bangunan Gereja HKBP di Jalan Penerangan Lingkar Barat, Kotabaru Jambi hingga kini masih dibangun seadanya, Rabu (14/12). Pihak gereja belum berani membangun gereja tersebut secara permanen karena menunggu surat ijin membangun dari pemerintah setempat. Namun hingga kini pelaksanaan ibadah masih berjalan aman di gereja tersebut. Foto batakpos/rosenman manihuruk



Pemerintah Kota Jambi akhirnya mengeluarkan keputusan terkait pembangunan serta aktivitas ibadah di Gereja Shaloom (HKBP) di RT 12 Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Gereja tersebut ditutup setelah ada kesepakatan Walilikota Jambi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida), Kemenag Kota, FKUB Kota dan MUI saat rapat bersama di Kantor Walikota Jambi.

Kabag Humas Pemerintah Kota Jambi, Subhi, Rabu (14/12) mengatakan, berdasarkan kajian dan bukti yang ada, Pemkot menilai pembangunan gereja itu terbukti tak memenuhi tiga persyaratan perundang-undangan. Yakni tak memiliki rekomendasi Kemenag maupun FKUB, tak memenuhi jumlah jemaat, serta tak mendapat izin dari masyarakat sekitar.

“Berdasarkan hasil rapat bersama, Selasa (13/12), Walikota memutuskan untuk menutup gereja tersebut, baik pembangunan maupun aktivitas ibadah. Surat keputusan rencananya akan langsung dilayangkan kepada gereja tersebut dan mengimbau jemaat bergabung ke gereja besar yang ada di Kota Jambi. Imbauan tersebut diperuntukkan bagi jemaat yang biasanya beribadah di Gereja HKBP Shaloom di RT 12 Penyengat Rendah, yang resmi ditutup pembangunan dan aktivitasnya,”kata Subhi.

Dikatakan, saat ini ada dua gereja besar yang ada di Jambi yakni HKBP Pondok Kelapa Pasar Jambi, HKBP Kotabaru Jambi. Di Kota Jambi sudah ada dua gereja besar, jemaat bisa melaksanakan ibadah di sana, kata Subhi.

SKB 3 Menteri dan Permen No 09 Tahun 2006 Celah Timbulkan Konflik

Sementara adanya Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri dan Peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri nomor 9 tahun 2006 / nomor 8 tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama serta pemberdayaan forum kerukunan umat beragama dan pendirian rumah ibadat adalah celah untuk menimbulkan konflik.

Sosialisasi akan kerukunan umat beragama sangat diperlukan, sehingga tidak terjadi salah paham antar umat beragama dan peningkatkan pemahaman masyarakat. Jadi konflik bisa ditekan, bahkan bisa dihilangkan.

Demikian dikatakan Ketua Umum Persatuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Jambi, Pdt David Farel Sibuea MTh dalam menyikapi sikap Pemkot Jambi tersebut. Menurutnya, pihaknya sudah membicarakan masalah konflik agama baik yang ada di intern agama maupun agama lain dengan PGI Pusat.

“Kita akui celah dari peraturan bersama mentri (Permen) nomor 09 dan 08 tahun 2006 ini bisa menimbulkan konflik. Untuk itu, saya meminta adanya sosialisasi akan kerukunan umat beragama, sehingga tidak terjadi salah paham antar umat beragama dan peningkatkan pemahaman masyarakat. Jadi konflik bisa ditekan, bahkan bisa dihilangkan,’’katanya.

Disebutkan, dalam kementrian agama ada Binmas untuk umat Kristen. “Namun Binmas Kristen yang kita hubungi mengatakan tidak tahu tugas dan fungsinya apa. Jadi kita minta Kementrian Agama sesering mungkin melakukan sosialisasi,’’ katanya lagi.

Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus mengatakan, kerukunan umat beragama di Provinsi Jambi, saat ini masih aman dan terkendali. “Kita harapkan ini terus berlanjut, sehingga kehidupan beragama bisa berjalan lancar,’’ katanya.

Dikatakan, beberapa tahun terakhir, penyebaran keagamaan di Provinsi Jambi cukup pesat, ini bisa dilihat dari tingginya pertumbuhan pembangunan tempat-tempat ibadah. Dari data yang ada hingga tahun 2004, untuk agama Islam tercatat persentase pembangunan tempat ibadah sebesar 65 persen, Katholik sebesar 131 persen, Protestan 153 persen an Budha sebesar 368 persen.

“Tingginya persentase pembangunan tempat ibadah ini menunjukkan perkembangan penyebaran agama berjalan dengan baik. Pemerintah memberikan penghargaan kepada seluruh umat beragama untuk mewujudkan iklim kondusif, sehingga bisa berpartisipasi mendukung pembangunan tanpa terkontaminasi gejolak di daerah lain,” kata Hasan Basri Agus. RUK

Polda Jambi Turunkan 776 Personil Amankan Natal di Jambi

Jambi, Batak Pos

Jajaran Kepolisian Resor (Polda) Jambi akan menurunkan sebanyak 776 personel polisi guna pengamanan perayaan Natal dan pergantian malam tahun baru di Jambi. Satuan pengamananan Natal dan Tahun baru diberikan sandi operasi “Lilin Siginjai”.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, Selasa (13/12) mengatakan, operasi “Lilin Siginjai” itu dimulai pada 24 Desember 2011 hingga 2 Januari 2011. Polda Jambi menurunkan 310 personel, dan 466 personil sisanya dari Polresta hingga Polres yang ada di masing-masing kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi.

“Sasaran pelaksanaan operasi lilin yang digelar hampir di seluruh tanah air ini adalah pengamanan pelaksanaan perayaan malam Natal 24 dan Natal 25 Desember 2011. Kemudian juga pada saat perggantian tahun baru,”katanya.

Seluruh personil yang disiagakan tersebut secara resmi baru akan menjalankan tugasnya setelah dilakukannya gelar pasukan Operasi Lilin Singinjai Jumat 24 Dersember 2011 mendatang di lapangan Mapolresta Jambi yang dipimpin langsung Kapolda Jambi.

Polda Jambi dalam pelaksanaan operasi lilin tersebut juga melibatkan berbagai pihak mulai dari anggota TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan pihak terkait lainnya.

Disebutkan, tempat dan sasaran pengamanan pihak kepolisian selama operasi lilin digelar adalah diutamakan tempat peribadahan seperti gereja dan lainnya yang ada di Jambi. Kemudian tempat dan pusat keramaian pada saat pergantian tahun baru.

Sementara perayaan Natal oleh gereja-gereja di Kota Jambi belum mendapat penjagaan dari kepolisian. Perayaan Natal komunitas gereja, lembaga-lembaga serta perkumpulan marga-marga kini sudah ramie namun tidak mendapat pengamanan kepolisian. RUK

Kadin Diminta Bantu Pembangunan Infrastruktur Jambi

Jambi, Batak Pos

Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus (HBA) mengharapkan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ikut membangun inprastruktur di Provinsi Jambi. Provinsi Jambi yang terdiri dari sembilan kabupaten dan dua kota yang memiliki sumberdaya alam yang cukup besar, namun disisi lain masalah yang dihadapi Provinsi Jambi adalah masalah infrastruktur.

Gubernur mendorong para pengusaha batubara membangun jalan khusus pengangkut batubara, disamping upaya melakukan pengerukan sungai Batanghari, mudah-mudahan ini dapat terwujud, tegas. Hal itu disampaikan HBA saat menerima kedatangan Ketua Umum Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto, bersama rombongan di rumah dinas Gubernur Jambi, Senin (12/12).

Disebutkan, Gubernur Jambi menghimbau KADIN untuk dapat membangun infrastruktur Jambi, khususnya rencana pembangunan pelabuhan Ujung Jabung, di Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjabtimur diharapkan bisa menjadi jantung pelayaran di pulau Sumatera. Pelabuhan ini juga nantinya akan dijadikan pelabuhan ekspor impor, termasuk pembangunan jalan menuju Ujung Jabung tersebut. Kadin Indonesia diharapkan dapat berinvestasi di Jambi, sehingga Jambi Emas 2015 dapat tercapai.

Suryo Bambang Sulisto, Ketua Kadin Indonesia Periode 2010-2015, menyelenggarakan perjalanan keliling Sumatera,yakni ke Medan, Aceh, Padang, Jambi, dan Pangkal Pinang.

Hal itu guna mendengar masukan dari tiap-tiap daerah sambil juga menyosialisasikan program-program Kadin Pusat ke daerah-daerah. Suryo Bambang Sulisto mengajak para pengusaha Indonesia agar secara bersama-sama bersinergi dengan pemerintah mewujudkan ekonomi Indonesia yang tangguh dan berkeadilan. RUK

PKK Bantu Bibit Cabei Untuk Petani di Jambi

Jambi, Batak Pos

Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi memberikan bantuan 10 ribu bibit cabei kepada petani di Provinsi Jambi. Bibit tersebut akan dijadikan sebagai percontohan pertanian cabei di Provinsi Jambi.

Penyerahkan secara simbolis benih cabe bantuan Program Samisake kepada Ketua TP PKK kab/kota se-provinsi Jambi dilakukan Ketua TP PKK provinsi Jambi Hj.Yusniana Hasan Basri di
bertempat di taman anggrek Sri Soedewi Maschun Sofwan, Selasa (13/12).

Yusniana mengatakan, setiap kabupaten untuk mempersiapkan lahan percontohan yang ditanami cabe. Pemerintah Provinsi Jambi pada 2011 ini menyiapkan 10 ribu benih cabei yang diberikan kepada petani di Kota Jambi 7000 benih dan Muaro Jambi 3000 benih.

Hadir pada kesempatan ini para camat, Kepala SKPD terkait, anggota dan pengurus PKK, serta petani penerima bantuan.

“Hari ini Kepala Dinas Pertanian mengumpulkan seluruh ketua tim PKK se-Provinsi Jambi, dan benih cabe ini diharapkan dapat ditanam di seluruh kabupaten dan betul-betul program ini diterapkan di daerahnya masing-masing, ini kita akan jadikan PR nanti di seluruh kab/kota ada semacam kebun percontohan dan ini diharapkan kegiatan ini berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian dan para kader PKK yang berada di pedesaan, dan saya akan melihat sendiri hasilnya di lapangan,” kata Hj.Yusniana. RUK

Atlit Tarung Drajad Pon Jambi di Ujicoba di Kejurnas

Jambi, Batak Pos

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Ir Syahrasaddin, M.Si, selaku Ketua Umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Provinsi Jambi melepas atlit kodrat Jambi mengikuti kejuaraan Pra Pekan Olah Raga Nasional (Pra PON) di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Pelepasan di laksanakan di rumah Dinas Sekda Provinsi Jambi. Selasa (13/12).

Pada Kejurnas di Kaltim ini merupakan upaya untuk mendapatkan tiket ke PON XVIII Riau Tahun 2012 mendatang. “Kejurnas Pra Pon di Kaltim ini merupakan upaya untuk mendapatkan tiket ke PON XVIII Riau Tahun 2012 mendatang, karenanya saya harapkan atlit yang kita kirim ini bisa meraih prestasi lebih baik lagi, sehingga atlit Kodrat Jambi bisa meraih tiket menuju PON tahun 2012 mendatang,”katanya.

Sebelumnya atlit Jambi berhasil meraih posisi tiga besar pada kejurnas yang lalu, dengan perolehan mendali dua emas atas nama Asep Sudrajat dari kelas 67-70 kg putra, Nimasna Fitri dari kelas 52 kebawah puti, satu perak diraih oleh Tasdik Husni Amri untuk kelas 58-61 kg, dan dua perunggu diraih oleh Asriah dari kelas 52-58 kg putri, dan Saptian Sapta dari kelas 61-64 kg sehingga Jambi bisa mengirimkan atlitnya full team 13 orang.

Disebutkan, atlet-atlet yang diberangkatkan merupakan atlet yang sudah berpengalaman. Mereka memiliki kemampuan yang baik. “Saya optimis Jambi akan meraih hasil lebih baik. Saya berpesan, agar para atlit bisa menjaga kekompakan, kebersamaan, jaga nama baik daerah, bertanding dengan penuh seportipitas,”katanya.

Drs Engkos Kosasih Selaku Pelatih Utama Propinsi Jambi, dalam laporannya menyampaikan, bahwa atlit yang dilepas ini berjumlah 13 orang, masing-masing putra akan turun di nomor kelas, 49-52Kg, 52-55 Kg, 55-58 Kg, 58-61 Kg, 61-64 Kg, 64-67 Kg, 67-70 Kg, untuk putri akan turun di bawah 52 kg, dan 52-58 kg, selain itu empat atlet, dua putra dan dua putri dipersiapkan untuk nomor gerak seni tarung.

Kejuaraan Pra PON, di Balikpapan, Kalimantan Timur akan berlangsung mulai tanggal 15 hingga 19 Desember 2011, dan para atlit akan berangkat tanggal 14 Desember 2011, disamping atlit akan ikut dalam rombongan pelatih dan ofisial.

Hadir pada kesempatan ini Walikota Jambi dr. R. Bambang Prianto, Sekretaris Umum Koni Jambi, Indra Armendaris, SH, pengurus Kodrat Jambi, bersama para atlit. RUK

Tuesday, 13 December 2011

Pengembangan Bandara Sultan Thaha Jambi Mutlak Harus Dilakukan

Wakil Menteri Perhubungan RI Bambang Sutantono (ketiga dari kanan) didampingi Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (keempat dari kanan), Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Rinaldo J Azis, Walikota Jambi, Kepala Bandara Jambi melakukan penekanan tombol tanda dimulainya pengembangan Bandara Sultan Thaha Jambi, Senin (12/12). Foto batakpos/rosenman manihuruk.


Pemancangan tiang pengembangan terminal penumpang Bandara Sultan Thaha Jambi oleh PT PP selaku rekanan, Senin (12/12). Foto batakpos/rosenman manihuruk.


Foto Jumpa Pers : (Kiri ke kanan) Wakil Menteri Perhubungan RI Bambang Sutantono, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, Kadishub Prov Jambi, Ir Bernhard Panjaitan MM dan Kepala Bandara Sultan Thaha Jambi, Abiyoso saat melakukan jumpa pers usai penekanan tombol tanda dimulainya pengembangan Bandara Sultan Thaha Jambi, Senin (12/12). Foto batakpos/rosenman manihuruk.


Foto bersama Wakil Menteri Perhubungan RI Bambang Sutantono, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, Kadishub Prov Jambi, Ir Bernhard Panjaitan MM dan Kepala Bandara Sultan Thaha Jambi, Abiyoso beserta pejabat lainnya usai jumpa pers dimulainya pengembangan Bandara Sultan Thaha Jambi, Senin (12/12). Foto batakpos/rosenman manihuruk.

Jambi, Batak Pos

Bandar Udara (Bandara) Sultan Thaha Jambi dua tahun belakangan baru bisa menghasilkan kontribusi untuk biaya operasional dan perawatan. Bandara tersebut baru bisa memberikan keuntungan atau kontribusi kepada PT Angkasa Pura II pada 10 tahun mendatang. Tingginya pergerakan penumpang di Bandara Jambi tahun 2011 mencapai 1 juta pergerakan atau 11,9 persen, naik dari 939.000 pergerekan pada tahun 2010. Sehingga pengembangan bandara itu mutlak harus dilakukan.

Jumlah pergerakan penumpang pada 2012 diprediksi naik 8,84 persen atau 1,13 juta pergerakan atau menjadi 1,4 juta pergerakan pada tahun 2015 mendatang. Sementara Bandara Sultan Thaha kini baru mampu menampung 300 ribu pergerakan penumpang pertahun.

Jumlah pergerakan pesawat di Bandara Sultan Thaha 2011 meningkat 6,5 persen atau menjadi 8694 pergerakan bila dibandingkan tahun 2010 yang hanya 8157 pergerakan dan pada 2012 diperkirakan 10 ribu pergerakan.

Pada tahun 2010, jumlah pergerakan barang di Bandara Sultan Thaha Jambi mencapai 5200 ton, sementara pada tahun 2011 mencapai hampir 6000 ton. Mengacu kepada kondisi tersebut, maka pengembangan terhadap Bandara Sultan Thaha Jambi mutlak harus dilakukan.

Demikian dijelaskan Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Rinaldo J Azis pada sambutannya saat acara pencanangan tiang pancang pengembangan Bandara Sultan Thaha Jambi oleh Wakil Menteri Perhubungan RI Bambang Sutantono di Bandara Sultan Thaha Jambi, Senin (12/12).

Menurut Rinaldo J Azis, proses pembangunan tahap pertama difokuskan kepada peningkatan kapasitas terminal penumpang agar mampu melayani 1,5 juta pergerakan penumpang pertahun.

Menambah luas terminal dari 2.308 m2 menjadi 13.015 m2 (meningkat 8 kali lipat), kemudian areal apron, kapasitas parkir kenderaan dari 215 menjadi 461 kenderaan, kapasitas parkir pesawat dari 5 menjadi 10 pesawat, commercial area dari 621,5 m2 menjadi 1398 m2 dan terminal cargo dari 3.902 ton per tahun menjadi 7.391 ton pertahun.

Disebutkan, dana pembangunan dari PT Angkasa Pura II sebesar Rp 107 miliar ditargetkan selesai dalam pekerjaan 365 hari oleh PT PP (rekanan). Pengembangan Bandara Sultan Thaha mendapat dukungan besar dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI, Kementerial BUMN serta Pemerintah Provinsi Jambi.

“Pengembangan Bandara Sultan Thaha Jambi juga akan berdampak peningkatan ekonomi rakyat Provinsi Jambi dalam pencapaian Visi Provinsi Jambi Emas 2015. Pergi berkelana di Batanghari, memancing dapat ikan nila, sudah berlama kami menanti, hari yang ditunggu kini telah tiba,”kata Rinaldo J Azis.

Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) didampingi Kepala Dinas Pehubungan Provinsi Jambi, Ir Bernhard Panjaitan MM mengatakan, sejak dilantik jadi Gubernur Jambi Agustus 2010 lalu, baru lima hari menjabat gubernur, dirinya langsung menayakan kelanjutan pengembangan Bandara Sultan Thaha Jambi kepada Pemerintah Pusat.

Keterlambatan pengembangan tersebut, karena dana sekiranya untuk Jambi dialihkan ke pembangunan Bandara Kuala Namu Medan. “Namun pada akhirnya, hari ini pengembangan tersebut telah dimulai dan akan terwujud Bandara Jambi mendapat prioritas dari 14 bandara di Indonesia yang akan dikembangkan,”kata HBA.

Disebutkan, jumlah penumpang di Bandara Jambi setiap harinya mencapai 1200 penumpang yang dilayani maskapai terjadwal Garuda Indonesia, Sriwija Air, Batavia Air, Lion Air, Sky Avition Air dengan 26 kali penerbangan Jambi-Jakarta, Jambi-Batam, Jambi-Pekanbaru, Jambi-Kerinci.

Menurut Wakil Menteri Perhubungan RI Bambang Sutantono, mengacu kepada Surat Menteri Perhubungan RI No 63 Tahun 2009 Tentang Rencana Induk Bandara Sultan Thaha Jambi, rencana pengambangan terminal penumpang merupakan salah satu upaya yang dirancang PT Angkasa Pura II dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan terhadap para pengguna jasa angkutan udara yang sudah erat kaitannya dengan faktor keselamatan dan kenyamanan operasional penerbangan.

Disebutkan, pengembangan Bandara Jambi merupakan bagian koridor pengembangan ekonomi di Sumatera. Bandara merupakan koneksi koridor ekonomi yang menghubungkan sentra-sentra ekonomi.

Pengembangan 14 bandara di Indonesia dengan alokasi dana Rp 22 triliun. Kebutuhan pengembangan Bandara Sultan Thaha Jambi sudah mendesak, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jambi yang cukup pesat.

“Memberikan roh pada bangunan itu harus ada dengan nuansa kultur daerah. Bangunan bandara harus mempunyai nilai cultural yang pada akhirnya penumpang merasa memiliki dengan kenayaman lingkungan bandara tersebut. Design harus mempunyai roh, nuansa kultur Jambi ada pada tata letak design Bandara Sultan Thaha Jambi”katanya. RUK

Suasana Natal Sudah Terasa di Jambi

Tortor "Tolu Sahundulan Lima Saodoran" Simalungun oleh PGKPS Mendalo (UNJA) pada PERAYAAN NATAL PGKPS JAMBI MINGGU 11 DES 2011 MALAM.





Vokal Group : Anak Sekolah Minggu GKPS Persiapan Tanah Kanaan Jambi saat menyuguhkan pujian Vokal Group (VG) pada Perayaan Natal AS GKPS Resort Jambi di GKPS Kotabaru Jambi, Sabtu (11/12) malam. GKPS Persiapan Tanah Kanaan Jambi baru berumur dua bulan sejak dimekarkan dari GKPS Kotabaru Jambi Oktober 2011 lalu. Foto batakpos/rosenman manihuruk



Jambi, Batak Pos

Suasana perayaan Natal kini sudah mulai terasa di Kota Jambi. Sejumlah denominasi gereje-gereja di Kota Jambi kini sudah melaksanakan perayaan natal di gereja masing-masing. Suasana perayaan Natal juga kini mendapat penjagaan dari kepolisian setempat.

Pantauan BATAKPOS di Jambi, perayaan natal yang sudah terlaksana seperti Natal Naposo Huria Kristen Batak Protestan (N-HKBP) Kotabaru Jambi pada Jumat malam. Kemudian perayaan Natal Anak Sekolah Minggu PGIW Jambi di Abadi Hotel, Jumat sore.

Renungan Natal Komisi Anak Sekolah Minggu PGW Jambi dibawakan Pendeta Gereka Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Resort Jambi, Pdt Jhon Ricky R Purba STh.

Sementara perayaan Natal Sekolah Minggu GKPS Resort Jambi, Sabtu (10/12) di GKPS Kotabaru Jambi juga tampak meriah. Pesan Natal disampaikan Pdt Jhon Ricky R Purba STh.

Liturgi Anak Sekolah Minggu GKPS Resort Jambi, Sabtu (10/12/11).


Pdt Jhon Ricky R Purba STh meminta agar anak sekolah minggu bisa menanamkan kasih serta kesetiakawanan serta mau saling berbagi kepeda sesama. Kepada orang tua juga diharapkan agar menanamkan iman Kristiani kepada anak di keluarga secara mendalam.

Gereja juga diminta agar lebih fokus dan peduli terhadap pembinaan iman anak serta segala sarana dan prasarana lingkungan di sekolah minggu. Pembinaan iman anak oleh guru-guru sekolah minggu juga harus didukung penuh oleh pengurus gereja dan Majelis Gereja.

Perayaan natal SM GKPS Resort Jambi menampilkan liturgy, pujian, drama singkat Kelahiran Yesus Kristus serta berbagi bingkisan Natal dari pengurus SM GKPS Jambi. Perayaan Natal tersebut berjalan dengan sukacita.

Selanjutnya perayaan Natal Komisi Wanita PGIW Jambi yang dihadiri ratusan jemaat dari 18 dedominasi lingkungan PGIW Jambi berjalan penuh keragaman yang bermakna. Perayaan Natal yang dilaksnakan di Gereja HKBP Kotabaru Jambi, Sabtu (10/12) petang berjalan sukses.

Perayaan Natal Komisi Wanita PGIW Jambi juga menampilkan pujian dari Koor HKBP Kotabaru, BGI Kotabaru, GKPJ, GSJA, BNKP, ONKP, GPPS, HKI, GMI, dan GKPI.

Pujian dengan berbagai ragam pujian bahasa sangat terasa pada perayaan natal tersebut. Selain liturgi, lagu-lagu pujian juga membawa suasana Oikumene gereja yang ada di Kota Jambi.

Ketua PGIW Jambi, Pdt David F Sibuea MTh pada kata sambutannya mengatakan, perayaan Natal Komisi Wanita PGIW Jambi merupakan nuansa konteks budaya Indonesia yang harus diabadikan oleh gereja.

Kekayaan budaya harus dijaga oleh gereja sebagai dinamika budaya Indonesia dalam mewujudkan keharmonisan umat beragama di Jambi. Kebersamaan wanita PGIW Jambi harus menjadi bagian wajah gereja yang juga sebagai terang Kristus. RUK
Tortor "Tolu Sahundulan Lima Saodoran" Simalungun oleh PGKPS Mendalo (UNJA) pada PERAYAAN NATAL PGKPS JAMBI MINGGU 11 DES 2011 MALAM. div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">

Sunday, 11 December 2011

KERUSAKAN JALAN DAN PROYEK KEBUT SEMALAM DI KOTA JAMBI

Luput Perhatian : Puluhan kilo meter jalan lorong di Kota Jambi kondisinya memprihatinkan bahkan luput dari perhatian Pemerintah Kota Jambi. Tampak seperti jalan Lorong Bersama RT 16 Jelutung Kota Jambi, Kamis (8/12) kondisinya masih rusak dan belum pernah diperbaiki. Foto batakpos/rosenman manihuruk



Dikebut Semalam : Jelang akhir tahun anggaran 2011, banyak proyek jalan dan drainase di Kota Jambi dikerjakan dengan gaya “kebut semalam” dikerjakan hingga larut malam dan selesai dalam dua hari, Kamis (8/12). Hal itu tampak pada pekerjaan drainase 88 meter di RT 11 Kelurahan Handil Jaya, Jelutung Kota Jambi yang dikerjakan CV Mega Persada dengan anggaran Rp 99 juta lebih dalam waktu pekerjaan 45 hari. Foto batakpos/rosenman manihuruk

Wagub Jambi Minta SKPD Tuntaskan Proyek 2011

Jambi, Batak Pos

Wakil Gubernur Jambi, H Fahcrori Umar, mengingatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan para kontraktor agar menyelesaikan proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Jambi tahun 2011 agar dituntaskan.

“Pasalnya batas akhir tahun 2011 masih tersisa beberapa hari lagi. Mumpung masih ada tenggang waktu beberapa hari ke depan. Saya minta seluruh SKPD menuntaskan proyek-proyek yang dananya bersumber dari APBD Provinsi Jambi2011,”katanya.

Fahcrori Umar, berharap, para pimpinan SKPD dapat mengawasi dengan jeli proyek-proyek yang dibangun oleh para rekanan tersebut, jangan melewati batas waktu yang diberikan, hingga menjadi temuan dari pihak BPK.

“Kita berharap tidak ada temuan proyek dana 2011 dikerjakan tahun 2012. Kita juga meminta para SKPD agar ketat dalam pengawasan proyek agar rekanan tidak mengerjakan proyek diluar ketentuan,”katanya. RUK

Lahan Kosong di Jambi Ditanami Mahoni

Jambi, Batak Pos

Gubernur Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM meminta Dinas Kehutanan Provinsi Jambi agar lahan kosong milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi agar ditanami pohon mahoni. Hal itu guna mendukung suksesnya penanaman satu miliar pohon di Indonesia.


Hal itu dikatakan Hasan Basri Agus pada acara puncak penanaman satu milyar pohon dan gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon tingkat Provinsi Jambi, bertempat di Taman Pintar, Danau Sipin, Kota Jambi, Kamis (8/12).


“Saya minta kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jambi untuk menanami lahan-lahan kosong milik pemda dengan tanaman kayu mahoni, sehingga kedepan diharapkan Kota Jambi akan menjadi kota hutan, khususnya di kawasan Danau Sipin. Ini sangat diperlukan guna penyerapan air, dan kepentingan kehidupan masyarakat di sekitar Danau Sipin Jambi,”katanya.


Disebutkan, lahan di tepian Danau Sipin seluas delapan kilo meter ini nantinya akan menjadi hutan mahoni, yang diawali dengan gerakan penanaman yang dilaksanakan Kamis (8/12) dan akan dilanjutkan hingga mencapai 3000 pohon.

“Dapat dibayangkan berapa besaran penyerapan air yang dihasilkan batang kayu mahoni yang akan tumbuh di tepian Danau Sipin ini. Saya menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melakukan penanaman, dan yang terpenting bukan hanya menanam tetapi juga menjaga memeliharanya, dan menjaganya, sehingga apa yang diharapkan daerah ini menjadi hutan, benar-benar tercapai,”kata HBA.

Dilibatkannya kaum ibu untuk menanam dan memelihara, karena menurut Gubernur Jambi, perempuan dikenal sebagai kaum yang telaten dan penyayang kepada tumbuh-tumbuhan, karenanya hari ini dilakukan serentak gerakan penanaman satu milyar pohon dan gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon tingkat Provinsi Jambi.

Sambutan tertulis Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan, yang dibacakan Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus, menyampaikan bahwa pada peringatan Hari Menanam Pohon Nasional Indonesia, akan membangkitkan semangat swadaya masyarakat dalam gerakan penanaman satu miliar pohon dan hal ini yang menjadi dasar dalam seluruh program gerakan menanam pohon dalam rangka perbaikan lahan kritis.

Disebutkan, ada sembilan agenda ekonomi khusus yang disampaikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, berupa lima agenda diantaranya, terkait dengan sektor kehutanan yakni pertama, peningkatan tambahan daya listrik sebesar 10.000 MW sampai dengan 2015.
Kemudian upaya kehutanan adalah melalui percepatan kerjasama pemanfaatan geotermal, mikrohidro dan penyediaan lahan pinjam pakai untuk bendungan dan transmisi listrik.

Kedua, surplus beras sebesar 10 juta ton mulai tahun 2014, dilakukan dengan penyediaan lahan seluas 200.000 ha, di Kalteng, Kaltim, dan Kalbar, ketiga peningkatan lapangan pekerjaan dengan sasaran jumlah pengangguran di bawah 6% pada tahun 2014,bidang kehutanan diharapkan menyerap tenaga kerja melalui pembangunan HTR, HTI, HD, KBR, HR, dan industry kayu berbasis hutan tanaman.

Keempat ; Gerakan Indonesia Bersih, Kementerian Kehutanan akan melakukan RHL di 108 DAS Prioritas, penghijauan lingkungan seluas 360.000 ha, dan pembangunan hutan kota seluas 4.000 ha saampai tahun 2014.

Kelima ; Pengelolaan SDA yang berkeadilan, dengan mendorong opersional peraturan pemerintah dan permenhut, antara lain melibatkan rakyat setempat dengan 20% kepemilikan, pembangunan dan Hutan Tanaman Industri (HTI).

Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Yusniana Hasan Basri Agus menyampaikan, bahwa Penanaman Satu Miliar Pohon tahun 2011, merupakan salah satu gerakan nyata penanaman pohon secara masal, untuk mendukung komitmen Bangsa Indonesia, dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen dengan upaya sendiri dan 41 persen dengan dukungan internasional pada tahun 2020.


Menurutnya, untuk mewujudkan penurunan tersebut, maka perlu digalakkan gerakan penanaman satu milyar pohon tahun 2011, yang merupakan kelanjutan dari gerakan penanaman pohon tahun sebelumnya.

“Gerakan perempuan tanam dan perlihara pohon, merupakan salah satu wujud kepedulian dan gerakan moral dari perempuan, terhadap pelestarian hutan dan lingkungan. Saya berharap kepada kaum perempuan di Provinsi Jambi, untuk bahu membahu dalam mensukseskan gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon ini,”katanya. RUK

Thursday, 8 December 2011

Gubernur Jambi Lepas 650 Prajurit Yonif 042/KJ ke Perbatasan Papua

Dibopong : Gubernur Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus (HBA) dibopong prajurit Yonif 042/KJ sebagai apresiasi usai melepas 650 prajurit Yonif 042/KJ ke perbatasan Papua Nugini, di halaman Yonif Infanteri, Kasang Jambi, Rabu (7/12). Foto batakpos/rosenman manihuruk




Jambi, Batak Pos


Gubernur Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus (HBA) melepas 650 prajurit Yonif 042/KJ ke perbatasan Papua Nugini, bertempat di halaman Yonif Infanteri, Kasang Jambi, Rabu (7/12). Gubernur memberikan apresiasi yang tinggi kepada para prajurit yang terpilih untuk menunaikan tugas pengamanan di daerah perbatasan yang memiliki arti penting dan strategis dalam interaksi dan interelasinya dengan Negara-negara yang berbatasan dengan Indonesia dalam kerangka kepentingan nasional.

Hadir pada acara ini Danrem 042/Gapu Kolonel Kaveleri Hasto Pr Yuwono, Kapolda Jambi Bridjend Drs.Anang Iskandar, SH.MH dan Ketua Lembaga Adat Provinsi Jambi Hasip Kalimuddin Syam dan undangan.

“Baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya merasa bangga bahwa prajurit-prajurit dari Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah mendapat kepercayaan untuk melakukan misi pengamanan. Untuk itu, kepada prajurit yang telah mendapatkan kepercayaan ini, saya minta agar dapat menjalankan tugasnya dengan menunjukkan sikap kesungguhan dan tetap semangat dalam rangka menjaga keamanan dan keutuhan NKRI,”katanya.

Para prajurit ini keesokan hari akan bergerak ke Palembang menuju Papua pada 9 Desember dan dilepas oleh Pangdam II Sriwijaya dengan menggunakan KRI Teluk Amboina. Perjalanan ini akan memakan waktu selama 21 hari sampai Merauke dan para prajurit akan disebarkan di 24 pos dengan jarak tempuh 350 km yang mulai dari pos Kundu Merauke sampai Simpang Munting.

Pasukan ini dipimpin langsung oleh Komandan Infanteri Letkol Infanteri Rudi Purwito dan akan bertugas selama 6 bulan sampai 1 tahun. Dalam pengarahannya Gubernur mengharapkan kepada para prajurit ini untuk melaksanakan tugas mulia dengan mengedepankan pembinaan kepada masyarakat sekitar perbatasan, untuk meningkatkan kesadaran tentang kehidupan berbangsa dan bernegara serta taat dan patuh pada hukum yang berlaku. RUK

Banyak Proyek Asal Jadi Karena Dikejar Target Akhir Tahun

Kejar Target : Proyek pengaspalan dan perbaikan Jalan Lingkar Barat Kota Jambi sepanjang 3,30 kilometer oleh PT Abun Sendi yang dimulai dari 29 Maret 2011 hingga kini belum selasai. Kontrak perbaikan jalan tersebut tercatat 240 hari yang dananya bersumber dari APBN Murni 2011. Tampak jalan tersebut masih rusak, Rabu (7/12). Foto batakpos/rosenman manihuruk

Jambi, Batak Pos

Proyek perbaikan infrastruktur di Provinsi Jambi banyak dikerjakan asal jadi karena dikejar akhir tahun Desember 2011 sebagai waktu penyelesaian proyek. Banyak pekerjaan atau proyek yang terindikasi dikerjakan asal jadi. Dinas PU Provinsi Jambi diminta melakukan pengecekan ke lapangan akan kualitas proyek tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Gusrizal, Rabu (7/12) mengatakan, proyek-proyek yang dilaporkan ke DPRD tersebut terindikasi dikerjakan asal-asalan saja tanpa memenuhi standar dan ketentuan yang sudah ada.

“Akhir tahun ini adalah finalisasi proyek dan yang belum selesai jelas dikerjakan asal-asalan saja untuk mengejar target. Proyek-proyek yang terindikasi asal-asalan tersebut memiliki nilai kontrak yang tinggi yakni berada pada kisaran Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar,”katanya.

Di antara laporan yang masuk ke komisi 3 tersebut adalah proyek pengaspalan jalan yang dilakukan sewaktu hujan yakni Jalan Lingkar Barat dan Selatan Kota Jambi. Kemudian proyek jalan provinsi di Sarolangun, Merangin, Kerinci, Muarabungo dan Batanghari.

Komisi III DPRD sendiri mengaku selain sudah memverifikasi laporan yang masuk, mereka juga sudah menghubungi pihak PU (Pekerjaan Umum). Dari pertemuan mereka disepakati akan segera turun ke lapangan untuk mengecek kebenaran laporan tersebut.

“'Kesepakatan kita jika memang indikasi pengerjaan proyek asal-asalan hanya untuk mengejar target terbukti, maka perusahaan tersebut di-black list. Koordinasi dengan pihak PU sudah dilakukan dan mereka sudah menjadwalkan turun ke lapangan secepat mungkin. Berdasarkan laporan indikasi proyek asal-asalah tersebut tersebar di Kabupaten Tanjabtimur, Tanjabbarat, Kerinci dan daerah-daerah pinggiran Jambi,”katanya. RUK