.

.
.

Sunday, 11 June 2017

Donasi Untuk Web : www.beritasimalungun.com



Lewat Blog Saya Ini, Santabi dan Salam Habonaron Do Bona Banta Haganupan. Terhitung tertanggal 1 Juni 2017, Website www.beritasimalungun.com tak bisa diakses karena kontrak Hosting sudah habis.


Guna melanjutkan kontrak itu, Pendiri www.beritasimalungun.com (Asenk Lee Saragih) terbatas dalam hal biaya. Sejak dibuat www.beritasimalungun.com sudah di klik sekitar 1.500.000. Pengunjung.

Web www.beritasimalungun.com bukan web berita yang mencari keuntungan, tapi hanya semata-mata sebagai media online yang berbasis publik (pembaca).

Prinsip www.beritasimalungun.com yang untuk pembanding dan rival buat media-media yang dikendalikan Penguasa, Pengusaha atau Para Kapitalis.

Berdirinya www.beritasimalungun.com, sebagai wadah penyaluran aspirasi secara gamblang, namun tetap dalam Koridor Etik Jurnalisme.

Untuk kelangsungan eksistensi www.beritasimalungun.com, Admin (Pendiri) www.beritasimalungun.com berharap Donasi (Kerelaan) dari Pembaca Setia www.beritasimalungun.com dimanapun berada.

Donasi Dapat Ditransfer ke Rekening: Bank Mandiri No Rekening: 110-00-0547559-2 An: ROSENMAN MANIHURUK.
Mohon Juga Bukti Transper dan Identitas Pendonasi di SMS ke No HP 08127477587 atau WA 0811 7407587.

Atas Perhatian dan Kepeduliannya, Saya Selaku Pendiri www.beritasimalungun.com (Rosenman Manihuruk) Mengucapkan Terimakasih.

Semoga web www.beritasimalungun.com Tetap Eksis di Ruang Publik dengan Tetap Menjaga Motto “ Media Online Berbasis Publik” Simalungun dan Sekitarnya. Salam. Diatetupa. Horas....Horas....Horas.

Friday, 9 June 2017

Cerita Kakek Penjual Pisang Keliling yang Dirampok (Pilu Membawa Berkah)


Peristiwa perampokan yang dialami seorang kakek (Suratman 94 tahun) penjual pisang keliling di depan Gedung Olahraga Kotabaru Jambi Selasa 6 Juni 2017 pagi lalu. Foto FB TommyReza Chokolatoz
Dampak Positif Sosial Media dan Donasi ( Rp 40 Juta) untuk Kakek Suratman di Bulan Penuh Berkah

BERITAKU, Jambi-Peristiwa perampokan yang dialami seorang kakek penjual pisang keliling di depan Gedung Olahraga Kotabaru Jambi Selasa 6 Juni 2017 pagi lalu, ternyata membawa berkah tersendiri bagi Kakek bernama Suratman yang kini menginjak usia 94 tahun itu. Pengalaman pahit (perampokan modus baru) yang diceritakannya kepada seorang netizen yang kebetulan lewat dari tempat kejadian perkara, menjadi viral di sosial media dan ramai diberitakan media.

Bahkan kini Suratman yang tercatat sebagai warga RT 14, Kelurahan Kebun Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi itu pasrah atas kejadian yang menimpa dirinya, karena terus mengalirnya perhatian donasi dari sejumlah pihak, bahkan dari para warga netizen.(Baca: Zola Bantu Kakek Suratman)

Rasa simpatik datang beragam. Mulai dari calon kandidat Walikota Jambi dr H Maulana MKM, Gubernur Jambi H Zumi Zola, Pihak Polda Jambi dan masyarakat biasa. Kerugian kakek Suratman uang sebesar Rp 1.050.000, hasil dari menjual pisang keliling yang dia kumpulkan, telah terbayarkan oleh Donasi yang dia terima hingga Jumat 9 Juni 2017 lebih dari Rp37.197.000.

Donasi yang diterima kakek Suratman dari yang mendatangi kediamannya, ternyata berkah Bulan Ramdhan yang diterima Suratman juga mengalir dari netizen. Sungguh berkah yang luar biasa bagi Suratman, atas peristiwa memilukan yang dialaminya.

Peristiwa perampokan yang dialami seorang kakek (Suratman 94 tahun) penjual pisang keliling di depan Gedung Olahraga Kotabaru Jambi Selasa 6 Juni 2017 pagi lalu. Foto FB TommyReza Chokolatoz.
Tak hanya memberikan donasi, kini kediaman kakek tersebut masih ramai dikunjungi masyarakat. Sebab video dan foto dan pemberitaan sekitar 50 media online di Provinsi Jambi peristiwa yang dialami si kakek Suratman, mendapat banyak perhatian dari warganet.

Bahkan netizen (Warganet-red) dan masyarakat pun langsung berinisiatif mengumpulkan bantuan untuk kakek Suratman. Mbah Suratman yang memiliki 10 orang anak dan 55 orang cucu ini tampak bahagia dalam menjalankan Bulan Suci Ramadhan dan Jelang Idul Fitri 1438 H/2017. Pasalnya kursi yang diidam-idamkannya mau dibeli dengan uang hasil penjualan pisang keliling itu, kini sudah nyata.

Bahkan saat Gubenur Jambi H Zumi Zola berkunjung kekediamannya Rabu (7/6/2017) siang usai bertolak dari Jakarta untuk memberikan bantuan sejumlah uang, membuat wajah kakek Suratman bersinar kembali.

Kronologis Peristiwa

Peristiwa perampokan yang dialami Kakek Surahman tergolong modus baru di Jambi. Pasalnya pelaku menyuruh korban masuk mobil membawakan pisang yang dijual. Saat di dalam mobil pelaku dirampok dengan menggeledah seluruh kantong korban.

Setelah isi kantong korban diambil, pelaku menyuruh korban keluar mobil. Setelah dua menit saat kejadian, korban tersadar kalau dia habis dirampok dengan modus baru itu.

Empat foto dan dua video yang diposting akun bernama TommyReza Chokolatoz di sosial media (Facebook) Selasa (6/6/2017) pagi tentang korban perampokan seorang Kakek penjual pisang keliling di depan Gedung Olahraga (GOR) Kotabaru Jambi menyita perhatian publik.

Bahkan foto dan video itu diviralkan hingga jutaan netizen melihatnya dan video utama telah ditonton 4.709.974 dan 69.083 kali dibagikan netizen hingga sejak Rabu (7/6/2017) pukul 08.45 WIB hingga Jumat (9/6/2017) pukul 07.40 WIB. Bahkan sekitar 50 media online di Provinsi Jambi ramai-ramai memberitakannya.

Berikut ini postingan dan keterangan kronologis yang dituliskan akun Tommy Reza:

Yang sabar ya pak, buat kalian yang sering pulang pergi melewati Kotabaru, pasti tidak asing lagi sama bapak ni. Belilah pisangnya tanpa kalian minta nego.

Kasian bapak ini baru saja kehilangan uang tabungannya yang di tabungnya buat beli kursi, agar bisa ikut merayakan hari Lebaran Idul Fitri. Bapak ni penjual pisang keliling, dan bapak ini baru saja kehilangan uang sekitar Rp 1,1 Juta di dalam sakunya.

Jadi Kronologinya Sekitar jam 9 pagi saya lewat Kotabaru (depan GOR) melihat bapak ini teriak teriak, "rampok" "rampok" dibantu dengan ibu petugas sapu jalan. Mereka berteriak meminta bantuan.
Sontak saya berhenti dan menanyakan rupanya bapak ini habis dirampok dengan kronologi perampok tersebut meminta bapak (penjual pisang) masuk ke dalam mobil, dengan alasan mau membeli se sisir pisang.

Katanya malu (sipelaku) membeli pisang di bulan puasa. Jadi si bapak diminta masuk kedalam mobil, dengan maksud transaksi di dalam mobil saja.

Bapak yang semangat bahwa dagangannya laku, mengikuti permintaan si pelaku. Sesampai di dalam, si bapak di beri Rp 15.000 (harga pisang yang di beli).

Namun saat mau turun dari mobil, pintunya dikunci oleh pengendara tersebut dan di sana mereka mengerogoti kantong si bapak. Penjelasan si bapak ada 3 orang di dalam mobil, dengan ciri mobil avanza/inova warna cream.

Padahal uang tersebut dibawak bapak itu untuk menyetor ke toko kursi. Karena dia memesan kursi buat ikut lebaran. Untuk pelaku perampok, apa kalian berfikir, kalau bapak tersebut telah susah??

Berapa lama dia mengumpulkan uang sebanyak itu hanya dengan jualan pisang? Apa kalian dak punya hati nurani di bulan puasa ini?? Yang sabar ya pak.

Rasa Prihatin

Ketika kabar tersebut tersiar, dr H Maulana MKM, pemilik Rumah Sakit Annisa Jambi dan juga calon kandidat Walikota Jambi Pilkada Juni 2018, langsung berinisiatif mendatangi kediaman kakek tersebut.

dr H Maulana MKM berikan bantuan.IST
Dalam pertemuan itu, suami dari Dr Hj Nadiyah SP OG ini terlihat sangat berempati terhadap perampokan yang tergolong nekad tersebut. “Sungguh kasihan melihat kakek yang setua ini harus mengalami perampokan, bagaimana rasanya jika ini di alami orang tua atau kakek kita," kata Maulana prihatin.

Maulana menyebutkan, dirinya tidak habis pikir ada orang yang tega merampas uang yang dikumpul dari berjualan pisang. “Kita bisa bayangkan uang yang dikumpul dari berjualan pisang Rp 15 ribu atau Rp 20 ribu persisir harus raib dengan cara intimidasi kekerasan, merampas uang hasil keringat kakek yang sudah renta ini," kata dr Maulana dan  memberi bantuan sebagai pengganti uang yang telah diambil perampok kepada kakek tersebut.

"Saya harap kakek bisa melupakan kejadian ini serahkan saja dengan allah swt, insya allah jika kita ikhlas Allah SWT tuhan yang mahan berkehendak memberi ganti berlipat ganda, ujar ketua harian dewan mesjid Indonesia tersebut sambil menyerahkan uang bantuan," ujar Ketua Kahmi Provinsi Jambi ini.

Atas bantuan tersebut Suratman kakek penual pisang tersebut mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan dr. Maulana. “Saya terima kasih pada dokter Maulana atas bantuannya semoga bapak selamat dan Allah kabulkan niat Bapak," ujarnya terbata.

Giliran Zumi Zola

Peristiwa yang menimpa Suratman, ternyata juga menyita perhatian Gubernur Jambi H Zumi Zola. Zumi Zola yang baru saja tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi dari Jakarta Rabu (7/6/2017) siang, langsung menuju kediaman Suratman di Lorong Kanan RT 14 Kelurahan Kebun Handil Kecamatan Jelutung Kota Jambi.

Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli segera mengunjungi dan memberi bantuan kepada Suratman. Zola langsung ke kediaman Suratman di Lorong Kanan RT 14 Kelurahan Kebun Handil Kecamatan Jelutung Kota Jambi, Rabu (7/6/2017). IST
Zola mengatakan, dia sedang berada di Jakarta saat mendengar musibah yang dialami oleh Suratman. “Saya sangat prihatin sekali saat mendengar kabar mengenai Kakek Suratman yang mengalami musibah kehilangan hasil jualan pisangnya. Hasil jualannya dibawa lari oleh orang yang berpura-pura membeli pisang kakek Suratman dengan mengajak kakek Suratman masuk ke dalam mobil,” kata Zola.

“Hari ini, saya baru saja mendarat di Jambi dan langsung menuju ke sini untuk mengunjungi Kakek Suratman. Kakek tadi sudah menceritakan semua yang dialaminya, uang hasil jualan yang hilang rencananya digunakan untuk membayar kursi yang telah dipesan,” katanya.

Zola menyampaikan, kejadian yang dialami Kakek Suratman untuk dijadikan pelajaran kedepannya, agar lebih berhati-hati lagi. “Kita jadikan pelajaran untuk kedepannya,” tambah Zola.

Selain itu, Zola menghimbau masyarakat untuk lebih peduli lagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang kondisi ekonominya sangat sulit. 

“Masih banyak masyarakat di sekitar kita yang kondisi ekonominya seperti Kakek Suratman. Saya himbau kepada masyarakat yang memiliki kondisi ekonomi yang berkecukupan untuk membantu masyarakat yang kondisi ekonominya masih jauh dari kata cukup. Mari bantu saudara saudari kita yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Semoga di bulan suci Ramadhan ini, kita mendapatkan berkah dengan membantu sesama,” tutur Zola.

Zola memberikan bantuan pribadi sebesar Rp5 juta kepada Suratman untuk membantu melunasi kursi yang dibeli Kakek Suratman. Sebelum pamit pulang, Zola memborong semua pisang jualan Kakek Suratman dan dibayar Rp500.000.

“Ini semua pisang kakek saya beli semua ya, ini saya beli Rp500.000, sisanya bisa buat persiapan lebaran karena Kakek Suratman memiliki banyak cucu dan buyut,” ucap Zola.

Kakek kelahiran 7 November 1923 itu menceritakan, dia telah mengalami kerugian sebesar Rp1 juta rupiah hasil dari tabungan dan berjualan pisang yang akan digunakan untuk membayar kursi yang telah dipesan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun ini karena selama ini belum memiliki kursi.

“Saat itu saya sedang merapikan pisang jualan saya, tiba-tiba ada mobil yang berhenti di dekat gerobak jualan saya, orang di dalam mobil keluar hendak membeli pisang, tapi dia malu karena bulan puasa, lalu saya diajak ke dalam mobil untuk mengantar pisang yang akan dibeli,” kata Kakek Suratman dengan mata berkaca-kaca.

“Saat di dalam mobil, tangan saya dipegang oleh orang tersebut dan leher saya dikasih handuk yang dingin, saya tidak sadar kalo uang yang didalam kantong celana sudah hilang. Tukang sapu jalan yang melihat saya di dalam mobil langsung teriak, orang itu kaget dan langsung melepaskan saya,” sambung Kakek Suratman.

“Saya baru sadar kalau uang yang ada dikantong celana sudah tidak ada dan langsung terduduk lemas, saat tukang sapu bertanya kepada saya ,” pungkas Kakek Suratman.

Suratman mengungkapkan, dirinya sangat senang dengan kedatangan Gubernur Jambi ke rumahnya, untuk mengunjunginya dan memberikan bantuan yang sangat bermanfaat bagi dia dan keluarganya.

Kekuatan Media Sosial

“Berkah dari Allah kekuatan media sosial sangat terbukti. Donasi yang terkumpul dari warganet (netizen) dan masyarakat untuk Kakek Suratman adalah Rp37.197.000. Ini jumlah sementara mungkin masih banyak yang ingin berpartisipasi,” tulis Rahman Pamenang, admin Group FB “Suara Rakyat Jambi”.

Dit Sabhara Polda Jambi menerjunkan personilnya untuk menghibur serta memberikan bantuan moril dan materil kepada keluarga mbah suratman. Keluarga menyambut hangat kehadiran 2 orang personil polwan mewakili Direktur dan personil Dit Sabhara Polda Jambi. Mereka sangat bersyukur sekali dengan kehadiran dari perwakilan kepolisian, yang mana kita ketahui bersama ditengah kesibukan melayani masyarakat pihak Kepolisian masih menyempatkan diri hadir ke kediaman mbah suratman dan keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan moril dan materil yang diberikan. Upaya kejahatan penyeludupan narkoba dgn melibatkan burung merpati di tanah Haram Makkah, sang merpati dgn kuasa Allah akhirnya ia menyerahkan diri. Subhanallah. IST
“Peristiwa yang dialami Kakek Suratman menjawab kekhawatiran sebagian orang tentang rasa kemanusiaan, kebinekaan dan rasa persaudaraan kita yang katanya tercabik oleh kenyinyiran mereka sendiri tentang ke Indonesiaan kita. Respon netizen sungguh di luar dugaan. Berbondong-bondong kita berebut pahala, menebar kasih dan sayang ke sesama kita. Respon spontan warganet terhadap kakek Suratman adalah cermin kebersamaan kita, wujud nyata pengamalan sila-sila Pancasila dalam keseharian kita. Tak perlu simbol, tak perlu menebah dada dengan lambang Burung Garuda di atas kepala,” tulis Nurul Fahmi, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Jambi.

Pasca terjadinya perampokan terhadap kakek Suratman. Warganet dan masyarakat pun langsung berinisiatif mengumpulkan bantuan untuk kakek Suratman. Bahkan akun TommyReza Chokolatoz memperlihatkan foto dan video saat memberikan donasi yang terkumpul dari warganet dan masyarakat untuk Kakek Suratman adalah Rp37.197.000.

TommyReza Chokolatoz dan teman-temannya menyerahkan langsung donasi itu kepada Kakek Suratman di kediamanya, Rabu 7 Juni 2017 sore. Berikut ini postingan TommyReza Chokolatoz menambahkan 4 foto dan sebuah video bersama Amelia HarSalim dan 2 lainnya pada 7 Juni 2017 pukul 17:58 WIB.

“ALLHAMDULLILAH. SELAMAT SORE SEMUANYA....Saya mau berucap terimakasih sebesar besar nya. Sampai vidio postingan saya yang menyangkut perampokan yang dialamani bapak Suratman (penjual pisang) bisa viral dan banyak di kenal. Hingga membuka pintu Rezky bagi bapak Suratman maupun yang berdonasi berupa uang,doa,maupun tenaga.

Saya ucapkan banyak terima kasih sekali buat semua sahabat yang mndukung. Banyak pengalaman serta ilmu dan sahabat baru yang saya dapatkan. Dan pengalaman baru saya dapatkan sebagai penyampai amanah yang memberikan donasi bantuan ke bapak Suratman tersebut.

Allhamdullilah hari ini (Rabu 7 Juni 2017) jam 15.00 saya telah menyerahkan seluruh dana donasi yang saya terima dari berbagai Sahabat Facebook, Sahabat Line, sebagian team sedekah, dan seluruh pendonasi lainnya.

TommyReza Chokolatoz dan teman saat menyerahkan donasi kepada Kakek Suratman Rabu 7 Juni 2017 pukul 17:58 WIB di kediaman Suratman. Foto Tommy Reza.
Saya dan sahabat saya lainnya telah menerima dan menyerahkan uang sejumlah Rp. 37.197.000 (Tiga Puluh Tujuh Juta Seratus Sembilan Tujuh Ribu Rupiah). Penerima Nama : SURATMAN, Umur : 94 tahun. Mbah Suratman memiliki anak sebayak 10 orang dan memiliki cucu 52 orang, pekerjaan mbah sehari hari berjualan pisang keliling. Ini semua berkat semua para sahabat hingga bisa membantu. Berkat doa serta tenaga semuanya. Rekening Mbah Suratman telah diklarifikasi. No Rekening BTN Jambi atas nama Suratman bisa dipertanggung jawabkan,” tulis TommyReza Chokolatoz.

Peristiwa yang dialami Kakek Suratman ternyata memancarkan Kasih sesama di Bulan Suci Ramadhan. Berkah Ramadhan Kini Telah Menyelimuti Keluarga Suratman. Kepada pemilik akun (FB) TommyReza Chokolatoz, saya penulis mengucapkan banyak Terimakasih. Ternyata masih ada kawula muda yang peduli dengan peristiwa disekitarnya dan berniat baik. Tuhan Memberkatimu Bro. (Penulis Asenk Lee Saragih).



Monday, 5 June 2017

Ini Fakta, Jokowi Membangun Infrastruktur Hingga Jauh (Opini Seword.com)

#JokowiUntukIndonesia
 BERITAKU-Rakyat Indonesia mungkin awalnya tak pernah bermimpi memiliki seorang Presiden seperti perawakan Joko Widodo (Jokowi). Contohnya saya sendiri. Saat saya melihat perawakan Jokowi yang disebut banyak orang “sikerempeng” dan hanya berlatar berkarier politik  dari Walikota Solo, sangat pesimis melihat perawakannya untuk jadi seorang Presiden.


Namun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri justru berkata lain. Berkat kepiawaian politik Megawati mengusung Jokowi ke DKI Jakarta ternyata berbuah manis. Bahkan Jokowi berhasil menjadi Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada  September 2012 lalu.

Tak hanya sebatas Pilkada DKI Jakarta, ternyata PDIP juga berani mengusung Jokowi sebagai calon Presiden. Kemudian pada pemilihan Presiden RI 9 Juli 2014 lalu, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla meraih 53,15% suara mengalahkan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang mengumpulkan 46,85% suara.

Guna menjalankan Mandat Rakyat Indonesia, Joko Widodo dan Jusuf Kalla dilantik sebagai Presiden RI dan Wakil Presiden di Gedung DPR/MPR Senin 20 Oktober 2014 lalu. Jokowi adalah orang ke-7 yang menjadi Presiden RI. Jokowi menjadi Presiden ke-16 (kata dosen Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB), Hendra Gunawan, (http://sains.kompas.com Edisi 20 Oktober 2014).

Sebagai ungkapan syukur dalam mengisi pembangunan serta menyambut 72 Tahun Kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 2017), sebagai rakyat biasa tentunya tidak salah menuliskan opini dalam menilai hasil kinerja Presiden Jokowi dan kabinetnya sejak dilantik hingga sekarang.

Kebijakan Presiden Jokowi untuk membangun infrastruktur jalan, jembatan dan sarana transportasi udara, laut dan darat menjadi prioritas sejak Jokowi dilantik Presiden RI. Gebrakan Jokowi dalam membangun infrastruktur di Indonesia, seperti “Sungai Begawan Solo” mengalir hingga jauh.

Lewat akun sosial media (Fanfages Facebook) Presiden Joko Widodo, selalu rutin memberitahukan kegiatan pembangunan yang ditinjaunya. Bahkan akun fanfages FB Presiden Joko Widodo hingga tertanggal 30 Mei 2017 telah disukai 7.187.139 netizen. Bahkan tak sedikit memberikan ribuan komentar dukungan penyemangat kepada Jokowi setiap postingan kegiatannya.


Target Jokowi 2015-2019






Rumah Bolon (Utei Jungga) Terbakar di Simalungun


Rumah Adat Simalungun "Rumah Bolon" (Untei Jungga) terbakar diduga akibat arus pendek listrik, Senin (5/6/2017) pagi. IST
Simalungun-Sebuah Rumah Adat Simalungun "Rumah Bolon" (Untei Jungga) terbakar diduga akibat arus pendek listrik, Senin (5/6/2017) pagi. 

Menurut Irwin Anderson Purba, Rumah bolon (Utei Jungga) Rumah Panglima sewaktu kerajaan Purba Simalungun itu hangus terbakar kemungkinan korstleting arus listrik. 
Rumah Adat Simalungun "Rumah Bolon" (Untei Jungga) di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. IST


Rumah Bolon itu satu dari sekian Rumah Bolon di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun yang menjadi Cagar Budaya dan dan obyek wisata budaya dan sejarah di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Belum ada pernytaan resmi dari Pemkab Simalungun terkait terbakarnya satu Rumah Bolon Kerajaan Purba itu. (JP-Lee) 

Ketika Zumi Zola Membersihkan "Musuh Dalam Selimut" Lingkup Pemprov Jambi


Gubernur Jambi H Zumi Zola (kiri) Ridham Priskab (kanan). Foto Asenk Lee Saragih.
Oleh: Asenk Lee Saragih
BERITAKU-Gubernur Jambi H Zumi Zola kini bersih-bersih rumah pemerintahannya dari orang-orang yang tidak cakep dalam bekerja. Bahkan yang dianggap "musuh dalam selimut" kini mulai disapu untuk membersihkan rumah pemerintahan agar berjalan tanpa campur tangan pihak luar.

Sepakterjang Zumi Zola untuk merombak seluruh pembantunya memang kali pertama dalam sejarah pemerintahan di Provinsi Jambi. Bayangkan saja, ratusan pejabat eselon II dan III dinonjobkan secara serentak. 

Tak hanya disitu, sekitar 30-an pejabat eselon II dicopot. Paling nekat lagi, Sekda Provinsi Jambi Ridham Priskab juga harus "ditendang" dari kursi sekda. Padahal Ridham Priskab merupakan pejabat yang paling dibutuhkan dalam pemerintahan Prov Jambi.

Lalu banyak pihak bertanya-tanya, dan berandai menjawab kenapa Zola melakukan itu dalam waktu yang serentak. Tentunya ini merupakan hak Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi Periode 2016-2021.

Sebagian beranggapan bahwa Zola ingin menjalankan roda pemerintahan tanpa tekanan siapapun. Bahkan intervensi dari Ayahnya H Zulkifli Nurdin dalam menentukan pejabat dilingkungannya tak membuat Zola bergeming.

Zola tetap pada pendiriannya, kalau dia adalah Kepala Daerah Pemerintahan Provinsi Jambi dan milik seluruh Rakyat Provinsi Jambi. Zola ingin menjalankan pemerintahan tanpa ikut campur pihak luar yang notabene bermerak "Tim Sukses" itu.

Zola juga tak mau terikat dengan satu kelompok atau golongan tertentu yang bisa menjerembabkannya ke "jurang" pemerintahan, sehingga kepemimpinannya dianggap masyarakat gagal. Dengan sikap membersihkan "musuh dalam selimut" itu adalah langkah tepat bagi Zumi Zola untuk pencapain Visi-Misi Jambi Tuntas 2021.

Namun membaca tulisan http://www.jambi-independent.co.id yang menuliskan secaga gamblang kalau Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli kini dikabarkan dalam tekanan berat. Sejumlah orang dekat dan orang kepercayaan alias ring satu Zumi Zola “terlempar”, internal pendukungnya pecah. 

Berikut tulisan lengkapnya dikutip dari www.jambi-independent.co.id. (Sumber)

Ditenggarai kondisi ini bisa mempengaruhi kinerja Zola pribadi maupun Pemprov Jambi secara keseluruhan. Informasi yang dirangkum Jambi Independent sepekan ini, entah kenapa, Zumi Zola memecat beberapa “punggawa”-nya. 

Terbaru, ia memecat Erwin, Plt Karo Umum yang notabene tangan kanannya. Selama ini, Erwin diketahui sosok pejabat yang sangat dipercaya Zola. Makanya, Erwin ditunjuk sebagai Plt Karo Umum, yang tugasnya mengatur keuangan dan “dapur” Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Tentunya, pemecatan Erwin sangat mengejutkan. 

Lalu, Zumi Zola memecat dua ajudan pribadi yang sehari-hari mendampinginya. Dua ajudan yang diputus kontrak yakni, Alfen dan Alfin Oktaviansyah. Keduanya PNS Pemprov. Padahal, mereka berdua ditugaskan untuk menjadi ajudan pribadi gubernur pasca Zola dilantik beberapa waktu lalu. 

Selain ajudan, Zola juga dikabarkan memberhentikan sejumlah honorer yang bekerja di rumah dinas (rumdis) Gubernur Jambi. Ini mengejutkan lingkungan Pemprov Jambi. Gubernur Jambi Zumi Zola membenarkan sudah memberhentikan dua ajudannya. Namun sayang, Zola enggan berkomentar panjang. “Untuk penyegaran saja,” singkatnya, kemarin (4/6). 

Zola juga terkesan mengelak saat ditanya soal sejumlah pejabat yang dipecat. Padahal, mereka baru saja dilantik. “Pergantian dilakukan berdasarkan penilaian dan pertimbangan tim Baperjakat. Untuk teknis penilaiannya, bisa ditanyakan langsung ke Pak Sekda selaku ketua tim Baperjakat,” katanya. 

Untuk diketahui, pasca mencopot Plt Karo Umum Erwin sepekan lalu, Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli kembali mencopot tiga pejabat. Tiga orang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala OPD terhitung awal Juni ini diberhentikan dari jabatan Plt. 

Beredar kabar, Zola mengganti Plt Kepala OPD tersebut karena masih ada kaitannya dengan pemberhentian Erwin sebagai Plt Kabiro Umum beberapa waktu lalu. Namun, baik Zola maupun Pejabat (Pj) Sekda Provinsi Jambi memberikan jawaban yang sama seperti saat pemberhentian Erwin beberapa waktu lalu. 

Untuk diketahui, Plt Kadis yang dicopot tersebut, yakni, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Yahya Buwaiti, posisinya digantikan Husni Jamal yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli. 

Kemudian Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Atma Jaya, diganti oleh Irzan yang saat ini menjabat Kabid Peranan Wanita dan Lansia. 

Terakhir Plt Dinas Perhubungan Ahmad Ali, yang digantikan Darma yang kini menjabat Kabid Pengembangan Transportasi. Pejabat (Pj) Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik, membenarkan bahwa tiga Plt Kepala OPD diberhentikan. “Ada tiga pejabat yang kembali diganti, posisinya sebagai Plt Kepala Dinas,” katanya. 

 Menurut Erwan, alasan Gubernur Jambi kembali melakukan rotasi adalah, agar yang bersangkutan fokus dengan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) sebagai Kabid pada jabatan yang dia jabat saat ini. “Berdasar hasil evaluasi, ketiganya diberhentikan dari jabatan Plt. Agar mereka lebih fokus kepada tupoksi mereka di jabatan sebelumnya yaitu sebagai kabid,” kata Erwan. 

 Sementara, untuk ajudan yang dipecat, langsung dipindahtugaskan ke Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Jambi. Sedang sebagian besar tenaga honorer di Rumah Dinas Gubernur Jambi yang diberhentikan, kini nasibnya tidak jelas. 

Erwan mengaku untuk ajudan memang ada dua orang yang diganti. Namun ia tidak hapal siapa kedua ajudan yang diganti tersebut. Dia hanya mengatakan pergantian ajudan tersebut bertujuan untuk penyegaran saja. Sementara untuk pemberhentian tenaga honor di rumah dinas, Erwan membantahnya. 

“Kalau tenaga honor di Rumah Dinas tidak,” katanya. Kini, ajudan yang dipercaya mendampingi Zola adalah Puja dan Andri. Puja sebelumnya pernah menjadi ajudan Wakil Gubernur Fachrori Umar. 

Dikonfirmasi terpisah, Saipudin, Asisten III Setda Provinsi Jambi, mengatakan belum mendengar kabar adanya pemberhentian tenaga honorer di rumah dinas. 

“Kami memang sedang melakukan seleksi kembali untuk tenaga non PNS. Namun, untuk pemberhentian belum ada laporan ke saya,” katanya. 

 Informasi A1 yang didapat Jambi Independent, Zumi Zola, Gubernur Jambi pilihan masyarakat, kini dalam tekanan kekuatan besar. Ia bahkan tak bisa melawan kehendak kekuatan itu ketika diminta mengganti semua orang kepercayaannya. “Zola seperti tak bisa berkutik. Kejadiannya seminggu lalu,” ungkap sumber JI yang mewanti-wanti namanya tak disebut di koran, beberapa malam lalu. 

Kompetisi Antar Timses 

Masih tulisan di www.jambi-independent.co.id. (Sumber), terpecahnya internal Gubernur Jambi Zumi Zola, dinilai bakal mempengaruhi banyak hal. Bahkan, dari pengamatan Jafar Ahmad, Peneliti Idea Institute, ada kompetisi antar patron atau tim sukses (timses) di belakang Zumi Zola dan Wakil Gubernur Fachrori Umar. 

“Jadi ketika distribusi posisi itu tidak proporsional, akan ada kompetisi. Dan ini akan mengarah ke saling menjatuhkan,” ujar Jafar, dihubungi semalam. Namun, menurut Jafar, situasi ini wajar. Karena memang dalam distribusi kekuasaan, akan banyak orang berharap pada suatu posisi. 

“Ketika patron A yang menang, maka patron B akan tersingkir. Jadi yang bertahan itu adalah simpul yang terkuat. Yakni, patron yang memiliki kekuasaan dalam memberikan sumbang saran dalam pengambilan keputusan Zumi Zola selaku gubernur,” sebutnya. 

Jafar menilai, situasi ini bisa saja menguntungkan bagi Zumi Zola. Ia jadi lebih mudah mengontrol dan mengatur roda pemerintahan. Karena, patron yang kuat tersebut, lebih dikenalinya dan lebih sedikit setelah “seleksi alam” terjadi. 

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ar Syahbandar, menganjurkan agar Gubernur Zumi Zola benar-benar menunjuk orang yang berkompeten dan mampu menterjemahkan program-program gubernur. “Saya mendengar itu (soal pecahnya internal Zola), namun itu bukan kewenangan saya untuk komentar. 

Namun dari sisi pengawasan, saya berharap gubernur benar-benar menunjuk orang yang layak. Apalagi ini sudah masuk tahun kedua gubernur memimpin. Dan sudah mau memasuki semester ke dua 2017,” ujar Syahbandar. 

Menurutnya, pergantian sejumlah pelaksana tugas (Plt) menandakan orang-orang yang diangkat itu tidak kompeten. Namun, jika pergantian Plt dilakukan hingga beberapa kali, ini malah mengganggu program pemerintah. 

“Hari ini hearing dengan si A, seminggu lagi hearing dengan yang lain lagi. Kalau bisa Plt yang ditunjuk itu tidak ganti-ganti lagi jelang definitif,” kata Syahabandar. 

Ia berharap pengisian sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perangkat kerja lingkup Pemerintah Provinsi Jambi yang akan datang, merupakan orang-orang terbaik. ”Kalau bisa ini yang terakhir,” tegasnya. 

Nasri Umar, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi mengatakan, jika pejabat tidak bisa bekerja dengan baik, memang harus segera diganti. Evaluasi yang dilakukan selama tiga bulan ini sudah cukup untuk mengetahui bagaimana kinerja pejabat yang dipilih dan dilantiknya Maret 2017 lalu. 

“Bagaimana Jambi Tuntas bisa terwujud kalau pejabatnya tidak sesuai dengan kualifikasi,” katanya. Ditanyakan kenapa Gubernur bisa melantik jika kinerjanya tidak baik, apakah Gubernur kecolongan? Nasri Umar mengatakan, pelantikan pada bulan Maret lalu sebanyak 600 lebih pejabat. 

Tidak mungkin Gubernur bisa memeriksa satu persatu. Sehingga ketika sudah berjalan, baru bisa terlihat bagaimana kinerja pejabat yang telah dilantiknya. “Dalam pelaksanaan, mulai dia mengetahui siapa yang bisa bekerja dan yang tidak,” katanya.

Sebagai kata kunci dari saya, biarkanlah Zumi Zola untuk menentukan siapa pejabat pembantunya yang dinilainya memiliki integritas dan memiliki kemampuan. Kita lihat saja roda pemerintahan dua tahun ini, apakah Zola mampu menbawa Provinsi Jambi ini lebih baik, atau justru jadi kemunduran. 

Secara khusus kepada pembisik Zumi Zola agar tetap membisikkan informasi yang benar dan akurat. Jangan jadi pembisik Asal Bapak Senang (ABS). (*)

(Sumber: http://www.jambipos-online.com)

(Melawan Lupa) Telkom Jambi Prakarsai Blogger Pers di Jambi

Blogger Sejati ROSENMAN MANIHURUK.
Jambi-Kini Telkom Jambi sudah lama tak terdengar melakukan kerjasama pelatihan dengan organisasi Pers di Jambi. Ditengah berkembangnya media online saat ini sudah sepatutnya PT Telkom Jambi juga ikut andil dalam memberikan pencerahan dan juga informasi lainnya.

Melawan lupa. Pada 27 Februari 2008 lalu, sekitar 20 wartawan yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Provinsi Jambi mendapat kesempatan gratis pelatihan pembuatan bloger di internet. (Sumber)

Pelatihan juga di ikuti para pegawai Pemerintah Provinsi Jambi. Bertindak sebagai instruktur adalah Asisten Maneger (Asman) Data dan Internet Kandatel Sumbagsel, Budi Restiadi. 

Pelatihan ini membawa gairah baru terhadap wartawan di Jambi terhadap dunia teknologi internet, khususnya di Jambi. Pembuatan blogger wartawan ini merupakan langkah baru untuk dapat memplukasikan diri serta opini-opini si wartawan yang berguna bagi orang lain. 

Langkah yang dibuat Telkom Jambi merupakan suata kepedulian Telkom terhadap pers di Jambi. Semoga pelatihan semacam ini dapat berkelanjutan demi profesionalisme pers dalam menyajikan berita, khusunya bidang telekomunikasi. 

"Saya selaku peserta dari pelatihan ini, mengucapkan banyak terimaksih kepada Telkom Jambi. Berkat ilmu yang diberikan instruktur, bang Budi, saya dapat membuat blog yang dapat diakses di seluruh dunia. Hidup Telkom dengan Progra, Fleksi 49. Semoga fasilitas ini dapat dinikmati masyarakat secara luas," ujar Asenk Lee Saragih.(Baca: Inilah Hasilnya Pelatihan Tahun 2008 Silam)

Namun sejak 2008 lalu, kegiatan semacamnya sudah tak pernah lagi dilakukan Telkom Jambi. Perlu organisasi Pers di Jambi untuk merapatkan barisan untuk kembali menjalin kerjasama dengan instansi lain dalam mengasah kompetensi penggiat media di Provinsi Jambi. (JP-Lee)  

Saturday, 27 May 2017

Upaya Zumi Zola Mewujudkan Pembangunan Sport Center Jambi “Terancam Gagal"

Koordinator LSm GERAKK Jambi H M Hasan dan Peta Wilayah Bumi Perkemahan Sungai Gelam, Muarojambi.
 
LSM GERAKK Jambi Pertayakan Penyelesaian Sengketa Lahan Sport Center Jambi 

Jambi-Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Korban Kebijakan (GERAKK) Jambi kini mempertayakan penyelesaian sengketa tanah milik Almarhum Misran yang akan dibangun sarana olahraga Sport Centre oleh Pemerintah Provinsi Jambi. Bahkan upaya Gubernur Jambi H Zumi Zola menemui Menteri Kepemudaan dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi di Kantor Kemepora Jakarta, Kamis (27/4/2017) lalu seakan sia-sia. Satu topik pembicaraan pertemuan itu adalah upaya meminta dukungan Pemerintah Pusat soal Pembangunan Sport Center Jambi. Namun diketahui lahan sekitar 100-500 Hektar di areal Bumi Perkemahan Sungai Gelam Muarojambi kini masih bermasalah. 

Sejak tahun 2000 hingga Mei 2017, lahan rencana lokasi pembangunan Sport Center Jambi masih bermasalah. Bahkan LSM (GERAKK) Jambi tertan

Hj Masnah Busro SE Bupati Perempuan Pertama di Provinsi Jambi

Hj Masnah Busro SE (Kiri)-Bambang Bayu Suseno SP MM (Kanan).
Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Muarojambi 

Jambi-Masyarakat Kabupaten Muarojambi menorehkan sejarah baru mempercayakan dan memilih seorang perempuan untuk menjabat Bupati Muarojambi Periode 2017-2022. Adalah Bupati Muarojambi Hj Masnah Busro SE yang dilantik Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin 22 Mei 2017. 

Hj Masnah Busro mencatat

Foto Serbi Pelantikan Bupati Muarojambi-Tebo-Sarolangun

Jambi-Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 15 Februari 2017 di Provinsi Jambi Periode Tahun 2017–2022, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (22/05/2017) pagi. 

Bupati dan Wakil Bupati yang dilantik yakni Kabupaten Sarolangun Drs H Cek Endra-H Hillalatil Badri, Kabupaten Tebo, H Sukandar S Kom Msi-Syahlan SH dan Kabupaten Muarojambi Hj Masnah Busro SE -Bambang Bayu Suseno SP MM. (Foto Asenk Lee dan Berbagai Sumber).

Saturday, 13 May 2017

Aksi Seribu Lilin Jambi Cinto Damai

Jambi, Sabtu 13 Mei 2017 Malam. FB
BERITAKU-Ribuan warga Kota Jambi menggelar aksi damai menjaga persatuan NKRI dengan menyalakan ribuan lilin di Tugu Monas Taman Jomblo Kotabaru, Kota Jambi Sabtu (13/5/2017) malam.

Peserta aksi menggunakan pakaian dominan berwarna merah dan hitam. Mereka menyalakan lilin dan memanjatkan doa untuk persatuan Indonesia. Aksi tersebut dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia, menjunjung Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila, serta ketegasan NKRI harga mati.(Baca: Posting Foto Bertuliskan "Selamat Ahok Dipenjara 2 Tahun" Suami Istri Ini Dihujat Habis di Sosmed)

“Aksi ini terjadi secara spontanitas, saya bersyukur animo masyarakat yang datang. Dari berbagai agama, dan beragam suku semua berkumpul menyerukan persatuan Indonesia,” kata Mirna, seorang peserta aksi saat ditemui di Tugu Monas Kotabaru Jambi diselasela aksi.

Menurut Mirna, awalnya banyak yang salah paham mengenai aksi tersebut. Ada yang mengira, panitia menggelar aksi simpatik untuk Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang divonis dua tahun dalam kasus penodaan agama.

“Kita bukan orasi untuk Ahok, sekali lagi ini aksi untuk Indonesia bukan Ahok. Tapi aksi yang kami gelar adalah untuk Indonesia yang damai,” jelas dia.

Alasan menggunakan pakaian berwarna merah adalah untuk menegaskan warga Jambi berani melawan paham radikalisme. Sedangkan warna hitam melambangkan kekecewaan terhadap matinya sistem peradilan hukum di Indonesia.

Acara dimulai pukul 18.00 WIB dan berakhir pukul 20.00 WIB. Jumlah lilin yang dinyalakan tidak kurang dari 1000. “Untuk lilin, kami bawa sendiri dan ada juga dari teman-teman. Setelah itu kami langsung bersih-bersih,” ujar Mirna.

Polisi juga melakukan pengawalan pada aksi Lilin tersebut. Usai aksi lilin, sekelompok massa berbaju serba putih juga datang di tempat dilaksanakannya aksi damai tersebut. Situasi kondunsif dan terkendali hingga aksi damai usai.

“Seribu lilin Jambi Cinto Damai. Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh. Indonesia beraga suku, agama, ras dan budaya, tertuang pada sila ke lima Pancasila. Jaga persatuan Indonesia, dan jangan saling memecah belah. Aksi ini merupakan aksi damai untuk Indonesia yang berkedaulatan,” demikian slogan-slogan saat aksi damai itu. (JP-Asenk Lee)
Aksi Lilin Untuk Indonesia Damai, NKRI Harga Mati.


Aksi Lilin Untuk Indonesia Damai, NKRI Harga Mati.


Aksi Lilin Untuk Indonesia Damai, NKRI Harga Mati.


Aksi Lilin Untuk Indonesia Damai, NKRI Harga Mati.



Aksi Lilin Untuk Indonesia Damai, NKRI Harga Mati.

 


Jambi, Sabtu 13 Mei 2017 Malam. FB


Jambi, Sabtu 13 Mei 2017 Malam. FB

Jambi, Sabtu 13 Mei 2017 Malam. FB


NTT

Samarinda

Surabaya