.

.
.

Jumat, 19 September 2014

BCA Belum Naikkan Biaya Transaksi ATM Bersama


Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) belum mau naikkan biaya transaksi di ATM Bersama dan ATM Prima. Biaya operasional BCA masih terpenuhi dengan biaya ATM yang lama.

Corporate Secretary BCA Inge Setiawati mengaku, saat ini pihaknya belum merasa perlu menaikkan biaya transaksi tersebut. Pasalnya, belum ada indikasi rugi atas kebijakannya tetap mempertahankan biaya transaksi ATM tersebut.

“Belum ada kenaikan. Nanti kita ikuti perkembangannya, sampai saat ini belum. Sejauh kita masih bisa cover biaya operasional, kita berusaha menahan agar tidak naik," kata Inge di acara Investor Summit and Capital Market Expo 2014 di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (18/9).
Menurutnya, sampai saat ini belum ada indikasi rugi dan Net Interest Margin (NIM) masih terjaga.

“Kita kalau menaikkan apa-apa biasanya memperhitungkan dulu, jangan sebentar-naik, dulu naik Rp 1.000 saja ribut. Jadi, selama kita tidak rugi dan margin masih terjaga ya masih mempertahankan," katanya.


Tahun ini, perseroan menganggarkan dana belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) sebesar Rp 2,5 triliun hingga Rp 2,7 triliun. Sebesar 55-60% dari Capex tersebut digunakan untuk kebutuhan teknologi informasi. “Capex Rp 2,5-2,7 triliun, 55-60% buat IT related," tandasnya.(dtk/lee)

Tidak ada komentar: