Senin, 10 Juni 2019

Mengabadikan Peresmian Pos PI Simpang Rambutan GKPS Resort Jambi

Pos Pekabaran Injil (Pos PI) Simpang Rambutan GKPS Resort Jambi yang terletak di Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Jalintim Sumatera) Provinsi Jambi diresmikan oleh Pengurus Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Resort Jambi dalam ibadah, Minggu 9 Juni 2019 Pukul 12.00 WIB hingga Pukul 14.00 WIB. Foto Asenk Lee Saragih
Jambi-Pos Pekabaran Injil (Pos PI) Simpang Rambutan GKPS Resort Jambi yang terletak di Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (160 KM dari Kota Jambi-Jalintim Sumatera) Provinsi Jambi diresmikan oleh Pengurus Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Resort Jambi dalam ibadah, Minggu 9 Juni 2019 Pukul 12.00 WIB hingga Pukul 14.00 WIB.

Peresmian ditandai dengan Pembacaan Surat Keputusan (SK) GKPS Resort Jambi No 201/06-VI/2019 Tentang Pengangkatan Pengurus Pos PI Simpang Rambutan Periode 2019-2024 dalam Ibadah oleh Sekretaris GKPS Resort Jambi St Meslan Saragih SH dan dilantik oleh Wakil Ketua pengurus GKPS Resort Jambi St Drs GM Saragih MSi.

Pengurus yang dilantik yakni Ketua St Hakta Duduk Purba, Wakil Ketua Sy Letnan Damanik, Sekretaris Donald Girsang, Bendahara Nodeline Purba. Anggota 1. St Edison Sumbayak, 2. St Jekson Purba, 3. Sy Sehat Tua Saragih, 4.Sy Tarmianta Br Sitopu, 5.Sy Hotmauli Br Purba, 6. Sariaman Purba, 7.Jalas Sihaloho, 8.Bona Ebenezer Saragih.  

SK ditetapkan Minggu 9 Juni 2019 ditandatangani oleh Wakil Ketua pengurus GKPS Resort Jambi St Drs GM Saragih MSi, Sekretaris St Meslan Saragih SH diketahui Pendeta GKPS Resort Jambi Pdt Jhon Muliaman Sipayung STh. 

Ibadah Persmian Pos PI Simpang Rambutan dihadiri sekitar 60 orang yang terdiri dari 30 Jemaat GKPS Resort Jambi dan sisanya Jemaat Pos PI Simpang Rambutan. 


Kotbah dibawakan Pdt Jhon Muliaman Sipayung, Agenda St Jabangun Sitopu, Doding Sy H Br Haloho. Ibadah berjalan dengan hikmad meski dengan tempat siadanya yakni sebuah rumah kecil yang dikontrak ditambah sebuah tenda darurat di depan rumah. 

Sebanyak 18 Orang Pemuda GKPS Resort Jambi juga hadir pada Peresmian Pos PI Simpang Rambutan ini. Sementara majelis GKPS Jambi yang hadir yakni Sy F Sipayung (Ketua Seksi bapa GKPS Resort Jambi), Sy R Saragih, St RE Br Girsang, St Drs JT Damanik, Sy N Br Djawak, Ny St Drs GM Saragih Br Damanik, St Awal JD Damanik SE MM (Perutusan Sinode Bolon & Anggota Majelis Gereja).

Pdt Jhon Muliaman Sipayung STh dalam kotbahnya menekankan agar semangat pelayanan di Pos PI Simpang Rambutan tetap dikobarkan. Juga seluruh Jemaat dan Pengurus agar kompak dan bahu membahu dalam menjalankan pelayanan.

“Sadarion dob i resmihon atap iangkat ma (hari ini res diangkat dan diresmikan-red) pengurusni Pos PI i Simpang Rambutan (160 KM dari Kota Jambi). Eta tonggohon hita ma ase boi podas gabe (mari kita doakan agar cepat jadi-red) GKPS Persiapan. Hidup adalah kesempatan. Diatetupa bani haganup na dob mangurupi (terimakasih untuk semua yang bersumbangsih-red) ,” kata St Awal JD Damanik SE MM.

“Kebutuhan dan kerinduan untuk menghadap Sang Pencipta dengan suasana bahasa, budaya serta pemahaman juga lingkungan yang sama akan terasa sangat nyaman bila dapat dipenuhi. Apalagi dapat terwujud setelah dahaga yang lama. Puji Tuhan hari ini peresmian dan pelantikan Pos PI Simp Rambutan, Jambi. Persiapan yang ala kadarnya tidak menyurutkan semangat untuk terus berkarya. "There is the will, there is the way" Terima kasih untuk kebersamaannya, waktu, tenaga dll,” kata St Awal Damanik saat memberikan sambutan.

Usai ibadah, dilanjutkan dengan lelang dan santap siang bersama. Dari hasil lelang terkumpul dana sekitar Rp 4.460.000 untuk Kas Pos PI Simpang Rambutan. 

Jejak Pos PI Simpang Rambutan

Kerinduan penjejakan Pos PI Simpang Rambutan dilakukan oleh Pengurus GKPS Resort Jambi. Pos PI Simpang Rambutan ini sudah pernah dijejaki oleh Pdt JP Tamsar STh saat menjabat Pendeta GKPS Resort Jambi 7 tahun silam.

Pos PI Simpang Rambutan kembali masuk dalam Program Kerja Pengurus GKPS Resort Jambi 2019 dengan anggaran biaya pada pos transportasi dan akomodasi pengembangan Pos PI ke Simpang Rambutan Rp 600.000/ perjalanan selama 12 bulan dengan total anggaran biaya Rp 7.200.000.

Guna menindaklanjuti program itu, Pengurus GKPS Resort Jambi yakni Ketua Pdt Riando Tondang STh, St Drs GM Saragih MSi (Wakil Ketua), St Meslan Saragih SH (Sekretaris), St Jabangun Sitopu (Anggota) melakukan kunjungan ke lokasi Pos PI Simpang Rambutan (Huta Panoban)-(Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjabar) Rabu 3 April 2019 lalu.

Pada kesempatan itu diadakan Partonggoan Perdana di Rumah Keluarga Purba Pakpak/br Garingging. Ambilan oleh Pdt Riando Tondang STh, Agenda St Drs GM Saragih MSi, Doa Syafaat St Meslan Saragih SH, Parmahan Namadear St Jabangun Sitopu.

Kemudian St Meslan Saragih SH menerangkan hasil kunjungan itu pada Sermon Majelis GKPS Jambi, Jumat (5/4/2019) terkait dengan kerinduan sekitar 60 KK warga Simalungun asal Kabupaten Simalungun sekitarnya yang rindu untuk membentuk Pos PI GKPS Jambi dan nantinya mencadi cikal bakal berdirinya GKPS Persiapan Simpang Rambutan, Tanjabar.

Guna mendukung pelayanan ini, pada Minggu 14 April 2019, Pengurus GKPS Resort Jambi memulai Ibadah Kebaktian Minggu Perdana di Simpang Rambutan. Juga pada Sermon diusulkan untuk “Mandurung” di GKPS Jambi untuk penambahan biaya Trasportasi-Akomodasi Pelayanan ke Simpang Rambutan. 

Majelis GKPS Jambi melalui Pimpinan Majelis (Porhanger) St Radesman Saragih SSos mendukung pelayanan Pos PI Simpang Rambutan dan tetap berkoordinasi dengan Majelis GKPS Jambi. Dalam pelayanan juga bisa melibatkan Majelis GKPS Tanah Kanaan Jambi.

Ibadah Perdana pada Minggu 14 April 2019 oleh Pengurus GKPS Resort Jambi yang melayani pada ibadah itu adalah St Drs GM Saragih MSi (Wakil Ketua), St Meslan Saragih SH (Sekretaris), St Jabangun Sitopu (Anggota). 

Ibadah dilaksanakan di rumah salah satu anggota berlokasi di Simpang Rambutan (Huta Panoban)-(Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjabar). Sebanyak 34 orang hadir pada ibadah Perdana pada Pos PI Simpang Rambutan ini. (Asenk Lee Saragih)


Berita Ini Naik juga di Jambipos.id 

Gallery Foto Peresmian Pos PI Simpang Rambutan GKPS Resort Jambi


 
Pdt Jhon Muliaman Sipayung STh.












Sy H Br Haloho dan St Jabangun Sitopu.








 














Satu Rombongan: St F Sipayung, St JB Sitopu, St Drs JT Damanik, St RE Br Girsang, Sy Rosenman Saragih M.



St AWal JD Damanik SE MM.







Satu Rombongan: St F Sipayung, St JB Sitopu, St Drs JT Damanik, St RE Br Girsang, Sy Rosenman Saragih M.



Senin, 03 Juni 2019

Menakar Kandidat Masuk Bursa Calon Bupati Simalungun Periode 2020-2025

Bursa Calon Bupati Simalungun Periode 2020-2025.
Haranggaol, Beritaku-Agenda pesta demokrasi Pilkada serentak akan dilaksanakan September 2020, termasuk Pilkada Kabupaten Simalungun. Tahapan Pilkada Simalungun itu pertangahan tahun 2019 ini sudah dimulai. Kini sudah saatnya menakar bakal calon pada Bursa Calon Bupati Simalungun Periode 2020-2025.

Dalam catatan kaki ini, Penulis menyodorkan empat nama bakal calon pada Bursa Bupati Simalungun. Mereka adalah St Irjen Pol Drs Maruli Wagner Damanik MAP, St Dr Sortaman Saragih SH MARS, Drs Gideon Purba dan AKBP Elisben Purba. 

Plus minus terdapat pada empat sosok kandidat bakal calon ini. Namun ke-empatnya memiliki kerinduan untuk membangun “Tanoh Habonaron Do Bona” Kabupaten Simalungun lebih baik kedepan. Bahkan mereka sudah pernah berbuat untuk kemajuan Simalungun dengan profesi yang mereka sandang saat ini. 

Sosok St Irjen Pol Drs Maruli Wagner Damanik MAP, juga disebut sebagai Jenderal yang konsisten dalam pelayanan gereja. Sukses dalam Karier, Sukses Juga Dalam Pelayanan. Begitulah sosok pria Batak Simalungun kelahiran Tebing Tinggi, Deliserdang, Sumatera Utara, 24 Juni 1961 ini. Dirinya bukan figur yang asing lagi di kalangan petinggi Mabes Polri dan tokoh-tokoh Nasional, apalagi dikalangan Masyarakat Simalungun dan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS). 

Irjen Pol Drs Maruli  Wagner Damanik, M.AP dikenal jenderal polisi yang punya kemampuan intelektual dan mumpuni. Tak heran kalau Dia dipercaya sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Hankam Lembaga Ketahanan Nasional RI (Lemhannas RI). Lemhannas adalah salah satu lembaga pemerintah nonkementerian yang langsung berada di bawah Presiden RI, karena salah satu tugas pokoknya adalah mempersiapkan calon-calon pemimpin Tingkat Nasional.

Selain sukses dalam meniti karier, ternyata Irjen Pol Drs Maruli  Wagner Damanik, M.AP juga konsisten dalam pelayanan di Gereja. Dia kini aktif melayani di GKPS Cikoko Jakarta dan salah satu Sintua (Penatua). St Irjen Pol Drs Maruli  Wagner Damanik, M.AP juga kini sebagai Anggota Majelis Gereja (GKPS). 

Belum lama ini St Irjen Pol Drs Maruli  Wagner Damanik, M.AP dipercayakan sebagai Ketua Umum Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Wanita GKPS Se Indonesia di Balai Bolon GKPS Jalan Pendeta JW Wismar Pematangsiantar, Sabtu-Minggu (7-8 Oktober 2017) lalu.  

Pelaksanaan Pesparawi Wanita GKPS Se Indonesia yang diikuti 36 Kontingan (Tim Vokal Group dan Koor) dari 9 Distrik GKPS se Indonesia itu berjalan sukses. Dengan lobi-lobi yang dilakukan Ketum St Irjen Pol Drs Maruli  Wagner Damanik, M.AP, hadir sejumlah pejabat Sumut pada acara itu.

Pada Peresmian GKPS Tanah Kanaan Jambi, Sabtu-Minggu 28-29 Oktober 2017, St Irjen Pol Drs Maruli  Wagner Damanik, M.AP juga mengadakan seminar berjudul “Kepemimpinan Kristiani yang Membumi”.

Pria yang akrab disapa Pak Wagner ini juga pernah dipercaya sebagai Direktur Pemantapan Transformasi Nilai-nilai Universal Lemhannas RI dan Direktur Materi Pendidikan Lemhannas RI. Wagner memang seorang jenderal yang cukup cerdas. Tak heran kalau banyak tokoh masyarakat Simalungun pernah memintanya supaya bersedia menjadi calon kepala daerah di kampung halamannya. 

Meskipun Jenderal, siapa sangka Wagner adalah seorang aktivis gereja yang taat. Dia kini Sintua di GKPS Cikoko, Jakarta Selatan. St Wagner Damanik juga pernah dipercaya sebagai Ketua Panitia Jubileum 50 Tahun GKPS Cikoko. Menurut Wagner, berkat-berkat yang sudah ia terima dari Tuhan begitu banyak.

“Kalau saya sekarang bisa menjadi jenderal bintang dua, itu bukan karena kemampuan saya, itu Anugerah Tuhan. Jabatan yang diberikan Tuhan ini Anugerah dan titipanNya. Jadi tidak ada yang mesti kita sombongkan dalam kehidupan ini. Saya sebagai pemimpin harus melayani, sebagaimana kepemimpinan Tuhan kita Yesus,” katanya.

Wagner Damanik yang menikah dengan Debora Mayana Purba ini dikaruniai dua anak  yaitu Bratara Dolok Bayu Damanik, SH, adalah lulusan UI Jakarta, dan Bivynka Kemala Damanik kini masih kuliah di ITB Bandung. Bersama anak-anak dan istrinya, Wagner kini hidup bahagia. Apalagi keluarga ini pernah mengalami mukjizat Tuhan, di mana sang istri Debora Mayana Purba sembuh dari penyakit kanker limphoma. Semuanya karena kasih Tuhan dan doa seluruh keluarga,” tukas Pembina Yayasan Peduli Pendidikan Marsiurupan ini. 

Peduli Pendidikan

Kesibukan kerja dan karier, ternyata tak menyurutkan perhatian St Irjen Pol M Wagner Damanik M.AP untuk tetap peduli kampung halaman. Terbukti, Dia menyalurkan beasiswa dan memberi bimbingan belajar gratis kepada siswa SMA di Kabupaten Simalungun, Sabtu,(29/7/2017) lalu.

Wagner Damanik bersama teman di Yayasan Peduli Pendidikan Marsiurupan (YPPM), selain memberi bimbingan belajar (bimbel), juga diisi dengan seminar serta pemberian beasiswa. Pembukaan bimbel YPPM-Ganesha Operation (GO) berlangsung di Auditorium Universitas Simalungun (USI), Sabtu,(29/7/2017) lalu.

Menurutnya, kehadiran YPPM tidak memiliki kepentingan politik maupun kepentingan lain. Murni sebagai kepedulian terhadap kualitas pendidikan di Simalungun. Sekaligus membantu masyarakat Simalungun yang kurang mampu untuk tetap mengikuti bimbingan belajar (bimbel). 

Bimbel itu, sudah dilakukan sejak tahun 2014 lalu dan diberikan secara gratis kepada anak muda atau remaja Simalungun yang memiliki niat atau kemauan belajar. Dengan harapan, bimbel dapat membantu warga (pelajar), masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). 

Sejak dibuka tahun 2014 itu hingga 2019 sudah lebih dari 500 pelajar yang berhasil masuk PTN di berbagai daerah di Indonesia. Seperti, ITB, UGM dan PTN lainnya. Tahun lalu, lebih dari 50 persen, atau sebanyak 78 peserta bimbel YPPM diterima di berbagai PTN. 

Sementara Ephorus (Pimpinan Tertinggi) GKPS Pdt Martin Rumanja Purba melakukan penandatanganan kerjasama (Mou) bidang pendidikan dengan Pimpinan Ganesha Operation (GO) yang di Prakarsai oleh Anggota Majelis Gereja St Irjen Pol.M.Wagner Damanik,MAP pada tanggal 28 Agustus 2017 lalu. Jejak digital karier Wagner Damanik bisa juga dicari di Google.

St Irjen Pol M Wagner Damanik M.AP adalah Tokoh Simalungun yang secara terbuka kepada media menyatakan siap untuk maju sebagai calon Bupati Simalungun pada Pilkada September 2020 mendatang.

Dengan Slogan “Gerakan Membangun Simalungun” (GERBANG SIMALUNGUN)” St Irjen Pol M Wagner Damanik M.AP mengajak semua pihak untuk sama-sama membangun Simalungun lebih baik.

Sortaman Saragih

Sosok Tokoh Muda Simalungun satu ini, terkenal dengan kepemimpinan managemen yang matang. Hal itu tampak pada sejumlah Lembaga Pendidikan miliknya dan Rumah sakit yang dia kelola. 

Meski gagal mencaleg DPR RI Dapil Sumut III sebanyak tiga kali (2009, 2014, 2019) dan pernah gagal maju di Pilkada Kota Pemetangsiantar lewat jalur perseorangan 4 tahun lalu, tak membuat Sortaman Saragih berhenti menggeluti dunia politik.

Karena lewat kebijakan politiklah, bisa memberikan ide-ide dan mewujudkannya dalam  kebijakan. Kini nama Dr Sortaman Saragih juga harum di tengah masyarakat Simalungun karena sukses menghidupkan kembali RS GKPS Bethesda Saribudolok. Bahkan berkat kepiawaiannya dalam managemen RS GKPS Bethesda Saribudok kini sudah resmi jadi provider BPJS.

Sosok St Sortaman Saragih yang kini menjabat Porhanger GKPS Depok ini, juga telah membuktikan dirinya cinta dan militan terhadap Simalungun. Penulis Buku ‘Orang Simalungun” dan “Revolusi Diri” ini patut diperhitungkan masuk dalam bursa balon Bupati Simalungun Periode 2019-2020. 
  
Untuk lebih jelasnya siapa Dr Sortaman Saragih dan perjalanan karier Politik dan usahanya, bisa ditelusuri di Google dengan ragam tulisan berbagai media siber. 

Gideon Purba

Nama Drs Gideon Purba yang kini menjabat sebagai Sekda Pemkab Simalungun juga disebut-sebut bakal masuk bursa Bupati Simalungun. Bahkan Bupati Simalungun Dua Periode JR Saragih memberikan sinyal hijau kalau Gideon Purba layak untuk menggantikan posisinya.

Dukungan dari Ephorus GKPS Pdt Martin Rumanja dan keluarga besar juga mulai tampak untuk mendorong Gideon Purba maju di Pilkada Simalungun September 2020 mendatang. 

Adik kandung Ephorus GKPS ini juga telah menyatakan siap untuk maju dan juga mendapat dukungan dari DR Junimart Girsang (Anggota DPR RI Fraksi PDIP Dapil Sumut III).

Namun banyak pihak yang meragukan kemampuan kepemimpinan Gideon Purba dalam birokrasi. Hal itu tampak dari pengelolaan managemen ASN dan Keuangan Pemkab Simalungun yang banyak mendapat kritikan dan bahkan sampai devisit anggaran. 

Namun demikian, Bupati Simalungun JR Saragih masih mempercayakan Gideon Purba sebagai Sekda Pemkab Simalungun meski banyak catatan-catanan BPK RI soal laporan APBD Pemkab Simalungun lima tahun belakangan.

Soal plus minus sosok rakan jejak Gideon Purba, bisa ditelusuri di Google dalam sejumlah tulisan-tulisan media siber. Apapaun plus minus yang melekat ada Gideon Purba, tetap kita dorong untuk maju di Pilkada Simalungun.

AKBP Elisben Purba

Adalah AKBP Elisben Purba. Sosok Tokoh Muda Simalungun yang dikenal dengan slogan “Patunggung Simalungun” ini bisa jadi akan muncul sebagai kuda hitam di Pilkada Simalungun. 

Sukses dalam Pagelaran Budaya Simalungun yang bertajuk “Simalungun Untuk Indonesia” di Teater Garuda TMII Jakarta Sabtu 21 April 2018 lalu, membuat nama Elisben Purba harum dimata masyarakat Simalungun. 

Bahkan Anggota Polisi yang pernah jadi Tim Penyidik KPK RI ini, disebut-sebut sudah merintis usaha di Pematangraya dibidang jasa transportasi darat dengan mereka “Raya Raja Trans”. 

AKBP Elisben Purba juga bisa diterka bakal masuk bursa calon Bupati Simalungu. Kedekatannya dengan Sekretaris DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan dimungkinkan menjadi jalan mulus dalam memiliki perahu politik jika maju di Pilkada Simalungun. 

Komitmen dan kepedulian Elisben Purba untuk membangun Simalungun tak diragukan lagi. Bahkan militansinya untuk pelestarian Seni, Budaya, Adat Simalungun sudah ditunjukkannnya selama ini lewat berbagai kegiatan Sei Budaya Simalungun.

Sementara jejak digila karier Elisben Purba, seperti dilansir Detik.com, Jumat 02 November 2012 silam, sejumlah penyidik KPK dari polisi mundur. Mereka lebih memilih untuk berkarir di kepolisian. Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menegaskan, surat pengunduran diri penyidik itu juga sudah diterima Polri.

Boy melanjutkan, ada 6 polisi yang berpangkat Komisaris yang sudah bekerja dan mengabdi di KPK selama 4 dan 5 tahun. Mereka mengirim surat yang ditujukan ke pimpinan KPK dan juga Polri.

Nama 6 penyidik yang mundur mereka yakni Kompol Rizki, Kompol Agung Prakosa, Kompol Egi Adrian, Kompol Popon A Sunggoro, Kompol Hendi Kurniawan, dan Kompol Yudistira. Sedang 2 perwira senior yang dikembalikan KPK yakni AKBP Mulya Hakim dan AKBP Elis Ben Purba.

Sementara Tempo.co melansir pada Senin, 21 Maret 2005, lima anggota Polri yang diduga menerima suap dari Adrian Waworuntu, tersangka kasus pembobolan Bank BNI divonis bebas. Mereka adalah Kombes Heri Haryanto (penyidik di Unit Pajak), AKBP Yurod, AKBP Ali Johardi, AKP Elisben Purba, dan AKP Efendi Pangaribuan. 

Dalam kasus ini, ada 17 polisi yang diperiksa. Direktur II Ekonomi Khusus Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Brigjen Andi Chaerudin menjelaskan kelima anggota tersebut dibebaskan dengan pertimbangan prinsip keadilan.(Asenk Lee Saragih)
 

Sabtu, 01 Juni 2019

Ani Yudhoyono Ibu Teladan dan Kisah Cinta Suci SBY

Mengabadikan : Presiden SBY bersama Ibu Negera Ani Yudhoyono mengabadikan komplek Candi Muarojambi dengan melakukan foto bersama di depan Candi Tinggi di Kompleks Candi Muarojambi September 2011 silam. Presiden meminta kepada semua pihak agar tidak merusak komplek Percandian Muarojambi dalam bentuk kegiatan apapun. Foto Dok Asenk Lee Saragih
Jambipos-Kabar duka datang dari keluarga Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Istri SBY,  Hj Kristiani Herawati yang akrab disapa Ani Yudhoyono wafat dalam usia 66 tahun di National University Hospital (NUH) Singapura, pada Sabtu (1/6/2019) Pukul 11.50 waktu Singapura.

Menteri Perindustrian Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II MS Hidayat mengenang Ani Yudhoyono semasa hidupnya sebagai pribadi mengesankan yang penuh keteladanan.

“Ibu Ani bisa memerankan dirinya secara pas. Tidak pernah berlebihan. Kesan saya, Ibu Ani adalah Ibu Negara yang mendampingi Pak SBY dengan penuh keteladanan,” kata Hidayat seperti dilansir Beritasatu.com di Jakarta, pada Sabtu (1/6/2019).

Hidayat yang dikenal bersahabat akrab dengan SBY dan Ibu Ani mengaku sangat bersedih atas meninggalnya Ibu Ani. Di mata Hidayat, sebagai seorang ibu negara, Ani Yudhoyono adalah pribadi mengesankan yang selalu berpikir positif.

“Auranya positif, baik, dan optimistis. Saya kira, berat buat Pak SBY menghadapi kenyataan ini. Mari kita mendoakan agar Pak SBY dan keluarga diberikan kekuatan,” kata Hidayat terbata-bata.

Cinta Kasih SBY 
Ani Yudhoyono saat menjalani perawatan di National University Hospital (NUH), Singapura. (Istimewa) Kesedihan SBY Atas Berpulangnya Ibu Ani Yudhoyono. Merdeka.com
Cinta kasih Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap istrinya, Ani Yudhoyono begitu luar biasa. SBY ingin mencium kening sang istri untuk terakhir kalinya.

"Pak SBY minta satu hal, setelah selesai jenazah Bu Ani dimandikan dan dimasukkan ke dalam peti jenazah, Pak SBY ingin mencium (Ani) sekali lagi," kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca IP Pandjaitan, Sabtu (1/6/2019).

Menurut Hinca, permintaan SBY tersebut membuat suasana haru mendalam. Hinca menambahkan, dua putra SBY dan Ani beserta keluarga telah mengikhlaskan kepergian Ani.

Untuk diketahui, SBY dan Ani menikah sejak 30 Juli 1976. Pasangan ini dikaruniai dua putra yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

SBY dan Ani mempunyai empat cucu. Cucu pertama, Almira Tunggadewi. Putri tunggal AHY dan Annisa Pohan. Sementara buah hati Ibas dan Siti Rubi Aliya Rajasa yakni Airlangga Satriadhi Yudhoyono, Pancasakti Maharajasa, dan Gayatri Idalia Yudhoyono.
"Mas Agus, Mas Ibas, Mbak Aliya, dan Mbak Annisa juga tabah dan ikhlas semua," ucap Hinca.

Hinca menuturkan, jenazah Ani akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019). SBY langsung mengadakan pertemuan keluarga dan kerabat setelah Ani meninggal pukul 11.50 waktu Singapura.

Keluarga dari Ani yang dipimpin Pramono Edhie Wibowo, akan terlebih dahulu bertolak ke Indonesia. Jenazah Ani disemayamkan di KBRI Singapura. "Pak SBY ingin persiapan pemakaman Bu Ani benar-benar siap semua," ucap Hinca.

Postingan Terakhir Ani Yudhoyono

Ani Yudhoyono bersama Susilo Bambang Yudhoyono menghirup udara segar setelah dirawat 3 bulan. Foto yang diposting di Instagram dan facebook pribadinya ini merupakan positingan terakhir Ibu Ani sebelum wafat. ( Foto: facebook )
Ani Yudhoyono yang dikenal pecinta fotografi dan eksis di media sosial selalu memberitahukan kondisinya baik melalui Instagram atau facebook.

Dalam postingan terakhirnya sebelum meninggal, pemilik nama lengkap Kristiani Herrawati ini sempat mengungkapkan harapan sembuh dari penyakit leukimia (kangker darah) yang dideritanya melalui akun Instagram pada 16 Mei 2019.

"Alhamdulillah setelah 3 bulan tidak menghirup udara segar, hari ini saya diperkenan dokter keluar ruangan untuk melihat hijaunya daun, birunya langit dan segarnya udara walau hanya 1-2 jam. Terima kasih Ya Allah.... Semoga kesehatanku semakin pulih. Mohon doa teman-teman semua," demikian tulis Ani Yudhoyono di akun Instagramnya yang dipantau Beritasatu.com, Sabtu (1/6/2019).

Hj. Kristiani Herrawati, atau lebih dikenal dengan nama Ani Yudhoyono, adalah Ibu Negara Republik Indonesia sejak 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014. Wanita kelahiran Yogyakarta 6 Juli 1952 ini menikah dengan Susilo Bambang Yudhoyono pada 1976.

Orang tua Ani Yudhoyono adalah Sarwo Edhie Wibowo, dan Sri Sunarti Hadiyah. Adapun saudara kandungnya Pramono Edhie Wibowo.

Ani Yudhoyono menempuh pendidikan di Universitas Terbuka (1998), dan Universitas Kristen Indonesia (1973–1976).

Tinggalkan Kuliah Kedokteran

Ani Yudhoyono ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu (1/6/2019), pemilik nama asli Kristiani Herrawati ini adalah Ibu Negara Republik Indonesia sejak 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014. Wanita kelahiran Yogyakarta 6 Juli 1952 ini menikah dengan Susilo Bambang Yudhoyono pada 1976 ketika SBY baru saja dilantik menjadi perwira TNI dan menjadi lulusan terbaik. 

Ani Yudhoyono merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan Letjen (purn) Sarwo Edhie Wibowo, dan Sri Sunarti Hadiyah. Dari pernikahannya, Ani dikarunia dua putra yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Mengabadikan : Presiden SBY bersama Ibu Negera Ani Yudhoyono mengabadikan komplek Candi Muarojambi dengan melakukan foto bersama di depan Candi Tinggi di Kompleks Candi Muarojambi September 2011 silam. Presiden meminta kepada semua pihak agar tidak merusak komplek Percandian Muarojambi dalam bentuk kegiatan apapun. Foto Dok Asenk Lee Saragih
Ani sempat kuliah jurusan Kedokteran di Universitas Kristen Indonesia, tetapi pada tahun ketiga meninggalkan bangku kuliah karena pindah untuk mengikuti ayahnya yang ditunjuk menjadi Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan. Ani melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka dan lulus dengan gelar Sarjana Ilmu Politik pada tahun 1998.

Pernah memegang jabatan wakil ketua umum DPP Partai Demokrat, Ani Yudhoyono juga aktif dalam kegiatan sosial di Persit Kartika Chandra Kirana (Persatuan Istri Tentara), Dharma Pertiwi, dan Dharma Wanita selama SBY menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada era Pemerintahan Abdurrahman Wahid dan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan era Pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

Ani Yudhoyono juga dikenal pecinta fotografi dan eksis di media sosial melalui Instagram atau facebook. Dalam postingan terakhirnya sebelum meninggal, pemilik nama lengkap Kristiani Herrawati ini sempat mengungkapkan harapan sembuh dari penyakit leukimia (kangker darah) yang dideritanya melalui akun Instagram pada 16 Mei 2019.

"Alhamdulillah setelah 3 bulan tidak menghirup udara segar, hari ini saya diperkenan dokter keluar ruangan untuk melihat hijaunya daun, birunya langit dan segarnya udara walau hanya 1-2 jam. Terima kasih Ya Allah.... Semoga kesehatanku semakin pulih. Mohon doa teman-teman semua," demikian tulis Ani Yudhoyono di akun Instagramnya yang dipantau Beritasatu.com, Sabtu (1/6/2019).

Presiden Jokowi Ucapkan Belasungkawa
Presiden Jokowi Ucapkan Belasungkawa atas Wafatnya Ani Yudhoyono ( Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV )
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Kristiani Herrawati Yudhoyono yang akrab disapa Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Ibu Ani berpulang pada usia 66 tahun.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dengan didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Sabtu (1/6/2019).

"Perkenankan saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah Ibu Kristiani Herrawati binti Sarwo Edhie Wibowo, Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono pada usia 67 tahun," kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama berdoa bagi almarhumah. Semoga diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran," tuturnya.

Sebelumnya, melalui unggahan di akun Instagram pribadi, Presiden Jokowi menyebut bahwa semasa hidupnya Ibu Ani Yudhoyono adalah tokoh yang senantiasa memberi inspirasi.

"Almarhumah adalah seorang tokoh yang senantiasa memberi inspirasi dan teladan sebagai istri dan Ibu Negara yang setia mendampingi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono semasa menjadi presiden, sebagai ibu dari anak-anaknya, dan sebagai putri seorang prajurit," tulis Presiden Jokowi.(Berbagaisumber/Lee)