SELAMAT IDUL FITRI 1435H

SELAMAT IDUL FITRI 1435H
Dari Ir P Bernhard Panjaitan MM-Kadishub Provinsi Jambi

PRESIDEN PILIHAN RAKYAT JOKOWI-JUSUF KALLA

PRESIDEN PILIHAN RAKYAT JOKOWI-JUSUF KALLA
SELAMAT DATANG PRESIDEN JOKO WIDODO-JUSUF KALLA

Saturday, 30 August 2014

Uang NKRI 2014 Beredar di Jambi Mencapai 1,9 Miliar

 Displaying Ciri-uang-DesainNKRI-picture.jpg
JAMBI-Sejak Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Republik Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa uang Rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014 mulai diberlakukan pada tanggal 17 Agustus 2014 lalu, hingga tanggal 25 Agustus 2014, uang NKRI 2014 yang beredar ke masyarakat Jambi sudah mencapai Rp. 1,9 miliar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Vielloeshant Carlusa melalui Kepala Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan Kantor Perwakilan BI Provinsi Jambi, Ihsan W Prabawa kepada wartawan Sabtu (30/8/2014) mengatakan, sebesar Rp. 1,5 miliar melalui penukaran umum di Bank Indonesia, sementara Rp. 400 juta melalui penarikan oleh perbankan.

Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Republik Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa uang Rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014 mulai diberlakukan, dikeluarkan, dan diedarkan di Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2014 yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia.

HBA Harapkan Pembangunan Rusunawa Segera Selesai

Tebo Tengah Ilir- Tebo, Keberadaan Rumah Susun Siswa (Rusunawa) sangat membantu untuk menampung para santri selama menuntut ilmu di pesantren.


"Rusunawa sangat membantu dan pembangunannya dua tingkat yang bisa menampung seratus anak," jelas HBA. Usai melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rusunawa di Ponpes Baabussalam  Desa Simpang Niam Tebo, Gubernur Jambi HBA mengharapkan pembangunan segera terselaikan,"Semoga cepat selesai dan bisa dimanfaatkan," harap HBA.

Diharapkan tak Jadi Ajang Balas Dendam


*Orientasi Pengenalan Kampus Dinilai Masih Penting


Orientasi Pengenalan Akademi Kampus (OPAK) yang diadakan seluruh perguruan tinggi dalam menyambut mahasiswa baru dilakukan untuk memperkenalkan dunia kampus kepada mahasiswa baru, berbagai cara dilakukan kampus untuk memperkenalkan kampus kepada mahasiswa baru.


KETUA Komisi I DPRD Provinsi Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) Jambi kepada Harian Jambi mengatakan Orientasi Pengenalan Akademi Kampus sudah menjadi rutinitas kampus yang diadakan setiapkali habis penerimaan siswa baru, OPAK merupakan kegiatan yang dilakukan dengan tujuan memperkenalkan situasi kampus. "Orientasi pengenalan akademi kampus itu kan kegiatan rutinitas setiap kampus untuk memperkenalkan kampus," katanya saat di hubungi melalui via telpon.

SEMINAR NASIONAL Selektif Pilih Informasi dari Luar Negeri


Febrian Ruddyard Direktur Timur Tengah Kemenlu RI. IST
JAMBI-Penyerapan informasi dari luar negeri tidak bisa sepotong-sepotong. Harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak salah mengartikan.

Tak kalah penting adalah informasi yang didapat harus bisa menjadi benteng diri agar tidak gampang terpengaruh. Apalagi di era globalisasi dengan segala kecanggihan gadget akan sangat memungkinkan semua warga termasuk para mahasiswa bisa menyerap segala informasi.

GUBERNUR HARAP PROVINSI JAMBI TERUS SEMAKIN MAJU

 Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) berharap agar Provinsi Jambi terus semakin maju. Harapan tersebut dikemukakan oleh gubernur dalam Gubernur Menyapa, dialog interaktif Gubernur Jambi yang diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Jambi, bertempat di studio Pro 2 RRI Jambi, Murni, Kota Jambi, Jumat (29/8) malam. Tema dialog ini adalah Refleksi 4 Tahun Kepemimpinan Hasan Basri Agus - Fachrori Umar.

Dalam dialog yang dipandu oleh pembawa acara senior RRI Jambi, Budi Riyanto dan Suci Rayahu ini, gubernur didampingi oleh Asisten II Sekda Provinsi Jambi, Ir.H.Haviz Husaini, MM, Kepala Bappeda Provinsi Jambi Ir.Sapto Edi, M.TP, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Henrizal, S.Pt,MM, dan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Mahbup Darianto.

Wagub: Provinsi Jambi Kawasan Strategis di Sumatera

Padang-Sumbar, Wakil Gubernur Jambi menyampaikan harapan pembangunan wilayah sumatera memberi perhatian terhadap Provinsi Jambi yang cukup strategis dalam konteks kawasan di Pulau Sumatera."Terletak ditengah Pulau Sumatera peran dan fungsi Jambi strategis dalam konteks kawasan," ungkap Wagub.

Berbatasan dengan Provinsi Sumsel, Riau, Sumbar, Bengkulu dan Kepri memberi harapan pentingnya arah kebijakan pembangunan untuk Provinsi Jambi.

HBA DIANUGERAHI GELAR ADAT "DEMANG SAKTI SUSUN NEGERI"

Desa Koto Rendah, Kab. Kerinci (Humas Pemprov Jambi), Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) dianugerahi gelar adat "Demang Sakti Susun Negeri." Penganugerahan gelar kehormatan tersebut diberikan oleh tokoh adat Desa Koto Rendah dalam acara Kenduri Sko di Rumah Adat Masyarakat Desa Koto Rendah Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci, Rabu (27/8) sore.


 Tokoh adat Desa Koto Rendah M.Wahid, yang bergelar adat Jagung Tuo Susun Negeri membacakan ritual adat penganugerahan gelar adat tersebut.

MASYARAKAT BUNGO DUKUNG HBA LANJUTKAN JAMBI EMAS

Displaying IMG_20140828_170527.jpg
HBA Berbincang dengan Warga Setempat

Paguyuban Masyarakat Bungo : Banyak Kemajuan Di Zaman HBA

Kab. Bungo, Tidak lama lagi, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi Periode 2015 - 2020 akan digelar, yakni tanggal 9 April 2015. Berkaitan dengan itu, semakin banyak dukungan yang mengalir ke Gubernur Jambi (incumbent), H.Hasan Basri Agus (HBA) untuk mencalonkan diri dalam Pilgub tersebut, sekaligus mendukung HBA menjadi Gubernur Jambi periode 2015 - 2020, untuk melanjutkan Jambi EMAS (Ekonomi Maju, Aman, Adil, dan Sejahtera), visi pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi dibawah kepemimpinan HBA.

HBA DIANUGERAHI GELAR ADAT "DEMANG SAKTI SUSUN NEGERI"

Displaying DSC_0592.JPGGubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) dianugerahi gelar adat "Demang Sakti Susun Negeri." Penganugerahan gelar kehormatan tersebut diberikan oleh tokoh adat Desa Koto Rendah dalam acara Kenduri Sko di Rumah Adat Masyarakat Desa Koto Rendah Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci, Rabu (27/8) sore.

Tokoh adat Desa Koto Rendah M.Wahid, yang bergelar adat Jagung Tuo Susun Negeri membacakan ritual adat penganugerahan gelar adat tersebut.

Friday, 22 August 2014

Djan Faridz Cerita Soal Pengembang Tak Mau Bangun Rumah Sederhana

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz
Jakarta -Program hunian berimbang yang dibuat Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mandek. Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz membeberkan beberapa alasan di balik mandeknya program tersebut.

Aturan hunian berimbang sudah diatur di dalam Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) No.10/2012 yang telah mulai berlaku sejak 7 Juni 2012. Intinya, para pengembang wajib membangun permukiman dengan komposisi 3:2:1 (tiga berbanding dua berbanding satu), yaitu tiga atau lebih rumah sederhana berbanding dua rumah menengah berbanding satu rumah mewah.