MENUJU SAMOSIR SATU

MENUJU SAMOSIR SATU
NELSON SITANGGANG MENUJU SAMOSIR SATU

LBBJ

LBBJ
Organisasi Sosial Budaya Berbasis Adat Batak DALIHAN NA TOLU. (KLIK BENNER UNTUK SELENGKAPNYA)

Thursday, 23 October 2014

Hanya Terlambat Bayar Tiga Hari, PLN Jambi Putus Listrik Gereja GKPS Jambi

Gereja GKPS Kotabaru Jambi di Jalan Kanten Sujono No 12 Komplek Gereja Kota Jambi.Foto Rosenman Manihuruk
JAMBI-Warga komplek Gereja Kotabaru, Kota Jambi menilai petugas PT PLN Cabang Jambi terlalu arogan karena memutus aliran listrik ke rumah ibadah dan rumah warga Gereja hanya karena terlambat membayar rekening listrik tiga hari. Petugas PLN Cabang Jambi juga dinilai tidak memiliki tata krama karena tidak berkomunikasi terlebih dahulu dengan warga komplek gereja ketika hendak memutus aliran listrik dan setelah memutus aliran listrik.

Pemutusan listrik ke komplek gereja tersebut juga dilakukan tanpa surat peringatan terlebih dahulu sebagaimana biasa dilakukan pihak PT PLN Jambi kepada para pelanggan.
Hal tersebut dikatakan penghuni komplek Gereja GKPS Kotabaru Jambi, A Siregar dan J Purba kepada Harian Jambi di komplek GKPS Kotabaru Jambi, Kamis (23/10), terkait pemutusan aliran listrik secara sepihak yang dilakukan PT PLN Jambi ke komplek gereja mereka.

Menurut J Purba, biasanya sebelum memutus aliran listrik, pihak PT PLN Jambi terlebih dahulu memberikan surat pemberitahuan mengenai tunggakan pembayaran listrik. Namun pihak PT PLN Jambi langsung memutus aliran listrik ke komplek GKPS Jambi tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. 

Walikota Jambi Buka Jambi Sharia Expo 2014


Walikota Jambi Syarif Fasya saat membuka BI Jambi Sharia Expo 2014 di WTC Kamis 23 Okt 2014-Foto Rosenman Manihuruk
 Upaya Meningkatkan Akses Masyarakat ke Layanan Keuangan

JAMBI-Walikota Jambi H Syarif Fasha bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, V Carlusa secara resmi membuka acara Jambi Sharia Expo 2014 di WTC Batanghari Jambi, Kamis (23/10). Serangkaian acara pembukaan terdiri atas tarian sambutan, penyerahan simbolis akad pembiayaan, penyerahaan simbolis beasiswa dan bantuan, peninjauan stand perbankan dan kata sambutan Walikota Jambi dan V Carlusa. (Baca Berita Terkait : BI Jambi Adakan Jambi Sharia Expo (JSE) 2014 )

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, V Carlusa didampingi Deputi BI Perwakilan Jambi Poltak Sitanggang dan Kepala Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia  Provinsi Jambi, Ihsan W. Prabawa, Kamis (23/10)  mengatakan, Bank Indonesia selaku lembaga intermediasi keuangan, perbankan dituntut memiliki peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah. 

Salah satunya dengan penyaluran pembiayaan ke usaha-usaha produktif. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini, perbankan syariah berlomba-lomba untuk menyalurkan pembiayaan produktif kepada masyarakat. (Baca: Akses Masyarakat Terhadap Bank Syariah Semakin Terbuka)

Sebagai salah satu bentuk kepedulian Bank Indonesia dan perbankan syariah terhadap masyarakat sekitar, pada kesempatan ini diserahkan beberapa bantuan secara simbolis untuk mendukung pendidikan, perekonomian kerakyatan, maupun sosial kemasyarakatan di Provinsi Jambi. 

Disebutkan, kepedulian ini dibungkus melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) oleh KPw BI Provinsi Jambi serta Corporate Social Responsibility (CSR) dari Perbankan Syariah.

Akses Masyarakat Terhadap Bank Syariah Semakin Terbuka

Acara Pembukaan BI Jambi Sharia Expo 2014 di WTC Kamis 23 Okt 2014-Foto Rosenman Manihuruk
 BEASISWA: KPw BI Jambi V Carlusa secara simbolis memberikan beasiswa kepada 80 mahasiswa di dua Perguruan Tinggi Negeri di Jambi yakni, UNJA dan IAIN STS Jambi dengan total nilai Rp 480.000.000. Pemberian beasiswa ditandai penandatangan SPK kerjasama dengan Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Drs. H. Aulia Tasman, M.Sc serta Rektor IAIN Sultan Thaha Saifuddin yang dalam hal ini diwakili oleh Pembantu Rektor III, Prof. Dr. Ahmad Husein Ritonga, M. Ag, Kamis (23/10). ROSENMAN MANIHURUK/HARIAN JAMBI

Jambi Sharia Expo 2014

Penyelenggaraan Jambi Sharia Expo 2014 perbankan syariah didasarkan kepada tantangan untuk membangun keuangan inklusif yakni bagaimana meningkatkan akses masyarakat ke layanan keuangan. Perbankan sebagai salah satu sumber pembiayaan dituntut perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah.

Rosenman MANIHURUK, Jambi

Sebagai lembaga intermediasi antara surplus spending unit dengan defisit spending unit, perbankan diharapkan mampu mengakomodir dan merespon investasi-investasi yang potensial sehingga dapat menggerakkan sektor riil di wilayah setempat.

Acara Jambi Sharia Expo 2014 yang menampilkan iB Vaganza di hall Mall Wiltop Trade Center Batanghari, Kota Jambi ini tentunya merupakan sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi kami dapat hadir di tengah-tengah para pimpinan perbankan syariah, pelaku usaha berbasis syariah serta para pemangku kepentingan setempat untuk saling bersilaturahmi, bertukar pikiran, berbagi informasi, dan bersama-sama memajukan industri perbankan syariah dan juga untuk kemajuan pembangunan ekonomi di Provinsi Jambi.

Hal tersebut diterangkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, V Carlusa secara resmi membuka acara Jambi Sharia Expo 2014 di WTC Batanghari Jambi, Kamis (23/10).

Disebutkan, guna meningkatkan akses masyarakat ke layanan keuangan, Bank Indonesia bersama dengan perbankan Jambi menyelenggarakan agenda rutin yaitu pameran perbankan dan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) unggulan Jambi.

Program tahunan KPw BI Provinsi Jambi ini diselenggarakan 2 (dua) kali setiap tahunnya bekerjasama dengan bank konvensional dan bank syariah se-provinsi Jambi yang dikemas dalam nama Jambi Banking Expo (JBX) dan Jambi Sharia Expo (JSE).

BI Jambi Adakan Jambi Sharia Expo (JSE) 2014



Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi kembali menyelenggarakan hajatan besar tahunan yakni Jambi Sharia Expo (JSE) 2014 bertempat di Hall Wiltop Trade Center (WTC) Jambi, pada Kamis hingga Minggu (23-26/10).

Rosenman MANIHURUK, Jambi

Beberapa key points dalam penyelenggaraan Jambi Sharia Expo 2014 ini, antara lain      Bank Indonesia secara rutin menyelenggarakan pameran perbankan 2 kali dalam satu tahun, Jambi Banking Expo (JBX) yang menampilkan perbankan konvensional dan Jambi Sharia Expo (JSE) yang menampilkan perbankan syariah.

Demikian dikatakan Kepala Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia  Provinsi Jambi, Ihsan W. Prabawa, Rabu (22/10).

Disebutkan, JSE 2014 menghadirkan stan Bank Indonesia, 8 (delapan) bank syariah yang ada di Jambi, dan beberapa UMKM unggulan.

ALIHFUNGSI TERMINAL, Sekda Daru Pratomo Dituding Intelektual Alih Fungsi Terminal Simpang Kawat

POSTER: Seorang LSM meletakkan poster bertuliskan penolakan alih fungsi Terminal Simpang Kawat di depan Gedung DPRD Kota jambi, Rabu (22/10).Foto Asenk Lee Saragih

ALIH FUNGSI: Terminal Simpang Kawat Kota Jambi yang akan disulap jadi Hotel dan Mall oleh PT Bliss Property Indonesia. ROSENMAN MANIHURUK/HARIAN JAMBI


Daru Sengaja Menghindari LSM saat Unjuk Rasa di DPRD Kota Jambi

JAMBI–Hingga kini perjalanan alih fungsi Terminal Simpang Kawat Kota Jambi menjadi maal dan hotel berbintang belum berjalan mulus. Penandatanganan kerjasama dengan Pola Hak Guna Usaha atau BOT yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi dengan rekanan PT. Bliss Property Indonesia terkesan dipaksakan. Era kepemimpinan Walikota Jambi sebelumnya dr Bambang Priyanto rencana alih fungsi ini ditentang keras oleh LSM dan masyarakat. Namun kini aling fungsi itu berjalan mulus. Sekda Kota jambi Daru Pratomo dituding aktor intelektual lolosnya alih fungsi tersebut.

Rosenman MANIHURUK, Jambi

Ada yang mengundang perhatian kalangan pers dan wartawan saat acara Pelantikan Pimpinan DPRD Kota Jambi Periode 2014-2019 di DPRD Kota Jambi, Rabu (22/10). Awalnya sejumlah LSM dari Aliansi Penyelamat Aset Daerah Kota Jambi melakukan aksi unjukrasa secara tertib di depan DPRD Kota Jambi, Rabu (22/10).

Sementara seremoni pelantikan Pimpinan DPRD Kota Jambi di Ruang Paripurna DPRD Kota Jambi berjalan dengan tertib. Sejumlah personil kepolisian tampak menjaga ketat pintu gedung DPRD Kota Jambi.

Namun usai acara pelantikan selesai, tiba-tiba Sekda Kota Jambi Daru Pratomo memilih keluar gedung dewan lebih awal dan menuju mebil dinasnya secara sembunyi-sembunyi. Koordinator LSM Amrizal A Munir sempat menyapanya “Daru...Daru...” namun Sekda berlalu begitu saja dengan melambaikan tangannya sembari buru-buru masuk mobil dan berlalu. “Daru itulah aktor intelektual MOU alih fungsi terminal tersebut,” cetus Amrizal.
Daru Pratomo
Sikap Sekda Kota Jambi tersebut menggambarkan, tudingan LSM kalau Sekda Kota Jambi merupakan “aktor intelektual” meloloskan alih fungsi Terminal Simpang Kawat menjadi sebuah pusat perbelanjaan modern dengan label Jambi City Center (JCC). Pemkot Jambi melakukan penunjukan langsung kepada pengusaha yang ingin membangunnya.

Koordinator LSM Aliansi Penyelamat Aset Daerah Kota Jambi Amrizal A Munir, Rabu (22/10) mengatakan, tidak ada sisi urgensi yang harus dikejar oleh Pemkot Jambi untuk membangun dengan cepat pusat perbelanjaan tersebut. Jika gagal, ataupun diulang lagi proses pelelangan tidak akan menimbulkan kerugian pada anggaran negara. 

“Ada apa dengan Pemkot Jambi, minim peminat kok langsung melakukan penunjukan langsung. Seperti ada yang dipaksakan pada rencana itu," kata Amrizal.

“Selamatkan aset negara, selamatkan aset daerah Kota Jambi dari mafia-mafia aset, kita desak DPRD Kota Jambi membentuk Pansus Aset Terminal Simpang Kawat dan aset-aset Pemkot Jambi lainnya. Kita desak agar Pemkot Jambi membatalkan MOU kerjasama alih fungsi aset daerah terminal tersebut dengan pihak ke tiga. Karena sebelumnya rencana tersebut sudah ditolak oleh DPRD Kota Jambi dan telah dibatalkan Pemkot Jambi sendiri,” kata Amrizal.

Menurut Amrizal, pihaknya juga mendesak DPRD Kota Jambi agar menolak alih fungsi Terminal Simpang Kawat Jilid II untuk dibangun Maal dan Hotel dan dewan segera membentuk Pansus aset tersebut.

Wednesday, 22 October 2014

Mantan Wartawan Itu, Kini Jadi Ketua Dewan

M Nasir SE Ketua DPRD Kota Jambi Periode 2014-2019 .Foto-foto Asenk Lee Saragih
H. Muhammad Nasir SE : Fungsi Sosial Jurnalis Sekarang Semakin Menipis

Perjalanan hidup seseorang memang tak bisa diterka. Ibarat roda pedati, hidup terus berputar, tinggal kita mengarakkannya ke mana. Seperti halnya Joko Widodo, dirinya tak pernah bermimpi jadi Presiden RI ke 7, namun garis tangan membawanya ke sana. Begitu juga seorang wartawan era 1996-2003 di Jambi ini, tak pernah bermimpi jadi Ketua DPRD Kota Jambi, namun nasib perjuangan meraih jabatan itu.

ROSENMAN MANIHURUK, Jambi

Siang itu, Selasa 21 Oktober 2014, tepatnya pukul 11.15 WIB, tampak seorang pria mengenakan kemeja putih motif batik dengan celana bahan warna hitam tengah berbincang-bincang dengan lima orang lainnya. Teman seperbincangan itu ternyata ada wartawan, fotografers amatiran hingga rekan sesama Anggota DPRD Kota Jambi.

Satu dari enam orang itu, ternyata H Muhammad Nasir SE, yakni calon Ketua DPRD Kota Jambi Periode 2014-2019 yang akan dilantik Rabu (22/10). Dengan ramah M Nasir menyambut kedatangan Harian Jambi dan mempersilahkannya duduk disampingya.

Tampak sekilas, tak ada yang berubah cara bertutur kata seorang M Nasir saat dia masih berstatus wartawan era 1999-2003. Berbicaranya yang tenang dan bersahabat, tidak tersirat kalau dirinya bakal menjabat Ketua DPRD Kota Jambi. Itulah sosok seorang M Nasir, mantan wartawan yang kini menjadi politisi muda.

Perjalanan politik M Nasir tergolong sudah cukup lumayan. Saat masih berprofesi sebagai wartawan di Koran Independen tahun 1996-1999 dan tahun 1999-2003 di Koran Jambi Ekspres, dirinya sudah dekat dengan dunia politik karena kerap meliput berita tentang politik.
M Nasir SE Ketua DPRD Kota Jambi Periode 2014-2019 .Foto-foto Asenk Lee Saragih

Berkat pengalaman wartawan yang selalu berhadapan dengan politikus dan pejabat publik, dirinya terdorong untuk menguji karier di dunia politik. Saat itu, tepatnya tahun Pemilu 2004-2009 dirinya ikut mencalonkan sebagai Anggota DPD Perwakilan Provinsi Jambi. M Nasir berhasil meraih suara dan duduk sebagai Anggota DPD RI Periode 2004-2009.

“Sejak menjadi Anggota DPD RI, saya banyak pengalaman di Jakarta dan melobi sejumlah Kementerian dan Banggar DPR RI untuk menyuntikkan alokasi APBN untuk Jambi. Seperti pembangunan Jembatan Batanghari II Jambi, saya bersama Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin saat itu, tak segan-segan bersilaturahmi dengan pejabat tinggi di Jakarta agar bisa mendapatkan kucuran dana APBN,” ujar suami dari Hj Suhaila ini kepada Harian Jambi, Selasa (21/10/2014).

Menurut M Nasir, terjun di dunia Politik sudah daya tarik tersendiri baginya. Kini M Nasir menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Jambi. Dia juga ingin berbuat untuk pembangunan Jambi dengan masuk ke dunia politik.

“Saya mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Kota Jambi karena anjuran Partai, bukan kemauan sendiri. Tapi ini patut saya syukuri karena dipercaya masyarakat Kota Jambi sebagai wakilnya di legislatif lewat Partai Demokrat,” ujar ayah dari M Zahran Nasir, Nasywa Nasir dan Reyhan Nasir ini.

Tidak mudah bagi M Nasir menggeluti dunia politik. Setelah gagal mencalonkan kembali sebagai Caleg DPD RI Provinsi Jambi Pemilu 2009 lalu, dia berbalik profesi sebagai pengusaha gas elpiji dengan PT Bin Daud Karya Maju. Hingga Pemilu 2014, dia disarankan Partai Demokrat untuk Caleg DPRD Kota Jambi. Pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 lalu, dia terpilih dan hari Rabu (21/10) dilantik menjadi Ketua DPRD Kota Jambi.

Pers Kini Dimata M Nasir

Tuesday, 21 October 2014

Hujan Disertai Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Jambi

POHON TUMBANG: Sebuah pohon besar yang terdapat di Simpang Pulai, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi tepatnya di depan Kantor PBSI Jambi tumbang akibat hujan disertai angin kencang Senin (20/10) siang. Satu kios milik warga roboh tertimpa, namun tak ada korban jiwa akibat kejadian ini. EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

UMP Provinsi Jambi Ditetapkan Awal November


Jambi-Upah Minimum Provinsi (UMP) Jambi akan ditetapkan 1 November 2014 mendatang. Saat ini pihaknya baru menyelesaikan survei tahap ketiga. Direncanakan pada Rabu (22/10), Dewan Pengupahan akan mendengar masukan-masukan dari Dinas Soslal tenaga kerja (Dinsosnaker) Kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawas Ketenagakerjaan, pada Dinas Sosial, tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Zulpan, Senin (20/10) mengatakan, dia mengatakan bahwa semua kepala Dinas Sosnaker kabupaten dan kota kita undang termasuk ketua Kadin untuk mendengar masukan-masukan dari mereka, nantinya masukan itu kita himpun sebelum pleno.

Hasil pleno nantinya diparipurnakan oleh DPRD Provinsi Jambi, Jumat (24/10). Setelah disahkan, besaran UMP sesuai kesepakatan berbagai pihak itu di serahkan ke Gubernur Jambi untuk ditelaah. Menurut aturannya, 60 hari sebelum penerapan UMP, Gubernur sudah harus menetapkan besaran UMP tersebut.

Pelantikan Presiden, Suasana Kota Jambi Kondusif

PIDATO PRESIDEN JOKO WIDODO PERDANA DI MPR SENIN 20 OKTOBER 2014
JAMBI-Suasana di Kota Jambi dari Minggu (19/10) malam hingga Senin (20/10) malam cukup kondusif jelang dan pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) di Jakarta, Senin (20/10). Pantauan Harian Jambi di kantor DPRD Kota Jambi dan DPRD Provinsi Jambi, Minggu (19/10) sore dan Senin (20/10) tidak tampak adanya tanda-tanda aksi unjuk rasa untuk menolak pelantikan Jokowi - JK menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI.

Namun, pihak kepolisian di Jambi tetap melakukan pengamanan komplek perkantoran DPRD Provinsi Jambi, kantor Gubernur Jambi, kantor DPRD Kota Jambi, kantor Wali Kota Jambi dan berbagai fasilitas umum penting lainnya.

Bencana Kabut Asap Melanda Jambi, Akibat Borok Ekspansi Sawit yang Tak Terobati

KABUT ASAP: Kabut asat akibat kebakaran lahan dan hutan masih menyelimuti udara Kota Jambi, Senin (20/10). Hujan yang mengguyur Kota Jambi dan sejumlah daerah lainnya belum mampu meredakan kabut asap di Jambi. FAJAR YOGI ARINSANDI/HARIAN JAMBI
“Ssttt…sstttt…diam, Nak,…diam Nak,…!!!”. Kata – kata tersebut berulang – ulang diucapkan Dona (35) untuk menghentikan tangis bayi perempuannya yang masih berusia dua bulan. Bayinya menangis terus karena terkena flu dan gejala infeksi saluran pernafasan (ISPA).

“Anak saya nangis terus Bang. Susah mendiamkannya. Mungkin karena dia flu dan batuk. Hidungnya tersumbat, susah bernafas. Ini akibat asap mungkin. Sudah berobat, tetapi belum sembuh,”keluh Dona dengan nada resah kepada Harian Jambi di rumahnya, Jalan Pangeran Hidayat, Paal V, Kotabaru, Kota Jambi, Senin (20/10).

Dona mengeluh karena sejak anaknya lahir, pertengahan Agustus lalu hingga pertengahan Oktober ini, asap tebal terus – menerus menyelimuti Kota Jambi. Asap yang menyebabkan kualitas udara memburuk membuat bayinya sudah beberapa kali terkena flu dan batuk.

Keluhan Dona terkait dampak asap terhadap kesehatan anak-anak tersebut juga dirasakan ribuan keluarga di Kota Jambi. Keluhan tersebut muncul karena selama bencana asap melanda Kota Jambi hampir tiga bulan terakhir, warga masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi korban ISPA sangat banyak.