WISATA BAHARI

WISATA BAHARI
DANAU TOBA-HORISAN HARANGGAOL

Thursday, 4 February 2016

Stikers Selamat HUT GKPS Jambi Ke 33

Stiker Selamat HUT GKPS Jambi Ke 33 (24 April 2016).  By:Asenk Lee Saragih. (Sumber: gkps-jambi.blogspot.co.id)

Selamat Datang dan Melayani Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh di GKPS Resort Jambi

 St Meslan Saragih SH (kanan) , Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh  (tengah) Jonathan Saragih (kiri), Kamis (4/2/2016). Foto Asenk Lee Saragih
GKPS JAMBI-Selamat Datang dan Melayani Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh di GKPS Resort Jambi. Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh tiba di Jambi, Kamis (4/2/2016) dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Sebelum ke GKPS Resort Jambi, Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh melayani di GKPS Resort Tarutung.
 
Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh bertolak dari Tarutung, Selasa (2/2/2016) naik Bus ALS. Tiba di Loket ALS Jambi dijemput oleh Pemuda GKPS Jambi, Kamis dini hari.
 
Tiba di GKPS Jambi dan beristirahat di Rumah Pendeta GKPS Resort Jambi. Vikar ini disambut Sekretaris GKPS Resort Jambi, St Meslan Saragih SH, Jonathan Saragih, Pengantar Jemaat GKPS Jambi St Radesman Saragih STh. 
 
 "Selamat datang dan melayani di GKPS Resort Jambi. "Menceburkan" dirima ham bani jemaat na dua kuria on. Selamat melayani ma bamu," ujar St Radesman Saragih STh. (Asenk Lee Saragih). (Sumber: http://gkps-jambi.blogspot.co.id)


 Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh Kamis (4/2/2016). Foto Asenk Lee Saragih

 St Meslan Saragih SH (kanan) , Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh  (tengah) Jonathan Saragih (kiri), Kamis (4/2/2016). Foto Asenk Lee Saragih

Motor Milik Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh Kamis (4/2/2016). Foto Asenk Lee Saragih

Motor Milik Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh Kamis (4/2/2016). Foto Asenk Lee Saragih

Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh bertolak dari Tarutung, Selasa (2/2/2016) naik Bus ALS. Tiba di Jambi Kamis (4/2/2016) Dini hari.Foto Frando Purba (FB)

Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh bertolak dari Tarutung, Selasa (2/2/2016) naik Bus ALS. Tiba di Jambi Kamis (4/2/2016) Dini hari.Foto Frando Purba (FB)

Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh bertolak dari Tarutung, Selasa (2/2/2016) naik Bus ALS. Tiba di Jambi Kamis (4/2/2016) Dini hari.Foto Frando Purba (FB)

Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh bertolak dari Tarutung, Selasa (2/2/2016) naik Bus ALS. Tiba di Jambi Kamis (4/2/2016) Dini hari.Foto Frando Purba (FB)

Vik Pdt Jensi Purba Pakpak STh bertolak dari Tarutung, Selasa (2/2/2016) naik Bus ALS. Tiba di Jambi Kamis (4/2/2016) Dini hari.Foto Frando Purba (FB)

Monday, 1 February 2016

Waspada!...Virus Zika Terdeteksi di Jambi



Presiden Brasil, Dilma Rousseff, telah menyeru kepada para pemimpin negara Amerika Latin untuk bersatu dalam memerangi virus Zika.Foto BBC

Pasien Lelaki Berusia 27 Tahun Terinfeksi Virus Zika di Jambi

BERITAKU-Virus Zika dipastikan telah ditemukan di Indonesia pada 2015. Penyebaran virus itu melalui nyamuk Aedes aegypti dan gejalanya mirip demam berdarah, yang membuat keberadaannya tidak dikenali secara spesifik. Virus itu bisa meluas, terutama di daerah-daerah endemis demam berdarah.

Lembaga Biologi Molekuler Eijkman pertama kali menemukan ada virus Zika di Indonesia. ”Awalnya ada wabah dengue (demam berdarah) di Jambi pada Desember 2014-April 2015. Kami diminta memeriksa 103 sampel darah pasien yang diduga kena dengue itu,” kata Deputi Direktur Eijkman Herawati Sudoyo di Jakarta, Jumat (29/1/2016).


”Ada satu sampel yang setelah diteliti tak ada indikasi dengue. Setelah dikaji lebih jauh, ditemukan virus Zika dalam sampel pasien itu,” ujarnya.


Peneliti Emerging Virus Research Unit Lembaga Eijkman, Frilasita Yudhaputri, mengatakan, berdasarkan riwayat perjalanan pasien, ia tak pernah ke luar negeri atau daerah lain. Jadi, disimpulkan, virus Zika telah berkembang di Jambi, tetapi tak terdeteksi karena penderita dianggap kena dengue.


”Begitu ada temuan, kami melaporkannya ke Kementerian Kesehatan melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi pada September 2015. Kami juga publikasikan temuan itu di jurnal internasional,” ucapnya.


Penemuan virus Zika di Jambi itu ibarat fenomena puncak gunung es karena kemungkinan menyebar luas, tetapi warga yang terinfeksi dianggap kena demam berdarah dengue (DBD). Menurut Herawati, gejala penyakit akibat virus Zika ialah panas, sakit persendian, sedikit ruam-ruam, dan radang di selaput mata. ”Penyakit ini langsung hilang, tak perlu diobati,” katanya.


Herawati mengungkapkan, ada temuan di Brasil tentang kaitan serangan Zika dengan kelainan janin. Ibu hamil yang terinfeksi virus Zika cenderung melahirkan bayi yang mengalami mikrosefalus, kelainan otak dengan ukuran kepala lebih kecil daripada ukuran rata-rata.


Strain virus


Frilasita Yudhaputri mengatakan, virus Zika yang dapat diisolasi dari pasien lelaki berusia 27 tahun di Jambi punya strain sama dengan yang ditemukan di negara lain di Asia, seperti Thailand. Virus Zika di Brasil yang diduga memicu kelainan perkembangan janin memiliki strain berbeda dengan di Asia.


Namun, menurut Herawati, karakteristik virus ialah cepat bermutasi. Karena itu, kemungkinan terburuk dampak virus Zika pada kelainan janin di Indonesia perlu diantisipasi. Ia menyarankan, ada survei dan pemeriksaan lebih intensif agar keberadaan virus terdeteksi daerah penyebarannya.


Untuk mengatasinya, menurut Herawati, jalan terbaik ialah memutus siklus vektornya, yakni nyamuk Aedes aegypti yang juga menyebarkan DBD. Masalahnya, DBD pun belum teratasi.


Secara terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Oscar Primadi, kemarin, meminta masyarakat agar tak panik terhadap merebaknya virus Zika di luar negeri. Sebab, penularan penyakit Zika amat mirip dengan DBD yang biasa dihadapi Indonesia tiap tahun. ”Kuncinya sama dengan DBD, yakni pemberantasan sarang nyamuk,” ucapnya.


Di sisi lain, kepastian informasi virus Zika terkait microcephaly atau kepala mengecil pada bayi baru lahir masih diteliti. Kemenkes menunggu laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).


Mewakili Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes M Subuh, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Wiendra Waworuntu menyatakan, warga diimbau agar mewaspadai penyebaran jentik nyamuk Aedes aegypti dan memberantas sarang nyamuk. Itu bisa mencegah penularan DBD dan virus Zika. Warga juga diminta tak bepergian ke negara-negara yang terkena wabah virus Zika.


Cara membedakan virus Zika dari dengue adalah uji laboratorium. Di Indonesia, dua lembaga memiliki laboratorium untuk mengujinya, yakni Lembaga Eijkman serta Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes, karena dilengkapi laboratorium dengan level keamanan biologi 3+.


Kepala Sub-Direktorat Surveilans dan Respons Kejadian Luar Biasa Kemenkes Ratna Budi Hapsari dalam siaran pers, menyatakan, dengan pemantauan sejak lama, amat jarang kasus infeksi virus Zika di Indonesia. ”Tak pernah sampai ada KLB dan kebanyakan tak sampai dirawat di rumah sakit,” ujarnya.


Persiapan Olimpiade


Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan mengeluarkan pedoman pencegahan penyakit akibat virus Zika bagi atlet yang akan tampil pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, pada 5-21 Agustus. Presiden IOC Thomas Bach, Kamis (28/1), mengatakan, IOC bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia, pemerintah, dan Komite Olimpiade Brasil.


”Kami berupaya memastikan keamanan dan keselamatan atlet ataupun penonton dari ancaman virus Zika selama penyelenggaraan Olimpiade,” kata Bach.


Mewabahnya virus Zika jadi pekerjaan rumah serius yang harus diselesaikan Brasil yang baru pertama kali menjadi tuan rumah Olimpiade. Pada pekan olahraga antarnegara sedunia ini, diperkirakan hadir sekitar 10.000 atlet. Meski suhu udara cenderung sejuk saat Olimpiade yang bisa mengurangi nyamuk, antisipasi disiapkan.


Pertemuan membahas hal itu digelar IOC dan Komite Olimpiade Brasil di kantor pusat IOC di Lausanne, Swiss, 1-2 Februari nanti. Tempat pertandingan dan wisma atlet akan diinspeksi.


Sejumlah negara mengeluarkan peringatan kepada para atletnya. Menteri Olahraga Rusia Vitaly Mutko mengungkapkan, atlet rentan terkena virus Zika karena latihan berat mengurangi daya tahan tubuh mereka. ”Kami akan berupaya keras melindungi kesehatan atlet,” ujarnya.


Di Australia, para atlet diingatkan agar melindungi diri dengan mengenakan baju lengan panjang dan celana panjang untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk selama di Brasil. Mereka juga diminta tidak membuka jendela dan lebih disarankan menyalakan penyejuk udara.


Juru bicara Asosiasi Olimpiade Inggris menyatakan, tim medis mereka bekerja sama dengan spesialis di London School of Tropical Medicine, untuk memastikan anggota tim diberi informasi terbaru tentang obat dan strategi pencegahan.


Pihak WHO mengatakan, virus itu menyebar cepat dan bisa menginfeksi sampai 4 juta orang di Benua Amerika. Untuk itu, negara-negara tropis Asia Tenggara pun bersiap menghadapi virus Zika. Malaysia mengingatkan, wabah itu bisa menyebar cepat.


Di Thailand dilaporkan ada satu kasus Zika tahun ini, kemungkinan penyebaran Zika rendah. Itu karena akses lebih baik pada layanan kesehatan dan Thailand berurusan dengan daerah lebih kecil.


”Thailand adalah negara ukuran sedang dengan sistem kesehatan masyarakat yang baik dan fasilitas medis mudah diakses,” kata Amnuay Gajeena, Direktur Jenderal Pengawasan Penyakit kepada Reuters.


Menurut Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand, negara itu mendeteksi kasus pertama Zika pada 2012 dan mencatat lima kasus setahun. Kriengsal Limkittikul, Asisten Guru Besar Kedokteran Tropis Universitas Mahidol, Bangkok, mengatakan tak cukup informasi tentang Zika, tetapi hanya soal waktu sebelum lebih banyak kasus dilaporkan di Thailand.  (AIK/JOG/REUTERS/AFP/OTW/DI/KOMPAS.COM)

Sunday, 31 January 2016

Memotret Lalat "Bercumbu Kawin" di Taman Rimba Jambi

Foto Rosenman Manihuruk (Asenk Lee Saragih).
BERITAKU-Sabtu 30 Januari 2016 pagi, saya ikut mendampingi anak saya Ezer Twopama Manihuruk bersama Murid TK Xaverius 2 Jambi. Saat berkeliling Kebun Binatang itu, mata saya tak sengaja tertuju kepada dahan bambu yang tampak menghijau. 

Tampak yang juag dua ekor lalat saat "bercumbu kawin". Lensa kamera Nikon D40 Lensa Tamron Membidik "ulah" dua lalat tersebut. Berikut ini hasil intipan lensa kepada dua lalat yang "bercumbu kawin" itu. Foto Rosenman Manihuruk (Asenk Lee Saragih).
Dua ekor lalat saat "bercumbu kawin". Lensa kamera Nikon D40 Lensa Tamron Membidik "ulah" dua lalat tersebut. Berikut ini hasil intipan lensa kepada dua lalat yang "bercumbu kawin" itu. Foto Rosenman Manihuruk (Asenk Lee Saragih).


Dua ekor lalat saat "bercumbu kawin". Lensa kamera Nikon D40 Lensa Tamron Membidik "ulah" dua lalat tersebut. Berikut ini hasil intipan lensa kepada dua lalat yang "bercumbu kawin" itu. Foto Rosenman Manihuruk (Asenk Lee Saragih).

Dua ekor lalat saat "bercumbu kawin". Lensa kamera Nikon D40 Lensa Tamron Membidik "ulah" dua lalat tersebut. Berikut ini hasil intipan lensa kepada dua lalat yang "bercumbu kawin" itu. Foto Rosenman Manihuruk (Asenk Lee Saragih).

Dua ekor lalat saat "bercumbu kawin". Lensa kamera Nikon D40 Lensa Tamron Membidik "ulah" dua lalat tersebut. Berikut ini hasil intipan lensa kepada dua lalat yang "bercumbu kawin" itu. Foto Rosenman Manihuruk (Asenk Lee Saragih).

Dua ekor lalat saat "bercumbu kawin". Lensa kamera Nikon D40 Lensa Tamron Membidik "ulah" dua lalat tersebut. Berikut ini hasil intipan lensa kepada dua lalat yang "bercumbu kawin" itu. Foto Rosenman Manihuruk (Asenk Lee Saragih).

(Baca Juga: Mengedukasi Anak Didik TK Xaverius 2 Jambi ke Taman Rimba Jambi )

Mengedukasi Anak Didik TK Xaverius 2 Jambi ke Taman Rimba Jambi

Mengedukasi Anak Didik TK Xaverius 2 Jambi ke Taman Rimba Jambi Sabtu 30 Jan 2016. Anak-anak banyak mengetahui nama hewan dan keragaman hewan dilindungi. Foto Asenk Lee Saragih.  
(Foto Selengkapnya Klik Di Sini) 

BERITAKU-Mengedukasi Anak Didik TK Xaverius 2 Jambi ke Taman Rimba Jambi Sabtu 30 Januari 2016 Pagi. Anak-anak banyak mengetahui nama hewan dan keragaman hewan dilindungi di Taman Rimba Jambi yang jaraknya hanya 500 meter dari Terminal Bandara Sultan Thaha Jambi yang baru.

Menurut Kepala Sekolah TK Xaverius 2 Jambi, Wati, kegiatan itu dilakukan pihak sekolah satu kali dalam setahun. Hal itu guna mengedukasi anak-anak terhadap lingkungan, khusunya mengenalkan jenis -jenis hewan kepada anak didik. Sejumlah sekolah TK dan SD tampak melakukan kunjungan setiap hari Sabtu ke taman rimba tersebut. (Asenk Lee Saragih).
Mengedukasi Anak Didik TK Xaverius 2 Jambi ke Taman Rimba Jambi Sabtu 30 Jan 2016. Anak-anak banyak mengetahui nama hewan dan keragaman hewan dilindungi. Foto Asenk Lee Saragih.

Mengedukasi Anak Didik TK Xaverius 2 Jambi ke Taman Rimba Jambi Sabtu 30 Jan 2016. Anak-anak banyak mengetahui nama hewan dan keragaman hewan dilindungi. Foto Asenk Lee Saragih.

Kepala Sekolah TK Xaverius 2 Jambi Ibu Wati. Mengedukasi Anak Didik TK Xaverius 2 Jambi ke Taman Rimba Jambi Sabtu 30 Jan 2016. Anak-anak banyak mengetahui nama hewan dan keragaman hewan dilindungi. Foto Asenk Lee Saragih.

Mengedukasi Anak Didik TK Xaverius 2 Jambi ke Taman Rimba Jambi Sabtu 30 Jan 2016. Anak-anak banyak mengetahui nama hewan dan keragaman hewan dilindungi. Foto Asenk Lee Saragih.



Ibu Siska Membagikan makan dan minum kepada anak didik usai berkeliling melihat-lihat satwa. Mengedukasi Anak Didik TK Xaverius 2 Jambi ke Taman Rimba Jambi Sabtu 30 Jan 2016. Anak-anak banyak mengetahui nama hewan dan keragaman hewan dilindungi. Foto Asenk Lee Saragih.

Ezer Twopama Manihuruk. Menunggang Gajah di Taman Rimab Jambi. Satu Orang Karcis Rp 15.000 Satu Kali Lintasan Sepanjang 50 Meter. Foto Asenk Lee Saragih.

Mengedukasi Anak Didik TK Xaverius 2 Jambi ke Taman Rimba Jambi Sabtu 30 Jan 2016. Anak-anak banyak mengetahui nama hewan dan keragaman hewan dilindungi. Foto Asenk Lee Saragih

Ezer Twopama Manihuruk. Menunggang Gajah di Taman Rimab Jambi. Satu Orang Karcis Rp 15.000 Satu Kali Lintasan Sepanjang 50 Meter. Foto Asenk Lee Saragih.

Friday, 29 January 2016

Marrokkap Dung Matua (Shandy Trio) Lirik

 
Rappak Marsoban Hita NaduaTu
Harangan I Mulak Sikkolai
Hu hehei Ma Ho Mekkel Suping Ho Tua Au
Borhat ma au Tu Parjalangan i
Roho Tuau Pahattus Padani
Alai dang Marrokkap
Hita Tingkii... 
 
Ref: Hape dung matua Marrokkap ma hita
Boi Pajumpang muse
Aha nabuni di rohatta
Gabe boi ito hita Pasada 
Dainang Manodo Hodo Itu Nalao Parumaenna i
Dang Huoloi Dainang
Manuntun Lomo Au Tingki i 
 
Hubilang bilangi 
Sude naung salpu i
Manektek ilu alani lasni roha
Hape dung botari
Pajumpang dohot Ho... 
 
Back To Ref:

Perayaan HUT Bersama Bulan Januari TKA-B-KB Xaverius 2 Jambi

Ezer Twopama Manihuruk
BERITAKU-Perayaan Ulang Tahun Bersama Bulan Januari TKA-B-KB Xaverius 2 Jambi Jumat 29 Jan 2016 Pagi berjalan penuh kebahagiaan. Seluruh siswa TK A, B, KB yang masuk siang ikut serta merayakan ulang tahun anak yang berulang tahun pada Bulan Januari. (Foto Banyak Klik di FB Ini)

Suasana gembira disambut oleh para anak didik. Setidaknya ada 4 siswa yang hadir didepan yang berulang tahun pada Bulan Januari. Salah satunya Ezer Twopama Manihuruk ( Lahir 16 Jan 2010) Kelas TKB Orange.

Guru-guru TK Xaverius 2 Jambi juga ikut merasakan kebahagiaan anak yang berulang tahun. Pihak sekolah pad akhir acara memberikan bingkisan kado ulang tahun kepada seluruh anak yang hadir. JUga diberikan secara bersama makan kue ulang tahun bersama orang tua yang anaknya berulang tahun.Selamat Ulang Tahun. (Asenk Lee Saragih). 




















OM LUKAS
 

Thursday, 28 January 2016

Pemprov Jambi Siap Hadapi Banjir


Kadis PU Provinsi Jambi Ir PB Panjaitan MM (kanan) saat mendampingi Basuki Hadi Muljono Menteri Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat  PU saat meninjau pembangunan Dam Penanggulangan Banjir di Jambi Timur, Kota Jambi, Oktober 2015 lalu. Foto Asenk Lee Saragih.

Jambi-Provinsi Jambi menjadi salah satu Provinsi yang paling siap menghadapi bencana banjir dan tanah longsor. Kesiapan instansi terkait dalam menghadapi banjir di Jambi dinilai sudah maksimal. Sehingga dampak banjir di Jambi tidak sampai menelan korban dan merusak ekosistem khususnya pertanian tanaman pangan.

Hal itu disampaikan Pj.Gubernur Jambi Irman usai menjamu Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Rizal Djalil, Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Mudjiadi bersama Direktur Sungai dan Pantai, Ditjen Sumber Daya Air Kementrian PU Hari Suprayogi, di rumah dinas Gubernur Jambi, Rabu (28/1).

Dijelaskan, bahwa kedatangan para pejabat dari pusat ini diantaranya adalah untuk melihat langsung kesiapan dari pemerintah Provinsi Jambi dalam