.

.
.

Jumat, 05 September 2014

Tempat Perlombaan MQKN Bernuansa Ponpes

Tempat lomba MQKN bernuansa Pondok Pesantren.Foto-foto KAHARUDDIN
JAMBI - Tempat berlangsungnya seluruh cabang perlombaan pada Musabaqah Qira’atil Kutub Nasional (MQKN) ke-V di Provinsi Jambi secara khusus dibuat sederhana sesuai dengan kekhasan santri pondok pesantren.

Tenda–tenda mirip tenda jemaah haji saat di Padang Arafah tampak berjejer rapi di seputaran arena utama MQKN yang berada di Ma’had Aly Pondok Pesantren As’ad Jambi Kota Seberang.

Menurut Ketua Panitia Lokal MQKN sekaligus Kepala Kemenag Provinsi Jambi Mahbub Daryanto, melalui Faspihani selaku Ketua Bagian Informasi MQKN kepada Harian Jambi Kamis (4/9), sebanyak 21 cabang lomba pada MQKN ke-V sesuai jadwal yang telah ditentukan Kamis (4/9).


Ada pun dewan hakim MQKN ini diisi oleh para pengasuh pondok pesantren dan akademisi Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). “Mereka akan menjadi juri pada mata lomba yang dibagi dalam tiga tingkatan, Ula (dasar), Wustha (menengah), dan Ulya (tinggi). Ada pun disiplin ilmu yang dilombakan antara lain: Tafsir, Hadits, Fiqih, Ushul Fiqih, Akhlak, dan Tarikh,” katanya.



Ditambahkannya, seluruh provinsi telah mengutus kafilah-kafilah terbaiknya yang akan mengikuti 21 cabaang lomba pada MQKN ke-V di Provinsi Jambi. “Untuk para kafilah yang mengikuti lomba akan dibagi kepada beberapa bagian antara lain Marhalah Ula yang berusia maksimal 14 tahun, Marhalah Wustha berusia maksimal 17 tahun dan Marhalah Ulya dengan batas maksimal berusia 20 tahun,” ujarnya.(khr/lee)

Tidak ada komentar: