.

.
.

Tuesday, 31 July 2012

Jelang Mudik, Belasan Alat Berat Ditempatkan di Jalur Rawan Longsor


Rusak : Puluhan kilometer jalan Nasional Lintas Timur Jambi tepatnya di kilometer 137, km 145, km 160, km 168, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi rusak berat. Jalan ditemukan banyak lobang dan terkelupas. Bahkan kerusakan jalan sudah kerap memakan korban pengendara. Foto batakpos/rosenman manihuruk

Jambi, BATAKPOS

Jelang dan selama mudik lebaran, sebanyak 11 unit alat berat ditempatkan di jalur rawan longsor. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi akan menyiapkan sebelas alat berat di 11 posko sebagai antisipasi arus mudik lebaran tahun ini. Sebelas posko berada di ruas jalan Jambi-Sengeti-Simpang Tuan-Merlung-batas Riau.

Kemudian di jalur mudik Tempino-Muarabulian, ruas jalan Muaratembesi-Sarolangun, ruas jalan Simpang Pelawan-Pekan Gedang dan ruas jalan Pulau Rengas-Ranah Alai. Kemudian selanjutnya di ruas Jalan Pulau Tamiang-Simpang Logpon.

Selanjutnya di ruas Jalan Lubuk Kambing-Simpang Niam, ruas Jalan Bungo-batas Sumatra Barat, ruas Jalan Bangko, ruas Jalan Sanggaran Agung-Sungai Penuh dan terakhir di ruas Jalan Sungai Penuh.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi, Ivan Wirata kepada wartawan, Senin (30/7) mengatakan, pendirian posko alat berat tetap dilakukan oleh pihaknya. Terutama di titik-titik ruas jalan yang rawan longsor. 
“Langkah ini untuk mengantisipasi terjadinya longsor yang mengakibatkan arus lalu lintas saat mudik lebaran terganggu. Kita tetap siapkan posko alat berat. Nanti bidang Alkal bekerjasama dengan rekanan. Apalagi saat ini rekanan juga banyak yang sedang melakukan pengerjaan proyek yang didanai dana APBN murni maupun APBD murni tahun 2012,” katanya.

Menurut Ivan Wirata, pihaknya menargetkan 90 persen ruas jalan di Provinsi Jambi, baik yang berstatus jalan provinsi maupun jalan nasional sudah bisa fungsional sebelum Hari Raya Idul Fitri 1433 hijriah/2012 Masehi.

“Saat ini Dinas PU terus menggenjot perbaikan ruas-ruas jalan tersebut. Kita optimis jika 90 persen jalan baik provinsi dan nasional bisa ungsional sebelum lebaran. Apalagi, saat ini kondisi jalan di Provinsi Jambi sudah 75 persen dalam kondisi fungsional,”ujarnya.

Disebutkan, pihaknya tetap meminta kepada seluruh rekanan yang ada di Dinas PU, menyiapkan alat-alat pendukung seperti alat berat pada ruas-ruas jalan yang masih rusak atau rawan longsor.

Dikatakan, pihaknya membuat tim penanganan kelancaran ruas jalan menghadapi lebaran tahun ini. Juga telah dilakukan kerjasama dengan balai jalan nasional untuk penanganan ruas jalan jelang lebaran tahun ini.

Dinas PU Provinsi Jambi sudah mempunyai tim swakelola untuk penanganan darurat. Bahkan alat-alat berat beserta mandor-mandor jalan yang disiapkan pada ruas-ruas jalan provinsi sudah dianggarkan satu tahun. Begitu juga untuk perbaikan dan minyak alat berat itu.

Rawan Keamanan Mudik

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi, Ir Bernhard Panjaitan MM kepada BATAKPOS, mengatakan, sejumlah titik rawan kemananan di tiga kabupaten di Provinsi Jambi selama mudik lebaran patut diwaspadai. Titik rawan jalur mudik itu terdapat di Kabupaten Sarolangun, Bungo, dan Kerinci. Ketiga daerah tersebut merupakan perlintasan yang menghubungkan antar provinsi.

 “Titik rawan di Sarolangun yakni daerah Rangkiling atau sepanjang jalan Mandiangin. Kemudian di Bungo yakni daerah perbatasan antara Bungo-Sumatera Barat, serta jalan Bangko – Kerinci,”katanya.

Tiga lokasi yang dianggap rawan itu nanti didirikan pos terpadu. “Itu harus pos tersendiri  karena selama ini dianggap rawan. Posnya terpadu. Direncanakan akan dibentuk Pos Angkutan Lebaran (PAL). Pos ini untuk mengantisipasi tindak kriminal yang mungkin terjadi selama mudik lebaran,”katanya.

Disebutkan, kejahatan seperti sering terjadi hipnotis dan sebagainya. Itu akan diantisipasi dari PAL tersebut.  Pos angkutan lebaran ini, akan diberlakukan pada H-10 hingga H+10 lebaran. Antisipasi itu dimaksudkan agar transportasi selama mudik lebaran bisa lancer dan terkendali. RUK


Rumah Pintar Provinsi Jambi Cakrawala Pendidikan Kreatis Segala Usia

Jambi, BATAKPOS

Rumah Pintar Provinsi Jambi direncanakan sebagai percontohan sebagai cakrawala pendidikan anak secara dini. Program rumah pintar ini sudah jelas yakni memberdayakan masyarakat guna meningkatkan taraf hidup menuju masyarakat sejahtera.

Demikian dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi Hj. Yusniana Hasan Basri, Senin (29/7) usai membuka Sosialisasi dan Koordinasi Program Rumah Pintar se-Provinsi Jambi, yang dilaksanakan di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jambi.

“Saya sangat bahagia dan bangga hari ini, karena hari ini hadir Sekretaris Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), Ibu Rosi Anton Apriantono, yang langsung menjelaskan tentang rumah pintar. Karenanya saya sengaja mengundang para istri Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi untuk mengikuti sosialisasi dan koordinasi tentang Rumah Pintar ini, ”katanya.

Disebutkan, bahwa saat ini dari 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi hanya Kota Sungai Penuh yang belum memiliki Rumah Pintar, karena Kota Sungai Penuh merupakan kota pemekaran termuda tetapi ini sudah akan dibangun pada tahun ini.

“Anggarannya sudah tersedia, tetapi di Jambi sudah berdiri 11 rumah pintar. Dimana untuk Kabupaten Sarolangun saat ini sudah memiliki dua rumah pintar. Kedepan diharapkan semua kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi juga tidak hanya memiliki satu rumah pintar,”katanya.

Dikatakan, rumah pintar di Provinsi Jambi merupakan rumah pintar percontohan di Indonesia, dan beberapa waktu yang lalu telah datang utusan dari beberapa provinsi untuk magang ke Jambi.

Disebutkan, para Ketua TP PKK dalam Provinsi Jambi dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di daerahnya masing-masing. Sedangkan program Rumah pintar ini sudah jelas, memberdayakan masyarakat guna meningkatkan taraf hidup menuju masyarakat sejahtera.

“Kiranya rumah pintar, harus dapat menjadi magne untuk menarik masyrakat, terutama anak-anak agar mau mengunjungi rumah pintar. Untuk mewujdukan itu semua, tentunya rumah pintar harus aktif, penuh dengan kegiatan. Kalau tidak aktif dan miskin kegiatan, tentu saja akan menjadi rumah bodoh,”ujarnya.

Sekretaris Solidarita Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIP), Rosi Anton Apriantono, mengatakan, bahwa rumah pintar ini keberadaannya diawali dari ide dan pemikiran Ibu Negera untuk turut berperan dalam mensejahterakan bangsa, maka Ibu Negara bersama SIKIB menggagas program Indonesia Pintar, dengan tujuan utama, mewujudkan mastarakat berpengetahuan, masyarakat sejahtera (welfare society) dan masyarakat yang beradab (civized  society).

Disebutkan, salah satu kegiatan Indonesia Pintar adalah Program, Program Rumah Pintar, merupakan pusat pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan taraf hidup menuju masyarakat sejahtera. Rumah pintar sebagai sarana pemberdayaan anak usia dini, remaja, kaum perempuan juga kelompok lanjut usia.

“Diharapkan melalui rumah pintar terbangun masyarakat cerdas, inovatif, kraktif, mandiri yang sejahtera, ujarnya. Bahwa pada tahun 2014 ditargetkan berdiri 500 rumah pintar di seluruh Indonesia,”katanya. RUK

Saturday, 28 July 2012

Kejati Jambi Masih Biarkan Tersangka Korupsi “Berkeliaran”




Jambi, BATAKPOS

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi hingga kini masih melakukan pembiaran para tersangka korupsi “berkeliaran” atau menghirup udara bebas. Meski sudah ditetapkan jadi tersangka sekian lama, namun para tersangka masih bebas dan tidak ditahan. Sementara para tersanga korupsi yang bukan pejabat tinggi langsung ditahan setelah dijadikan tersangka.

Para tersangka korupsi yang belum ditahan itu yakni  mantan Sekda Provinsi Jambi AM Firdaus , mantan Rektor Universitas Jambi (Unja) Kemas Arsyad Somad, mantan Walikota Jambi Arifien Manap, mantan Bupati Tanjung Jabung Timur Abdullah Hich, mantan Bupati Kabupaten Tebo Madjid Muaz, Kepala Adpel Jambi Belli J Picarima.

AM Firdaus tersangka dalam kasus  dugaan korupsi pengelolaan dana Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jambi. Sebelumnya AM Firdaus menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi Jambi dari tahun 2009-2011 lalu, menjadi satu diantara tersangka yang ditetapkan oleh penyidik Kejati Jambi.

AM Firdaus jadi tersangka pada kasus dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana bagi hasil kerjasama lahan Pramuka yang berasal dari lahan pencadangan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jambi kepada Kwarda Pramuka Jambi yang dikerjasamakan antara Pramuka dengan PT Inti Indo Sawit Subur (IISS) ialah mulai tahun 2000 hingga tahun 2011 dengan kerugian kerugian negara sebesar Rp 7 miliar pada kerjasama bagi hasil tersebut.

Selain AM Firdaus, Kejati Jambi juga telah menetapkan tersangka lainnya yang menjabat sebagai Bendahara Kwarda Pramuka Sepdinal yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jambi.

Kemudian mantan Rektor Universitas Jambi, Kemas Arsyad Somad sebagai tersangka dugaan penyelewengan dana Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berasal dari Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Universitas Jambi  periode 2006-2009 senilai Rp 25 miliar.

Sementara mantan Walikota Jambi Arifien Manap, mantan Bupati Tanjung Jabung Timur Abdullah Hich, mantan Bupati Kabupaten Tebo Madjid Muaz tersangkut dalam kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) 2002.

Sementara mantan Bupati Batanghari, Abdul Fattah (2004) dan kini kembali terpilih menjadi Bupati Batanghari juga terancam jadi tersangka. Mereka tersangkut kasus pembelian mobil Damkar era Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Hari Sabarno.
Kasus ini melibatkan empat mantan kepala daerah tingkat II yang ada di Jambi. Kasus ini bermula saat bekas Direktur Jenderal Otonomi Daerah Depdagri membuat radiogram nomor 027/1496/OTDA tertanggal 12 Desember 2002.

Radiogram itu berisi perintah kepada sejumlah daerah termasuk Jambi, untuk melaksanakan pengadaan mobil pemadam kebakaran tipe V80 ASM yang diproduksi oleh PT Istana Sarana Raya milik Hengky Daud. Dalam kasus ini, penyidik KPK akhirnya menetapkan mantan Mendagri Hari Sabarno sebagai salah satu tersangka.

Hari Sabarno diduga ikut memuluskan proyek tersebut sehingga sejumlah kepala daerah mengambil mobil Damkar dari PT Istana Sarana Raya. Atas perbuatannya itu, Hari Sabarno  disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 dan/atau Pasal 5 ayat (2) dan/atau Pasal 11 dan/atau Pasal 12 huruf b Undang-Undang Pemberantasan Korupsi. RUK

Masyarakat Batak di Jambi Masih Kecanduan Judi Togel

Jambi, BATAKPOS

Hingga kini masyarakat Batak di Jambi masih kecanduan pasang judi toto gelap (togel) di sejumlah warung tuak yang ada di Kota Jambi. Bahkan omset agen togel di Kota Jambi yang mayoritas digeluti masyarakat Batak tersebut setiap harinya mencapai puluhan Juta Rupiah. Pemutaran togel di Jambi antara hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu.

Sementara jajaran kepolisian Polda Jambi tampak tidak bereaksi dalam memberantas praktek judi togel yang selama ini masih marak di Provinsi Jambi. Pemberantasan judi togel ini dinilai tidak serius dilakukan jajaran Polda Jambi menyusul masih adanya praktek judi togel di sejumlah warung tuak di Kota Jambi.

Menurut penelusuran BATAKPOS sepekan terakhir, praktek judi togel ini terdapat di warung tuak di Mayang, Kota Jambi, Perumahan Aurduri Kota Jambi, Terminal Simpang Rimbo, Kenali Asam Bawah, Terminal Angkot Rawasari Pasar Kota Jambi, Silincah Jambi Timur dan sejumlah warung tuak jalan lingkar barat dan selatan Kota Jambi.

Modus pemasangan judi togel tersebut dengan system short massage sarvise (SMS) pesan singkat. Pembayaran juga dilakukan dengan menitipkan kepada sub agen kecil untuk diantar kepada agen besar. Kemudian waktu pemasangan hingga pukul 15.00 WIB setiap pemutaran. Kemudian pengumuman nomor pukul 17.30 WIB.

Menurut salah seorang pemasang togel di Mayang Jambi yang tidak mau dituliskan identitasnya ini mengatakan, bos besar togel tersebut disinyalir dibekingi oknum aparat. Kemudian big bos togel tersebut juga berpusat di Singapura.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah di Jambi, Jumat, (27/7) mengatakan, pemberantasan judi togel di Provinsi Jambi hingga kini masih masuk dalam prioritas penertiban.

Menurutnya, belum lama ini Tim Reserse Kriminal Poltabes Jambi, berhasil meringkus tiga tersangka judi togel yakni Barno (45) warga lorong Majapahit Silincah Jambi Timur, Boru Siahaan(45), warga jalan Ramli Lubis RT 26 Tanjung Pinang dan Amir Simatupang(50) warga Pasar Jambi.

Dari ketiga tersangkja ini polisi menyita barang bukti 1 kalkulator, 5 blok kupon togel dan uang hasil penjualan togel Rp 1.153.000. Kemudian dari tangan tersangka Barno polisi menyita uang tunai Rp 300ribu hasil dari penjualan togel, beserta hand phone dan buku rekapan togel.

Sedangkan dua bandar togel ditangkap di Kota Jambi. Sedangkan tersangka judi togel yang diamankan yakni Maryati br Siahaan (40) dan yakni B Nainggolan. Polisi menyita barang bukti uang tunai Rp 5,6 juta dan kopun togel satu blok dan tiga lembar catatan nomor telepon. Menurut para tersangka judi togel pembelian togel melalui pesan SMS. RUK

Atlet Paraguay Ini Sempat Pamerkan Payudara



leryn-steneri.jpg
net
Leryn Steneri

Laporan wartawan Tribun Jakarta, Deodatus S. Pradipto
LONDON – Cabang lempar lembing di Olimpiade London 2012 kemungkinan besar akan menyedot atensi publik daripada Olimpide edisi-edisi sebelummnya. Pasalnya, Leryn Steneri akan tampil di cabang ini.

Namanya mungkin kurang populer. Namun, dunia pasti akan mengingat Leryn jika melihat aksinya di atas catwalk pada Miami Fashion Weeks.

Bukan hanya kecantikan dan tubuh seksinya yang akan membuat publik mengingatnya. Ketika berlenggak-lenggok di atas catwalk, berdasarkan foto-foto yang dilansir oleh Mirror, Leryn mempertontonkan payudara sebelah kanannya. Hal tersebut terjadi saat perempuan 30 tahun itu sedang memamerkan gaun biru.

Entah apakah hal tersebut tidak disengaja atau memang seperti itu model gaunnya, aksinya tersebut tentu menjadi sorotan. Meski begitu, Leryn tampak tak acuh ketika payudaranya menjadi tontonan orang.

Sebagai seorang atlet lempar lembing, catatan lemparan terbaiknya adalah 55,77 meter pada Ibero-American Championships di Venezuela, bulan lalu. Peluang Leryn untuk meraih medali di London juga kecil. Pasalnya, rekor dunia yang tercatat adalah 72,28 meter.

Namun, jika Leryn tidak bisa meraih medali atau menorehkan namanya di Olimpiade, setidaknya Leryn terpilih sebagai Atlet Terseksi Sepanjang Sejarah dalam sebuah jajak pendapat di internet dua tahun lalu.
 Leryn Steneri
 Leryn Steneri
Leryn Steneri
Foto-foto Dari Internet.Maaf Konsumsi 18 Tahun Keatas.
=======

Hamil 8 Bulan, Atlet ini Tetap Bertanding

Nur-Suryani-Mohamed-Taibi.jpg
net
Nur Suryani Mohamed Taibi

Meski atlet ini hamil 8 bulan, tetap berangkat ke Olimpiade 2012 mewakinya .Seperti yang dikutip dari New York Times, Nur Suryani Mohamed Taibi, atlet asal Malaysia mengaku siap bertanding di Olimpiade London 2012. Perempuan berusia 29 tahun itu, akan turun di cabang olahraga menembak 10 meter.

Dengan kondisi ini dia meraih rekor sebagai atlet dengan kehamilan terbesar dalam sejarah olimpiade musim panas.

Nur Suryani sangat antusias dan bersemangat untuk mendapatkan rekor sebagai atlet dengan kondisi kehamilan tertua yang bersaing di ajang olimpiade.

Menurut catatan sejarah olimpiade, banyak atlet wanita yang bersaing di olimpiade dalam kondisi hamil. Namun memang hanya Nur Suryani lah yang memiliki usia kehamilan paling tua. Saat ini, Nur Suryani sedang mengandung 8 bulan.

Pada Olimpiade musim panas 1920 di Swedia, ada atlet Swedia (cabang skater), Magda Julin yang tetap ikut olimpiade dan berhasil meraih medali emas meski pada waktu itu sedang mengandung 3 bulan.

Sementara itu, Olimpiade 2006 di Turin, atlet Jerman bernama Diana Sartor dalam kondisi badan sedang hamil sembilan bulan saat ia turun di cabang olahraga skeleton putri. Namun dia turun di olimpiade musim dingin, bukan olimpiade musim panas.

Sedangkan di Vancouver 2010, saat olimpade musim dingin, atlet Kanada, Kristie Moore sedang hamil lima bulan saat ia meraih medali perak. (Sumber Tribunews.com)

Friday, 27 July 2012

Pagadaian Solusi Alternatif Warga Penuhi Biaya Puasa-Lebaran

Gubernur Jambi HBA sidak pasar. Foto Rosenman Manihuruk

Jambi, BATAKPOS

Pegadaian menjadi salah satu solusi alternatife warga Kota Jambi dalam mencukupi biaya selama puasa dan lebaran mendatang. Kini transaksi gadai di sejumlah pegadaian di Jambi meningkat.

Peingkatan jumlah transaksi gadai bukan hanya terjadi di pegadaian konvensional. Pegadaian syariah turut pula memanen nasabah. Seperti di Pegadaian Syariah Jelutung, misalnya.

Kepala Cabang Pegadaian Syariah Jelutung, Iing Imelda Oktaviani, Kamis (26/7) mengatakan, transaksi gadai di tempatnya terkatrol hingga 70 persen. “Ini dimulai dari dua minggu terakhir yang mencapai 70 persen dari bulan-bulan sebelumnya. Sejak tahun ajaran baru sampai sekarang  peminjam naik drastis. Tapi yang lebih banyak yang minjam itu beberapa hari terakhir ini, mulai puasa,”katanya.

Disebutkan, biasanya hanya sekira 30 orang nasabah per hari, namun kini mencapai 70 nasabah yang dilayani Pegadaian Syariah Jelutung. “Kebanyakan nasabah yang gadai di sini adalah perhiasan emas dan berlian,”katanya.

Terpisah, Manager Pegadaian Cabang Sipin, Jambi, Sutrasno mengatakan, peningkatan terjadi beberapa hari terakhir menjelang puasa dan puasa. “Kalau hari biasa yang pinjam di sini kurang dari 100 orang, tapi beberapa hari ini mencapai 150 orang,” katanya.

Sementara di Pegadaian Cabang Gatot Subroto Jambi, kenaikan juga signifikan hingga mencapai 15 persen.  “Selain untuk modal usaha, naiknya kebutuhan selama puasa dan jelang lebaran juga jadi pemicunya,”kata Pimpinan Cabang Pegadaian Jambi, Syahram Al Maududi.

Menurutnya, dana yang disiapkan Pegadaian Gatot Subroto untuk mengimbangi lonjakan transaksi, tergantung permintaan pasar. “Kita tidak harus memastikan sekian besarnya, tapi yang jelas dalam sebulan berkisar Rp 12 miliar,”ujarnya.

Disebutkan, pada tahun 2011 lalu Pegadaian Cabang Jambi  Jalan Gatot Subroto mengucurkan dana sekitar Rp 120 miliar. Tahun ini diperkirakan melampauinya hingga angka Rp 138 miliar.

“Tiap bulan sekitar Rp 10 miliar transaksi, sehingga setahun bisa Rp 120 miliar. Ada 11 kantor unit Pegadaian di Jambi untuk mengatasi masalah tanpa masalah soal keuangan warga,”katanya. RUK

Safari Romadhan Gubernur Jambi Kampanyekan Buta Aksara Al-Quran

H. Hasan Basri Agus melaksanakan Safari Romadhan di Masjid Al-Wustho, Desa Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Jambi, Rabu (25/7) malam. Foto batakpos/rosenman manihuruk

Jambi, BATAKPOS

Kegiatan Safari Romadhan tahun 1433 H/2012 Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) keberbagai tempat di Provinsi Jambi juga mengkampanyekan pemberantasan buta aksara Al-Quran di Provinsi Jambi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kini menganggarkan dana sebesar Rp3,5 milyar untuk menegentaskan buta aksara Al-Quran itu.

H. Hasan Basri Agus melaksanakan Safari Romadhan di Masjid Al-Wustho, Desa Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Jambi, Rabu (25/7) malam. “Saya tahun 2012 ini, secara diam-diam telah menginfentarisir anak-anak yang tidak dapat membaca Al-Quran, dari tingkat SD, SLTP dan SLTA, dan terdata di Provinsi Jambi ada hampir 34 ribu lebih anak-anak tidak dapat membaca Al-Quran,”katanya.

Menurutnya, data itu telah disampikan kepada Bupati/Walikota se Provinsi Jambi. Guna pemberantasan buta aksara Al-Quran itu, Pemprov Jambi pada anggaran APBD-Perubahan 2012 menganggarkan dana sebesar Rp3,5 milyar.

Dana itu digunakan untuk mendidik guru-guru agama dari masing-masing sekolah, untuk mempelajari metode belajar cepat membaca Al-Quran. Kemudian HBA juga mengkampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba selama Safari Ramadhan.

Menurutnya, Jambi beberapa bulan yang lalu berada pada posisi enam terbesar di Indonesia, dan saat ini telah berhasil diturunkan menjadi urutan ke 12 dari 33 Provinsi di Indonesia.

“Ini bukanlah prestasi yang membanggakan, ini memprihatinkan, narkoba saat ini tidak saja menjangkiti masyarakat kota, tetapi telah sampai ke desa-desa, dan korbannya termasuk anak-anak usia sekolah dasar,”katanya.

H. Lohot Hasibuan dalam ceramahnya menyampaikan, bahwa hidup di dunia ini sangat singkat, karenanya sebagai umat beragama, khususnya umat Islam agar memanfaatkan usianya untuk beribadah, termasuk ibadah puasa yang menjadi kewajibannya dengan ikhlas.

“Puasa merupakan pusat pelatihan bagi Umat Islam, dan diharapkan setelah puasa umat Islam keimanannya akan semakin meningkat,” ujarnya.

Ikut dalam rombongan Gubernur dari Pemerintah Provinsi Jambi dalam safari Romadhan ini, Asisten II Bidang Kesejahteraan Sosial Ir. H. Havis Husaini, MM, Ketua Lembaga Adat Provinsi Jambi/ tokoh masyarakat Kabupaten Batanghari, Drs. H. Hasip kalimuddin Syam, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Setda Provinsi Jambi.

Kemudian Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Kepala Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Jambi, dan Drs. H. Lohot Hasibuan selaku penceramah. RUK


Thursday, 26 July 2012

Tersangka Kepala Adpel Jambi Ancam Wartawan

Mengancam : Kepala Kantor Adpel Jambi, Belli J Picarima saat mengancam wartawan usai dirinya keluar dari ruang intelejen Kejati Jambi, Rabu (25/7).


Jambi, BATAKPOS

Kepala Kantor Administrator Pelayaran (Adpel) Jambi, Belli J Picarima yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengerukan alur Sungai Batanghari senilai Rp 7 miliar, mengancam wartawan. Dirinya bersuara keras dan mengancam wartawan saat keluar dari ruang intelejen Kejati Jambi, Rabu (25/7).

“Kamu jangan ada yang buat berita. Saya tidak diperiksa. Kalau naik berita besok, saya datangi kantor kamu. Jangan ada berita, foto, terbit di media ya, awas kalian,”kata  Belli J Picarima sambil menunjuk ke arah para wartawan dan mengatakan dirinya siap mati dengan nada mengancam.

Belli pun sepertinya tidak puas begitu saja. Dia terus bersuara sambil menuju ke mobilnya. Salah satu wartawan mencoba mendekatinya, namun hal tetap tidak membuat emosinya berkurang.

Bahkan saat akan meninggalkan gedung kejaksaan, seorang pria bernama Yanus yang menyetir mobil dan membawa Belli terlihat sempat berhenti di depan para waratwan. Dengan menggunakan kamera ponselnya, Yanus yang berpakaian Adpel warna biru ini sempat mengambil gambar wartawan.

Setelah itu, Yunus langsung menjalankan mobilnya dan meninggalkan gedung kejaksaan di Jalan A Yani, Telanaipura, Jambi. Sikap arogan yang ditunjukan  Belli J Picarima kepada wartawan, mendapat kecaman dari PWI Cabang Jambi dan AJI Cabang Jambi.

Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jambi Bidang Pembelaan Wartawan, Nalon Siadari ME mengatakan, pihaknya mengecam tindakan arogan Belli J Picarima yang mengancam wartawan.

Menurutnya, Belli tidak seharusnya mengancam wartawan yang melaksanakan tugas jurnalistiknya. Pemeriksaan itu bagian dari proses hokum dan wartawan tidak dilarang untuk meliputnya.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jambi, Saipul Bakhori juga bernada serupa. Menurutnya, intimidasi yang dilakukan oleh Belli melanggar Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Sikap dan ucapannya bisa dikategorikan menghambat dan menghalang-halangi tugas jurnalis. Ini melanggar Undang-Undang Pers. Hal sikap arogan yang seperti itu membuat citranya makin buruk. Pers juga tidak perlu takut untuk memberitakan proses hukum yang dihadapi Belli J Picarima  tersebut,”katanya.

Menurut Saipul, pada pasal 18 undang-undang tersebut diatur, pihak yang melakukan tindakan yang berakibat menghambat dan menghalangi penerbitan sebuah berita dan tugas-tugas jurnalis,  diancam hukuman dua tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

“Informasinya, beberapa waktu yang dulu beliau juga mengancam wartawan, kemarin diulangi kembali. Ini menjadi preseden buruk bagi jurnalis di Jambi. Saya sangat menyayangkan hal tersebut. Kami siap melakukan advokasi bagi wartawan yang diintimidasi. Kalau sampai Belli J Picarima mendatangi kantor media yang memberitakan dirinya itu terjadi, kami siap mengadvokasi wartawannya,” katanya. RUK

Produsen Tempe di Jambi Kurangi Produksi 50 Persen

Pembuatan Tempe usaha rumah tangga. Foto Net.


Jambi, BATAKPOS

Karena tingginya harga kedelai hingga Rp 8000 per kilogram membuat produsen pembuat tempe dan tahu di Jambi menjerit dan mengurangi  produski hingga 50 persen. Sebelum harga naik, produksi bisa mencapai 1 ton setiap harinya, kini hanya 500 kilogram sehari.

Salah seorang produsen tahu dan tempe di Jambi, M Sodikin, Rabu (25/7/12) kepada wartawan mengaku harga kedelai kini tembus Rp 8000 per kilogram. Padahal pecan sebelumnya hanya berkisar Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per kilogram.

“Saya terpaksa mengurangi setengah (50 persen) produksi tahu dan tempenya. Kalau di harga normal kami bisa memproduksi sampai 1 ton tempe, kini sudah tidak bisa lagi. Saya terpaksa memproduksi hanya sampai 500 kilogram saja. Kedelai yang kami pakai adalah yang dari Amerika. Kalau kedelai lokal hasilnya jadi jelek,”katanya.

Disebutkan, pasokan kedelai di Jambi ini disuplai dari Malaysia melalui Batam sehingga tidak setinggi daerah lainnya (Jawa). “Bila harga kedelai tetap meroket  maka dia dan beberapa teman pengusaha tahu dan tempe lainnya akan ikut mogok untuk memproduksi tahu dan tempe seperti teman-teman lainnya di Pulau Jawa,”kata Sodikin.

Sebelum puasa dia menjual dengan harga Rp 3 ribu per tahu, saat ini terpaksa dinaikkan menjadi Rp 4 ribu. Malahan, khusus tempe ukurannya mereka disiasati dengan memperkecil ukurannya.

Sementara pengusaha tempe di Talang Bakung, Jambi Selatan, Aris, mengeluhkan harga kedelai saat ini. Menurut dia, kini pihaknya terpaksa mengecilkan ukuran tempe untuk menyiasati naiknya harga tersebut. 

Selaku pedagang kecil pihaknya tidak bisa terlalu lama bertahan untuk tetap memproduksi tempe dengan kondisi saat ini. “Jika memang terus mengalami kenaikan, mau tak mau terpaksa produksi dihentikan untuk sementara waktu. Kalau sampai Rp 8.000 kami stop dululah produksi,”kata Aris.

Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Satria Gunawan mengatakan, sebenarnya produksi kedelai dari lokal Jambi sendiri cukup besar.

Sampai bulan ini saja produksi kedelai di Provinsi Jambi mencapai 3.440 ton. Di Provinsi Jambi sendiri, ada tiga daerah yang paling besar menyumbang produksi kedelai yaitu Tanjungjabung Barat, Tanjungjabung timur, dan Tebo.

“Walaupun cukup banyak jumlah kedelai yang diproduksi, namun ternyata kedelai tersebut tidak bisa diserap di pasaran terutama para pedagang tempe dan tahu. Ini karena kualitas yang diharapkan para pedagang tidak sesuai dengan yang diproduksi,”katanya. RUK

Jadwal Lengkap Sepakbola Olimpiade London 2012.

 Jadwal Sepakbola Olimpiade London 2012 Grup A , Grup B , Grup C , Grup D. Informasi Olimpiade London 2012. Dalam Ajang Olimpiade Tahun 2012. ini Merupakan Peluang Besar Bagi indonesia untuk Meraih emas disemua Cabang Pada Olimpiade London 2012. silahkan anda Simak Jadwal Sepakbola Olimpiade London 2012 dibawah ini
Jadwal Sepakbola Olimpiade London 2012
Jadwal Sepakbola Olimpiade London 2012

GRUP A
Inggris Raya
Senegal.
Uni Emirat Arab.
Uruguay
Kamis 26 Juli 2012
UEA v Uruguay (16.00) Manchester
Inggris Raya v Senegal (18.45) Manchester
Minggu 29 Juli
Senegal v Uruguay (16.00) London
Inggris Raya v UEA (18.45) London
Rabu 1 Agustus
Senegal v UEA (18.45) Coventry
Inggris Raya v Uruguay (18.45) Cardiff
GRUP B
Meksiko.
Korea Selatan.
Gabon.
Swiss
Kamis 26 Juli 2012
Meksiko v Korea Selatan (13.30) Newcastle
Swiss v Gabon (13.30) Newcastle
Minggu 29 Juli
Meksiko v Gabon (16.00) Cardiff:
Korea Selatan v Swiss (16.15) Coventry
Rabu 1 Agustus
Meksiko v Swiss (17.00) Cardiff
Korea Selatan v Gabon (16.00) London
GRUP C
Brazil,
Mesir,
Belarus,
Selandia Baru
Kamis 26 Juli 2012
Belarus v Selandia Baru (18.45) Coventry
Brasil v Mesir (18.45). Cardiff
Minggu 29 Juli
Brasil v Belarus (11.00). Manchester
Mesir v Selandia Baru (13.45) Manchester
Rabu 1 Agustus
Brasil v Selandia Baru (13.30) Newcastle
Mesir v Belarus (13.30) Glasgow
GRUP D
Spanyol.
Jepang.
Honduras.
Maroko
Kamis 26 Juli 2012
Spanyol v Japan (11.00) Glasgow
Honduras v Maroko (13.45) Glasgow
Minggu 29 Juli
Spanyol v Honduras (19.45) Newcastle
Japan v Maroko (17.00) Newcastle
Rabu 1 Agustus
Jepang v Honduras (16.00) Coventry
Spnyol v Maroko (16.00) Manchester
JADWAL Olimpiade London 2012 PEREMPAT FINAL
Sabtu 4 Agustus
Juara A vs Runner up B - Old Trafford, Manchester
Juara B vs Runner up A - Wembley Stadium, London
Juara C vs Runner up D - St James Park, Newcastle
Juara D vs Runner up C - Millennium Stadium, Cardiff
Jadwal SEMIFINAL Olimpiade London 2012
Selasa 7 Agustus
Pemenang I  vs Pemenang II - Wembley Stadium, London:
Pemenang III  vs Pemenang IV - Old Trafford, Manchester:
TEMPAT KETIGA
Jumat 10 Agustus - Millennium Stadium, Cardiff:
JADWAL FINAL OLIMPIADE LONDON 2012
Sabtu 11 Agustus
Pemenang A  vs Pemenang B - Wembley Stadium, London:
Demikian Informasi Lengkap tentang Jadwal Sepakbola Olimpiade London 2012

Kritikan Sosial Dam Kampanye Pelestarian Alam di Konser Iwan Fals


Iwan Fals saat tampil di konser Ramadhan di lapangan GOR Kotabaru Jambi, Selasa (24/7/12) malam. Foto batakpos/rosenman manihuruk

Jambi, BATAKPOS

Kampanye kritikan sosial dan kampanye penyelamatan lingkungan hidup mewarnai konser Iwan Fals di lapangan Gedung Olah Raga (GOR) Kotabaru Jambi, Selasa (24/7/12) malam. Ribuan penonton yang datang dari berbagai daerah memadati halaman GOR Kotabaru Jambi.Iwan mengajak masyarakat Provinsi Jambi untuk melestarikan hutan karena bagian dari paru-paru dunia.

Iwan Fals menyanyikan beberapa lagu barunya yang umumnya kampanye mengajak penonton menjaga kelestarian alam. Terutama dengan menanam dan menjaga pohon agar tetap lestari.

Di antara lagu yang ia nyanyikan adalah Tenanglah, Satu Satu, dan Pohon Untuk Kehidupan. Tidak hanya menanam, juga penonton diajak pentingnya merawat dan menyiram pohoh.

Saat konser, Iwan Fals juga menyindir kontestan yang akan bertarung pada Pemilukada DKI Jakarta dan Pemilukada Kota Jambi nanti. Melalui lagu-lagunya, Iwan yang lahir di Jakarta, 3 September 1961 itu, mengajak semuanya bersaing secara fair dan terhormat.

Semua penonton langsung ikut menyanyi bersama saat Iwan Fals melantunkan satu lagu hitsnya, berjudul “Surat Buat Wakil Rakyat”. Dalam lagu tersebut, Iwan juga menyentil sedikit pemerintah Provinsi Jambi yang mempunyai Visi Jambi Emas.

“Bagaimana dengan Jambi Emas, bagaiman infrastruktur Jambi. Bagaimana dengan pendidikan gratis, puskesmas gratis yang dijanjikan,”ucap Iwan Fals di panggung sembari dijawab penonton “belum ada”.

Iwan Fals mengatakan sudah tiga kali datang ke Jambi. Kedatangannya yang pertama adalah 12 tahun lalu. Ia juga mengatakan pernah dating ke Candi Muarojambi, dan ia juga beberapa menyuarakan pentingnya Candi Muarojambi ini dilestarikan.

Lagu “Tikus Kantor” juga disambut antusias ribuan penonton. Sebuah lagu yang diciptakan untuk koruptor dan penegak hukum.  Setelah menghentak lagu “Tikus Kantor”, penonton dibawa terhanyut dengan lagu “Ibu”.

Sebuah lagu yang dipersembahkan untuk para ibu. Konser Iwan Fals yang nama asli Virgiawan Listanto itu membawa serta ibu dan adiknya ke Jambi. Iwan juga mempersembahkan lagu yang masih akrab di telinga penggemarnya “Aku Bukan Pilihan”.

Iwan Fals adalah seorang penyanyi beraliran balada dan country yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia. Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia di akhir tahun 1970-an hingga sekarang, serta kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri.

Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. RUK

Kabiro Umum Setda Provinsi Jambi ( Al Haris) Jadi Saksi Terdakwa Usup Supriyatna


Jambi, BATAKPOS

Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jambi yang juga mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) perjalanan dinas Setda Provinsi Jambi, Al Haris menjadi saksi dalam sidang lanjutan terdakwa dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif, Usup Supriyatna mantan Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jambi dan M Murtaki PPTK di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Rabu (25/7).

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Sultoni dan dua hakim anggota. Sidang mengagendakan pemeriksaan saksi. Saksi yang dihadirkan yakni mantan pejabat pembuat komitmen perjalanan dinas Setda Provinsi Jambi, Al Haris.

Al Haris mengenakan safari warna coklat dan peci hitam, sedangkan kedua terdakwa Usup Supriyatna dan Murtaki mengenakan baju tahanan warna merah. Kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di biro umum Setda Provinsi Jambi tahun 2010 senilai Rp 350 juta, mantan Kabiro Umum Usup Supriyatna dan PPTK M Murtaki ditetapkan sebagai terdakwa, keduanya juga menjalani penahanan di LJ Jambi.

Sementara puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) memadati ruang sidang Tipikor Jambi. Mereka menyaksikan jalannya sidang dugaan korupsi SPPD Fiktif. Berkumpulnya PNS Pemprov Jambi di PN Jambi ini langka terjadi saat sidang perkara kedua terdakwa ini. Selain sebagai saksi, beberapa PNS tersebut datang untuk melihat jalannya sidang dan juga bentuk solidaritas untuk kedua terdakwa.

Pada sidang sebelumnya mantan Sekda Provinsi Jambi AM Firdaus juga dihadirkan jadi saksi pada sidang kasus ini. Al Haris, pernah diperiksa penyidik Direskrimsus Polda Jambi, Rabu (4/1/12).Ia diperiksa dalam kasus SPD fiktif di Biro Umum Setda Provinsi Jambi tahun 2010 lalu. Setidaknya ada 35 pertanyaan yang ditujukan kepada Al Haris. RUK

Wednesday, 25 July 2012

Konser Ramadhan Iwan Fals Obati Kerinduan Ribuan Fansnya di Jambi

Panggung Konser Ramadhan Iwan Fals di GOR Kotabaru Jambi, Selasa (24/7/12), Insert Iwan Fals. Foto batakpos/rosenman manihuruk

Jambi, BATAKPOS

Penyanyi legendaris Iwan Fals, mengobati kerinduan ribuan fansnya di lapangan Gedung Olah Raga (GOR) Kota Jambi Selasa (24/7/12) malam pukul 21.00 WIB. Musisi legendaris akan tampil bersama grup musik Ndeso asal Jambi yang disponsori salah satu produk kopi. Penampilan Iwan Fals dibalut dengan tajuk “Kirab Bedug Wings Food dan TOP Kopi,”.

Maneger Iwan Fals, Titin disela cek sound di lapangan GOR Kotabaru, Selasa (24/7/12) pagi mengatakan, Iwan Fals akan tampil usai shalat Tarawih. Iwan akan tampil bersama Group Band Ndeso asal Jambi yang aliran musiknya berkiblat kepada Iwan Fals.

Menurut Titin, Iwan Fals juga tidak akan melakukan sesi jumpa pers dan fans selama di Jambi mengingat Iwan Fals butuh waktu istrirahat setelah tiba di Kota Jambi, Senin (23/7/12) petang. Iwan Fals akan membawakan lagu-lagu lawas dan juga tembang bernafaskan Islam.

Sementara itu, crew Band Ndeso, Iif Ranupane mengatakan, konser bersama Iwan Fals konsepnya disesuaikan dengan suasana Ramadan. Band Ndeso akan membawakan empat lagu pembuka.

Keempat lagu bukan merupakan lagu bertajuk kritik sosial seperti yang selama ini sering mereka dendangkan. “Kita menyesuaikan dengan konsep Ramadan. Di antaranya lagi berjudul Taubat, Cinta dari Iwan Fals, juga menyanyikan karya Mozart,”kata Iif Ranupane.

Manariknya, penabuh drum Band Ndeso, Alit merupakan murid SD 94 Kota Jambi Kelas VI. Alit juga sangat mengidolakan Iwan Fals dan mengaku senang bisa tampil satu panggung dengan Iwan Fals sejak belajar menabuh drum tahun 2010 lalu.

Event Organizer RED selaku penyelenggara acara mengatakan, acara berlangsung mulai Selasa siang hari dimulai dengan kirab bedug. Diprediksi konser Ramadhan Iwan Fals itu bakal dihadiri puluhan ribua fansnya di Provinsi Jambi. RUK

Gubernur Jambi Ingatkan Limbah B3 RSUD Raden Mataher Jangan Dibuang Sembarang

RSUD RM Jambi.Foto Rosenman Manihuruk

Jambi, BATAKPOS

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) mengingatkan pembuangan Bahan Beracun Berbahaya (B3) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi jangan sembarang. Dirinya meminta RSUD RM Jambi harus lebih fokus dalam penanganan masalah limbah pembuangan.

Hal itu disampaikan HBA kepada wartawan, Selasa (24/7/12) terkait dengan laporan LSM adanya pembuangan limbah B3 RSUD RM Jambi secara sembarang. Gubernur Jambi juga telah melakukan rapat internal terkait peningkatan pelayanan maupun kenyamanan serta keindahan RSUD RM Jambi Senin (23/7).

“Rumah sakit umum harus lebih baik dalam masalah limbah pembuangan. Namun masih ada kekurangan itu masalah pengadaan insemilator. Dianggaran perubahan kita akan adakan insemilator itu. Soal laporan LSM terkait aliran pembuangan limbah rumah sakit, saya sudah menurunkan tim dari Badan Lingkungan Hidup Daerah untuk meneliti aliran limbah rumah sakit,”katanya.


Menurut HBA, hasil dari laporan tim, limbah masih dalam ambang batas wajar tidak membahayakan. Khusus pedagang kaki lima (PKL) di depan rumah sakit, HBA mengakui akan menertibkan dengan menyediakan lapak-lapak yang bagus. 
“Rencananya para PKL itu akan dipindahkan ke samping masjid rumah sakit, dibuat tempat jualnya yang seragam,”katanya.

Secara terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Taha Saifuddin Tebo,  Tebo dr. Iwan Putra Hutagalung kepada BATAKPOS, Selasa (24/7) mengatakan, kalau limbah B3 rumah sakit tersebut yang diberitakan sejumlah media dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah  di Desa Simpang Kandang,  Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, hal itu sudah diatasi.

Menurut dr. Iwan Putra, saat ini sampah-sampah medis tersebut seperti jarum suntik, botol infus, selang infus, kantong darah dan lainnya yang termasuk dalam limbah B3 sudah diolah di incenerator yang terdapat di samping kamar mayat milik RSUD Tebo.

“Kita sudah punya Incenerator, dan sampah tersebut seperti jarum suntik dan lainnya kita olah dan proses di incenerator, tidak lagi dibuang ke TPA,” katanya.

 “Semenjak dilantik menjabat direktur RSUD Tebo, saya sudah mengingatkan kepada pihak manajemen pembuang sampah, agar tertib dalam membuang sampah sesuai dengan klasifikasi sampahnya. Kita tetap mentaati aturan yang ada. Kita akan benahi segalanya, terutama dalam pelayanan umum di RSUD Tebo,”katanya. RUK

Bazar Untuk Atasi Lonjakan Harga Pasar

Gubernur Jambi HBA saat sidak pasar di Angso Duo Kota Jambi. Foto Rosenman Manihuruk


Jambi, BATAKPOS

Wakil Gubernur Jambi H.Fachrori Umar meminta agar perekonomian kapitalis dihindari. Ekonomi kerakyatan harus dikedepankan. Para pengusaha boleh mengambil untung tetapi jangan berlebihan, carilah untung dengan sewajarnya dan seimbang.

Demikian dikatakan H.Fachrori membuka Bazar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, Selasa (24/7) bertempat di pendopo rumah adat kantor Gubernur Jambi Telanaipura. 

Bazar Ramadhan yang dilaksanakan selama tiga hari ini diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari Sektor Umum, SKPD, dan Organisasi Wanita. Hadir pada acara ini Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Ir.Syarasaddin,M.Si., Penasehat Dharma Wanita Hj.Yusniana Hasan Basri, Ketua BKOW provinsi Jambi Hj. Rahima Fachrori, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi Dewi Syahrasaddin.

H.Fachrori Umar  memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini dan menghimbau agar para pengusaha pro kepada ekonomi kerakyatan. Para petani yang telah bekerja keras terkadang barangnya yang berlimpah dibeli dengan harga murah, kesejahteraan petani ini tergantung pada mekanisme pasar yang diciptakan oleh pengusaha.

Penasehat Dharma Wanita Hj.Yusniana Hasan Basri mengatakan, kegiatan bazaar ini sangat positif dimana dapat membantu memenuhi kebutuhan dari para anggota Dharma Wanita Provinsi Jambi khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Diharapkan ke depan bazar ini dilaksanakan bukan saja oleh Dharma Wanita tetapi oleh seluruh  organisasi wanita yang ada di Provinsi Jambi, karena dengan pelaksanaan bazar ini harganya lebih rendah dibanding dengan harga pasar.

Ketua Dharma Wanita Provinsi Jambi Dewi Syahrasaddin menyampaikan bahwa salah satu upaya Dharma Wanita provinsi Jambi dalam memaknai Ramadhan dengan pelaksanaan kegiatan  yang berkaitan dengan program kerja DWP pada tahun 2012.

“Disamping itu, bazar yang dilaksanakan juga bermanfaat untuk membantu meringankan beban anggota Dharma Wanita dan masyarakat pada umumnya, dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok di bulan suci Ramadhan, maupun dalam menghadapi hari Raya Idul Fitri,” ujar Dewi Syahrasaddin. RUK

Wakil Bupati Samosir Mangadap Sinaga Meninggal Dunia


Jenazah Wakil Bupati Samosir,alm.Mangadap Sinaga saat masih di Rs.Hadrianus Sinaga. Foto Istimewa Hotdon Bernard Naibaho


 Samosir, BATAKPOS

Wakil Bupati Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Mangadap Sinaga meninggal dunia karena sakit, Selasa (24/7/12) malam sekira pukul 20.00 WIB di Rumah Sakit Hadrianus Sinaga.

Menurut Hotdon Bernard Naibaho, wartawan HU Simantab dalam status Facebooknya menuliskan, jenazah wakil Bupati Samosir,alm.Mangadap Sinaga masih di Rs.Hadrianus Sinaga.

Menurut keterangan,dada sebelah kiri Alm.Mangadap Sinaga panas.Padahal saat itu Wabup tengah bermain catur di rumah dinas sehabis melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Palipi.

Selanjutnya,Ketua BNK Samosir ini dilarikan ke Rs.Hadrianus Sinaga dan langsung ditangani oleh dr.Saharjo. Namun,sekitar 10 menit di tangani tim dokter rs tersebut, nyawa Wabup Samosir tidak tertolong lagi. M Sinaga menghembuskan nafas terakhir sekitar pkl 20:00 WIB, Selasa.

Sementara istri Wabup msh di perjalanan dari Medan menuju Pangururan, Samosir.saat ini ribua warga Samosir masih di RS Hadrianus Sinaga.RUK

Brimob Polda Jambi Tangkap Tangki BBM Milik Bupati Karo (PT Karo Jambi)

 Tangki BBM isi solar yang diamankan Brimob Polda Jambi. Foto batakpos/rosenman manihuruk

 Kasat Brimob Polda Jambi   Kombes Pol Rudi Kristanto MM berikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (23/7/12). Foto batakpos/rosenman manihuruk

Sebanyak 12 drum BBM isi solar dari hasil “kencing” sopir BBM diamankan Brimob Polda Jambi di Markas Brimob Polda Jambi, jalan Lingkar Selatan, Kota Jambi, Senin (23/7/12). Foto batakpos/rosenman manihuruk
Tangki BBM isi solar yang diamankan Brimob Polda Jambi. Foto batakpos/rosenman manihuruk


Jambi, BATAKPOS

Satuan Intel Brimob Polda Jambi berhasil menangkap tangan praktek penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ilagal (kencing-red) di Kasang, Jambi Timur, Kota Jambi, Senin (23/7/12) pagi. Tiga mobil tangki berisi BBM solar dan 12 drum BBM isi solar berhasil diamankan di Markas Brimob Polda Jambi, jalan lingkar Selatan, Kota Jambi.

Sementara tiga sopir tangki dan kernet juga diamankan untuk dimintai keterangan. Satu dari dua tangki BBM itu adalah milik Bupati Karo, Reukur Karo Jambi Surbakti yang berbendera PT Karo Jambi.  

Kasat Brimob Polda Jambi, Kombes Pol Rudi Kristanto MM kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin(23/7/12) mengatakan, panangkapan BBM solar hasil “kencing” para sopir dan kernet tersebut bermula saat anggota Intel Brimbob mendapat informasi dari masyarakat adanya praktek “BBM Kencing” di kasang Jambi Timur.

“Karena info tersebut akurat, anggota Brimob melakukan penggerebekan. Saat itu telah terjadi pengeluaran BBM solar dari salah satu mobil tangki berkapasitas 5000 Liter ke 12 drum. Kemudian ada tiga tangki BBM dari tiga perusahaan berbeda ikut antri diduga kuat berniat untuk “kencing” juga,”katanya.

Menurut  Rudi Kristanto, saat diakukan penangkapan, satu unit mobil tangki yang sudah “kencing” tersebut berhasil melarikan diri. Sementara tiga unit mobil tangki ISI 5000 liter BH 8399 AJ merek PT Karo Jambi, BH 8066  AQ dari PT.Hang Tuah isi 10.000 liter dan BH 8019 MH isi 20.000 liter merek PT.Carportama Tanggang Jaya.

Sementara mobil tangki yang berhasil lari tersebut diduga kuat dari PT.Karo Jambi. Sementara surat-surat BBM dari ketiga tangki yang diamankan itu dari depot Pertamina Jambi resmi. Kini Brimob Polda Jambi akan melimpahkan kasus tersebut ke Reskrim Umum Polda Jambi.

“Kita hanya mengamankan tangki itu sementara. Namun 12 drum BBm isi solar hasil “kencing” itu dijadikan barang bukti. Semua akan diserahkan ke Mapolda Jambi. Proses  selanjutnya akan dilakukan Mapolda Jambi. Pihak Pertamina Jambi akan melakukan pengukuran isi (Tera) isi tangki ketiga BBM itu. Jika isi tepat dengan Tera Pertamina akan dilepaskan,”katanya. RUK

Masjid Laksamana Cheng Hoo, Masjid Pertama Muslim Tionghoa di Jambi




Gubernur Jambi Hasan Basri Agus saat peletakan batu pertama pembangunan pembangunan Masjid Laksamana Cheng Hoo bertempat di RT 17 Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Jambi, Minggu (22/7/12). Foto batakpos/rosenman manihuruk.

Jambi, BATAKPOS


Masjid Laksanama Cheng Hoo bakaln menjadi salah satu ikon Kota Jambi, Masjid Laksamana Cheng Hoo  ini bentuknya unik dan menarik. Dibangun dengan perpaduan budaya China, Arab, dan Melayu Jambi. Masjid Laksamana Cheng Hoo  merupakan masjid pertama Muslim Etnis Tionghoa di Jambi.

Saat ini PITI Jambi memiliki anggota kurang lebih 1.000 orang yang tersebar di Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi, sedangkan yang di Kota Jambi ada 300 orang lebih.

Gubernur Jambi Drs.Hasan Basri Agus, MM, usai melakukan meletakkan batu pertama pembangunan masjid bertempat di RT 17 Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Jambi, Minggu (22/7/12), mengatakan, dirinya berharap masjid itu menjadi salah satu ikon Kota Jambi. Kita harapkan akan dapat cepat selesai, akan banyak dikunjungi masyarakat.

“Masjid etnis Tionghoa pertama di Provinsi Jambi. Masjid yang dibangun Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jambi semoga cepat selesai,”kata

Gubernur juga berharap dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat sekitar untuk mewujudkan pembangunan masjid ini. “Ini merupakan perbuatan yang sangat mulia, guna mengembangkan agama, jangan ragu-ragu untuk membantu pembangunan rumah ibadah, ini merupakan alam jariah yang akan dibawa saat meninggalkan dunia ini,” ujar Gubernur.

Disebutkan, Pemerintah Provinsi Jambi membantu dana sebesar Rp100 juta, disamping itu Gubenur secara pribadi akan mambantu untuk mewujudkan pembangunan masjid ini.

“Tantangan kedepan semakin berat dalam rangka membina anak-anak dan masyarakat. Saya mendukung sepenuhnya dibangunnya masjid ini. Dengan  harapan disamping sebagai tempat ibadah juga akan menjadi tempat pendidikan agama bagi anak-anak yang ada di sekitar masjid ini, demikian juga bagi outra-putri anggota PITI,”katanya.

Ketua Umum DPP PITI, hasil Muktamar IV PITI di Pontianak, Kalimantan Barat 9 hingga 11 Maret 2012, HM Ramdhan Effendi/Tan Kok Liong (Anton Medan) sebagai ketua umum DPP (Imam Besar) periode 2012-2017, mengatakan, bahwa PITI telah dideklarasikan pada 14 April tahun 1961, di Jakarta oleh H Abdulkarim Oey Tjeng Hien, H Abdussomad Yap A Sing, Kho Goan Tjin.

Usia PITI sudah cukup tua, dan tentunya sejajar dengan NU dan Muhammadiyah. PITI saat ini ada di 24 Provinsi di Indonesia.

Ketua DPW PITI Jambi Periode 2012-2017, H.M. Rusli Manaf, SE/Huang Kang Tong mengajak warga PITI untuk terus berjuang bahu membahu membangun Indonesia umumnya dan daerah Jambi khususnya.

Kedepan DPP PITI berencana akan mengeluarkan kartu anggota PITI, dan anggota kerhotmatan yang dapat dimiliki oleh masyarakat Tionghoa yang bukan Muslim. Ini tujuannya tidak lain untuk sama-sama saling bahu membahu membantu pemerintah melaksanakan pembangunan.

Menurut H.M. Rusli Manaf, SE/Huang Kang Tong, dibangunnya Masjid ini dalam upaya meningkatkan keimanan anggota PITI, disamping juga untuk pusat kegitan belajar (pengajian) anggota PITI yang ada di Jambi, sekaligus sebagai sekretariat PITI Jambi.

Kata Rusli Manaf, sesungguhnya PITI Jambi berdiri sejak tahun 2005, yang artinya sudah tujuh tahun berdiri, namun selama itu pula PITI Jambi belum memiliki tempat yang tetap untuk melaksanakan pengajian.

“Pengajian dilaksanakan dari rumah ke rumah, dan bila ada yang mencari PITI Jambi sulit ditemukan, karena belum memiliki sekretariat. Dengan dibangunnya masjid ini nantinya akan mudah,”katanya.

“Awalnya Warga PITI Jambi bermimpi memiliki suatu tempat yang tetap untuk melaksanakan pengajian dan memperdalam ilmu-ilmu agama. Alhamdulillah saat ini PITI Jambi telah memiliki lahan, dan mulai hari ini bertekad membangun masjid dimaksud, dan akan diberi nama Masjid Laksamana Cheng Hoo,”katanya.

Kenapa memakai nama Cheng Hoo, kata  Huang Kang Tong, sesuai sejarah, Laksamana Cheng Hoo mempunyai andil besar masuknya agama Islam di Bumi Nusanatara. “Ini merupakan wujud penghormatan warga PITI terhadap perjuangan dan dakwah dari Laksamana Cheng Hoo,”ujar Huang Kang Tong.

Direncanakan masjid ini dibangun dua lantai dengan ukuran 20 X 20 meter, diluar rencana pembangunan madrasah, asrama, dan sekretariat. Dibangun diatas lahan seluas 2.380 meter persegi.

“Bangunannya sengaja memadukan budaya Tiongkok kuno pada bagian kap atas., sedangkan bagian tengah dimasukkan budaya Timur Tengah, dan untuk bagian depan masjid merupakan budaya Melayu Jambi,”kata Huang Kang Tong.

Disebutkan, dana untuk membeli lahan dan rencana pembangunan masjid masih sepenuhnya berasal dari anggota PITI, kedepan warga PITI tentunya mengharapkan dukungan dan bantuan untuk mewujudkan sarana ibadah dan pendidikan ini. 

Di lokasi masjid ini nantinya akan dibangun madrasah, yang dapat menampung anak-anak belajar agama, dan tidak saja untuk anak-anak anggota PITI, tetapi masyarakat sekitar juga dapat belajar disini.

“Lokasi ini juga nantinya akan dilengkapai asrama, sebagai mana saran Bapak Gubernur, guna menampung mualaf yang belum memiliki tempat tinggal, sekaligus tempat mereka memperdalam ilmu agama,”katanya.

Pihak PITI Jmabi juga akan lengkapi masjid ini denggan asrama, guna menampung orang-orang Tiong Hoa yang baru memeluk agama Islam (mualaf). Saat ini PITI Jambi memiliki anggota kurang lebih 1.000 orang yang tersebar di Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi, sedangkan yang di Kota Jambi ada 300 orang lebih.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pengumpulan dana spontanitas dari yang hadir, dan terkumpul uang sebesar Rp14 juta lebih. RUK
Foto Bawah : Ketua Umum DPP PITI, HM Ramdhan Effendi/Tan Kok Liong (Anton Medan) sebagai ketua umum DPP (Imam Besar) periode 2012-2017 menyambut Gubernur Jambi HBA.


Guru Penerima Sertifikasi di Jambi Banyak Manipulasi Data


Jambi, BATAKPOS

Dugaan banyaknya guru penerima tunjangan sertifikasi di Jambi semakin terkuak. Kini terindikasi sejumlah guru yang sebenarnya belum layak memperoleh sertifikasi, namun sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi. Salah satu penyebab guru tidak layak menerima tunjangan tersebut adalah karena belum cukupnya jam mengajar dan masa guru yang bersangkutan.

Ketua Forum Komunikasi Pemegang Sertifkat Pendidik Kota Jambi, Aswin Erwansyah kepada wartawan, Senin (23/7) mengatakan, sejatinya guru besertifikasi harus mengajar selama 24 jam dalam seminggu. Namun faktanya, saat ini ada yang mengajar belum mencukup 24 jam dalam seminggu, tapi sudah mendapatkan sertifikasi.

“Kemudian ada yang masa guru belum 5 tahun mengajar, sudah menerima tunjangan sertifikasi. Bahkan ada oknum pihak sekolah sengaja memanipulasi data jam mengajar guru tersebut. Kemudian oknum di diknas juga diduga kuat ikut memuluskan data manipulasi guru penerima sertifikasi tersebut,”katanya.

“Guru belum layak terima sertifikasi, namun sudah menerima tunjangan sertifikasi, ya memang ada itu. Yang jelas ada guru yang tak layak menerima tunjangan karena jamnya kurang akhirnya menerima. Kita tak menutupi itu,” kata Aswin.

Namun Aswin enggan memastikan kenapa guru yang belum memenuhi syarat tersebut bisa lolos. Kata Aswin, ada permainan sehingga guru tersebut bisa lolos. “Ataukah dinas yang kurang jeli ataukah sekolah yang bermain,”katanya.

Dia memang mengakui kalau hal tersebut menodai guru besertifikasi yang benar-benar sudah melaksanakan tugasnya dan mendapatkan sertifikasi dengan benar. Saat ini, di Kota Jambi jumlah guru yang sudah besertfikasi sekitar 4 ribuan guru yang terdiri dari guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non PNS.

Disebutkan, dalam waktu dekat akan ada penertiban guru penerima tunjangan sertifikasi di Kota Jambi. Seluruh guru penerima sertifikasi akan dilakukan ulang ferifikasi data, karena kini diduga banyak manupulasi data hanya untuk mengejar tunjangan sertifikasi guru. RUK

Perusahaan di Jambi Diminta Bagikan THR Satu Bulan Gaji



Jambi, BATAKPOS

Seluruh perusahaan swasta di Provinsi Jambi diminta untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) satu bulan gaji pokok kepada karyawan. Pemberian THR itu diwajibkan agar dibayarkan kepada karyawan seminggu sebelum hari Raya Idul Fitri. Kini tercatat sebanyak 1.255 perusahaan di Provinsi Jambi dengan memperkerjakan 56.122 tenaga kerja.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Sosnakertrans), Harris AB, Minggu (22/7) kepada wartawan mengatakan, pihaknya kini membuat posko khusus untuk pengaduan terkait THR tersebut.

“Masalah THR dan orang telantar merupakan perhatian Gubernur Jambi. Untuk itu kita sedang menyusun jadwal untuk mengadakan inspeksi mendadak ke perusahaan untuk memastikan keputusan ini dilaksanakan,”katanya.

Menurutnya, pihaknya juga menginstruksikan kepada seluruh Dinas Sosnakertrans kabupaten/kota untuk memantau pembayaran THR sekaligus untuk mendirikan posko pengaduan tentang THR dan yang lainnya.

Disebutkan, hal itu merupakan keputusan bersama dari hasil rapat lembaga kerjasama tripartit Provinsi Jambi yang dilakukan di Kantor Dinas Sosnakertrans, Kamis pekan kemarin. Dalam hal ini pihaknya melakukan sosialisasi terhadap keputusan tersebut ke masing-masing Dinas Sosnakertrans di kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

“Pertimbangan kita posko sangat penting. Karena petugas posko itu adalah dari pegawai dinas. Makanya biar lebih efektif dan efisien posko itu ditempakan disini. Selain itu juga karena pertimbangan bulan puasa. Sementara orang terlantar, posko ini juga akan menerima laporan dari masyarakat. Apabila ditemukan orang terlantar, kami akan mengantarkan orang tersebut ke daerah asal secara gratis,”ujarnya.

Menurut Harris AB, dananya sudah siap dan bisa langsung digunakan bila diperlukan. Saat ini sedang berjalan pemantauan. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, cukup banyak ditemui di Provinsi Jambi orang-orang terlantar menjelang lebaran.

 
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) Dinas Sosnakertrans Provinsi Jambi, Zulpan mengatakan bahwa lembaga tripartit sendiri sudah lama terbentuk. 
Disebutkan, lembaga ini beranggotakan dari seluruh stakeholder yang berkepentingan dalam bidang ketenagakerjaan, seperti pemerintah daerah, pekerja dan pengusaha. Dari pihak pekerja diwakili oleh serikat pekerja, sedangkan dari pihak pengusaha diwakili oleh Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia).

Sementara dari pihak pemerintah daerah diwakili langsung oleh Dinas Sosnakertrans sebagai wakil dari Pemerintah Provinsi Jambi. “Lembaga ini rutin mengadakan pertemuan. Biasanya setahun kita mengadakan empat kali pertemuan. Dalam pertemuan tripartit tersebut, pokok materi yang kerap dibahas mengenai hak dan kewajiban antara pengusaha dan pekerja,”katanya.

Sementara Kepala Dinas Sosnaker Kota Jambi, Kaspul, mengatakan, Dis Sosnaker Kota Jambi akan menyurati perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Jambi untuk pemberian THR kepada karyawannya.

Pihaknya kini masih menunggu surat Pemerintah Propinsi (Pemprov) untuk menyurati masing-masing perusahaan. “Kalau kapan kita surati bisa minggu pertama ini, bisa pertengahan puasa nanti,”katanya.

“Surat itu untuk mengingatkan pemberian THR merupakan hal yang rutin dilakukan pihaknya di bulan puasa. Surat dikirim ke semua perusahaan yang ada di Kota Jambi, meminta mereka membayar THR karyawan sesuai dengan aturan, karena wajib bagi perusahaan memberikan THR kepada karyawannya,”katanya. RUK

Monday, 23 July 2012

Jambi Optimis Menang di MK Soal Kepemilikan Pulau Berhala

 Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Bupati Tanjabtim, dan Ketua DPRD Tanjabtim saat ikut Sidang MK di Jakarta.

 Jambi, BATAKPOS

 
Gubernur Jambi Drs H Hasan Basri Agus (HBA) dan Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Fachrori Umar, M. Hum, bersama seluruh masyarakat Provinsi Jambi optimis Pulau Berhala milik Provinsi Jambi seutuhnya. Pemprov Jambi juga yakin menang pada Sidang Mahkama Konstitusi (MK) soal gugatan sengketa Pulau Berhala dengan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pemprov Jambi bersama segenap elemen masyarakatnya terus berupaya maksimal guna mempertahankan Pulau Berhala tetap masuk ke Provinsi Jambi. Upaya itu kini melalui MK, setelah Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia menganulir atau membatalkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2011 tentang Wilayah Administrasi Pulau Berhala yang mana didalamnya dinyatakan Pulau Berhala masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi.

HBA mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahakan Pulau Berhala sebagai wilayah Provinsi Jambi. Upaya yang ditempuh Gubernur Jambi beserta jajarannya dalam mempertahankan Pulau Berhala, tentunya upaya yang sesuai dengan aturan yang berlaku di Republik Indonesia.

Gubernur Jambi HBA juga menyakinkan masyarakat Provinsi Jambi kalau Pulau Berhala seutuhnya milik Provinsi Jambi. Keyakinan itu usai HBA menghadiri persidangan sengketa Pulau Berhala atau pengujian UU No. 31 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau Pasal 5 Ayat 1 Huruf C, Rabu (13/6/12) bertempat Ruang Sidang Mahkamah Konstitusi, Jakarta.

Dalam agenda sidang itu, mendengarkan keterangan saksi fakta dan saksi ahli dari kedua belah pihak, pihak pemohon (Provinsi Jambi) dan pihak terkait (Kepulauan Riau). Berdasarkan keterangan saksi Provinsi Jambi, HBA merasa yakin akan memenangkan persidangan tersebut. “Kita katakan posisi kita cukup kuat, optimis kita,” ujar HBA.

Sidang MK lanjutan, Selasa (17/7/12) dengan agenda atau pengujian UU No. 54 tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten Sarolangun, Tebo, Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Timur, Jakarta, yang dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud, juga menguatkan hal itu.

Sidang itu mendengarkan keterangan dua Saksi Ahli, yakni Dr. Dian Puji N. Simatupang, SH, MH, Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dan Maruarar Sihahaan.

Dr. Andi Muhammad Nasrun mengatakan, dua saksi ahli pada persidangan ini menyampaikan, “Kita berkeyakinan, bahwa setelah melalui tes penelitian, kita yakin posisi kita kuat dibandingkan Kepri,”katanya.

Saksi Ahli, Dian Puji, mengatakan, pandangan dari segi hukum administrasi negara terhadap pengujian undang-undang Nomor 25 tahun 2002 tetang pembentukan Provinsi Riau dan UU No. 54 tahun 1999, tentang pembentukan Kabupaten Saolangun, Tebo, Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, saksi ahli meyakinkan bahwa Undang-undang tentang penetapan daerah otonomi dalam teori hukum administrasi negara haruslah didasarkan pada fakta-fakta yang nyata.

Sedangkan Saksi Ahli Dr. Maruarar Siahaan menjelaskan, bahwa Undang-undang  yang sesungguhnya merupakan keputusan yang berkenaan dengan kebijkaan pemerintahan, lebih ditujukan kepada penyelenggara pemerintahan, karena penyelenggara pemerintahan dan kegiatan negara diarahkan dan harus ditujukan.
Dengan kesimpulan bahwa, para pemohon (Kepri) tidak memiliki illegal/standing, pemohon merupakan perorangan, 2. Pasal 9 ayat (4) UU No. 54 tahun 1999 konstitusional, penjelasan yang nampak membentuk norma baru, tetapi yang member penegasan terhadap bunyi pasal, tidak melanggar UU No. 12 tahun 2011.

Ketiga, prindip lex poteori derogate  legi priori tidak tepat digunakan untuk mengeyampingkan norma yang  bukan bermuatan, ukuran, nilai yang harus dilalui secara umum dan bersifat apstrak dalam kehidupan berprilaku berbangsa dan bernegara, ujarya.

Mahfud, MD menyampaikan, sidang berikutnya merupakan pengucapan keputusan diagendakan selambat-lambatnya dilaksanakan pada pada hari Jum’at tanggal 27 Juli 2012, pukul 16.00 WIB, pihak-pihak, pemohon, terkait maupun DPR diundang untuk menyerahkan kesimpulan dan keterangan-keterangan ahli tertulis dan yang lainnya yang dianggap penting, tanpa sidang resmi, tetapi langsung diserahkan kepada kepanitraan.

Dari Provinsi Jambi yang hadir selama sidang MK  yakni Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi Effendi Hatta, Bupati Tanjabtim Zumi Zola, Komisi I DPRD Provinsi Jambi, Asisten I Setda Provinsi Jambi Kailani, SH, MH, Kepala Biro Humasa.

Kemudian Kabiro Protokol dan Humas Setda Provinsi Jambi Drs. H. Asvan Deswan, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jambi Jailani, SH, MH, Kepala Biro Aset Seta Provinsi Jambi, drs. Machairuddin Wahab, Tokoh Masyarakat Jambi, Tokoh Agama, Sejarawan Jambi, Kepala Desa Sungai Itik.

Sebelumnya saksi dalam sidang lanjutan uji materi Undang-Undang No 31 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pulau Berhala, menguatkan kalau Jambi pemilik pulau tersebut.

Para saksi ahli dan keterangan pemerintah pusat yang dihadirkan dalam persidangan semuanya menguatkan kepemilikan Pulau  Berhala sebagai bagian dari wilayah administrasi Pemprov Jambi.

Andi M Asrun, mengatakan, saksi-saksi ahli yang dihadirkan memberikan kesaksian yang menguatkan. Salah satu saksi ahli yang dihadirkan dari Bagian Topografi TNI Angkatan Laut RI menyatakan jika yang namanya Selat Berhala itu bukan hanya Pulau Berhala dengan Pulau Sumatera saja.

“Tidak benar klaim dari pihak Provinsi Kepri selama ini. Dilihat dari pemeriksaan, maka gugatan kita makin kuat dengan pendapat para ahli dan bukti-bukti dari angkatan laut. Itu yang paling utama,”kata Andi.

Diisebutkan, dari keterangan para saksi-saksi hingga pada sidang ke tiga Rabu (9/5/12), sudah jelas dan mereka menyatakan bahwa Pulau Berhala itu masuk ke wilayah administratif Provinsi Jambi.

Kemudian saksi ahli yang dihadirkan Jambi dalam sidang lanjutan Pulau Berhala di MK, Ir. Sumaryo Joyosumarto, M.Si menegaskan, peta lampiran UU Pembentukan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tidak memenuhi standar.

Sumaryo Joyosumarto dalam Sidang Lanjutan Uji Materi terhadap Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lingga Provinsi Kepri di Mahkamah Konstitusi RI, bertempat di Ruang Sidang Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat No.7 Jakarta Pusat, Kamis (28/6/12).

Sumaryo Joyosumarto, ahli yang juga dosen Jurusan Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM) ini menjelaskan kajian kualitas peta Lampiran Undang-Undang (UU) Pembentukan Daerah dalam Proses Boundary Making Batas Wilayah Daerah Otonom di Indonesia (studi kasus peta lampiran UU No. 31 Tahun 2003).

Sumaryo Joyosumarto terlebih dahulu menyampaikan pengertian/defenisi peta, hakekat dan tujuan pembuatan peta, fungsi peta, boundary making theory oleh Stephen B. Jones, dan aplikasi teori boundari making di Indonesia dan masalah batas wilayah daerah otonom.

Andi Muhammad Asrun, mengatakan, peta lampiran UU pembentukan Kabupaten Lingga Provinsi Kepri tidak memenuhi persyaratan, tidak ada skala, tidak ada koordinat, dan peta itu hanya peta Lingga, tidak jelas batas-batasnya. Rosenman Manihuruk (Berita Ini Telah Naik satu Halaman di HU BATAKPOS Edisi Cetak Sabtu 21 Juli 2012 di Halaman 11).
 


 Wagub Jambi (kiri) di Sidang MK Jakarta 17 Juli 2012
 Para Hakim MK di Sidang Pulau Berhala 17 Juli 2012
Kepala Desa Sungai Itik dan Tokoh Masyarakat Pulau Berhala pada Sidang Pulau Berhala di MK Jakarta.
 Para Pejabat terkait dari Pemprov Jambi, Pemkab Tanjabtim, dan Tim Asistensi Pulau Berhala saat Sidang Pulau Berhala di MK Jakarta.
Makam Rajo Jambi Paduko Berhalo Achmad Barus II di Pulau Berhalo
 Makam Rajo Jambi Paduko Berhalo Achmad Barus II di Pulau Berhalo
Dermaga yang dibangun Provinsi Jambi di Pulau Berhala-Tanjabtim
Rumah permukiman warga yang dibangun Pemprov Jambi di Pulau Berhala, Tanjabtim.
 
Aktivis Jambi  demo ke Jakarta- saat diklaim Kepri Pulau Berhala masuk Kepri.(Berita Ini Telah Naik satu Halaman di HU BATAKPOS Edisi Cetak Sabtu 21 Juli 2012 di Halaman 11).