.

.
.

Selasa, 23 September 2014

Pendistribusian Buku K-2013 Kemenag Sudah Tiga Kali

Buku Agama K-2013 di Kemenag Provinsi Jambi.Foto Kaharuddin Harian Jambi
JAMBI - Meski sosialisasi Kurikulum 2013 (K-2013) untuk Madrasah baru akan diadakan pada tahun ajaran 2014-2015, namun pihak Kementerian Agama RI telah mendistribusikan buku K-2013. Terumata untuk buku pelajaran Agama untuk sekolah Madrasah seperti, Fiqih, Akidah Ahlak, Al-Qur'an Hadits, Sejarah Kebudayaan Islam telah didistribusikan.

Kepala Kanwil Kemenag  Provinsi Jambi Mahbub Daryanto kepada Harian Jambi mengatakan, sama halnya dengan sekolah umum pendistribusian buku K-2013 juga menggunakan jasa LKPP.

“Kalau kami di Kementerian Agama RI pengadaan buku dari pusat. Pengadaan buku juga melalui LKPP dan buku sudah ada yang datang. Buku-buku yang sudah datang  telah didistribusikan ke Madrasah-madrasah,” ujarnya.

Disebutkan, pendistribusian buku K-2013 untuk Madrasah dilakukan secara bertahap. Namun yang buku K-2013 yang sudah datang adalah buku untuk agama. Sementara untuk pelajaran umum akan menyusul.


“Buku yang sudah datang kebanyakan buku-buku pelajaran agamanya. Hingga saat ini sudah tiga 3 kali buku masuk yaitu untuk MTs 27 Agustus, dan Aliyah 11 September. Sementara yang datang Senin (22/9) adalah buku gabungan antara Mts dan MA,” katanya.

Terpisah, Kasi Kurikulum Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Muslim HU, mengatakan pendistribusian buku K-2013 dipridiksikan  akan selesai September ini sekitar 70 persen.

Untuk buku K-2013 tingkat MTs dan MA di mata pelajaran Fiqih, SKI, Aqidah Ahlak, Al-Qur'an Hadits. “Pada bulan ini kita perkirakan pendistribusian buku K-2013 untuk pelajaran agama akan selesai 70 pesen. Sementara untuk buku K-2013 pelajaran umum diperkirakan 30 persen,” katanya.


Menurut Muslim, pendistribusian awal adalah buku K-2013 pelajaran agama. Sementara untuk pelajaran umunya akan didistribusikan kemudian. “Menski pendistribusian buku agama yang didahulukan, namun buku K-2013 untuk pelajaran umum juga secepatnya akan didistribusikan. Karena dari Kemenag RI kita telah mempersiapkan uang pembayarannya. Hal itu dilakukan agar pendistribusian buku tidak tersendat," katanya.(khr/lee)

Tidak ada komentar: