.

.
.

Wednesday, 3 December 2014

25 Anak Gepeng Kembali Diamankan

Sat Pol PP Razia Belasan Anak Punk di Kota Jambi Selasa 2 Desember 2014 .

GEPENG: Sebanyak 25 anak gelandangan pengemis (Gepeng) atau anak punk, Selasa (2/12) diamakan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP)  Kota Jambi. Lima diantaranya adalah wanita. Sayangnya dari aksi ini kembali menciduk wajah-wajah lama di dunia punk Kota Jambi. FOTO POPRI BUSTAMI/HARIAN JAMBI


Wajah Lama Dominasi Tangkapan

JAMBI-Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP)  Kota Jambi kembali menggelar aksi razia anak gelandangan pengemis (Gepeng) atau anak punk, Selasa (2/12). Terhitung hal ini adalah razia ketiga dalam kurun waktu dua bulan ini. Sebanyak 25 anak gepeng dan punk kembali tertangkap. Lima diantaranya adalah wanita. Sayangnya dari aksi ini kembali menciduk wajah-wajah lama di dunia punk Kota Jambi.


Menurut Kepala Satpol PP Kota Jambi, Irwansyah, beberapa wanita yang terjaring adalah anak baru. Mereka ada yang tertangkap di kawasan Pal Lima Kota Baru dan yang paling banyak berada di Pasar Jambi. “Selain banyak yang lama juga ada yang baru," ujar Irwansyah, Selasa (2/12).


Razia ini akan dilkukan terus menerus untuk menjaga ketertiban umum di Kota Jambi. Karena banyaknya anak punk di Jambi sehingga membuat resah masyarakat dan juga banyaknya keluhan dari masyarakat.

“Karena kita lihat sudah sangat banyak anak punk yang berada di Jambi terutama dikawasan pasar, tentunya mereka sangat meresahkan masyarakat. Terutama ibu-ibu menjadi takut melihat anak punk," jelasnya.


Dari razia yang dilakukan, kebanyakan anak punk yang terjaring berada dikawasan Pasar Jambi.
"Paling banyak tertangkap di Pasar Jambi, dari sana ada sebanyak 13 orang," ungkapnya.

Namun sayangnya, razia dimarkas anak punk yang berada di jembatan makalam tidak ada sama sekali karena daerah tersebut sudah terkena banjir. “Mereka sekarang sudah tidak ada lagi di jembatan makalam, tetapi kami sudah tau tempatnya dimana. Nanti akan kita razia secara mendadak," pungkasnya. (oyi/lee) 

No comments: