.

.
.

Rabu, 17 Desember 2014

Oknum Brimob Tembak Warga Sipil di Sarolangun


SERIUS: Korban Sukani (26) warga Desa Batu Kucing Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi harus dirawat di Rumah Sakit RSUD Khatib Quzwain karena mengalami luka tembakan di bagian pinggang sebelah kanan akibat di tembak oleh seseorang yang di duga anggota Brimob Selasa (16/12) sekitar Pukul 13.00 WIB di areal Divisi VI PT. Emal Pauh. ARFANDI/HARIAN JAMBI

Cekcok Mulut di Divisi VI PT. Emal Pauh

Sukani (26) seorang warga Desa Batu Kucing Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi harus dirawat di Rumah Sakit RSUD Khatib Quzwain karena mengalami luka tembakan di bagian pinggang sebelah kanan akibat di tembak oleh seseorang yang di duga anggota Brimob Selasa (16/12) sekitar Pukul 13.00 WIB di areal Divisi VI PT. Emal Pauh.

Dari keterangan yang di himpun Harian Jambi menyebutkan, kejadian bermula saat korban Sukani bersama rekannnya Sumarman yang saat itu menjadi supir mobil cary dengan nomor polisi Nopol BH 9887 SA yang dibawanya dan juga rekannya yang membawa mobil cary yang dikemudikan oleh Romin Bin Ilyas (25).

Dalam perjalanan itu mereka hendak akan membeli buah sawit di divisi VI PT Emal. Saat akan masuk pos PT Mall, korban Sukani bersama Sumarman dan juga rekan lainnya berhenti di Pos Satpam pintu masuk, untuk berniat permisi masuk ke daerah PT Emal tersebut.


“Kami permisi di pos satpam mau ke divisi VI mau beli sawit dari Suku Anak Dalam (SAD). Tapi tiba terjadi cekcok adu mulut dan dia (Brimob.red) mengeluarkan senjata api  sambil mengatakan mau ditembak kamu,” kata korban Sukani yang saat ini masih di rawat.

Lanjutnya, pada saat berhenti di Pos Satpam Supir Mobil korban Sumarman keluar dan hendak permisi ke satpam. Namun di saat hendak permisi tiba-tiba saja salah seorang anggota Brimob datang mencegat sehingga terjadi perdebatan.

Namun meskipun begitu akhirnya Sumarman bersama rekannya tetap melanjutkan perjalanan. Namun tak jauh dari pos satpam tersebut mereka di kejar oleh Brimob dan Satpam, yang memberikan dua kali tembakan peringatan.

“Kami kena tembakan saya dengar sebanyak lima kali, dan tiba-tiba saja saya pinggang saya sudah berdarah dan sakit,” ujar Sukani.

Sementara rekannya Romin Bin Ilyas juga mengatakan bahwa setelah dikejar, dua mobil cary ini berhenti dan itu juga terjadi perdebatan antara Brimob dan juga supir Sumarman. Saat itu juga oknum anggota Brimob ini mengeluarkan tembakan ketiga tepatnya kearah bawah (tanah).

Namun dengan keadaan seperti itu sopir Sumarman juga tak mau ambil pusing. Tetap melanjutkan perjalanan. Belum seberapa lama saat mobil yang dibawa Sumarman ini maju, anggota brimob lalu mengeluarkan dua kali tembakan, yang akhirnya mengenai korban Sukani. Kemudian supir melarikan diri yang kemudian dikejar oleh oknum brimob tersebut.

“Pas berhenti saya juga dak tau pasti apa perdebatannya namun brimob ini sempat menembakkan ke tanah. Namun tak berselang lama kawan kami pergi berangkat lagi. Saat mobil yang dibawanya maju brimob mengeluarkan tembakan lagi, yang akhirnya mengenai kawan kami Sukani,” tambahnya.

Mengetahui Sukani terkena tembakan lantas merasa kesakitan dan akhirnya membawa ke Puskesmas Pauh, dan akhirnya langsung dibawa Kerumah Sakit RSUD Sarolangun. Dan juga saat setelah Sukani tertembak si sopir Sumarman ini berlari yang juga di kejar oleh Brimob tersebut.

“Pas ditembak oleh brimob saat mobil yang di depan kami itu maju. Barulah Sukani merasakan sakit dan si Sumarman berlari. Kemudian brimob mengejarnya. Namun kami yang mengetahui Sukani ini luka tembakan langsung kami bawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Menurut keterangan Romin, pelaku anggota brimob ini menggunakan senjata laras panjang dan memakai pakaian seragam berjumlah satu orang. Sementara Sukani masih mendapatkan perawatan yang intensif di RSUD Khatib Quzwain Sarolangun.

Sementara Kapolres Sarolangun AKBP Ridho Hartawan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Suharta saat dikonfirmasi membenarkan kalau ada warga tertembak yang masih dirawat di rumah sakit. Namun saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Ya ada warga yang masih di rawat di rumah sakit karena terkena tembakan. Namun kita masih menyelidiki kasus ini,” katanya. (Arfandi Harian Jambi*/lee)
 

Tidak ada komentar: