.

.
.

Tuesday, 30 December 2014

Menjaga Toleransi di Perayaan Natal Oikumene Provinsi Jambi 2014


Tarian Rebana dari Pemkot Jambi. Foto-foto Asenk Lee Saragih.


Novita Dewi-Alex Rudiart Hutajutu & Trio Hutagalung Kids Semarakkan Perayaan Natal Oikumene

KLIK FOTO LEBIH BANYAK DI SINI 

JAMBI-Suasana perayaan Natal Oikumene Provinsi Jambi di GOR Kotabaru Kota Jambi Senin (29/12/2014) malam jauh berbeda dari perayaan Natal Oikumene Jambi sebelum-sebelumnya. Tampilnya tarian Rebana Kompangan yang bernuansa Islami dari Pemerintah Kota Jambi membuat suasana perayaan Natal tampak semarak dan toleran. Nuansa tarian Islami di perayaan Natal Oikumena Provinsi Jambi kali ini betul-betul menjaga toleransi antar umat beragama dan kebersamaan dalam sukacita Natal.

Sekitar 5000 jemaat Kristiani dari tiga Aras Gereja (PGI-PGPI-Paroki) mengikuti Pra Ibadah Perayaan Natal Oikumene Provinsi Jambi yang dimulai sejak pukul 14.00 wib hingga pukul 16.00 WIB. Selain di dalam gedung, jemaat juga mengikuti acara di luar gedung yang dilengkapi dengan tenda dan monitor layar lebar.

Dalam Pra Ibadah ini menampilkan hiburan Natal dengan menampilkan Eden Band dari Gereja Pentakosta Kotabaru Jambi (Dia Lahir untuk Kami), Martin Rajagukguk (Kuhidup BagiMu), Band Militia Crysti HKBP Kebun Kelapa Jambi (Jadi Sepertimu), One Wey Band dari Gereja GPPS (Yesus).

Kemudian hiburan Natal dari Syalom Band dari Gereja HKBP Aurduri Kota Jambi, J Majestic Band HKBP Kotabaru Jambi (Permata Hatiku), Ratu Simatupang Juara Medali Emas Solo Remaja Pesparawi Nasional di Samarinda Kaltim tahun 2009 lalu dengan lagu The Holycity dan hiburan menarik lainnya dari Embas Jambi Group.

Ibadah Natal

Usai acara Pra Ibadah dilanjutkan Ibadah Natal Oikumene yang dimulai tepat pada pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Tema Natal Oikumene Provinsi Jambi “Berjumpa Dengan Allah Dalam Keluarga (Imamat 26: 12) dengan Subtema “Kehadiran Yesus Kristus di Dunia Diwujudnyatakan Dalam Kehidupan Bersama Gereja, Keluarga, Pekerjaan, Bangsa dan Negara Sebagai Milik Kristus”.

Ibadah Natal diawali dengan Prosesi memasuki ruang ibadah dengan jemaat berdiri yang diiringi pujian oleh Song Leader “Kidung Jemaat No 100 “Muliakanlah. Barisan prosesi diantaranya Pembawa Salib, Lilin dan Alkitab, Pengkotbah Romo Yohanes Haryoto SCI, Ketua Umum PGIW Jambi Pdt Manuarang Hutabarat STh, Ketua PGPI Jambi Pdt R Gultom, Penasehat Panitia Natal Letkol CPM Sihol Tambunan, Ketua Panitia Natal Letkol Inf Freddy Sianturi.  

Barisan prosesi diatas juga melakukan penyalaan lilin diiringi lagu “Seribu Lilin”. Penyalaan lilin juga oleh Pembina Kristen Drs Enneri Gultom MTh dan Pembinmas Katolik Drs Gunawan.

Panggilan liturgi ibadah dibawakan oleh Pdt S Gulo STh, Pdt Josua P Nababan. Votum Introitus-Doa dibawakan Pdt Krisman Lase STh. Ibadah diselingi dengan pujian dan narasi liturgy serta paduan suara seperti Paduan Suara Gereja Kristen Jambi (GKJ).
Selanjutnya renungan situasional “Tentang Keluarga Masa Kini” dibawakan oleh Pdt B Rajagukguk MTh. Doa Syafaat dibawakan oleh Pdt Manuarang Hutabarat STh (Praeses HKBP Distrik XXV Jambi) yang kini menjabat Ketua PGI Wilayah Jambi.

Kemudian dilanjutkan dengan Liturgi Massal Kelahiran Yesus yang dipandu oleh Pdt Zuhdi Fretto Siburian SPd  dan penyalaan lilin para Pendeta dipandu oleh Pdt Donald Situmorang STh. Sementara Kotbah atau pesan Natal dibawakan Romo Yohanes Haryoto SCI.

Keluarga yang Tak Goyah

Romo Yohanes Haryoto SCI dalam pesan Natalnya mengatakan, bahwa keluarga Kristen itu merumapan keluarga yang taat akan Firman Tuhan. Keluarga yang tahan terhadap tantangan serta keluarga yang tak goyah dari godaan duniawi.

“Keluarga Kristen adalah keluarga yang mau saling mengasihi, mau saling mengampuni, mau saling memberi dan keluarga yang hidup dalam kasih Kristus. Melalui perayaan Natal Oikumene ini, mari kita jadikan keluarga kita sebagai gereja kecil yang bersekutu dalam Firman Tuhan dan menjadi garam dan terang disekeliling kita,” ujarnya.

“Jadilah Keluarga Kristen yang tak mudah menyerah dalam menghadapi cobaan dan tantangan. Sebagai keluarga Kristen mari kita wujudnyatakan kasih Kristus terhadap semua orang,” katanya.

Usai kotbah dilanjutkan Persembahan dan Doa Berkat dengan mengundang seluruh para pendeta ke atas panggung untuk melakukan Doa Berkat bersama.

Usai ibadah natal Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA), Kadis Perhubungan Ir P Bernhard Panjaitan MM dan rombongan disambut dengan tarian Sekapur Sirih dan peragaan busana etnis Puak Batak. Kehadiran HBA dan rombongan cukup bersahaja ditengah 5000 jemaat yang hadir malam Natal itu.  

Novita Dewi-Alex Rudiart Hutajutu Memukau

KLIK DI SINI FOTO DEWI DAN ALEX DI SINI 

Perayaan Natal Oikumene Provinsi Jambi 2014 memang tampak semarak dengan hadirnya Novita Dewi Marpaung dengan Alex Rudiart Hutajulu. Pasangan suami-istri jebolan X-Factor Indonesia  tampil memukau dihadapan Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus, Walikota Jambi Syarif Fasya beserta undangan lainnya serta sekitar 5000 jemaat Kristiani malam itu.

Novita Dewi Marpaung dan Alex Rudiart Hutajulu membawakan lagu Pujian dan juga lagu-lagu Batak yang cukup akrbap ditelingan masyarakat Batak. Seperti “Didia Rokkappi”, “Marragam-ragam” serta lagu lainnya. Novita dan Alex betul-betul membuat suasana perayaan natal Oikumene Provinsi Jambi 2014 bergema. Setidaknya Novita Dewi dan Alex membawakan 8 lagu pada perayaan Natal tersebut.

MC Acara Binsar Manullang dan Novi juga bersahaja dalam membawakan acara perayaan . Mereka memanggil Alex untuk kali pertama di atas panggung sehingga menambah suasana perayaan semakin meriah. Sebelumnya juga sudah tampil pujian dari Vien Audrey D, Duet Zefanya Simbolon dengan Wahyudi Siagian, Embas Goroup dan Juara Solo Pesparawi UNJA br Purba dari Singkut Sarolangun.

Menjaga Toleransi Umat

Sementara Ketua Umum Panitia Letkol Inf Freddy Sianturi dalam sambutannya mengatakan, rangkaian kegiatan Panitia natal Oikumene Provinsi Jambi telah berjalan sejak November  2014 lalu. Seperti bakti social dengan pengobatan gratis di Kampung Pandan, Kelurahan Legok serta pemberian Sembako kepada 500 warga Legok Kota Jambi.

Disebutkan, perayaan natal Oikumene Provinsi Jambi 2014 dilakukan dengan Tema Kebersamaan yang menciptakan kerukunan umat Beragama serta menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

“Perbedaan Agama tidak menjadi penghalang untuk menciptakan kebersamaan. Natal Oikumene ini diikuti umat Kristiani dari tiga aras berbeda. Ini tercipta karena adanya kebersamaan. Natal ini juga dihadiri oleh umat Hindu, Muslim, Budha. Kita ciptakan kebersamaan umat Manusia dalam kasih sukacita Natal,” katanya.

Ketua PGPI Jambi Pdt R Gultom mengatakan, terimakasih kepada Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, Walikota Jambi Syarif Fasya dan kepada seluruh Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda yang tetap menjaga toleransi umat beragama di Jambi sehingga boleh hidup berdampingan satu dengan yang lain dalam membangun Provinsi Jambi lebih baik.

Walikota Jambi H Syarif Fasya dalam sambutan singkatnya mengatakan, perayaan natal Oikumene Provinsi Jambi yang dihadiri 80 persen umat Kristiani di Kota Jambi ini, sebagai wujud toleransi dan kebersamaan.

“Saya bangga melihat umat Kristiani, khususnya di Kota Jambi yang mau bersama-sama menjaga kerukunan umat Beragama. Saya juga mohon maaf apabila ada saudara-saudara kita yang tergusur dari penertiban PKL selama ini. Adanya Tarian Rebana Kompangan dari Pemerintah Kota Jambi pada perayaan Natal ini, menambah keharmonisan toleransi umat beragam di Kota Jambi,” ujarnya.

Sementara Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus mengatakan, perayaan natal Oikumene Provinsi Jambi Jambi tahun 2014 ini sungguh jauh berbeda. Dengan tampilnya Tarian Rebana Kompangan  yang bernuansa Islami di Perayaan natal menambah kebersamaan toleransi serta keharmonisan umat beraga di Jambi.

“Semoga Damai Sukacita Natal senantiasa menyertai kita seluruhnya, terlebih dalam berkarya dalam hidup. Kasih Natal ini semoga tetap bergelora dalam hidup kita sehari-hari, terlebih dalam membangun Provinsi Jambi lebih baik lagi,” ujarnya.

    
Trio Hutagalung Kids Membuat Gedung Bergema

“Trio Hutagulung Kids”  yang diketahui bernama Oloan Hutagalung ( Kelas 5 SD), Ruben Hutagalung (Kelas 4 SD) dan Hezekiel Hutagalung (Usia 5,5 tahun) ini membuat GOR Kotabaru bergema.
(FOTO HUTAGALUNG KIDS KLIK DISINI) 

Ada yang menarik di perayaan Natal Oikumene Provinsi Jambi  di GOR Kotabaru Kota Jambi Senin (29/12/2014) malam. Tampilnya tiga kakak beradik “Trio Hutagulung Kids”  yang diketahui bernama Oloan Hutagalung ( Kelas 5 SD), Ruben Hutagalung (Kelas 4 SD) dan Hezekiel Hutagalung (Usia 5,5 tahun) ini membuat GOR Kotabaru bergema.

Lagu Batak yang dibawakan “Trio Hutagulung Kids”  membuat sambutan jemaat dan undangan riuh gempita. Tampil dihadapan Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus, Walikota Jambi H Syarif Fasya, Wakil Walikota Jambi H Abdullah Sani dan undangan lainnya serta ribuan jemaat tak membuat  “Trio Hutagulung Kids”  ini demam panggung.

Mereka tampak percaya diri dan fasih melantunkan lagu-lagu Batak yang sudah akrab ditelingan masyarakat Batak. Setidaknya mereka menjadi “Bintang” malam Perayaan Natal Oikumene Provinsi Jambi 2014. Penampilan polos Hezekiel (Usia 5,5 tahun) dengan suara tenor membuat sambutan penonton bergelora.

“Trio Hutagulung Kids”  Oloan Hutagalung, Ruben Hutagalung, Hezekiel Hutagalung setidaknya tampil tiga kali di atas panggung dengan setidaknya 6 lagu. Lagu Batak “Tamiang Ni Dainang I” dan lagu “Ayah” sebagai lagu pemungkas mereka mendapat simpatik penonton. Setidaknya mereka “meraup” saweran hingga Rp 3 Juta dari pejabat dan jemaat yang bersimpatik.

Bahkan “Trio Hutagulung Kids” yang tinggal di Desa Kolam Susu, Durian Luncuk, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi ini merupakan anak kurang mampu secara ekonomi. Mereka bersama orang tua mereka M Pardomuan Hutagalung dan Nurselli br Nababan tinggal mengontrak di Desa Kolam Susu, Durian Luncuk, Kabupaten Batanghari.

Menurut ibunda dari Oloan Hutagalung, Ruben Hutagalung, Hezekiel Hutagalung, Nurselli br Nababan, ketiga anaknya sejak kecil memang hobi menyanyi. Ketiganya kerap menonton VCD lagu-lagu Batak dan mengikutinya. “Sumbangan yang didapat anak kami ini di Perayaan Natal Oikumene ini menjadi berkat bagi keluarga kami. Terpujilah Tuhan untuk kebaikan Jemaat yang menyumbang,” ujar Nurselli br Nababan sembari memberikan nomor HP 085357280182. (Asenk Lee Saragih-HP 0812 747 7587).

KLIK FOTO LAINNYA 
  






Doa Berkat Oleh Para Pendeta

Binsar Manullang

Novi MC

Parodi Liturgi Profesi

Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus didampingi Ir P Bernhard Panjaitan MM.

Penyambutan Gubernur Jambi dengan Sekapur Sirih.



Hutagalung Kids

Ketua Umum Letkol Inf Freddy Sianturi.
 
Alek Rudiart Hutajulu

Lagu Anak Medan

Trio "Anak Medan" Danpom, Dandim dan Walikota Jambi.

Novita Dewi Marpaung dan Alex Rudiart Hutajulu.

Novita Dewi Marpaung dan Alex Rudiart Hutajulu.

Gubernur Jambi Berikan Kata Sambutan



Wawancara TVRI Jambi Ketum dan Penasehat Ir P Bernhard Panjaitan MM

Novita Dewi Marpaung

Novita Dewi Marpaung







Tampilnya tiga kakak beradik “Trio Hutagulung Kids”  yang diketahui bernama Oloan Hutagalung ( Kelas 5 SD), Ruben Hutagalung (Kelas 4 SD) dan Hezekiel Hutagalung (Usia 5,5 tahun) ini membuat GOR Kotabaru bergema.


Doa Penutup Pdt N Sinaga STh

Ir P Bernhard Panjaitan MM /br Silaean Bersama Tina Sofa dan Suami Dengan Rekan. Foto-foto Asenk Lee Saragih



No comments: