.

.
.

Kamis, 15 Januari 2015

Gigit Telingan Istri, Oknum Anggota Dewan Batanghari Dilaporkan Istrinya

Amin Anggota DPRD Kabupaten Batanghari
KDRT OKNUM DEWAN
Istri Amin Diperiksa Polda Jambi
Telinga Ria Pernah Digigit

JAMBI-Tim Subdit IV Polda Jambi kini menyelidiki kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Amin seorang oknum Anggota Dewan DPRD Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi terhadap istrinya sendiri Ria. Penyidik Polda Jambi telah memanggil pelapor Ria untuk dimintai keterang, Kamis (15/1) dalam kasus yang dilaporkan oleh korban pada Minggu (10/1).

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah kepada wartawan membenarkan pemanggilan saksi tersebut, Kamis (15/1). “Hari ini (Kamis-red) penyidik memeriksa pelapor terlebih dahulu,” kata Almansyah.

Ditambahkan, selain pelapor, pihaknya juga telah memeriksa satu saksi lainya dalam perkara ini. Namun Almansyah enggan menjelaskan keterkaitan saksi dalam perkara ini.

“Selain pelapor, kita juga telah memeriksa satu saksi lainya. Setelah saksi saksi kita periksa, kita akan segera memanggil terlapor,” ujar Almansyah.

Sementara itu, Ria saat ditemui di Mapolda Jambi mengaku dirinya memang kerap menjadi bulan bulanan suaminya saat tengah bertengkar. Bahkan Ria mengaku penganiayan tersebut sudah berulang kali terjadi.


Selama ini dirinya mencoba menahan, tapi perlakukan suaminya tetap saja seperti itu dan akhirnya dirinya menempuh jalur hukum.

Tidak hanya menggunakan tangan, Ria juga mengaku pernah dianiaya oleh suaminya menggunakan gunting, bahkan telinga ria pernah digigit oleh suaminya. “Dibahu saya juga ada luka, itu semua perbuatan dia (Amin-red),” akunya.

Seperti diberitakan sebelumnya,  tak terima dengan perlakukan kasar sang suami, Ria, istri seorang Anggota DPRD Kabupaten Batanghari melaporkan suaminya ke Polda Jambi. Ibu satu anak itu, mengaku mendapat aksi kekerasan dari suaminya.

Karena perbuatan suaminya itu, dirinya melaporkan perbuatan KDRT yang dialaminya Minggu (10/1) lalu sekitar pukul 23.45 WIB di rumahnya kawasan perumahan Valencia, Mendalo.

Ria mengaku, saat itu, ia memergoki suaminya, tengah berduaan dengan seorang wanita di dalam rumah. Ria pun tak dapat membendung amarahnya. “Saya marah benar. Saya lempar mereka berdua,"ungkapnya.

Aksi lempar itu membuat suaminya kaget dan langsung mengejarnya. “Saya ketakutan, lalu berusaha lari dari mereka,"jelas Ria. Naas bagi Ria, suaminya ternyata berhasil menangkapnya, lalu memplintir tangannya serta mencakar lehernya.

Tidak sudah di situ saja, suaminya juga mengeluarkan kata cacian dan meludahi wajahnya. Tidak terima dengan perbuatan suaminya,riapun melaporkan kekeran tersebut ke Mapolda Jambi.(esa)

Tidak ada komentar: