.

.
.

Sunday, 18 January 2015

Tren Mabuk Dengan Oplosan Komix di Tanjabtim

Tren Mabuk Dengan Oplosan Komix di Tanjabtim
Puluhan Bungkus Komix Ditemukan di Lokasi GOR


MUARASABAK-Tren mabuk dengan menggunakan obat batuk komix kini semakin marak di kalangan pemuda di Tanjab Timur. Setelah sebelumnya, mabuk menggunakan komix ini ‎sempat terjadi di kalangan remaja di Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Mabuk menggunakan komix juga terjadi di kalangan pemuda Muara Sabak Barat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya ditemukan bungkusan komix di lokasi GOR Paduka Berhala Muara Sabak Barat.

Bungkusan komix yang ditemukan di lokasi GOR Paduka Berhala mencapai ratusan bungkus. Bahkan di lokasi tersebut ditemukan kemasan kotak. Artinya komix yang dibeli tidak lagi per sachet tapi sudah dalam bentuk kemasan kotak.


Kuat dugaan, kemasan komix yang ditemukan dalam jumlah banyak tidak digunakan untuk obat batuk, tapi disalahgunakan untuk mabuk oleh kalangan remaja.

Kakan Satpol PP Tanjabtim, Aman disinggung permasalahan tersebut mengatakan, pihaknya selama ini selalu melakukan pengawasan diseputaran GOR Paduka Berhala Muara Sabak Barat. “Hanya saja memang anggota kami yang terbatas, jadi sering kecolongan," jelasnya.

Dia mencontohkan, bila anggota melakukan patroli diseputaran GOR sekitar pukul 20.00-21.00 WIB muda-mudi ini malahan datang di atas pukul 21.00 WIB. Apabila petugas stand by juga tidak mungkin.

“Kalau jaga seputaran GOR diperkantoran tidak ada yang menjaga kami kekurangan personil," katanya. Sehingga inilah yang menjadi permasalahan pihaknya dalam menjalankan tugas, disatu sisi kekurangan personil disatu sisi ada lokasi yang dijadikan lokasi pekat.

“Tapi tetap kami upayakan untuk mencegah pekat ini," terangnya. Menyikapi masalah diseputaran GOR pihaknya akan bekerjasama dengan aparat kepolisian untuk memberantas kenakalan remaja yang terjadi diareal GOR. “Anak buah saya akan kembali memantau GOR,  kalau benar ada aktifitas seperti itu, kami akan turun bersama petugas kepolisian," tandasnya. (mut/lee)

No comments: