.

.
.

Wednesday, 28 January 2015

Jembatan Pedistrian Rencanaya Diresmikian Wapres Jusuf Kalla

Jembatan Pedistrian Kota Jambi. Foto Asenk Lee Saragih
Jembatan Pedestrian di kawasaan Taman Rajo, Kota Jambi, direncanakan akan diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Gubernur Jambi Hasan Basri Agus mengaku sudah mengundang Wakil Presiden untuk hadir dan meresmikan Jembatan Pedestrian Jambi, namun kepastian tanggal belum pasti, dari keterangan yang dia dapat Wapres bersedia datang ke Jambi.

R MANIHURUK, Jambi

“Kita sudah mengundang bapak Wakil Presdien, nanti rencananya di pertengahan Februari, tapi masih dicari tanggal pastinya, termasuk juga beberapa kegiatan yang ada di Jambi," kata Hasan Basri, Selasa (27/1).

Berdasarkan informasi yang dia dapat dari staf perwakilan Jambi di Jakarta, Jusuf Kalla bersedia datang dan meresmikan jembatan pada 12 Februari, namun kata Gubernur surat resmi jadwal tersebut belum ada, ini baru sekedar informasi awal.

Jembatan Pedestrian merupakan salah satu ikon Jambi, jembatan ini membelah Sungai Batanghari yang menghubungkan Kota Jambi dengan Kota Sebrang, jembatan pejalan kaki ini terlihat lebih menarik karena menyerupai huruf "S".


Terkait spesifikasi teknis jembatan, Kepala Dinas PU Provinsi Jambi Ir Bernhard Panjaitan MM melalui Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Arfan, menjelaskan bahwa panjang total jembatan yakni 503 meter, panjang itu terdiri dari bentang utama sepanjang 308 meter dan bentang pendekat 195 meter, untuk lantai jembatan adalah beton precast, dengan lebar lantai 4,5 meter, sedangkan lantai pendekat dicor di tempat.

Rangka baja di bagian utama dan pendekat kata Arfan mengunakan baja satu girder, sedangkan dua pylon jembatan memiliki tinggi pile cap 2,5 meter dengan ketinggian dua pylon itu 64 meter.
Sementara jenis kabel stayed (penahan) di dua tiang yakni spiral strand buatan Itali, tak tanggung-tanggung total panjang kabel Jembatan Pedestrian mencapai 4.618,568 meter, jumlah itu terdiri dari 80 potong.

“Kabel itu terbagi 80 potong, satu kabel itu mampu menahan beban 600 kilonewton, bayangkan beban yang bisa ditampung 80 kabel buatan Ital itu, kabel itu juga tidak akan berkarat, itu sudah diuji," katanya.

Jembatan yang panjangnya mencapai 750 meter itu juga diyakininya mampu menahan beban hidup dan beban mati serta beban kejut, kalkulasinya yakni satu meter mampu menahan 200 kilogram permeter persegi.(*/lee)

No comments: