.

.
.

Rabu, 11 Juli 2012

Kontingen Papua Barat Juara UMUM Pesparawi Nasional X Kendari 2012

 [PEMUKULAN GONG PENUTUPAN: Gubernur Sulawesi Tenggara Bapak H. Nur Alam saat pemukulan gong tanda ditutupnya PESPARAWI Nasional X tahun 2012. Gubernur didampingi Dirjen Bimas Kristen selaku Ketua Umum LPPN Bapak Saur Hasugian.]

Kendari, DBK-Malam penutupan perhelatan akbar PESPARAWI Nasional X tahun 2012 Senin (09/07/2012) berjalan dengan khidmat. Acara penutupan yang dimulai pukul 16.00 WITA di lapangan MTQ Kendari itu diawali dengan ibadah bersama seluruh umat Kristen yang ada di Sulawesi Tenggara dengan seluruh kontingen dari 33 provinsi dan aparat berserta semua panitia yang terlibat.


Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional di Kendari dinilai Dirjen Bimas Kristen selaku Ketua Umum LPPN Bapak Saur Hasugian berjalan dengan baik dan lancar. Lancarnya pelaksanaan PESPARAWI itu tak lepas dari dukungan masyarakat Sulawesi Tenggara, pemerintah Provinsi dan seluruh umat beragama serta aparat keamanan dari TNI-POLRI.

Dirjen Bimas Kristen dalam sambutannya berkata "Panitia PESPARAWI Nasional kali ini, 80% adalah kaum muslim dan sisanya beragama Kristen, Katolik, Buddha, Hindu bahkan Khonghucu." "Saya selaku Ketua Umum LPPN berterima kasih sekali kepada masyarakat dan pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara yang telah menunjukan kebhinekaannya. 

Apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Sulawesi Tenggara yang terus memonitor penyelenggaraan PESPARAWI Nasional kali ini. Juga PESPARAWI di Kendari merupakan cerminan wajah bangsa Indonesia, dan rasanya tidak salah jika saya mengatakan kota Kendari merupakan kota kerukunan umat beragama," lanjutnya.


Dirjen menambahkan, pelaksanaan PESPARAWI kali ini, berjalan dengan penuh toleransi. Selain itu, kata Dirjen, keamanan dan ketertiban sangat baik, sehingga perhelatan PESPARAWI berlangsung dengan aman dan teratur.

"Ini merupakan suatu kebahagiaan yang luar biasa sekali, karena penyelenggaraan PESPARAWI Nasional X kali ini membuktikan kebhinekaan bangsa Indonesia yang semakin baik. Pelaksanaan PESPARAWI juga merupakan bagian dari tugas pemerintah bersama gereja dan mitra lainnya untuk mendukung kerukunan hidup umat beragama di Indonesia," ujarnya.

Sejalan dengan sambutan Dirjen Bimas Kristen, Gubernur Sulawesi Tenggara H. Nur Alam selaku Ketua Umum Panitia Penyelenggaraan PESPARAWI Nasional X dalam sambutannya berkata "PESPARAWI Nasional X di Kendari telah memperlihatkan betapa indahnya keberagaman budaya dan agama dapat bersatu, bersinergi menyukseskan PESPARAWI Nasional kali ini. Perbedaan jangan selalu dilihat sebagai potensi konflik, tetapi dilihat sebagai sesuatu yang indah, yang semakin menguatkan kerukunan antar umat beragama." "Ya, indah seperti pelangi yang memancarkan banyak warna."

Gubernur menambahkan "Warga Kendari berbahagia karena melalui even ini hubungan persaudaraan antar anak bangsa semakin erat." Ia menilai, PESPARAWI menjangkau seluruh komunitas agama karena seni yang terkandung dalam event PESPARAWI bersifat universal.

Seusai Gubernur membacakan sambutannya, acara pun dilanjutkan dengan pemukulan gong penutupan. Pemukulan gong dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara H. Nur Alam, didampingi oleh Dirjen Bimas Kristen, Direktur Urusan Agam Kristen dan para rohaniawan dari berbagai agama. Akhirnya gong pun berbunyi pertanda berakhirnya perhelatan akbar PESPARAWI Nasional X tahun 2012 yang dimulai dari tanggal 03-09 Juli 2012.

Acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dari 11 kategori yang diperlombakan. Kategori Vokal Solo Anak Usia 7-10 tahun, medali champion diraih Papua Barat, Vokal Solo Anak Usia 10-13 tahun, medali champion diraih Sulawesi Barat. Solo Remaja/Pemuda Putri, medali champion diraih Papua Barat, kemudian, Solo Remaja/Pemuda Putra, medali champion diraih oleh kontingen Kalimantan Selatan. Sedangkan kategori Vokal Grup, medali champion diraih kontingen Maluku. 

Untuk Paduan Suara Wanita, medali champion diraih Papua Barat dan kategori Paduan Suara Pria, medali champion juga diraih Papua Barat. Paduan Suara Anak, medali champion diraih Sulawesi Utara, kategori Paduan Suara Remaja medali champion diraih kontigen Papua. 

Terakhir, dalam kategori Musik Etnik piala champions tidak ada, karena kategori ini memang bukan untuk diperlombakan. Sehingga diperoleh akumulasi medali champion terbanyak dari provinsi Papua Barat dengan perolahan 4 medali champion, dan secara resmi Papua Barat dinobatkan sebagai Juara Umum PESPARAWI Nasional X tahun 2012.

Penyerahan piala Juara Umum yang merupakan piala bergilir dari Presiden RI, diserahkan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara H. Nur Alam kepada Ketua LPPD provinsi Papua Barat Bapak Urbanus Rahangmetan. Sorak sorai kegembiraan pun pecah, kontingen Papua Barat yang baru kali kedua ikut dalam PESPARAWI Nasional ini membuktikan keseriusannya untuk memenangkan PESPARAWI Nasional X. 

Usaha dan kerja keras kontingen Papua Barat tidak sia-sia. Seluruh peserta kontingen Papua Barat berhamburan ke depan podium dan Bapak Urbanus menyerahkan piala bergilir tersebut untuk diarak oleh kontingen Papua Barat keliling lapangan MTQ Kendari.
Luapan kegembiraan pun terpancar dari wajah mereka. Rasa haru dan ucapan syukur kepada Tuhan pun mereka kumandangkan. Kegembiraan pun mengalir keseluruh kontingen dari berbagai daerah termasuk masyarakat Sulawesi Tenggara yang ikut merasakan indahnya perhelatan akbar PESPARAWI Nasional X tahun 2012 di bumi Anoa Kendari.
TARIAN: Kiri persembahan tarian dari kontingen Papua Barat (Juara Umum PESPARAWI Nasional X tahun 2012), Kanan persembahan tarian dari Indonesian All Star Dancer Jakarta.

"Selamat kepada kontingen provinsi Papua Barat sebagai Juara Umum PESPARAWI Nasional X tahun 2012 dan selamat kepada kontingen provinsi Maluku sebagai tuan rumah perhelatan akbar selanjutnya PESPARAWI Nasional XI tahun 2015 di kota Ambon, manise. Tuhan Yesus Memberkati kita semua, amin," itulah kata-kata terakhir MC pada malam penutupan PESPARAWI Nasional X tahun 2012.(http://bimaskristen.kemenag.go.id)

Tidak ada komentar: