.

.
.

Wednesday, 25 July 2012

Bazar Untuk Atasi Lonjakan Harga Pasar

Gubernur Jambi HBA saat sidak pasar di Angso Duo Kota Jambi. Foto Rosenman Manihuruk


Jambi, BATAKPOS

Wakil Gubernur Jambi H.Fachrori Umar meminta agar perekonomian kapitalis dihindari. Ekonomi kerakyatan harus dikedepankan. Para pengusaha boleh mengambil untung tetapi jangan berlebihan, carilah untung dengan sewajarnya dan seimbang.

Demikian dikatakan H.Fachrori membuka Bazar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, Selasa (24/7) bertempat di pendopo rumah adat kantor Gubernur Jambi Telanaipura. 

Bazar Ramadhan yang dilaksanakan selama tiga hari ini diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari Sektor Umum, SKPD, dan Organisasi Wanita. Hadir pada acara ini Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Ir.Syarasaddin,M.Si., Penasehat Dharma Wanita Hj.Yusniana Hasan Basri, Ketua BKOW provinsi Jambi Hj. Rahima Fachrori, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi Dewi Syahrasaddin.

H.Fachrori Umar  memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini dan menghimbau agar para pengusaha pro kepada ekonomi kerakyatan. Para petani yang telah bekerja keras terkadang barangnya yang berlimpah dibeli dengan harga murah, kesejahteraan petani ini tergantung pada mekanisme pasar yang diciptakan oleh pengusaha.

Penasehat Dharma Wanita Hj.Yusniana Hasan Basri mengatakan, kegiatan bazaar ini sangat positif dimana dapat membantu memenuhi kebutuhan dari para anggota Dharma Wanita Provinsi Jambi khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Diharapkan ke depan bazar ini dilaksanakan bukan saja oleh Dharma Wanita tetapi oleh seluruh  organisasi wanita yang ada di Provinsi Jambi, karena dengan pelaksanaan bazar ini harganya lebih rendah dibanding dengan harga pasar.

Ketua Dharma Wanita Provinsi Jambi Dewi Syahrasaddin menyampaikan bahwa salah satu upaya Dharma Wanita provinsi Jambi dalam memaknai Ramadhan dengan pelaksanaan kegiatan  yang berkaitan dengan program kerja DWP pada tahun 2012.

“Disamping itu, bazar yang dilaksanakan juga bermanfaat untuk membantu meringankan beban anggota Dharma Wanita dan masyarakat pada umumnya, dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok di bulan suci Ramadhan, maupun dalam menghadapi hari Raya Idul Fitri,” ujar Dewi Syahrasaddin. RUK

No comments: