.

.
.

Thursday, 19 June 2014

Gubernur Pasang Tiang Pancang Kilang LPG dan PLTG

TANJABAR-Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus (HBA) melaksanakan Pemasangan tiang pancang pertama proyek kilang LPG dan Pembangkit Listrik tenaga Gas di desa Pematang Lumut Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Rabu, (18/6).

Gubernur Jambi HBA dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang strategis, karena terkait dengan pembangunan ketahanan energi nasional yang merupakan pilar penting Ketahanan ekonomi. “Ketahanan ekonomi yang ditandai dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat merupakan unsur  utama ketahanan nasional,” ungkap Gubernur. 

Menurut Gubernur Jambi HBA, mniyak dan gas bumi merupakan sumber daya alam yang sangat strategis bagi indonesia, bukan hanya sebagai pemasok kebutuhan bahan bakar dan bahan baku industri dalam negeri, tetapi juga merupakan andalan sumber penerimaan dan devisa Negara serta menyangkut aspek berkelanjutan dari kegiatan pembangunan. 

Gubernur Jambi HBA juga mengungkapkan bahwa proyek ini sangat panjang perjuangannya, yaitu dimulai sejak zaman Gubernur Zulkifli Nurdin hingga baru dapat selesaikan oleh Gubernur Hasan Basri Agus. Dampak ekonomi yang diharapkan dari proyek ini cukup luas dan untuk kepentingan masyarakat luas.  “Jambi adalah daerah yang kaya memiliki sumber daya alam yang banyak seperti Minyak bumi, Gas, Batu Bara, Geothermal, PLTA Kerinci namun belum berjalan hingga saat ini,” jelas Gubernur.


Pada kesempatan tersebut Gubernur Jambi HBA juga menceritakan lika-liku perjuangannya berulangkali menemui semua pihak terkait, namun hingga saat ini banyak rencana Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengembangkan sektor energi belum dapat terwujud. Untuk itu Gubernur berharap PT JII dan Jabung Barat Sakti dapat berkembang dalam melangkah dan dapat menambah pendapatan daerah.

Saat diwawancarai wartawan, Gubernur mengatakan dari sisi pemerintah  proyek ini merupakan salah satu sumber PAD melalui BUMD PT.Jambi Indoguna Internasional, begitu juga dengan Kabupaten Tanjabbar melalui Perusda Tanjabbar. Sehingga Sumber Daya Alam yang ada dapat terolah dengan baik dan dapat menyerap tenaga kerja. “Yang terpenting adalah semua Sumber Daya Alam dapat dikelola untuk kepentingan masyarakat. Karena walau bagaimanapun juga pemerintah bekerja untuk kesejahteraan masyarakat,” tandas Gubernur HBA.

Sementara itu Wakil Bupati Tanjabbar, Katamso SA,SE,ME dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dari 15 K3S yang beroperasi di Provinsi Jambi baik yang berstatus produksi maupun eksplorasi dan sebagian besar berada di Kabupaten Tanjabbar menandakan besarnya potensi Migas yang ada dikabupaten tersebut namun rasio elektrifikasi listrik didaerah tersebut hanya 46% dimana artinya sebanyak 54% wilayah Tanjabbar belum dialiri listrik, dan konversi dari minyak tanah ke gas belum maksimal karena belum ada satupun SPBE berada di Tanjung Jabung Barat sehingga seluruh kebutuhan LPG didatangkan dari Sumatera Selatan sedangkan produksi Petrochina dialokasikan untuk nasional dan diekspor. ”sehingga melalui peningkatan kemandirian energy menjadi penting untuk meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat,” tutur Katamso.

Katamso mengatakan, Pemkab Tanjabbar melalui Perusda Jabung Barat Sakti bersinergi dengan BUMD Provinsi Jambi   pada 2011 diberikan alokasi gas oleh SKK Migas atas gas yang diproduksi oleh K3S PetroChina dalam bentuk gas buang yaitu gas yang dibuang atau dibakar, yang mana yang diambil oleh K3S adalah sumber minyak mentah saja. Agar  tidak membebani APBD daerah maka PT. JII dan Perusda Jabung Barat Sakti menggandeng PT. Bumi Jambi Energi untuk mengolah alokasi gas yang telah dialokasikan.

 “Diharapkan proyek ini dapat menghasilkan LPG 85- 100 ton dan menggerakkan PLTG dengan kapasitas listrik 15 megawat sehingga dapat berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat Tanjabbar dan semua pihak yang terlibat,” papar Katamso.

Pada kesempatan tersebut Drs.H. Zulkifli Nurdin sebagai penggagas proyek, Mayjen TNI Purn. Jali Yusuf Komisaris Pelindo II,  Surat Indriarso Staf Ahli Menteri Sekretaris Kabinet, Perwakilan SKK Migas dan Perwakilan Petrochina, Forkompinda Provinsi Jambi, Forkompinda Tanjung Jabung Barat, Susanto, Direktur Utama PT. Bumi Jambi Energi, Petrie Ramlie Direktur Utama BUMD PT. Jambi Indoguna Internasional, Ahmad Yusal Direktur Utama Perusda Jabung Barat Sakti serta para pejabat lainnya dari Provinsi Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (Lee/Sartika Sari/ Fotographer-Humas Provinsi Jambi)






No comments: