.

.
.

Selasa, 10 Juni 2014

Puluhan Ribu Pelajar di Provinsi Jambi Belum Melek Alquran




Jambi-Sebanyak 38 ribu pelajar tingkat sekolah dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA) sederajat belum melak atau masih buta aksara Alquran. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi beberapa tahun belakangan gencar dalam pemberantasan buta aksara Alquran di Provinsi Jambi.

R MANIHURUK, Jambi

Program calinstung (baca, tulis dan berhitung) di dunia formal dan informal mulai berjalan dengan baik. Namun Pemprov Jambi masih punya pekerjaan rumah (PR) yakni mengatasi 38.000 pelajar dari mulai SD hingga SMA atau sederajat di daerah Provinsi Jambi agar dapat membaca dan menulis ayat-ayat suci Al Qur’an.

Wakil Gubernur Jambi, H Fachrori Umar kepada Harian Jambi, Rabu (4/6) mengatakan, sejak tahun 2012 lalu, Pemprov Jambi telah menganggarkan dana Rp 3,5 miliar untuk program pemberantasan buta aksara Al Qur’an di Provinsi Jambi.  Saat ini terdapat sekitar 38.000 pelajar dari mulai SD hingga SMA sederajat di daerah Provinsi Jambi yang tidak bisa membaca dan menulis ayat-ayat suci Al Qur’an.

Disebutkan, minat membaca anak-anak membaca Al Qur’an sangat minim, bahkan sangat memprihatinkan. Ini patut menjadi perhatian Pemprov Jambi.

Disebutkan, anak-anak dan pelajar kini cenderung menggeluti permainan teknologi berupa game online, permainan modern. Bahkan untuk minat membaca dan belajar Al Qur’an nyaris terlupakan.

“Saya minta ini perhatian semua pihak. Para pengasuh pondok pesantren juga diharapkan bersama-sama mengatasi krisis ahklak ini. Rendahnya animo generasi muda untuk membaca Al Quran ini tidak terlepas dari peran keluarga. Karena pendidikan agama disekolah sangat terbatas, jadi peran orang tua juga dituntut,”ujarnya.

Disebutkan, Pemprov Jambi telah menganggarkan dana untuk pemberantasan buta aksara Al-Qur’an sebesar Rp 3,5 miliar. Namun jika tidak ada partisipasi dari orang tua program pemerintah tidak akan maksimal. Diharapkan dengan program itu, semakin banyak anak-anak yang terbebas dari buta aksara Al Qur’an. (*/lee)

Tidak ada komentar: