.

.
.

Monday, 2 June 2014

Merakit Komputer Sesuai Pesanan Pelanggan



Yudi sedang melakukan proses perakitan CPU dari perakitan fisik hingga tes sistem

Kini membeli unit komputer tak lagi rumit dengan pilihan berbagai spek. Kini beli komputer boleh dipesan sesuai keinginan pada spek. Personal Computer (PC) merupakan salah satu produk teknologi, yang telah banyak digunakan oleh berbagai kalangan. PC yang terdiri dari serangkaian perangkat elektronik ini, dirangkai dan dikemas untuk dapat melakukan input, proses dan output data.

R MANIHURUK, Jambi

Dalam perkembangannya, PC atau secara sederhana biasa disebut dengan komputer ini, mampu berkembang dengan pesat. Baik dari segi teknologi maupun ukuran. PC yang dulu berukuran sangat besar, sekarang telah berubah menjadi komputer yang berukuran kecil dan tipis. Sehingga bisa diletakkan dan dimanfaatkan di dalam ruangan kecil sekalipun.

Awalnya, komputer hanya digunakan sebagai alat untuk mengetik. Hal ini menggantikan posisi mesin ketik yang manual dan sedikit ribet. Namun saat ini, komputer sudah bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal. Seperti mengolah gambar, suara, video dan lain-lain.

Bicara soal komputer, tidak akan lepas dari unsur-unsur yang menyertainya. Unsur-unsur tersebut antara lain hardware, software dan brainware. Ketiganya adalah perangkat yang saling berkaitan.
Hardware adalah perangkat keras, yang berfungsi sebagai mesin. Hardware dalam hal ini, akan bekerja sebagai pengolah data. Hardware ini bersifat nyata atau dapat dilihat secara fisik dan dapat disentuh secara fisik. 


Selanjutnya software, merupakan perangkat lunak yang dijalankan melalui hardware. Software bisa dilihat dan digerakkan, namun tidak bisa disentuh secara fisik. Sedangkan brainware adalah orang yang menjalankan komputer tersebut.

Dalam hal ini, hardware adalah komponen paling utama dalam komputer. Tanpa adanya hardware, maka software tidak akan bisa bekerja. Otomatis, pengguna atau brainware tidak dapat mengoperasikannya.

Hardware Bagian Terpenting

Hardware adalah bagian penting dalam kegiatan computing. Terlebih yang menjadi media proses pengolahan dan penyimpanan data. Hardware yang satu ini dikenal dengan Central Processing Unit (CPU). CPU terdiri dari beragam perangkat elektronik yang terhubung dan saling terkait satu sama lain.

Kecenderungan pengguna kurang mengenal isi dari CPU-nya sendiri. Padahal, mengenal CPU akan membuat pengguna juga mengenal dan mengetahui kemampuan CPU yang mereka gunakan. Terlebih bagi pengguna yang membeli komputer, dengan CPU yang sudah built-up semua. Namun sekarang, banyak pengguna yang sudah mulai mengenal CPU-nya sendiri dan merakit sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

Untuk merakit komputer maupun CPU sesuai dengan keinginan dan kebutuhan, Anda harus mengenal terlebih dahulu komponen-komponen yang berkaitan. Baik merakit dengan tangan sendiri ataupun dengan bantuan orang lain. Spesifikasi dari perangkat yang dirakit harus benar-benar dipahami.

Membangun PC sendiri

Harian Jambi menemui seseorang yang biasa menangani proses perakitan CPU. Yudi Prawira, seorang teknisi di salah satu toko komputer di Jalan Gatot Subroto Pasar Kota Jambi. Yudi, panggilan akrab pria ini menjelaskan tentang bagaimana membangun PC sesuai dengan kebutuhan.

Menurutnya, untuk membangun sebuah komputer (PC), hal pertama yang harus ditentukan adalah kegunaan dari PC itu sendiri. Apakah untuk mengetik, untuk desain, gaming dan sebagainya.

“Pengguna juga harus memahami spesifikasi dari hardware-hardware yang dibutuhkan untuk membuat PC sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Jadi bukan asal comot aja,” ujarnya.

Yudi menjelaskan, terdapat bagian-bagian terpenting yang harus diperhatikan untuk membangun PC. Bagian-bagian tersebut yakni mainboard, processor, memory atau RAM, harddisk, casing, power supply dan VGA.

Hardware-hardware yang perlu kita perhatikan untuk membangun PC itu jelas mainboard, processor, Random Access Memory (RAM), harddisk, casing, power supply dan VGA. Itu sih yang paling penting. Tapi DVD ROM juga perlu. Semuanya itu saling bersangkutan,” ujarnya.

Mainboard

Mainboard merupakan kerangka dari semua organ dalam PC ini. Mainboard inilah tempat meletakkan seluruh komponen seperti memory RAM, processor, VGA dan harddisk. Melalui mainboard ini pula, semua komponen akan terhubung dan bekerja.

Mainboard tidak bisa sembarangan, karena ini erat kaitannya dengan komponen lainnya. Pilihlah mainboard yang sesuai dengan spesifikasi PC dan yang paling penting spesifikasi processor yang digunakan. Karena mainboard punya kecocokan dengan processor apa-apa saja. Bisa saja dipasangkan, tapi belum tentu hidup. Maka sebaiknya dipahami betul kebutuhan mainboard yang sesuai dengan processor yang diinginkan,” paparnya.

Processor

Selanjutnya processor, Yudi mengibaratkan processor layaknya otak manusia. Karena melalui processor inilah semua aktivitas PC diatur. Semakin kebut processor, maka semakin kebut pula kerja PC tersebut.

“Ada bagian terpenting bagi processor untuk bekerja dengan baik, yaitu fan cooling procesor. Ini adalah semacam kipas yang dipasang di atas processor yang telah terpasang di mainboard. Tanpa adanya kipas ini, maka processor akan panas dan kinerja processor akan lambat dan yang fatal adalah rusaknya processor. Ada juga yang namanya Pasta. Ini bentuknya seperti odol, gunanya untuk menjaga suhu processor juga, jangan sampai kepanasan. Suhu sangat mempengaruhi kinerja processor,” ujarnya.

Processor memang sangat sensitif terhadap apapun. Bahkan ketika memasangnya. Sehingga, kejelian dan ketelitian sangat diperlukan. 

“Kalau mau pasang processor ke mainboard serahkan pada ahlinya. Jangan coba-coba, karena akibatnya fatal. Patah atau bengkok sedikit saja jarum-jarum yang berada di sisi bawah processor akan mengakibatkan processor rusak alias tidak bisa digunakan lagi,” ujarnya.(*/lee)
**

Mengenal Dekat Perangkat Komputer

Bagi yang belum paham komputer, alangkah baiknya mengenal dekat perangkat komputer ini. Seperti perangkat Random Access Memory atau biasa dikenal dengan RAM. RAM sangat penting bagi PC. Karena ini berbicara kapasitas aplikasi yang dapat dijalankan oleh perangkat. 

Processor yang kebut tapi tidak didukung oleh RAM yang besar, hasilnya sama seperti kanal sempit yang dialiri air bah. Menurut Yudi, kapasitas RAM perlu diperhatikan, apalagi bagi mereka yang memanfaatkan PC tersebut untuk menjalankan aplikasi berat, seperti software desain dan game-game 3D. 

“Dengan RAM yang besar, maka aplikasi ini akan dijalankan dengan lancar. Karena memorinya besar. Bahkan untuk membuka banyak aplikasi juga sangat dipengaruhi RAM. RAM yang kecil tidak akan bisa membuka program-program yang berat atau banyak program sekaligus. Makanya, semakin besar RAM, akan semakin bagus,” ujarnya.

Harddisk

Harddisk adalah perangkat sebagai media penyimpanan. Dalam hal ini, harddisk harus disesuaikan dengan kebutuhn penyimpanan data pengguna. Dalam kebutuhan tertentu, harddisk disandingkan dengan Solod State Drive (SSD).

“Besarnya harddisk harus disesuaikan dengan kebutuhan penyimpanan data pengguna. Kita pasti selalu tanya berapa kebutuhan harddisk-nya. Kalau memang besar, kita beri yang besar, kalau tidak kita kasih yang standar aja. Tapi untuk keperluan tertentu, harddisk ini disandingkan dengan Solod State Drive atau biasa disebut SSD. 

SSD ini hampir sama dengan harddisk. Hanya saja sistemnya berbeda, tidak menggunakan kepingan CD seperti harddisk. Tapi lebih pada chip seperti memori.
“SSD ini pun harganya jauh lebih mahal. Untuk ukuran 64 gigabyte harganya bisa sampai Rp 900 ribu,” ujar Yudi. 

Namun, Yudi menambahkan bahwa kecepatan yang dihasilkan oleh SSD ini jauh lebih cepat dibandingkan harddisk. Sehingga untuk sistem berjalan lebih enteng.
“Biasanya yang pakai SSD ini PC yang digunakan untuk bermain game atau aplikasi berat. Sehingga SSD digunakan untuk partisi sistem dan harddisk untuk keperluan penyimpan data biasa saja,” ujarnya.

VGA

Sebagai polesan keindahan tampilan grafik PC tersebut, maka VGA sangat diperlukan. VGA dalam hal ini, akan membantu menghasilkan grafik gambar yang lebih baik, lebih halus dan lebih tajam.
“Tidak hanya PC gaming saja yang butuh VGA tinggi. Melainkan PC yang biasa digunakan untuk pekerjaan desain dan program-program 3D,” ujar Yudi.

Casing

Ketika bicara tentang casing dan pengaruhnya terhadap kinerja PC, Yudi sontak mengatakan casing sangat perlu diperhatikan dalam perakitan PC. Karena menurutnya, pada casing tersebut terdapat power supply. Power supply inilah yang menjadi tenaga ke seluruh perangkat CPU.

“Listrik semua berpusat di komponen ini. Sangat dibutuhkan kestabilan daya ke seluruh perangkat, terlebih PC dengan spesifikasi tinggi. Yang kinerjanya juga berat serta grafik yang tajam. Maka sudah pasti butuh kapasitas yang besar dan stabil. Kalau semua komponen memiliki spesifikasi tinggi namun power supply-nya pakai yang biasa dan tidak stabil, maka semua akan percuma,” jelas Yudi.
Selain itu, power supply bisa menjadi penyebab PC sering restart sendiri. Ini akan berakibat fatal, karena dapat merusak komponen di dalam PC.

“RAM bahkan processor akan rusak karena listrik yang tidak stabil. Oleh karena itu, perlu kita perhatikan power supply yang terdapat pada casing CPU tersebut,” katanya. (lee)
***

Tak Mudah Merakit Ulang Komponen PC 

Memang tidak mudah untuk merakit Personal Computer (PC) dengan spesifikasi seperti yang kita harapkan. Terkadang, terdapat beberapa komponen yang tidak bisa disatukan.
Bagi pengguna PC yang ingin merakit PC yang besifat custom (hasil rombak ulang), harus mempelajari terlebih dulu komponen-komponennya. Karena sistem penggabungannya pun tidak bisa dilakukan sembarangan.

“Contohnya seperti mainboard model lama. Tidak akan bisa dipasang processor terbaru seperti Core i7, karena tidak akan support. Makanya, kenali dulu komponennya dan sesuaikan dengan kebutuhan kita,” ujar Yudi, ahli rakit PC.

Namun harus disadari, bahwa tingkat kestabilan PC rakitan sendiri tidak akan sama dengan tingkat kestabilan PC yang built-up pabrikan. 

“PC built-up jauh lebih stabil dari PC yang costum sendiri, karena mereka melakukan berbagai uji di sana. Namun bukan berarti PC custom tidak baik. Dengan memahami perangkatnya, maka kita bisa meminimalisir tingkat ketidakstabilan dari PC costum ini,” ujarnya.

Untuk saat ini Yudi menyebutkan, sudah banyak orang sudah mulai melakukan custom terhadap PC mereka atau membangun PC dari awal. 

“Untuk di Jambi sendiri, sudah mulai banyak yang custom PC, kebanyakan mereka untuk kegiatan gaming atau desain,” ujarnya. 

Tidak hanya perorangan, menurut Yudi, PC di warnet juga banyak yang menggunakan PC custom. Karena memang, warnet banyak digunakan sebagai lokasi gaming. Sehingga, PC warnet tersebut dalam hal ini di-upgrade untuk gaming.

 “Warnet sekarangkan sudah dijadikan tempat gaming. Jadi PC mereka juga di-upgrade untuk gaming. Karena game-game sekarang berat semua. Namun, untuk kebutuhan pribadi, juga ada yang buat PC custom agar pekerjaanya lebih enteng diproses,” ujarnya.(*/lee)

Mainboard adalah perangkat yang paling penting sebuah CPU

Mainboard bagian dari perangkat yang paling penting sebuah CPU Komputer

Yudi sedang melakukan proses perakitan CPU dari perakitan fisik hingga tes sistem



No comments: