.

.
.

Selasa, 10 Juni 2014

Tenaga Pengelola Perpustakaan di Jambi Belum Profesional



Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Jambi, H.Fachrori Umar saat Pembukaan Bimbingan Teknis Tenaga Pengelola Perpustakaan Desa/Kelurahan se Kabupaten Tanjung Jabung Barat, di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjabbar baru-baru ini.

Fachrori Umar mengimbau masyarakat supaya rajin membaca dengan berkunjung ke perpustakaan. Hal ini, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dirinya juga berharap, guna menstimulir dan mendorong minat baca masyarakat, pemerintah berupaya lebih lagi membangun dan membenahi perpustakaan dengan kreatifitas petugas teknis masing-masing. 

Guna memaksimalkan fungsi perpustakaan, khususnya perpustakaan di desa/kelurahan, pengelola perpustakaan dibekali dengan bimbingan teknis (bintek).
 
Fachrori Umar menyatakan, bimbingan teknis yang dilaksanakan ini
merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan perpustakaan.
Pada gilirannya diharapkan akan meningkatkan minat baca masyarakat, yang selanjutnya akan meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat.
 
“Perpustakaan desa harus terus dikembangkan, karena secara fisik, wilayah desa atau kelurahan merupakan wilayah yang masih jauh dari tempat-tempat sumber informasi,” katanya.

Fachrori Umar menambahkan, masih banyak desa yang belum tersentuh oleh perpustakaan keliling. Karena berbagai faktor, seperti faktor geografis, dan untuk itu, perpustakaan desa sangat penting, agar masyarakat yang tidak tersentuh oleh layanan perpustakaan keliling, dapat diakomodir kebutuhannya.

Wagub menuturkan bahwa sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, banyak sekali jenis perpustakaan yang perlu dikembangkan, yang merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat, diantaranya perpustakaan desa.

“Guna meningkatkan minat baca masyarakat, perlu diperhatikan juga pola pemgembangan dan pembinaan serta perbaikan mutu pengelolaan dan pelayanan yang diberikan. Artinya, kita perlu memikirkan upaya untuk menambah kualitas dan kuantitas koleksi buku perpustakaan, serta penyediaan tempat yang nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Tanjabbar, Katamso mengatakan, guna meningkatkan informasi yang berkualitas kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah berusaha membangun dan membenahi perpustakaan.

“Bukan hanya perpustakaan dengan gedung permanen, namun juga perpustakaan dalam bentuk mobil keliling, dengan tujuan untuk pencerdasan kehidupan masyarakat,” katanya.
Kata Katamso, tahun anggaran 2014, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalokasikan Rp 2,5 M untuk membangun perpustakaan daerah.

Dirinya juga berharap agar Pemerintah Provinsi Jambi membantu pemgembangan dan pembenahan perpustakaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
 
Sedangkan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah
Provinsi Jambi, Drs. H.Asvan Deswan, M.Si, menyebutkan, tujuan diselenggarakannya bintek ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola perpustakaan desa atau kelurahan. (lee)

Tidak ada komentar: