.

.
.

Senin, 17 Maret 2014

Diskusi Panel dan Doa Pemberangkatan Tigor Sinaga untuk DPR RI



Ir Tigor Sinaga bersama Istri. Foto-foto Asenk Lee Saragih

Sekitar seratusan Pendeta, Penatua dari Gereja-gereja PGI, PGPI dan HKBP Regional I Provinsi Jambi mengadakan kebaktian doa pemberangkatan Tigor Sinaga yang mencalonkan sebagai Calon Legislatif (caleg) DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Jambi dari Partai Nasdem di salah satu restoran di Jambi, Senin (17/3/14). Selain ibadah singkat, juga dilakukan diskusi panel dengan Tema “Menjadi Garam dan Terang Dunia (Matius 5:13-16) dengan Subtema “Memaksimalkan peran serta Gereja sebagai Garam dan Terang dalam pembangunan Provinsi Jambi dan Indonesia.”


Tampil sebagai pembicara pada diskusi panel para Pendeta dan Penatua itu yakni Jeirry Sumampow, Ketua Komisi Pemilihan Indonesia/Sekretaris Eksekutif Bidang Diakonoi PGI Jakarta, Praeses HKBP Distrik XXV Jambi, Pdt M Hutabarat, Ketua PGI Wilayah Jambi, Pdt MH Purba, Ketua PGPI Jambi, Pdt R Gultom dan Ir Tigor Sinaga.


Sebelum acara diskusi, diawali ibadah pembukaan yang dibawakan oleh Pdt L Siahaan. Sementara bertindak sebagai Moderator dan tim perumus yakni Pdt Lisker Sinaga dan Notulis Pdt Yayan Gultom, Pdt JM Gultom, Pdt S Gulo dan Biv T br Manalu. 

Pada diskusi panel itu, pemakalah Jeirry Sumampow mengangkat Tema “Peran dan Tanggungjawab Gereja dalam pemilu 2014”, Pdt M Hutabarat dengan Tema “Meneladani Yesus sang Organisator: Mengorganisir Warga Gereja untuk Provinsi Jambi yang lebih baik, Pdt MH Purba dengan Tema “Menjadi Garam dan Terang Dunia dalam konteks Pemilu sebagai kesempatan menunaikan Peran Sosial Politik Umat Kristiani Jambi untuk Jambi Emas dan Indonesia yang lebih baik.

Ir Tigor Sinaga menyerahkan bingkisan kepada peserta secara simbolis kepada Praeses HKBP Distrik XXV Jambi Pdt M Hutabarat
Kemudian pemakalah Pdt R Gultom mengangkat Tema “Menjadi Garam dan Terang Dunia di Jambi dan Ir Tigor Sinaga dengan Tema “Visi dan Misi Seorang Jemaat untuk Pembangunan Provinsi Jambi dengan Peran sebagai Legislator yang digerakkan oleh semangat Kristiani menjadi Garam dan Terang Dunia.”

Kegiatan diskusi panel itu berjalan dengan sukses dengan komunikasi dua arah antara pemakalah dengan peserta Pendeta, Penatua dari Gereja-gereja PGI, PGPI dan HKBP Regional I Provinsi Jambi dari Kota Jambi, Muarojambi, Batanghari, Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Usai diskusi panel, ditutup dengan ibadah penutup dan Doa pemberangkatan Ir Tigor Sinaga yang dibawakan Ketua PGI Wilayah Jambi, Pdt MH Purba.

Jeirry Sumampow mengatakan, ada 3 unsur pemilu 2014. Pertama elctoral law: harus ada aturan (UU) untuk menjamin keadilan. Pemilu tak bisa dilaksanakan atas dasar kehendak pihak yang sedang memimpin. Meliputi asas, tujuan, fungsi, sistem, cara, dampak dan laian-lain.

Kemudian electoral proces: atas dasar aturan hukum (UU) tersebut, baru sebuah pemilu dilaksanakan. Meliputi struktur, peserta, penyelenggara, mekanisme pemilu. Ketiga electoral formula: formula atau mekanisme untuk menentukan siapa pemenang. Biasaya ada 3 jenis formula yakni formula pluralitas, formula mayoritas dan formula proporsional.

Pedoman Memilih dalam Pemilu 2014
HARIAN JAMBI EDISI CETAK PAGI SELASA 18 MARET 2014

Jeirry Sumampow mengatakan, sesuai dengan pesan Pastoral MPH PGI 10 Februari 2014 di Jakarta, memberikan pedoman untuk memilih kepada warga gereja yang telah memiliki hak pilih dalam Pemilu nanti. Pedoman ini berisi prinsip-prinsip moral Kristiani untuk warga gereja dalam rangka berpartisipasi dalam Pemilu 9 April 2014 nanti. 

Jangan Memilih Berdasarkan Agama! Salah satu persoalan pelik bangsa kita saat ini adalah menguatnya sektarianisme dan fanatisme atas dasar agama. Politisasi agama dalam Pemilu pun sangat kental dengan nuansa tersebut. Kita tidak ingin Pemilu menjadi ajang untuk semakin melestarikan atau memperkuat sektarianisme dan fanatisme ini. 

Pemilu harus kita maknai sebagai momentum untuk semakin memperkuat komitmen untuk memperkokoh NKRI. Karena itu, dalam memilih berilah penilaian berdasarkan kapasitas, kualitas dan rekam jejak figur, bukan berdasarkan agama. Memilih berdasarkan agama berarti kita memberi sumbangan terhadap keruntuhan NKRI di masa depan.

Jangan Pilih Partai dan Caleg yang Korupsi! Korupsi merupakan persoalan bangsa yang sangat akut. Karena itu, kita tak ingin parlemen kita nanti dihuni oleh partai dan orang-orang yang bermental korup dan tamak. Kita berharap Pemilu 2014 menjadi momentum untuk memutus mata rantai korupsi. Pemilu 2014 harus kita maknai sebagai hukuman terhadap praktek korup yang dilakukan partai dan caleg di masa lalu.

Jangan Pilih Partai dan Caleg yang Melakukan Politik Uang! Salah satu persoalan Pemilu kita saat ini adalah maraknya politik uang. Sebagaimana pengalaman dalam Pemilu sebelumnya, politik uang akan makin marak di masa kampanye dan masa tenang. Politik uang adalah salah satu mata rantai korupsi. Karena itu, kita yakin bahwa partai atau caleg yang melakukan politik uang akan terlibat korupsi ketika menduduki jabatan di parlemen. Dan tentu, kita tidak ingin Pemilu 2014 menghasilkan koruptor baru.

Jangan Pilih Partai dan Caleg Pelanggar Aturan! Salah satu tugas parlemen adalah membuat aturan (Undang-undang). Dan berdasarkan evaluasi terhadap kinerja legislasi parlemen menunjukkan bahwa kualitas dan kuantitas regulasi yang dihasilkan DPR cenderung rendah. Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya UU yang digugat dan dikabulkan gugatannya di Mahkamah Konstitusi (MK).

Faktanya bahwa dalam Pemilu banyak partai dan caleg dengan sengaja melanggar aturan kampanye. Perilaku seperti ini kita nilai kurang baik jika dihubungkan dengan tugas yang akan diemban sebagai pembuat aturan. Karena itu, kita ingin parlemen nanti akan dihuni oleh orang-orang yang bermartabat dan berintegritas.

Pilihlah Partai, Baru Calegnya! Pemilu kita menggunakan sistem proporsional terbuka dengan penentuan kursi berdasarkan suara terbanyak caleg. Yang penting kita ketahui adalah dalam sistem proporsional yang menentukan adalah partai, bukan caleg. Para caleg hanyalah alat partai untuk meraup suara sebanyak mungkn demi memenangkan Pemilu. 

Sebab setelah terpilih semua caleg harus tunduk pada garis kebijakan perjuangan partai. Dalam konteks seperti ini, bagaimana pun baiknya dan hebatnya seorang caleg, tapi kalau dia berada di dalam partai yang tidak baik, maka perjuangannya akan sia-sia. Karena itu, dalam memilih, pilihlah lebih dulu partai, lalu tentukan calegnya.

Pilihlah yang Memiliki Komitmen Memperjuangkan Kebebasan Beragama! Sebagaimana kita ketahui, persoalan kebebasan beragama beberapa tahun terakhir ini semakin memprihatinkan. Padahal kemajemukan agama adalah salah satu warisan bangsa yang sangat berharga. 
Dan kalau kecenderungan seperti ini terus dibiarkan, maka ini merupakan ancaman terhadap NKRI. Karena itu, kita berharap parlemen kita nanti akan diisi oleh partai dan oang-orang yang memiliki komitmen yang sungguh-sungguh dalam mempertahankan kebebasan beragama di negeri ini.

Pilihlah yang Memiliki Komitmen untuk Membela Rakyat Miskin dan Tertindas! Persoalan rakyat miskin dan tertindas selalu menjadi duri dalam capaian-capaian pembangunan bangsa kita saat ini. Pasalnya, isu ini seringkali tidak menjadi pertimbangan utama dalam rangka melaksanakan pembangunan. Karena itu, secara nyata kita melihat semakin lebarnya kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin. 

Begitu juga, rakyat tertindas semakin sulit untuk mendapatkan keadilan. Seiring dengan itu, perhatian para elit politik terhadap orang miskin dan tertindas makin kecil dan cenderung tak tulus sebab bagian dari pencitraan. Untuk mengatasi hal itu, kita membutuhkan pemimpin yang sungguh-sungguh mau memperjuangkan kepentingan rakyat miskin dan tertindas tersebut.

Pilihlah yang Memiliki Komitmen terhadap Perjuangan Perempuan! Persoalan perempuan harus terus menjadi perhatian kita. Ketertinggalan dan keterbelakangan perempuan serta akses ke ruang publik yang masih sangat terbatas membutuhkan komitmen perjuangan yang sungguh-sungguh. 

PGI sejak lama dan sampai saat ini punya komitmen iman untuk memperjuangankan persoalan yang dihadapi perempuan. Karena itu, agar perjuangan perempuan bisa lebih efektif, maka kita membutuhkan figur yang tidak sekadar punya komitmen, tapi juga yang memiliki pemahaman dan perspektif baik tentang kesetaraan jender, untuk duduk di parlemen.

Pilihlah yang Jujur dan Santun! Dunia politik penuh dengan kebohongan dan ketidaksantunan. Para politisi kita juga mudah sekali tersulut emosi dan melakukan kebohongan dengan menebar janji-janji palsu. Karena itu, cermatilah politisi jenis ini dan jangan memilih mereka! Ke depan, kita membutuhkan politisi yang jujur dan santun dalam berkomunikasi dengan rakyat.

Pilihlah yang Memiliki Komitmen memperjuangkan Pelestarian Lingkungan. Dunia yang kita diami ini kini telah terancam oleh kehancuran dalam berbagai bentuk bencana karena keserakahan manusia dan pembangunan yang tidak memperhatikan kelestarian alam. Olehnya, pilihlah partai dan caleg yang memiliki komitmen untuk memelihara kelestarian alam.

“Di atas semuanya itu, kami mengajak Anda semua untuk Memilih dengan Hati Nurani! Hati nurani diyakini sebagai tempat “Roh Allah” berdiam dalam diri setiap orang. Karena itu, hati nurani tidak pernah bohong. Untuk itu, gunakan hati nurani Anda dalam menentukan pilihan nanti. Jangan terpengaruh, terlibat atau bahkan melibatkan diri dalam politik uang! Sebab itu berarti Anda menggadaikan hati nurani Anda,” kata
Jeirry Sumampow.

Sementara Pdt M Hutabarat, Pdt MH Purba dan Pdt R Gultom mengajak umat Kristiani di Provinsi Jambi untuk tidak Golput. Mereka juga mengajak untuk memilih caleg yang berintergritas, bermoral, punya trackrecord yang jelas serta santun dan bermartabat.

Sementara Tigor Sinaga menjelaskan visinya yakni Restorasi Indonesia. Restorasi itu mutlak dan harus dimulai dari diri sendiri, dengan bersikap “ Jujur, Tegas dan tidak Munafik” sehingga kita bisa menjadi motor penggerak untuk suatu perubahan besar di Negara ini, menuju terwujudnya bangsa yang bermartabat, maju dan sejahtera.

Untuk bidang perumahan yang menjadi konsentrasi saya, restorasi itu dimulai dengan membangun kembali komitmen “Politik Perumahan Rakyat” sesuai amanat Undang – Undang Dasar 1945 “ Bahwa Setiap Rakyat Berhak Untuk Tinggal di Tempat yang Layak ”.

Shelter For All, rumah untuk semua, suatu keniscayaan dan hak rakyat yang masih harus diperjuangkan. Pengembangan program “ Perumahan Rakyat dan Transmigrasi harus lebih ditingkatkan sebagai sarana mengangkat harkat bangsa ”. 

“Melalui gagasan program “Rumah Sehat Terjangkau” ( dengan 1 Juta Punya Rumah ) di setiap Kabupaten / Kota dan kawasan transmigrasi, diharapkan bisa menjawab lebih banyak lagi kebutuhan tersebut dan merupakan bagian dari Restorasi bangsa ini. “Rumahku-Kehidupanku” adalah Gerakan Perubahan,” katanya.

Dirinya juga mengajak umat Kristiani di Provinsi Jambi untuk tidak golput. Dia memohon dukungan dari umat Kristiani di Provinsi Jambi untuk datang ke TPS 9 April 2014 dan mencoblos Tigor Sinaga dari Partai Nasdem Nomor urut 7. Dia juga memohon kesediaan Jemaat untuk dapat menjadi pengawal suara mulai dari TPS hingga ke KPU dengan memberikan sms ke Tigor Sinaga Center. (Rosenman Manihuruk)

Profile Singkat Ir Tigor GH Sinaga
-Sarjana Arsitektur ITB
-Putra Kelahiran Jambi berdarah Batak - Sunda / Jawa
-Anak dari Bp.U.Sinaga & Siti Lomrah, menikah dengan Ir. LF. Eli, MM, putri dari Bp. M. Sitompul/br.Aritonang.
-Menjadi anggota Paskibraka 1979
-Merupakan atlet Jambi pertama yang meraih prestasi Nasional (Kejurnas Judo 1977 & 1979).
-Lulusan SMA Xaverius Jambi melanjutkan Kuliah di ITB
-Kini Berwiraswsata dan aktif berorganisasi.
-Housing Development by Housing Development Board & Central Providence Funds - Singapore, Housing For Low Income – Athena)
-Beberapa kali Studi banding tentang perumahan rakyat ke China, Malaysia, Singapore & Athena
-Tigor Sinaga focus berjuang untuk perumahan rakyat & Transmigrasi, baik melalui Organisasi maupun bidang usaha.


Organisasi
-Sekjen PPTSB Jabar
-Sekjen REI Jabar
-Ketua Komtap Property & Perumahan Rakyat Kadin Jabar
-Badan Pertimbangan Organisasi REI Jabar
-Wakil Sekjen DPP REI, Jakarta
-Ketua Pokja Transmigrasi & KTM REI
-Sekjen NHDC (National Housing Development Community)
Profesi & Project
-Griya Utama Rancaekek - Bandung, Direktur Utama
-Mlirang Kota Satelit, Gresik - Jatim, Direktur Utama
-Batam Center Park - Batam, Direktur
-Danaro inn, Condotel, Bandung
-The Setra Royal Residence - Tasikmalaya, Direktur Utama
-BiszPark Residence & Commerce - Jambi, Direktur Utama
-Danaro Tower Apartemen & Condotel - Jambi, Direktur Utama
-Jogja Superblock - Jogjakarta, Direktur Utama.

https://www.facebook.com/asenk.l.saragih

Tidak ada komentar: