.

.
.

Rabu, 13 Agustus 2014

Belajar Siang Menurunkan Kualitas Pendidikan

Riski Takrianti
Jambi - Jika ditinjau dari psikologi pembelajaran, belajar pada siang hari memang kurang efetif. Karena kondisi cuaca yang panas, dan begitu banyak kegiatan yang telah dilakukan. Dengan demikian hal tersebut akan mempengaruhi pikiran anak, sehingga tidak konsen dalam menerima pelajaran.

Menurut ahli  psikologi di Jambi, Riski Takrianti, Selasa (12/8), proses pembelajaran yang efektif adalah pada waktu pagi. Karena pikiran masih segar dan belum terganggu dengan pikiran lain.

Kondisi pagi otak siswa masih bersih dan memungkinkan untuk menerima pelajaran dari gurunya. “Kondisi yang baik untuk menerima pelajaran itu adalah waktu pagi, karena otak masih segar,” ujarnya.


Disebutkan, guna meningkatkan kualitas belajar mengajar harus didukung dengan suasana dan keadaan. Karena proses penerapan ilmu tidak akan berjalan jika kondisi ruangan dan jumlah siswa dalam satu kelas berdesakan.

“Rasa gelisah dan resah akan timbul berada di dalam kelas. Kondisi ruangan dan jumlah siswa dalam kelas juga sangat mempengaruhi pembelajaran siswa. Jika kondisi siswa yang terlalu banyak sehingga sesak pembelajaran akan terganggu,” katanya.

Dilanjutkan, kendala belajar siang adalah siswa mengantuk, guru capek sehingga proses belajar mengajar akan berjalan dengan apa adanya. Kondisi fisik juga dipengaruhi oleh keadaan yang panas, berisik.

Sehingga konsentrasi untuk menyerap ilmu tidak memukinkan lagi. “Pagi itu otak lebih segar dari pada siang. Belajar pagi juga kondisi tubuh masih segar. Sedangkan kalau siangkan sudah banyak energi yang terbuang kerena aktivitas. Jadi proses belajar mengajar yang efektif itu dipagi hari,” ujar Riski Takrianti.

Disebutkan, jika siswa belajarnya tidak nyaman, maka akan mempengaruhi hasil belajar. Dan jika hal tersebut dibiarkan, menurut Riski Takrianti, akan terjadi penuruan kualitas dalam pendidikan.


“Hal tersebut akan merugikan siswa kerena mereka telah susah payah belajar sementara hasil yang capai tidak memuaskan. Jadi belajar siang akan menurunkan kualias pendidikan," katanya.(khr/lee)

Tidak ada komentar: