MENUJU SAMOSIR SATU

MENUJU SAMOSIR SATU
NELSON SITANGGANG MENUJU SAMOSIR SATU

LBBJ

LBBJ
Organisasi Sosial Budaya Berbasis Adat Batak DALIHAN NA TOLU. (KLIK BENNER UNTUK SELENGKAPNYA)

Friday, 24 August 2012

Sedikitnya 12 Tewas dan 21 Luka Berat Akibat Lakalantas Mudik Lebaran

Lakalantas Sepeda Motor di Jelutung Jambi.Ft Dok Asenk Lee Saragih.
Jambi, Jia-Xiang

Sedikitnya 12 nyawa melayang di jalan raya akibat kecelakaan lalulintas, selama operasi Ketupat 2012 (Hari Raya Idul Fitri 1433 H)  yang digelar sejak tanggal 11-22 Agustus 2012 di Provinsi Jambi.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah, Kamis (23/8/12) mengatakan, selain 12 korban tewas, sebanyak 21 korban menderita luka berat dan 31 korban lainnya menderita luka ringan.

“Dari 27 kasus kecelakaan lalulintas selama operasi Ketupat ini, kerugian materi yang timbul mencapai Rp 102, 3 juta. Puluhan kasus ini, menimpa 33 unit sepeda motor dan 14 kendaraan roda empat,”katanya.

Disebutkan, dari puluhan kasus kecelakaan ini, dua diantaranya merupakan kasus kecelakaan tabrak lari. Jumlah lakalantas itu tidak terlalu menonjol dibanding tahun sebelumnya.

Sementara jumlah kasus tindak pidana kriminalitas di wilayah hukum Polda Jambi masih relatif tinggi. Selama operasi Ketupat 2012 yang digelar pada 11-22 Agustus, terjadi 71 kasus kriminalitas.

Menurut AKBP Almansyah, beberapa kasus menonjol yang terjadi selama operasi ketupat itu antara lain, 27 kasus curat, 8 kasus curas.

“Kemudian, curanmor 15 kasus, penganiayaan 23 kasus dan pembunuhan 3 kasus. Dari puluhan kasus ini, beberapa pelaku sudah berhasil diamankan dan sisanya masih dalam penyelidikan petugas,”katanya. Asenk Lee Saragih.

Minim Obyek Wisata, Kolam Renang Kotabaru Jadi Alternatif Warga



 Pengunjung Kolam Renang Tanggo Radjo Kotabaru Jambi, jadi obyek wisata alternative warga Kota Jambi. Selama liburan lebaran Idul Fitri 1433 H pengunjung kolam mencapai 5000 orang per hari. Foto Jia-Xianghomtwon/asenk lee saragih
Jambi, Jia-Xiang

Minimnya sarana obyek wisata di Kota Jambi dan sekitarnya, menjadikan Kolam Renang Tanggo Radjo Kotabaru Jambi jadi obyek wisata alternative warga. Selama liburan lebaran Idul Fitri 1433 H kolam renang milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi itu diserbu pengunjung.

Pengamatan Jia-Xiang Hometown empat hari belakangan menunjukkan, kolam renang itu banyak dikunjungi oleh warga dari luar Kota Jambi, seperti dari Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Batanghari.

Kolam renang yang juga menyediakan arena kolam bermain untuk anak-anak itu karcisnya relative murah yakni Rp 3100 untuk kolam dewasa dan Rp 5000 untuk kolam bermain.

Menurut salah seorang penjaga kolam Kolam Renang tango Radjo Kotabaru Jambi, Sabar kepada Jia-Xiang Hometown, selama liburan ini pengunjung perhari mencapai 5 ribu jiwa. Jumlah itu meningkat 400 persen dari jumlah dihari biasa yang hanya 1000 orang per hari.

“Kola mini murah meriah, jadi kami lebih suka ke sini daripada obyek wisata lain. Warga dari daerah perkebunan lebih memilih kolam renang ini. Hanya kolam renang ini yang murah meriah,”kata Sulastri, seorang pengunjung dari Kecamatan Sungai Bahar, Muarojambi, Jumat (24/8/12).

Warga yang datang ke kolam tersebut, banyak secara rombongan dengan menggunakan mobil bak terbuka. Sebelum kolam buka pada jam 08.00 WIB, warga sejak pukul 07.00 WIB sudah tampak memadati pintu gerbang kolam tersebut.

Sementara itu, seorang pengujung lokasi wisata waterboom di simpang Desa Muaro Delang, Kecamatan Tabir Selatan, Merangin ditemukan tewas tenggelam, Selasa (21/08). Korban tewas bernama Fredi (11) pelajar yang tinggal di Desa Sinar Gading, Tabir, Merangin.

Korban saat itu hendak berenang di kolam renang water boom tersebut. Diduga saat masuk ke kolam, korban tidak bisa berenang, akhirnya tenggelam dan ditemukan tewas.

Kapolsek Tabir Selatan Iptu Fajri, mengatakan, korban berhasil ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB, didasar kolam waterboom tersebut. Asenk Lee Saragih.