.

.
.

Selasa, 06 Oktober 2015

Status Darurat Asap di Jambi, Toh Tak Ada Bedanya

Otoritas terkait menyalahkan pihak keluarga yang terlambat membawa Nabila (15 bulan) berobat, mengakibatkan infeksi telanjur menyebar ke seluruh tubuh si kecil. Nabila meninggal Selasa lalu. Dalam kondisi begini, pemerintah masih saja menyalahkan warganya. Lalu bagaimana dengan tanggung jawab negara? 

Pemerintah berjanji persoalan kabut asap tuntas sebelum akhir September. Ting tong...sekarang sudah Oktober, dan kabut asap bukannya tuntas, malah kian pekat. Status Darurat Bencana ditetapkan, lalu diperpanjang, entah sampai kapan. Apalah artinya status darurat bila kenyataan di lapangan hampir tak ada beda. (FB Irman Tambunan)

"Tadi saya kerumah ibunda almarhun dan ke tempat peristrahatan almarhum Nabila"Iqbal Zainuddin.

Tidak ada komentar: