MENUJU SAMOSIR SATU

MENUJU SAMOSIR SATU
NELSON SITANGGANG MENUJU SAMOSIR SATU

LBBJ

LBBJ
Organisasi Sosial Budaya Berbasis Adat Batak DALIHAN NA TOLU. (KLIK BENNER UNTUK SELENGKAPNYA)

Sunday, 15 January 2012

Keluarga St Lintar Purba (Wakil Pengantar Jemaat GKPS Lubang Buaya Resort Cililitan )Lakalantas di Minas Riau

Sumber Info dan Foto dari Facebook Abang Simson Saragih:

Pada tanggal 5 Januari 2012, telah terjadi musibah kecelakaan lalu lintas di daerah Minas, Pekanbaru yang menimpa Kijang Innova keluarga St. Lintar Purba (Wakil Pengantar Jemaat GKPS Lubang Buaya Resort Cililitan ). Dari 6 orang penumpang mobi tersebut , Tiurma Purba (27 thn) putri dari St. Lintar Purba meninggal dunia di lokasi kecelakaan.

Sementara kelima orang korban lainnya sampai saat ini (12 Januari 2012) masih dirawat di RS. Santa Maria, Pekan Baru. Saat ini Erwin Purba (31 Tahun), anak sulung dari keluarga St. Lintar Purba sedang dioperasi untuk kedua kalinya, karena liver pecah dan usus infeksi. Sementara bpk St. Lintar Purba telah dioperasi kaki dn kepala, namun kaki kiri masih harus dioperasi lagi.

Sementara inang St. Linceria Saragih dipersiapkan untuk menjalani operasi kaki yang hampir patah. Ratap tangis telah dicurahkan , doa-doa telah dinaikkan untuk mohon kesembuhaa, sekaligus menguatkan seluruh keluarga.

Dalam kurun waktu satu minggu ini telah banyak tindakan medis yang dilakukan terhadap kelima koban. Seiring dengan berbagai tindakan medis dimaksud banyak biaya yang harus dikeluarkan. Sampai dengan saat ini (12 januari 2012), biaya pengobatan di rumah sakit yang dibutuhkan sudah hampir mencapai 90 juta. Pikiran yang kalut, hati yang duka, jasmani yang lemah menyebabkan tiada kemampuan untuk mencari dan membayar biaya-biaya dimaksud.

Sebagai bentuk kepedulian dan rasa kasih terhadap sesama, kami membuka account PUNDI KASIH UNTUK KEL St.LINTAR PURBA. Dengan kerendahan hati, kami mengetuk pintu hati saudara2 terkasih untuk berkenan membagikan berkat yang telah kita terima dari Allah Bapa.Karenanya tidak ada alasan bagi kita untuk mengatakan kita tidak punya. Kepedulian dan pertolongan pada waktu yg tepat akan memberikan makna yg lebih mendalam bagi keluarga St. Lintar Purba.

Sekali lagi kami mengajak kita semua untuk bersama-sama mengisi kantong PEDULI KASIH UNTUK KEL. St.LINTAR PURBA, melalui Rekening Bank Mandiri KCP Jakarta Rasuna Said, No. 124-00-0611034-1. A.n. Ir. Rosdiana V Sipayung.


Bagi yang telah membagi berkat dengan mengisi kantong PEDULI KASIH UNTUK KEL. St.LINTAR PURBA dapat melakukan konfirmas melalui " wall " grup ini atau via SMS kepada Nestiara Nurmalela (0812 9972 461), BBM (21F48092), Simson Saragih (0812 9958 612), BBM (27C155CA)


Atas partisipasi & kepeduliannya diucapkan terima kasih.

SALAM Tuhan Yesus memberkati!!

Sejumlah Ucapan di FB:

Nestiara Nurmalela:
Kami sdh melihat langsung keadaan kel di riau, sangat memprihatinkan, pertama st lintar blm bisa menggerakkan kedua kaki nya dan klu sdh memungkinkan kesehatannya kaki kiri akan dioperasi tuk memasang pen, st linceria dalam waktu dekat akan dioperasi kedua kakinya menunggu alat dr jakarta, erwin sdh 2x berjalan operasi kini msh di ruang ICU masa critis sampai hari selasa, hari ini ama besok adalah... hari yg paling menentukan kesembuhannya, klu bisa di lewati ada harapan sembuh, sebelum kami pulang sempat liat erwin sedang merintih kesakitan perutnya melilit2, itu adalah reaksi operasi, mari kita doakan ini bisa di lewatinya, st lintar dan linceria sdh mulai jenuh dan bosan karna otak bisa berpikir sementara kaki tdk bisa melangkah, kita doakan kel yg menjaga supaya tetap sabar walaupun kadang kala di jenuh sekali, terutama lita yg menghadapi semua ini begitu berat beban yg dia hadapi, satu sisi dia perlu bekerja, dia perlu merawat kel yg dia kasihi, dia harus memikirkan uang juga, saat ni biaya yg harus dibayar 115.000.000, tuhan tolong keluarga ini, trimakasih

Maria Chelsea Jhonfr Saragih : Domma malas uhur mambasa imformasi mu besan , Tuhan memberkati perjalanan besan hingga kembali ke jakarta.

Nestiara Nurmalela : Tarima kasih besan saat on domma das hanami I jakarta dgn sehat dan selamat.

Asni Purba Sidadolog : ma'Eka, segenap Jemaat GKPS Depok turut prihatin, semoga Tuhan menguatkan keluarga ini, dan memberikan mujizat utk penyembuhan mereka. Tadi di gereja kami sdh mulai mengmpulkan dukungan kasih, tp namanya orang banyak jadi msh menunggu. Akan kami kirimkan kalo sdh terkumpul semua oleh Koordinatornya Bp.Jarinsen S. Sumbayak. Tuhan Memberkati.

Nestiara Nurmalela: Ok kak makasih banyak ya kami warga lubang buaya mewakili ucapkan terima kasih banyak atas dukungan doa moral maupun materi, kita semua turut prihatin, bsk operasi mak erwin jam 8 pagi mohon doanya juga ya, GBY

Gendo Victor Saragih : Syaloom. Kami dari keluarga besar GKPS jemaat cikoko juga merasakan kepedihan atas kejadian yg dialami oleh kel. St. Lintar Purba. Doa telah dan selalu dipanjatkan, kiranya Tuhan Yesus berikan mujizatNya. Selesai kebaktian minggu telah dikumpulkan tanda kasih dari keluarga besar GKPS jemaat Cikoko. Mujizat pasti terjadi. Amin.


Nestiara Nurmalela: Trima kasih banyak buat kel besar GKPS cikoko, seberapa besar pun yg kita kumpulkan pasti semua ini berguna tuk biaya kesembuhan kel st lintar purba, Tuhan yg menambahkan rezeki kepada semua yg berbaik hati, amin

Nestiara Nurmalela: Kami infokan uang yg terkumpul sampai saat ini melalui pundi kasih sejumlah 7.540.000, hari ini jemaat gkps lubang buaya telah mengumpulkan dana sebesar 12.290.000, tuhan yesus memberkati.

Sariaman Purba: kalau tida salah sejumlah Rp. 20.000.000 totalnya dengan yang masih belum bayar tunai...tks

Jan Hotner Saragih: Bolehkah penderitaan kita ini kita bagikan kepada seluruh warga GKPS melalui Majalah Ambilan pakon Barita ?
Kalau diperbolehkan, kita akan muat ini dalam edisi Februari 2012 yang akan datang, selain bantuan dari distrik VII, pasti ada orang-orang yang terketuk hatinya untuk membantu.

Richard Siboro: Panditanami, hubani ise do ham na marsukkun/minta izin on?

Purwanti Saragih: Tdk perlu bertanya ato minta ijin... Saat ini yg diperlukan adalah biaya n bagaimana cara yg cepat n tepat juga halal tuk dpt mengumpulkan dana guna menutupi biaya pengobatan

Asenk Lee Saragih: LEWAT AB SAYA SANGAT SETUJU, UNTUK MEMBANTU SESAMA.

Asenk Lee Saragih: salut buat kepedulian gkps di distrik vii, tapi persaudaraan mengalir di sana. semoga keluarga yg mengalami musibah diberikan kesembuhan. "TUHAN BANTU KELUARGA INI YG MEMBUTUHKAN BIAYA YG BEGITU BESAR MELALUI TANGAN-TANGAN UMATMU".




Sumber Info dan Foto dari Facebook Abang Simson Saragih

Ketika Haris Hutapea Lolos Dari Maut Sekelompok Hukum Rimba

Luka Parah : Haris Hutapea (Maneger Lahan PT LAJ) saat terbaring di sal Ruang No 25 Rumah Sakit Dr Bratanata Jambi, Jumat (13/1). Haris mengalami luka bacok dikepala, punggung dan luka bakar di kepala dan tubuh dalam kejadian penyerangan warga eksodus di kamp PT Lestari Asri Jaya (LAJ) di Km 35, Kecamatan Tujuh Koto, Kabupaten Tebo yang berbatasan dengan Kabupaten Pranap Provinsi Riau, Rabu (11/1). Foto batakpos/rosenman manihuruk.

Jambi, Batak Pos

“Azal manusia, hanya Tuhanlah yang bisa mencabutnya. Tuhan masih mengasihi saya, dan belum mengijinkan maut mencabut nyawa saya,”. Unkapan itu terucap dari mulut Haris Hutapea yang tampak terkulai lemas diatas sal Ruang No 25 Rumah Sakit Dr Bratanata Jambi. Wajahnya nyaris kurang dikenal akibat lebam bekas pukulan serta kepala mendapat balutan karena luka menganga akibat bacokan. Namun Haris Hutapea (39) sudah sadarkan diri dan bisa melakukan percakapan buat orang yang membesuknya.

Haris Hutapea salah satu korban luka bakar dan bacokan dalam peristiwa warga menyerang kamp PT Lestari Asri Jaya (LAJ) hingga membakar empat alat berat, mess, kantor dan belasan motor serta sedikitnya empat orang mengalami luka parah, di Km 35, Kecamatan Tujuh Koto, Kabupaten Tebo yang berbatasan dengan Kabupaten Pranap Provinsi Riau, Rabu (11/1). Salah seorang korban Leo yang mengalami luka bakar 60 persen di tubuhnya, meninggal dunia di Rumah Sakit Bungo, Kamis (12/1) sekira pukul 05.45 WIB.

Saat BATAKPOS mengunjungi Haris Hutapea di Ruang No 25 Rumah Sakit Dr Bratanata Jambi, Jumat (13/1), dirinya menuturkan kronologis aksi warga pendatang yang membabibuta tersebut, hingga membuat dirinya menderita.

Haris Hutapea menjabat Maneger Lahan PT LAJ dan baru 6 bulan bekerja dengan membuat perencanaan. “Perusahaan telah mendapat ijin dari Menteri Kehutanan untuk mengelola 61.000 hektar lahan di Tebo perbapatan Riau. Pabrik sudah berdiri dan kini masih menyiapkan perencanaan lahan,”katanya.

Menurut Haris Hutapea, warga yang melakukan penyerangan itu terdiri dari Provinsi Riau dan Kisaran (Sumut). Kelompok yang bringas itu adalah aksi yang ke lima, dan melakukan penyerangan dengan cara membabibuta. “Mereka dating langsung bakar rumah-rumah,”katanya.

“Saat penyerangan itu, saya disiram bensin dan dibakar oleh 9 pria. Saat dibakar saya mencari bak air untuk berendam. Kemudian karena rumahnya dibakar, saya keluar dan seketika warga membacok kepala saya dan badan saya. Saya dikira orang itu mati, dan akhirnya saya ditolong oleh dua karyawan LAJ (Fahmi dan Husein) dan saya dibawa ke RS Muarabungo,”ujar Haris.

Warga yang menyerang tersebut memaksa untuk memiliki lahan, padahal hal itu tidak bisa oleh pemerintah. “Puji Tuhan, saya masih bisa hidup. Warga itu banyak dating dari Pekanbaru (Riau), Kisaran dan Aceh. Putra daerah kita prioritaskan agar bisa kerja di PT LAJ tersebut,”ujarnya.


Haris Hutapea terbaring di rumah sakit Dr Bratanata Jambi hanya seorang diri. Dirinya tak memiliki keluarga di Jambi. Istrinya baru akan berangkat ke Jambi, Sabtu (14/1).

“Saya berharap agar aparat kepolisian menangkap seluruh perusuh tersebut. Mereka sudah biadab tanpa berprikemanusiaan. Untuk melakukan pembunuhan tidak lagi segan-segan. Kita berharap polisi segera ungkap kasus penyerangan tersebut,”katanya.

Polda Jambi Bantu Cari Pelaku

Wakapolda Jambi Kombes Pol Robby Kaligis beserta rombongan, Kamis (13/1) langsung menuju Tebo. Polda Jambi prihatin dengan korban luka dari polisi yang berusaha mengamankan keadaan akibat kerusuhan Tebo.

Polda Jambi akan mengejar tersangka provokator amuk massa dan pelaku penganiayaan terhadap tiga anggotanya. Tiga polisi menjadi korban, yakni Aiptu Iswahyudi, Briptu Orik Leges (20 jahitan), Briptu Dedi lebam di tangan. Sedangkan korban dari perusahaan antara lain, Haris Hutapea, Ribut Puspito, dan Leo.

Leo ketika kejadian menceburkan diri ke kobaran api sehingga mengalami luka bakar sebanyak 60 persen di tubuhnya. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bungo. Korban akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 05.45, Kamis kemarin.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah, Jumat (13/1) mengatakan bahwa kondisi pascakerusuhan di Tebo sudah kondusif terkendali. Sejak Kamis (12/1) pagi Wakapolda dan unsur terkait sudah berangkat ke Tebo.

Menurut Almansyah, permasalahan terjadi antara warga penghuni lahan di Dusun Tuo Ulu Desa Balai Raja Kecamatan Tujuh Koto Tebo dengan PT Lestari Asri Jaya (LAJ). Persoalan bermula pada Desember 2011, telah terjadi pemukulan terhadap karyawan PT LAJ oleh masyarakat.

Pihak perusahaan melaporkan hal tersebut ke Polres Tebo untuk ditindaklanjuti. Maka dilakukan penyelidikan oleh polisi untuk mencari pelaku pemukulan. Pada tanggal 10 Januari 2012, tim Reskrim Polres Tebo menangkap tersangka bernama Tarigan di rumahnya. Namun, saat akan ditangkap tersangka dan istrinya berteriak-teriak minta tolong kepada warga.

Spontan warga langsung berkumpul hingga sekitar 150 orang. Kemudian warga meminta agar Tarigan dilepaskan. Warga merusak mobil polisi. Melihat situasi tidak kondusif, maka Tarigan pun dilepaskan oleh Kanit Buser. Akan tetapi masyarakat tetap merusak mobil polisi. Anggota yang berada di lokasi berusaha mengamankan mobil tersebut.

“Saat itulah warga langsung bertindak anarkis dengan menyerang anggota Aiptu Iswahyudi hingga terjatuh. Briptu Ori yang berusaha menolong juga menjadi korban pemukulan di kepala hingga mendapat 20 jahitan," ujar Almansyah.


Anggota kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan meninggalkan mobil yang diamuk massa. Baru pada tanggal 11 Januari 2011 Kapolres Tebo AKBP Zainuri Anwar mengambil langkah dialog dengan masyarakat dan berusaha mengambil mobil. Saat itu telah terjadi kesepakatan.

Namun keadaan berubah saat PAM Swakarsa Garda Pratama tanpa koordinasi datang ke lokasi menggunakan pakaian loreng. Melihat mereka yang berpakaian loreng, masyarakat menjadi marah dan menyerang anggota PAM Swakarsa tersebut. Mereka dikejar hingga ke camp perusahaan.

Disanalah kemudian terjadi pembakaran. Polda menyiagakan 150 polisi di TKP untuk menciptakan situasi dan mengantisipasi kerusuhan merebak kembali. Sementara Bupati Tebo Sukandar mengaku sangat menyayangkan kerusuhan yang terjadi antara warga dengan pihak perusahaan, terkait permasalahan lahan.

Bupati meminta camat dan kades setempat agar meminta warga yang melakukan kerusahan bisa untuk menyerahkan diri guna menyelesaikan masalah tersebut. Menurut Sukandar, mereka yang melakukan penyerangan bukanlah masyarakat Tebo, namun masyarakat eksodus dari Riau, Sumut dan Aceh. RUK

Jelang Kunjungan SBY Ke Jambi, Jalan Mulai di Tambal Sulam

Jambi, Batak Pos

Menjelang kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Hari Pers Nasional (HPN) di Jambi 9 Februari 2012 mendatang, Dinas PU Kota Jambi dan PU Provinsi Jambi sibuk menambal sulam jalan di Jambi.

Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) Kamis (12/1) mengatakan, Dinas PU Provinsi Jambi dan Kabupaten Muarojambi dan Kota Jambi diminta untuk memuluskan jalan yang dilalui kunjungan SBY nantinya.

Gubernur mengatakan untuk persiapan saat ini sudah cukup matang. Tinggal lagi memperbaiki jalan-jalan yang akan dilintasi presiden. “Ya tinggal jalan lagi yang akan kita perbaiki, mana yang rusak dan berlobang akan kita perbaiki,” katanya.

Dikatakan, persiapan perbaikan jalan dan persiapan kawasan yang akan dikunjungi presiden ini diperkirakan akan siap beberapa hari sebelum presiden berkunjung ke Jambi. Nantinya, di lokasi yang akan dikunjungi presiden ini tidak semua mobil diperkenankan masuk.

Hasan Basri Agus, mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi pada tahun 2011 telah membuat Feasibility studi dan DED 2 (dua) Fly Over Jelutung dan Tugu Juang Jambi.

Secara terpisah, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Dr Hermanto Dardak, MSc saat kunjungan ke Jambi, Sabtu pecan lalu mengatakan, pada anggaran 2012 ini Jambi mendapatkan kucuran dana senilai Rp 1,13 trilyun, jauh lebih besar dibandingkan pada 2010 yang hanya Rp 676 milyar.

“Melihat kondisi infrastruktur di Jambi, menjadi pertimbangan untuk menambah alokasi dana untuk perbaikan infrastruktur, terutama ke sentra-sentra produksi dan hal ini bukan hanya pembangunan jalan, tetapi menyangkut perbaikan, perawatan juga pendirian irigasi dan penyediaan air bersih terutama di daerah Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat dan Muaro Jambi. Hal itu karena infrastruktur menjadi faktor penting bagi kemajuan ekonomi,”katanya.

Disebutkan, kerusakan jalan menjadi hambatan dalam pembangunan ekonomi, dan PU Pusat sangat mendukung kebijakan Gubernur Jambi ketika yang memberlakukan batas tonase kendaraan yang akan melewati jalan-jalan di Provinsi Jambi.

“Hal yang penting bagaimana ke pusat-pusat industri dan pemasaran dan ekspor ini betul-betul baik, kita melihat bahwa Lintas Timur Sumatera yang melewati Jambi itu adalah jalur yang cukup padat sekitar 80% melewati itu yang menghubungkan dengan lintas tengah dan lintas utara itu melewati Jambi tentunya sistem nasional ini yang melewati Jambi penting untuk menjadi prioritas,”kata Hermanto Dardak. RUK

Ratusan Petani Unjukrasa di Dishut dan Depnakertran Jambi




Jambi, Batak Pos


Sekitar 500 petani didampingi aktivis CAPPA dan Walhi Jambi melakukan unjukrasa di Kantor Dinas Kehutanan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Kamis (12/1). Petani menolak perampasan lahan oleh perusahaan di Provinsi Jambi.

Priyan dari CAPPA Jambi dan Feri dawi Walhi Jambi mengatakan, sejumlah perusahaan perkebunan swasta di Provinsi Jambi menjadi ancaman bagi petani di Jambi. Aksi perampasan lahan oleh perusahaan yang dibekingi pemerintah dengan dalih tidak memiliki sertivikat sudah menyengsarakan petani.

Ratusan petani dari 6 kabupaten di Jambi (Tebo, Bungo, Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muarojambi) mendesak Pemerintah Provinsi Jambi agar berpihak kepada petani. Pejabat pemerintah di Jambi diminta agar tidak berpihak kepada pengusaha karena adanya “fee” dari pengusaha tersebut.

Feri dari Walhi Jambi juga sempat nyaris rebut dengan aparat kepolisian. Hal itu terjadi saat Feri sekitar pukul 12.30 WIB, Feri, diminta bubarkan pasukan tani-nya oleh seorang polisi yang ada di dekatnya.

Alasan polisi itu karena jam kerja Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Jambi sudah habis, pegawai sudah pulang. Feri yang tidak mau menerima alasan klise sang polisi langsung protes.
“Biarlah pulang, kita yg masuk, di dalam itu (Kantor Dishut) hantu galo,”kata Feri. Dengan nada emosi, polisi itupun pergi. Aksi unjukrasa tersebut tidak ada pejabat yang bersangkutan yang memberikan keterangan. RUK

Unjuk Rasa : Sekitar 500 petani dari 6 kabupaten di Provinsi Jambi melakukan unjukrasa di di Kantor Dinas Kehutanan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Kamis (12/1). Petani menolak perampasan lahan oleh perusahaan di Provinsi Jambi. Foto batakpos/rosenman manihuruk

Perambah Hutan di Tebo Bakar Camp PT LAJ

Jambi, Batak Pos

Ratusan warga perambah hutan di Kabupaten Tebo membakar kantor dan camp milik PT Lestari Asri Jaya (LAJ) di Km 35, Kecamatan Tujuh Koto, Kabupaten Tebo yang berbatasan dengan Kabupaten Pranap Provinsi Riau. Warga tersebut perambah hutan yang berasal dari luar Provinsi Jambi.

Keterangan yang diperoleh BATAKPOS di Tebo, Kamis (12/1) menyebutkan, akibat bentrokan tersebut, 1 orang anggota Polres Tebo dan 6 orang dari PT LAJ mengalami luka. Selain membakar camp dan kantor, para perambah hutan juga membakar 2 buldoser, 2 exavcator, 4 sepeda motor, hancur dan dibakar massa.
Indrawadi, petugas keamanan LAJ, mengatakan, penyerangan kelompok perambah ke camp LAJ terjadi Kamis (12/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Sekitar 300-an orang kelompok perambah datang dengan beringas, langsung mengamuk dan merusak segala sesuatu yang ada di camp perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) ini.

Disebutkan, korban yang luka akibat peristiwa penyerangan tersebut adalah Haris Hutapea (manajer lahan), Sopyan (security), Rio (karyawan LAJ), dan satu orang bagian pekerja garda.

Dua orang korban mengalami luka bakar, yakni Rio menderita luka bakar hampir di seluruh tubuh dan Haris Hutapea mengalami luka bagar di bagian tangan dan dada.

Menurut Indrawati, Rio luka bakarnya sangat parah hingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Bungo setelah mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Rimbobujang.

“Mengenai penyebab penyerangan, dipicu perambah bentrok yang terjadi sebelumnya, Selasa (10/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Bentrok tersebut terjadi di pemukiman kelompok perambah. Ketika itu, sejumlah petugas pengamanan perusahaan bersama beberapa polisi bermaksud menjemput terduga pelaku pemukulan terhadap salah satu operator buldoser LAJ. Ada salah satu operator buldoser yang sedang bekerja dipukul oleh kelompok perambah. Makanya kami bermaksud menjemput tersangka, mereka atas nama Tarigan, Ginting, dan Lek Parno. Kalau nama sebenarnya saya tidak tahu, tapi itu nama marganya,” kata Indrawati.

Disebutkan, pada saat itu penjemputan tersangka di salah satu rumah tersangka, sejumlah kelompok perambah justru menyerang polisi dan sekuriti LAJ. Salah satu polisi Oriq Leges Zrada menderita luka robek di kepala. Dua korban lainnya adalah Indrawadi sendiri dan Hendri, security. LAJ.

“Pada saat penjemputan tersangka ini, tersangka sempat lari dan terjatuh hingga berdarah. Polisi sempat memborgol tersangka, tapi minta dilepaskan, setelah dilepas malah memukul polisi dengan kayu. Kepala polisi luka robek karena kayunya ada pakunya,”katanya.

Kelompok perambah semakin banyak yang berdatangan, hal itu membuat polisi dan security LAJ memutuskan meninggalkan pemukiman kelompok perambah di Km 48. Pemukiman kelompok perambah di sana terdapat sekitar 300-an jiwa atau 100-an Kepala Keluarga (KK).

“Kami langsung pergi tidak jadi menangkap tersangka. Dan paginya kelompok itu justru datang menyerang camp kami. Jumlahnya lebih banyak, antara 300-an hingga 500-an orang,” ujarnya.

Kapolres Tebo AKBP Zainuri Anwar membenarkan adanya bentrok antara LAJ dengan kelompok para perambah. Guna meredam kerusuhan tersebut, Polres Tebo sudah minta bantuan Polres Bungo dan Kodim 0416 Bute.

Anggota DPRD Tebo Poprianto, menyayangkan aksi yang dilakukan oleh perambah hutan tersebut yang membakar kantor LAJ dan melukai sejumlah pekerja PT LAJ yang merupakan warga asli Kecamatan VII Koto.

“Para perambah tersebut didanai cukong besar, tidak mungkin mereka mampu merambah sampai 500 hektar lebih jika tidak ada yang mendanai, menurut saya cukong inilah yang harus bertanggung jawab terhadap kerusuhan ini, dan aparat penegak hukum harus mampu mengusut dan menangkapnya. Kami masyarakat VII Koto siap membantu aparat penegak hukum dalam menegakan hokum,”kata Popriyanto.RUK

Gubernur Tinjau Kawasan Lumbung Pangan Terpadu

Jambi, Batak Pos

Gubernur Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus (HBA) bersama Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Fachrori Umar, M. Hum (Wagub) meninjau kampung Lumbung Pangan Terpadu, Rabu (11/1) di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu, MuaroJambi, Provinsi Jambi.

Kampung Lumbung Pangan Terpadu direncanakan dikunjungi Presiden RI SBY pada pelaksanaan Hari Pers Nasional ke 27 di Jambi tanggal 9 Februari 2012 mendatang. Selain meninjau, HBA, Wagub, Sekda Muaro Jambi, juga berkesempatan untuk memanen ikan patin serta menikmati timun, sajian kerupuk ikan dan abon ikan patin.

Kawasan yang ditinjau dalam rangka menyambut kedatangan Presiden SBY nanti, sudah menunjukkan kesiapan. “Bagi saya Insya Allah sampai saatnya nanti kunjungan Pak Presiden, kawasan ini Insya Allah akan siap. Sudah siap panen dan siap kita undang Pak Presiden untuk melihat lokasi ini, mudah-mudahan lokasi ini diterima oleh protokol istana untuk dijadikan objek kunjungan presiden,” katanya.

HBA berkeinginan kunjungan Presiden nantinya berkesempatan untuk panen bersama dan melihat pengelolaan ikan, “Nanti Pak Presiden akan panen padi sawah, ternak, tanaman muda yang bisa dipanen saat kunjungan beliau nanti (SBY), disamping itu juga akan melihat pengelolaan ikan menjadi abon dan kerupuk,” katanya.

Disebutkan, pengembangan kawasan tersebut akan dibantu oleh pemerintah provinsi dan pusat, “Tanah sangat luas disini, oleh karena itu pemerintah provinsi maupun pusat Insya Allah akan mendukung sepenuhnya kawasan ini akan menjadi kawasan yang akan kita kembangkan,”ujar HBA.

Terkait dengan akses jalan HBA akan mengintruksikan untuk melakukan perbaikan jelang kunjungan Presiden RI. “Masalah jalan kurang baik akan kita perbaiki dan mungkin mobil kesini juga akan terbatas, perbaikan perbaikan itu Insya Allah dalam waktu satu bulan ini bisa kita lakukan,” katanya. ruk

Pers di Jambi Diminta Dukung HPN 2012 di Jambi

Jambi, Batak Pos

Pers di Jambi diminta untuk mendukung dan mensukseskan Hari Pers Nasional (HPN) ke 27 di Jambi yang direncanakan dihadiri Presiden SBY pada 9 Februari mendatang. Media serta pers di Jambi dihimbau agar ikut berpartisipasi dalam mensukseskan HPN di Jambi tersebut.

Hal tersebut terungkap dari pertemuan Sekretaris Umum Panitia Jambi Drs H Asvan Deswan M,Si dengan insane pers di Ruang Utama Kantor Gubernur Jambi, Rabu (11/1/12). Menurut Asvan Deswan yang juga menjabat Kabiro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi ini, peran serta pers di Jambi sangat diharapkan guna mensukseskan pelaksanaan HPN ke 27 di Jambi.

“Ini pestanya pers, Pemprov Jambi hanya sebagai fasilitator dan HPN tersebut bukan acaranya birokrasi, namun acara pers yang dipusatkan di Jambi. Panitia juga akan menfasilitasi kelengkapan pers dalam HPN tersebut. Seperti pembuatan media centre, pers centre dan kebutuhan untuk pers yang akan mengikuti HPN di Jambi,”katanya.

Berdasarkan masukan-masukan dari wartawan, panitia juga akan membuat website HPN2012 yang nantinya akan memuat segala sesuatu data-data berkaitan dengan HPN 2012. Website panitia tersebut juga akan dilengkapi dengan data-data valid serta kebutuhan media (wartawan) akan pemberitaan yang membutuhkan reliese dan foto-foto kegiatan.

Panitia HPN 2012 juga akan memantapkan persiapan HPN yang akan dibuka oleh Presiden SBY tersebut. Publikasi dalam rangka HPN juga akan merangkul seluruh media yang ada di Jambi agar bisa mempublikasikan pelaksanaan HPN 2012 di Jambi. ruk