.

.
.

Thursday, 27 September 2012

BPS Pengaruhi Strategi Pembangunan

Jambi, BATAKPOS

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam mengatur strategi pembangunan Provinsi Jambi. BPS mempunyai peran yang strategis dalam merancang pembangunan Provinsi Jambi kedepan.

Hal itu dikatakan Gubernur Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM, Rabu (26/9) usai bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Statistik Nasional tingkat Provinsi Jambi, bertempat di Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi.

“Dari awal saya sangat perhatian kepada statistic, karena Statistik mempunyai peran yang strategis, sehingga dua hari setelah saya dilantik sebagai Gubernur Jambi, Instansi pertama yang saya tinjau adalah Badan Pusat Statistik  (BPS) Provinsi Jambi,”katanya.

Dengan harapan BPS Provinsi Jambi dapat membantu Pemerintah Provinsi Jambi dalam melaksanakan pembangunan, dengan menyajikan data yang benar dan akurat.

Disebutkan, terakhir memang ada sedikit masalah, yakni yang menyangkut  dengan Nilai Tukar Petani (NTP) yang dibawah 100 persen, sehubungan dengan itu akan dicari akar permasalahannya untuk menaikkan NTP dimaksud.

Informasi terakhir berkaitan dengan NTP ini dari BPS Pusat dikarenakan nilai timbang yang digunakan untuk NTP ini masih menggunakan nilai timbang tahun 2007. Sehubungan dengan itu BPS pusat akan menyesuaikan nilai timbang ini dengan kondisi saat ini.

“Ternyata kondisi seperti ini tidak hanya terjadi di Provinsi Jambi. Padahal jika dilihat kondisi petani yang sesugguhnya dapat dilihat, setiap petani minimal memiliki satu unit motor, bahkan ada yang lebih,”katanya.

Kepala BPS Provinsi Jambi Yos Rusdiansyah, menjelaskan bahwa nilai timbang yang diambil BPS pada NTP tahun 2012 ini masih menggunakan nilai timbang tahun 2007.

“Mungkin nilai 2007 dibandingkan saat ini terdapat perbadaan. Untuk itu BPS saat ini sedang melakukan perubahan pada NTP ini. Diharapkan setelah dilakukan penyesuaian nilai timbang ini diharapkan akan lebih realistis dalam menentukan NTP tersebut, mencerminkan kondisi saat ini,”katanya. RUK

No comments: