Kamis, 23 April 2015

Gubernur Jambi HBA Sambut Baik Dukungan PM Norwegia Erna Solberg

Gubernur Jambi HBA (paling kanan) mendampingi PM Norwegia Erna Solberg dan Menteri Kehutanan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya saat kunjungan kerja di Hutan Adat Desa Senamat Ulu, Kabupaten Bungo, Rabu 15 April 2015. Fotofoto Rosenman Manihuruk/Harian Jambi
Jambi-Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) menyambut baik dukungan dari Perdana Menteri (PM) Norwegia Erna Solberg terhadap pemberdayaan komunitas Suku Anak Dalam (SAD) yang ada di Provinsi Jambi. Hal itu ditunjukkan Gubernur Jambi HBA saat mendampingi PM Norwegia Erna Solberg dan Menteri Kehutanan Siti Nurbaya, melakukan kunjungan kerja di Hutan Adat Desa Senamat Ulu, Kabupaten Bungo, Rabu 15 April 2015.

Kunjungan PM Norwegia dan rombongan juga menjalin kerjasama Indonesia dengan Norwegia dalam rangka mengurangi emisi gas dan peninjauan Hutan Adat di Provinsi Jambi.


Gubernur Jambi HBA menyambut Kunjungan Kerja PM Norwegia  Erna Solberg, Menteri Kehutanan Siti Nurbaya bersama Duta Besar Negara Norwegia Stig Traavik, Duta Besar Indonesia untuk Norwegia Yuwono A Putranto,  tiba di Bandara Bungo, Rabu (15/4/15). 

Kemudian Kamis 16 April 2015 pagi dilanjutkan pertemuan di Aston Hotel Jambi bersama Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jmabi Irmansyah, Direktur WARSI ( Wahana Konservasi Indonesia) Rahmat Hidayat, PM Norwegia  Erna Solberg, Menteri Kehutanan Siti Nurbaya, Duta Besar Indonesia untuk Norwegia Yuwono A Putranto, Greenpeca Bustar Maitar, Walhi Abednego Tarigan, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Shinta Widjaja Kamdani, Lembaga Cargil Jean Louis Guillou, Pihak Asia Pulp and Paper Aida Greenbury, Warsi Dikki Kurniawan, REDD Jambi, Kapolda Jambi Brigjen Pol Bambang Sudarisman, Danrem Gapu 042 Jambi Kol TNI Haryanto. 

Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar mengatakan, kunjungan PM Norwegia itu sebagai komitmen negara asing yang berbuat untuk SAD Jambi, khususnya warga dikawasan hutan adat di Provinsi Jambi. 

Sementara Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, PM Norwegia Erna Solberg menginginkan adanya One Map (peta acuan) untuk mengatasi konflik warga dengan perusahaan perkebunan di Jambi. Onemap itu sangat penting guna memetakan persoalan konflik lahan di Jambi.

Shinta mengatakan, pihaknya juga mengajak pengusaha perkebunan atau HTI untuk mematuhi aturan sesuai Onemap yang akan dibentuk segera. Hal itu guna mewujudkan pemberdayaan SAD atau masyarakat hutan adat dari donor seperti Negara Norwegia.

Disebutkan, kunjungan Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg guna membahas kerja sama Indonesia dan Norwegia dalam rangka mengurangi emisi gas serta mempelajari upaya Pemerintah Provinsi Jambi dan pusat dalam mengurus SAD. (hji/lee)


PM Norwegia Erna Solberg dan Menteri Kehutanan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya saat tiba di Hutan Adat Desa Senamat Ulu, Kabupaten Bungo, Rabu 15 April 2015.


Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar (paling kanan), Kadis Kehutanan Jambi Irmansyah dan Pihak REDD Jambi usai acara pertemuan di Hotel Aston, Kamis 16 April 2015.

Kapolda Jambi Brigjen Pol Bambang Sudarisman.

Danrem Gapu 042 Jambi Kol Inf TNI Haryanto.

Ketua Umum Kadin Indonesia Shinta Widjaja Kamdani saat wawancara.

Tidak ada komentar: