.

.
.

Rabu, 11 Februari 2015

Menteri LHK Minta Orang Rimba Diperhatian Serius

SAD: Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar saat menemui SAD usai melaksanakan apel pagi dengan Pasukan Manggala Agni di Pall X Jalan Lingkar Barat, Kota Jambi, Selasa (10/2). Pada kesempatan itu Siti Nurbaya juga berdialog langsung dengan perwakilan SAD/Orang Rimba. ROSENMAN MANIHURUK/HARIAN JAMBI

Orang Rimba Curhat ke Menteri Sini Nurbaya

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (menteri LHK) RI Dr Ir Siti Nurbaya Bakar meminta pemerintah Provinsi Jambi untuk memperhatikan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat komunitas Suku Anak Dalam (SAD) atau Orang Rimba. Hutan sejatinya untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk Orang Rimba.

R MANIHURUK, Jambi

Demikian dikatakan Siti Nurbaya Bakar saat menemui SAD usai melaksanakan apel pagi dengan Pasukan Manggala Agni di Pall X Jalan Lingkar Barat, Kota Jambi, Selasa (10/2). Pada kesempatan itu Siti Nurbaya juga berdialog langsung dengan perwakilan SAD/Orang Rimba.

Hadir pada apel itu Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK), Hadi Daryanto, Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sony Partono, para pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta para pejabat Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.


“Orang Rimba yang telah hidup dan besar di hutan sudah sepatutnya diperhatikan akan tingkat pemenuhan kebutuhan hidupnya. Kita meminta kepada pihak pemerintah memperhatikan keberadaan mereka. Saya tegaskan ada instrumen hukum untuk diselesaikan, tata ruang adat di Taman Nasional (bagi SAD) akan bisa ditempuh dengan enclave, Hutan Tanaman Rakyat, Zona Tradisional, Hutan Desa,” jelas Siti.

Disebutkan, keberadaan hutan seharusnya menjadi akses produktifitas ekonomi dengan adanya konsesi perkebunan pembagian duapuluh persen bagi SAD dari Hutan Tanaman Industri menjadi penegasan atas dialog bersama SAD.

“Kita akan selesaikan semua yang menangani masalah. Saya hari perlu memperjelas kewenangan Konservasi, Taman Nasional yang ada di Pusat. Dan yakinlah kita akan tangani dengan baik,” tegas Siti Nurbaya.

Sementara Gubernur Jambi HBA menyampaikan, kondisi SAD sekarang berbeda dengan sebelumnya. Kendaraan roda dua bahkan roda empat, HP sudah mereka miliki.
Pergeseran kebutuhan tersebut menurut HBA membuat SAD perlu peningkatan dan pembinaan dalam pemenuhan kebutuhan hidup.

“Sewaktu saya menjadi Bupati Sarolangun sudah membuat tempat tinggal di Bukit Duabelas. Ternyata dalam waktu itu tidak sepenuhnya rumah yang telah dibangun pemerintah ditempati. Bahagia menurut kita bisa berbeda bagi mereka (SAD),” jelas HBA.

HBA menyampaikan kepedulian yang telah dibuatnya sewaktu menjadi Bupati Sarolangun tetap dilanjutkan untuk memperhatikan SAD. “Angkat anak jadi polisi hutan setiap Tumenggung, jadi merasa memiliki dan menjaga hutan," kata HBA.

Disebutkan, mengamankan keberadaan hutan sesungguhnya juga diperuntukkan bagi eksistensi SAD yang telah memiliki kultur hidup dan besar bersama hutan.

Didampingi Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto, Dirjen Konservasi, Dirjen Bina Usaha Kehutanan kembali Menteri menegaskan, Hutan Produksi harus melalui perizinan dengan perbaikan tata kelola dalam menjaga aspek kelestarian hutan dan aspek usaha.

Siti Nurbaya juga menyampaikan peristiwa  bencana kebakaran lahan dan hutan yang menjadi permasalahan  berulang harus dihentikan dengan semangat kerja secara bersama dan terkoordinasi dengan baik antar berbagai masyarakat, swasta dan pemerintah. “Jaga semangat, lihat dan patroli secara terus menerus," tegas Siti Nurbaya.

Kata Siti Nurbaya, kebakaran telah memberi dampak yang cukup luas bagi kesehatan, kerugian materi, bahkan bencana asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Indonesia menarik perhatian dunia.
Menjalankan fungsi sebagai pembunuh api, Manggala Agni diminta Menteri LHK menerapkan prosedur  serta melakuman konsultasi dengan dinas, pak Camat dan kepala desa yang banyak mengerti dan memahami kondisi daerah.

“Hutan di Provinsi Jambi merupakan paru-paru dunia yang menjadi perhatian dunia internasional. Sehingga pencegahan kebakaran lahan dan hutan harus sedini mungkin. Hal itu juga terhadap komunitas SAD harus diperhatian, karena mereka merupakan pejuang pelestarian hutan di Provinsi Jambi,” katanya. (*/lee)


1 komentar:

bpk muliadi mengatakan...

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل


KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل