.

.
.

Monday, 10 November 2014

Kebakaran Hutan di Jambi Masih Terjadi


JAMBI-Kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Jambi masih terjadi kendati hujan sudah mulai turun di daerah Jambi. Kebakaran lahan dan hutan di Jambi justru meluas di beberapa kabupaten. Setelah sekitar 100 hektare (ha) lahan dan hutan gambut terbakar di Kabupaten Muarojambi pekan lalu, sekitar 45 ha lahan dan hutan di Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) terbakar selama dua hari terakhir. Kebakaran lahan dan hutan di kawasan pantai Timur Jambi tersebut turut menyebabkan masih adanya kabut asap di Kota Jambi.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Kabupaten Tanjabtim, Adil P Aritonang di Muarasaabak, Tanjabtim, Jambi, Jumat (7/11) mengatakan, kebakaran lahan dan hutan di Tanjabtim berada di 9 lokasi. Kebakaran lahan dan hutan yang mencapai 45 ha tersebut tersebar di Kecamatan Sadu, Berbak, Mendahara Ulu, Dendang dan Kecamatan Geragai.


Menurut Adil, kebakaran lahan dan hutan di daerah tersebut belum bisa dipadamkan karena lokasi kebakaran yang tersebar di beberapa kecamatan. Sementara itu jumlah petugas pemadam kebakaran lahan dan hutan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjabtim terbatas. 

“Pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Tanjabtim dilakukan secara bertahap di beberapa lokasi karena petugas pemadam kebakaran terbatas. Karena itu kami membutuhkan bantuan petugas pemadam kebakaran lahan dan hutan dari Brigade Manggala Agni Jambi,”katanya.

Sementara itu pantauan Harian Jambi di Kota Jambi, Jumat (7/11) sore, asap kebakaran lahan dan hutan sudah mulai menipis akibat hujan sudah mengguyur kota tersebut. Hujan yang tidak merata di semua kabupaten, khususnya di daerah yang mengalami kebakaran lahan dan hutan membuat asap belum hilang di Kota Jambi.

Asap yang masih menyelimuti Kota Jambi dan beberapa kabupaten di Provinsi Jambi hingga Jumat (7/11) berasal dari asap kiriman di wilayah Sumatera Selatan. Namun asap yang menyelimuti kota itu menipis dan membuat jarak pandang mencapai 1,5 km. Membaiknya jarak pandang tersebut membuat penerbangan di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin (STS) Kota Jambi, sejak Rabu siang hingga Jumat sore mulai normal.(lee)

No comments: