.

.
.

Selasa, 02 September 2014

BCA Masih Tahan Bunga KPR di 9-11,5%

JAKARTA -PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) belum mau naikkan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) setidaknya hingga akhir tahun ini. Saat ini, rata-rata suku bunga KPR BCA berada di kisaran 9-11,5%.

Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, meskipun saat ini tengah ada wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kemungkinan akan berdampak pada kenaikan inflasi yang akan mendorong kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), namun pihaknya masih akan tetap mempertahankan suku bunga KPR-nya.


“Sementara nggak menaikkan dulu sampai November, Desember, kita lihat situasinya. Bunga KPR BCA rata-rata 9-11,5%. Untuk yang fixed rate 9-9,5% dan 11,5% yang floating," ujar Jahja saat ditemui di acara Indonesia Banking Expo (IBEX) 2014, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis pekan lalu.


Jahja menjelaskan, saat ini pihaknya ingin lebih mencermati terlebih dahulu langkah pemerintah terkait kenaikan harga BBM. Hasil akhir kebijakan tersebut akan menentukan langkah perseroan apakah akan menaikkan suku bunga kreditnya atau tidak.

“Konsen ke BBM dulu, itu tentunya pengaruh ke inflasi tapi kita lihat seberapa besar inflasinya. Kalau misalnya inflasi 11-12%, BI rate bisa 9%, maka ya mungkin disesuaikan, kalau inflasi nggak terlalu tinggi, BI rate 8%, ya nggak usah naik bunga kita," jelas Jahja.(dtk/lee)

Tidak ada komentar: