.

.
.

Rabu, 20 Agustus 2014

IAIN STS Jambi Terima 53 Mahasiswa Luar Negeri

Tes Tertulis: Calon mahasiswa baru di IAIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi saat mengikuti tes tertulis di Kampus IAIN STS Jambi Mendalo, Muarojambi, Selasa (19/8). Foto KAHARUDDIN/HARIAN JAMBI.

MALAYSIA MENDOMINASI

JAMBI-Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menerima mahasiswa baru dari luar negeri sebanyak 53 orang. Jumlah itu sebanyak 38 pendaftar berasal dari Malaysia dan 15 orang mahasiswa dari negara Thailand. Terdapat peningkatakan pendaftar dari luar negeri pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini.

Kabag Akademik IAIN STS Jambi Sirojudin kepada Harian Jambi, Selasa (19/8) mengatakan, dalam penerimaan mahasiswa tahun ajaran 2014-2015 ada peningkatan pendaftar dari luar negeri yaitu dari Malaysia dan Thailand.

Pada penerimaan mahasiswa baru sebelumnya hanya 20 persen. Namun pada tahun ajaran 2014-2015 terjadi peningkatan hungga 50 persen. “Untuk tahun ini ada peningkatan pendaftar mahasiswa yang berasal dari luar negeri, kisaran 50 persen,” katanya.


Disebutkan, kebanyakan pendaftar dari luar negeri tersebut berminat di Fakultas Syariah dan Fakultas Ushuludin. Kerena mereka ingin mendalami ilmu agama, untuk kebutahan di negara mereka.

“Kebanyakan mahasiswa dari luar negeri mengambil Fakultas Syariah Ahwalussahsiya (AS)  dan Ushuludin, Tafsir Hadist. Pokonya yang berkaitan dengan agama kerena merupakan negara mereka untuk mengisi pengadilan agama," katanya.

Sirojudin mengatakan, peserta yang mendaftar ke IAIN beralasan karena Jambi tergolong daerah yang kondusif. Kemudian jurusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan di negara tersebut.
“Alasan mereka untuk kuliah di IAIN ini adalah karena Jambi merupakan daerah yang aman. Jurusan yang diambil juga sesuai dengan kebutahan negaranya, terus pembayaran di administrasi di IAIN ini tergolong murah," katanya.

Untuk keselurahan mahasiswa yang mendaftar di IAIN STS Jambi sekitaran 2.300. Namun yang mengembalikan bahan administarasi belum sampai 2.000 orang. Jumlah keseleruhannya akan diketahui setelah penutupan administrasi pada tanggal 22 Agustus mendatang.


“Masih banyak mahasiswa yang belum melakukan regestrasi ulang. Sementara yang sudah terdata baru sekitar 1.500 orang. Kita berharap semua yang mendaftar bisa masuk ke kampus kita ini,” katanya.(khr/lee)

Tidak ada komentar: