.

.
.

Wednesday, 15 August 2012

Kabut Asap, Dinkes Siapkan 70 Ribu Masker Untuk Pemudik

Pemberian Masker Gratis Untuk Pengendara Motor di Kota Jambi
Jambi, BATAKPOS

Para pemudik yang melintas di Kota Jambi akan mendapatkan masker gratis akibat kabut asap yang semakin tebal. Pemudik yang menggunakan kenderaan roda dua akan diprioritaskan mendapatkan masker.

Kondisi kabut tebal dengan banyaknya kandungan asap bisa menyebabkan gangguan pernapasan, apalagi bila menghirup udara langsung tanpa ada penghalang seperti masker. Dinkes Kota Jambi sudah menyiapkan masker bagi masyarakat yang memerlukan.

Penyakit yang rawan menyerang akibat asap kebakaran lahan ini adalah Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Akhir-akhir ini cuaca Kota Jambi dan sekitarnya selalu berkabut tebal, sehingga sudah mengganggu jalur penerbangan dan transportasi darat, sungai dan aktifitas warga.

Kabut asap kebakaran lahan dan hutan menyelimuti udara Kota Jambi dan sekitarnya sepekan terakhir membuat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sudah diangka 76, normal 50. Guna mengantisipasi semakin tebalnya kabut sehingga bisa menyebabkan gangguan pernapasan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi sudah menyiapkan masker bagi masyarakat Kota Jambi.

Demikian dijelaskan Kepala Dinkes Kota Jambi, drg Polisman Sitanggang M Kes, kepada BATAKPOS, Selasa (14/8/12). Disebutkan, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 70 ribu masker yang siap dibagikan kepada masyarakat seandainya kondisi kabut semakin tebal.

“Ini upaya antisipasi kita ketika kabut semakin tebal. Kita sudah siapkan masker untuk dibagikan ke masyarakat. Sebelum dibagikan, kami terlebih dahulu berkoordinasi dengan instansi terkait seperi BMKG untuk mengetahui ketebalan asap. Sehingga diketahui apakah sudah dalam tahap membahayakan kesehatan atau belum. Begitu udara tak sehat akan langsung diberikan,”katanya.

Dinkes Kota Jambi juga akan menunggu intruksi Walikota Jambi untuk target pertama yang akan diberikan. Karena kalau biasanya target pertama anak sekolah, namun saat ini anak sekolah libur.  RUK

No comments: