Jumat, 09 Januari 2015

Pertumbuhan Ekonomi Jambi Paling Tinggi di Sumatera

JAMBI-Provinsi Jambi mampu mengejar ketertinggalan pembangunan ekonomi dari beberapa provinsi maju di Sumatera selama empat tahun belakangan. Hal tersebut nampak dari melesatnya laju pertumbuhan ekonomi daerah itu. Bahkan satu tahun belakangan, pertumbuhan ekonomi Jambi termasuk paling tinggi di Sumatera dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pertumbuhan ekonomi Jambi beberapa tahun terakhir lebih baik dibandingkan beberapa daerah maju lainnya di Sumatera. Pertumbuhan ekonomi Jambi tahun 2014 mencapai 7,24 %, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 %, Bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi seluruh provinsi di Sumatera, pertumbuhan ekonomi Jambi paling tinggi,”kata Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Provinsi Jambi di gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (6/1).


Menurut Gubernur Jambi, berdasarkan ukuran Klassen tahun 2013, Provinsi Jambi masuk dalam kategori daerah yang cepat tumbuh ekonominya. Tiga tahun lalu, ekonomi Jambi masuk kategori sedang bertumbuh. Sedangkan saat ini, perekonomian Jambi masuk kategori maju. Kemajuan ekonomi Jambi tersebut tersermin juga dari peningkatan pendapatan domestik regional bruto Jambi (PDRB).

“PDRB Jambi atas dasar harga berlaku tahun 2014 mencapai Rp 25,12 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jambi juga meningkat dari Rp 1,64 triliun tahun 2010 menjadi Rp 3,22 triliun tahun 2014 atau naik sekitar 96,54%. Kemudian investasi di Jambi triwulan III tahun 2014 tumbuh hingga 5,3 %. Selain itu kinerja ekspor dan impor Jambi juga memberikan kontribusi terhadap surplusnya neraca perdagangan Jambi periode Januari -November 2014 sebesar US $ 1,1 juta,"paparnya.

Tantangan

Kendati laju pertumbuhan ekonomi cukup cepat, kata Gubernur Jambi, tetapi daerah itu masih menghadapi tantangan berat di bidang pembangunan ekonomi. Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2019, pemerintah pusat telah menetapkan pertumbuhan ekonomi Jambi harus mencapai 8,5 – 9,3 %. Kemudian berdasarkan RPJMN tersebut, Jambi juga harus mampu menurunkan angka kemiskinan 2,9 - 3,2 % dan menurunkan angka pengangguran 3,6 - 3,9 %.

“Untuk mencapai target tersebut, Jambi terus memacu pembangunan sarana dan prasarana ekonomi untuk memajukan perdagangan internasional, peningkatan ekspor dan pembangunan pusat-pusat pertumbuhanekonomi. Salah satu di antaranya membangun pelabuhan laut Ujung Jabung di pantai timur Jambi serta pembangunan kawasan industri di sekitar pelabuhan tersebut,”katanya.

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan tersebut, lanjut            Gubernur Jambi pihaknya juga terus meningkatkan pembangunan jaringan infrastruktur jalan. Pembangunan jalan tersebut diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi  di daerah-daerah sentra produksi pertanian, perkebunan, perikanan dan pertambangan. Pembangunan jalan tersebut cukup berhasil mengurangi jalan rusak di daerah itu.

“Kondisi jalan yang baik dan sedang di Jambi tahun 2014 mencapai 1.125 km atau 74,82% dari 1.504 panjang jalan Provinsi Jambi. Kondisi ini meningkat jika dibandingkan jalan yang baik di Jambi tahun 2010 hanya 62,66%. Dalam Rencana Pembangunan jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi 2010 - 2015, target pembangunan jalan dengan kualitas  baik atau mantap di Jambi 99,76%,” paparnya. (lee)

Tidak ada komentar: