.

.
.

Kamis, 08 Januari 2015

Hanya Omdo, Anggota DPR RI Zulfikar Ahmad Janji Perjuangkan Pemekaran Muarabungo

Anggota DPR RI Zulfikar Ahmad. FT ASENK LEE S
Pemekaran Bungo Gagal
Persyaratan Pemekaran Tak Memenuhi Syarat

JAMBI-Rencana pemekaran Kabupaten Bungo yang selama ini diwacanakan diketahui gagal menyusul tidak lolosnya persyaratan yang diajukan menjadi dua wilayah otonomi.  

Bupati Bungo Sudirman Zaini usai menghadiri HUT ke-58 Provinsi Jambi di DPRD Provinsi Jambi, Selasa (6/1) mengatakan bahwa persyaratan pemekaran daerahnya dibagi menjadi dua wilayah otonomi tidak lolos, sehingga tidak ada lagi hal yang perlu dibicarakan.

Untuk itu, kata Sudirman Zaini, tidak ada lagi hal yang perlu dibicarakan terkait pemekaran daerah tersebut.


Terkait itu, Anggota DPR RI, Zulfikar Ahmad, di Jambi, mengatakan bahwa semua persyaratan pemekaran Kabupaten Bungo sudah lengkap, hanya perlu permohonan ulang dari Bupati Bungo.

“Tinggal satu itulah, tandatangan Bupati Bungo untuk permohonan ulang. Itu yang belum ada, pemerintah pusat tidak mempersulit pemekaran ini," kata mantan Bupati Bungo dua periode tersebut.
Zulfikar Ahmad juga tidak tahu mengapa Bupati Bungo tidak menyetujui rencana pemekaran daerah itu. Waktu dirinya menjabat memang belum diproses karena ada moratorium.

Karena itu timbul permintaan ulang dari Bupati Bungo aktif, namun Sudirman sepertinya enggan menyetujui. Padahal, kata Zulfikar, DPRD Bungo dan DPRD Provinsi sudah sepakat dengan pemekaran itu.

Dalam usulan, wilayah untuk Kota Muarabungo dan Kabupaten Bungo sudah dipetakan. Untuk Kabupaten Bungo meliputi, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Rantau Pandan, Pelepat Ilir, Pelapat, Tanah Sepenggal, Tanah Sepenggal Lintas, Jujuhan, Jujuhan Ilir, Bathin II Pelayang, dan Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang.

Sedangkan Kabupaten Muara Bungo bakal meliputi Kecamatan Pasar Bungo Dani, Rimbo Tengah, Bathin II dan Kecamatan Bathin II Babeko.

“Semua tidak ada permasalahan lagi, kalau bupati tidak mau membuat permohonan ulang, berarti dia tidak ingin adanya pemekaran," tegas Zulfikar. (lee)

Tidak ada komentar: