.

.
.

Kamis, 14 Agustus 2014

Warga Segel SMKN 6 Kerinci, Siswa dan Tomas Minta Kepsek Tak Diganti

 
Kerinci - Lembaga Kerapatan Adat Negeri Jujun dan masyarakat lima Desa Negeri Jujun, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci melakukan penyelegan SMKN 6 Kerinci, Rabu (13/8). Aksi penyelegan itu sebagai protes terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap mutasi Kepala Sekolah SMKN 6 Kerinci.

Tidak hanya masyarakat, siswa SMKN 6 Kerinci pun ikut melakukan unjuk rasa menolak pemutasian Kepala SMKN 6 Kerinci Jon Kuswanto. Selain berorasi dan membawa poster, pengunjuk rasa juga menyegel SMKN 6 Kerinci.


Pengamatan Harian Jambi di lapangan, Rabu (13/8) menunjukkan, puluhan siswa melakukan aksi unjukrasa di depan SMKN 6 Kerinci. Mereka membawa poster yang bertuliskan menolak pemutasian Kepala SMKN 6 Kerinci Jon Kuswanto.


Supratman, Tokoh Masyarakat Negeri Jujun mengatakan, warga masyarakat 5 Desa Negeri Jujun, Lembaga Kerapatan Adat Negeri Jujun dan Pemuda Negeri Jujun menolak pindahnya Jon Kuswanto sebagai Kepala SMKN 6 Negeri Jujun.


“Masyarakat dan siswa menolak pak Jon Kuswanto dipindahkan. Kalau beliau pindah, maka para siswa akan berhenti sekolah," ujarnya.

Pihaknya, kata Supratman sudah membuat surat pernyataan dukungan masyarakat 5 Desa Negeri Jujun dan Lembaga Kerapatan Adat Negeri Jujun agar Jon Kuswanto tetap menjadi Kepala SMKN 6 Kerinci.

“Surat pernyataan sudah kita sampaikan ke Kepala Dinas Pendidikan Kerinci, Bupati Kerinci dan Kapolres Kerinci," ucapnya.

Akibat aksi tersebut, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMKN 6 Jujun terganggu. “KBM cukup terganggu dengan adanya aksi ini," ujar salah seorang guru.



Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci melalui Kabid SMA/SMK,Zubir saat dihubungi mengaku tidak mengetahuinya. Dirinya mengaku sedang berada di luar daerah. “Saya lagi di luar daerah sekarang, belum ada informasi,” katanya.(pri/lee)(Klik Juga http://harianjambi.com

Tidak ada komentar: