.

.
.

Kamis, 14 Agustus 2014

Guru Bidang Studi SMA dan SMK di Kota Jambi Minim


RAPAT: Rapat guru-guru SMAN dan SMKN se Kota Jambi bersama Dinas Pendidikan Kota Jambi di aula Diknas Kota Jambi, Rabu (13/8). (Inset) Kabid Dikmen Diknas Kota Jambi Mulyadi dan staf. Foto Kaharuddin/HARIAN JAMBI

Penerapan Kurikulum 2013 Terkendala

Sejumlah sekolah SMAN dan SMKN di Kota Jambi masih kekurang guru bidang studi. Tahun ajaran baru ini, sejumlah SMAN dan SMKN kekurangan guru bidang studi sehingga menyulitkan pihak sekolah dalam proses belajar mengajar. Berkurangnya guru bidang studi itu akibat penerapan Kurikulum 2013.

Menyikapi minimnya guru bidang studi itu, Dinas Pendidikan Kota Jambi melakukan rapat bersama seluruh SMAN dan SMKN di Kota Jambi yang dilakukan di aula Diknas Kota Jambi, Rabu (13/8).

Kabid Dikmen Diknas Kota Jambi Mulyadi mengatakan, setelah penerimaan siswa baru dikalangan SMAN dan SMKN di Kota Jambi tenyata masih ada beberapa sekolah mengalami kekurang guru bidang studi.


Menurutnya, kekurangan guru tersebut diakibatkan dengan penerapan Kurikulum 2013. “Ya memang ada di beberapa sekolah SMAN dan SMKN kekurang beberapa guru bidang studi,” katanya.

Ditambahkan, mendengar adanya beberapa kekurangan guru bidang studi tersebut pihaknya mengumpulkan semua kepala sekolah SMA dan SMK negeri se-Kota Jambi untuk membicarakan pemetaan guru untuk SMA dan SMK yang ada.

“Untuk menyikapi sekolah-sekolah SMA dan SMK negeri yang masih kekurangan guru bidang studi, maka kita sengaja mengumpulkan semua kepala sekolah SMA dan SMK negeri untuk mengetahui berapa jumlah sekolah yang kekurangan guru,” katanya.

Dikatakan, dalam pertemuan tersebut masing-masing kepala sekolah diminta untuk menyampaikan bahwa di sekolahnya kekurangan beberapa guru dalam bidang studi. Dengan demikian pihaknya dapat mengetahui sekolah yang masih membutuhkan guru bidang studi.

“Tujuan mengumpulkan semua kepala sekoalah SMA/SMK negeri se-Kota Jambi untuk memetakan sekolah mana yang kekurang guru, dan kelebihan guru," katanya.

Pihaknya berharap dengan diadakannya rapat bersama yang melibatkan semua kepala sekolah SMA/SMK negeri se-Kota Jambi, dapat memberi solusi bagi sekolah-sekolah yang masih kekurangan guru bidang studi.



“Mudah-mudahan dengan mengumpulkan semua kepala sekolah SMA/SMK negeri yang ada dapat menjadi solusi bagi sekolah yang kekurangan guru," katanya. (KAHARUDDIN/lee)

Tidak ada komentar: