.

.
.

Selasa, 15 April 2014

Jannerson Girsang : WARGA MEDAN SANGAT SUKA MEMILIH WALIKOTA KORUPTOR

Dalam dua periode terakhir, warga Medan senang memilih walikota yang korupsi. Mereka sudah sakit jiwa, perlu perawatan serius.Rahudman Harahap, Walikota Medan non-aktif akhirnya divonnis 5 tahun penjara oleh Mahkamah Agung, karena terbukti korupsi sekitar Rp 1.5 miliar semasa menjadi Sekda di Tapanuli Selatan. 

Dengan vonis ini, terbukti warga Medan dua kali berturut-turut memilih Walikota yang korup.
Rahudman adalah Walikota Medan yang mulai menjabat pada 26 Juli 2010 namun dinonaktifkan oleh Menteri Dalam Negeri pada 14 Mei 2013 dan selanjutnya tugas wali kota dilaksanakan oleh Dzulmi Eldin yang saat itu menjabat sebagai wakil wali kota.

Sebelum menjadi Walikota, Rahudman merupakan Penjabat Walikota Medan selama 5 bulan sejak 22 Juli 2009, mengisi kekosongan akibat dinonaktifkannya sang walikota, Abdillah dari tugasnya, karena terlibat korupsi.

Masyarakat kita memang sudah sakit! Tidak bisa lagi membedakan mana yang baik dan buruk. Mudah-mudahan periode ke depan, warga Medan lebih pintar dan jeli memilih walikotanya. (Sumber FB Jannerson Girsang)

Tidak ada komentar: