.

.
.

Thursday, 11 July 2013

Gubernur Jambi Minta Masyarakat Jangan Belanja Berlebihan

Gubernur Jambi HBA meninjau bazar pasar murah Ramadhan Bulog-BI-Jamsostek-SKPD Provinsi Jambi.

3.Kepala BI Perwakilan Jambi Poltak Sitanggang (tengah).Foto Rosenman Saragih Manihuruk HP 0812 747 7587


Jambi, Ekspres

Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus (HBA) meminta masyarakat Provinsi Jambi untuk tidak berlebihan dalam membeli kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan. Akhir-akhir ini terjadi kenaikan harga barang-barang, pasca kenaikan harga BBM, menjelang Bulan Ramadhan, dan penerimaan siswa-siswi baru di sekolah.

Gubernur menghimbau masyarakat, agar dalam menjalani ibadah puasa, jangan lebih besar pengeluaran rumah tangganya daripada bulan-bulan lainnya, dan agar membiasakan untuk tidak berlebih-lebihan.

Bazar Ramadhan merupakan salah satu cara pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat. HBA menghimbau masyarakat dan seluruh institusi terkait, untuk bersama-sama memantau peredaran dan perkembangan harga bahan pokok, agar tidak ada spekulan dan penimbunan.

Hal itu penting mengingat keterbatasan pemerintah dan aparat dalam melakukan pengawasan dan pemantauan peredaran kebutuhan pokok. Dinas terkait juga diminta untuk terjun kelapangan guna melalukan pemantauan atas barang-barang kadaluarsa atau illegal.

Hal itu dikatakan Gubernur Jambi HBA saat membuka Bazar Ramadhan Terpadu Provinsi Jambi Tahun 1434 H/2013 M, bertempat di halaman rumah dinas Kepala Bulog Divisi Regional Jambi, Rabu (10/7).

Bazar Ramadhan ini diselenggarakan oleh Bulog Mart bekerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi, yang menjual sembako murah dan jajanan Ramadhan.

Gubernur menekankan bahwa tujuan diadakannya Bazar Ramadhan Terpadu ini adalah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pada Bulan Ramadhan dengan harga yang lebih ekonomis dan relatif terjangkau.

Gubernur HBA menyatakan, Bazar Ramadhan ini merupakan salah satu kegiatan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di Bulan Suci Ramadhan maupun dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional.

“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Jambi, merasa bangga dan menyambut baik terselenggaranya Bazar Ramadhan Terpadu ini,”ujar HBA.

Untuk itu, gubernur mengapresiasi Bulog dan Tim Pengendali Inflasi Provinsi Jambi, yang telah berinisiatif menyelenggarakan Bazar Ramadhan tersebut.

HBA mengungkapkan bahwa beberapa waktu yang lalu, dirinya sudah minta laporan dari Tim Pengendali Inflasi Provinsi Jambi dan instansi terkait lainnya, terkait perkembangan dan pergerakan harga bahan pokok serta ketersediaannya untuk Bulan Suci Ramadhan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

“Alhamdulillah, semua dalam kondisi aman dan terkendali. Saya menghimbau masyarakat dan seluruh institusi terkait, untuk bersama-sama memantau peredaran dan perkembangan harga bahan pokok, agar tidak ada spekulan dan penimbunan. Hal ini saya sampaikan, mengingat keterbatasan pemerintah dan aparat dalam melakukan pengawasan dan pemantauan,”katanya.

Sementara itu Gubernur Jambi juga mengatakan, dia telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan untuk memperhatikan titik-titik rawan jalur distribusi barang dan orang.

Disamping itu, kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Badan POM, Gubernur meminta untuk meningkatkan kinerjanya dalam memantau barang dagang yang beredar, terlebih karena di Bulan Ramadhan sering ditemukan barang yang sudah kadaluarsa, yang dijual dengan harga murah.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jambi me-launching (meluncurkan) Beras merek Angso Duo ukuran 20kg dengan harga Rp 154.000 per karung. Beras tersebut asli produksi petani Provinsi Jambi.

Gubernur Jambi menyatakan sangat berterimakasih kepada Bulog Divre Jambi, terutama kepada kepala Bulog Divre Jambi yang bersedia halaman rumah dinasnya dijadikan tempat Bazar Ramadhan untuk rakyat, dengan harga paket yang menjanjikan, artinya cukup menghemat bagi masyarakat.

“Saya juga merintahkan kepada seluruh SKPD untuk melakukan pasar murah minimal sehari dalam seluruh kelurahan di Kota Jambi, dengan harapan untuk membantu menstabilkan harga sampai lebaran,”katanya.

Gubernur Jambi juga mengemukakan, dia telah menghimbau bupati/walikota se Provinsi Jambi untuk mengadakan pasar murah, walaupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi melakukan pasar murah di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi.

“Setiap tahun kita melakukan pasar murah, tetapi tidak di seluruh kabupaten, melihat kondisi daerah yang bersangkutan. Kalau tidak salah, tahun ini lima atau enam kabupaten, tapi saya yakin para bupati/walikota melakukan hal yang sama, dan itu yang kita harapkan,”katanya.

Kata HBA, Pemerintah Pusat juga menginstruksikan hal yang sama, terutama berkaitan dengan kenaikan harga BBM, anak-anak masuk sekolah, dan Bulan Ramadhan.

Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) Jambi, Ma'aruf, dalam  laporannya menyampaikan, Bazar Ramadhan ini diselenggarakan 28 hari, dari 10 Juli sampai 6 Agustus 2013, pukul 07.30 sampai 16.00 WIB.

Maaruf menyatakan, peserta Bazar Ramadhan ini adalah, SKPD terkait dari Pemerintah Provinsi Jambi, BUMN, Dharma Wanita dan PKK Provinsi Jambi, Dharma Wanita Divre Bulog, dan masyarakat.

Dikatakan oleh Ma'aruf, tujuan diadakannya Bazar Ramadhan ini adalah untuk meringankan pemenuhan kebutuhan masyarakat terutama setelah kenaikan BBM, khususnya dalam Bulan Ramadhan.

Ma'aruf mengungkapkan, Bulog Divre Jambi telah memproduksi beras premium Angso Duo yang merupakan hasil lokal Provinsi Jambi. Bulog Divre Jambi telah melakukan survey terhadap Beras Angso Duo, dan dari survey tersebut didapatkan bahwa Beras Angso Duo telah laku 85 ton.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Poltak Sitanggang mengatakan, BI Jambi menyediakan 350 paket dengan harga Rp 50.000 per paket. Isi paket berupa dua bungkus minyag goring kemasan, 1Kg tepung terigu, 2 kaleng susu kental, satu bungkus mentega, satu botol siriu ABC, the celup satu kotak, gula pasir 2kg.

Menurutnya, Bazar Murah tersebut guna menekan inflasi di Kota Jambi. Selain itu juga menjaga stabilitas harga sembako di pasaran selama Ramadhan dan jelang hari Raya.

Usai membuka Bazar Ramadhan, gubernur didampingi istri, Hj. Yusniana HBA, istri Wakil Gubernur Jambi, Hj. Rahima Fachrori, dan Kepala Bulog Divre Jambi, dan beberapa orang pejabat dari Pemerintah Provinsi Jambi meninjau stan-stan Bazar Ramadhan. (srg)

No comments: