.

.
.

Saturday, 13 October 2012

Lahan Gundul di Provinsi Jambi Bakal Kebun Tanaman Pangan

Tanaman Kentang Tumpang sari Dengan Jeruk
Jambi, BATAKPOS

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ir.Syahrasaddin, M.Si mengusulkan Gerakan Daerah Menanam Lahan Gundul “Gerah Gundul” untuk mengatasi kegundulan hutan di Provinsi Jambi.

Hal itu dikatakan Syahrasaddin saat Pembukaan Pertemuan Teknis Pengembangan Perkebunan Provinsi Jambi, di Batanghari Room Hotel Abadi Grand, Kota Jambi, Kamis (11/10). Pertemuan teknis tersebut diikuti oleh kepala dinas atau yang mewakili yang membidangi perkebunan kabupaten/kota se Provinsi Jambi, pimpinan atau yang mewakili dari perusahaan perkebunan di Provinsi Jambi.

Kemudian mewakili dari Asosiasi Petani Karet (Apkarindo) Provinsi Jambi, pimpinan atau yang mewakili dari Asosiasi Petani Sawit (Apkasindo) Provinsi Jambi, dan penangkar bibit karet dan sawit di Provinsi Jambi.

Syahrasaddin mengatakan, daerah bisa memanfaatkan lahan-lahan gundul untuk ditanami berbagai tanaman, seperti kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan ubi kayu (untuk diambil daunnya sebagai sayur).

“Gerah Lahan Gundul" tersebut, selain untuk menghijaukan lahan gundul, hasil tanamannya juga sangat berguna. Agar instansi yang membidangi pertanian dan perkebunan mengadakan kontes produk pertanian dan perkebunan. Ide kontes produk pertanian dan perkebunan ini didapatnya dari mantan Menteri Kehutanan dan Menteri Pariwisata, Drs.Marzuki Usman,”katanya.

Dikatakan, Marzuki Usman sering menyurati Gubernur Jambi, yang intinya adalah memberikan gagasan untuk pembangunan Provinsi Jambi, salah satunya adalah ide untuk mengadakan kontes produk pertanian dan perkebunan.

Contoh kontes produk pertanian dan perkebunan itu adalah TBS (Tandan Buah Sawit) terbesar dan terbaik, bahan olahan karet (bokar) paling bersih, nanas paling besar dan manis, dan sebagainya. Pemenangnya, barangkali bisa diberikan hadiah berupa pupuk, hand tractor, atau fasilitas pertanian atau perkebunan lainnya.

Kontes produk pertanian dan perkebunan itu ditujukan untuk memacu semangat petani dan pekebun untuk bercocok tanam. Komoditas perkebunan pada tahun 2011 di Provinsi Jambi tercatat seluas 1.382.205 Ha, yang melibatkan petani sebanyak 616.243 Kepala Keluarga (KK), memiliki peran strategis dalam menopang pembangunan di Provinsi Jambi.

“Kontribusi komoditas perkebunan terhadap PDRB Provinsi Jambi pada tahun 2011 tercatat sebesar 16%, yang kalau dihitung dengan nilai Rupiah, kontribusi komoditas perkebunan setiap tahunnya tidak kurang dari Rp20 triliun, dan sangat besar perannya dalam menggerakkan ekonomi masyarakat Provinsi Jambi,”kata Sekda. RUK

No comments: