TOKO PANCING DI JAMBI

TOKO PANCING DI JAMBI
TOKO BUANA FISHING & BUANA PANCING DI JAMBI. KLIK BENNER UNTUK INFO SELENGKAPNYA. KONTAK Yudi HP 085266609191

Sunday, 13 September 2015

Satu Lagi, Siswa SMP Meninggal Terjangkit ISPA

Satu Lagi, Siswa SMP Meninggal Terjangkit ISPA
Wahyuni anak dari pasangan Turino dan Nuraini

Bencana kabut asap telah menelan korban jiwa berkali-kali. Sedikitnya, sudah dua orang meninggal dunia akibat terserang penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dalam sepekan terakhir.

Korban meninggal karena terjangkit ISPA adalah siswi SMPN 5 Kota Jambi, bernama Wahyuni anak dari pasangan Turino (41) dan Nuraini (39) warga Jalan Kapten Ilham RT 05 Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung Kota Jambi.

Kejadian sebelumnya juga pernah terjadi, yakni seorang balita berumur dua tahun, Dimas Aditya meninggal dunia di rumah sakit akibat muntah-muntah serta demam tinggi.

Kini tingkat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Jambi menjadi sangat bahaya dengan angka mendekati 400 PSI.

“Awalnya anak saya mengalami batuk-batuk, saat kabut asap mulai pekat. Seiring dengan bertambah parahnya kabut asap, sakit anak saya juga makin parah,” ujar Turino saat dikomfirmasi Sabtu malam (12/9/2015).

Sempat dibawa klinik Pall V Kota Jambi, kata Turino. Namun  dokter mendiagnosa, batuknya belum terjangkit ISPA. Memang karena diberikan obat, anaknya sempat sembuh selama dua minggu.

Gejala batuk itu mulai bangkit lagi, hingga sesak nafas pada siang dan malam, Selasa pagi (8/9) anaknya diperiksa ke rumah sakit DKT karena kondisi menurun. 

"Waktu hari selasa pagi (8/9) anak saya kembali saya periksa kerumah sakit DKT karena kondisinya semakin menurun, tetapi juga tidak sampai menginap dan diperbolehakan untuk kembali pulang,” terang Turino.

Selanjutnya, Kamis pagi (10/9) sekitar pukul 07.00 WIB kondisi anaknya parah kembali dan langsung dibawa ke ruang ICU. Hingga Jumat pukul 03.15 WIB, anaknya meninggal dunia.
"Anak saya meninggalnya Jumat kemarin sekitar jam 03.15 WIB karena diduga terjangkit ISPA," kenang Turino sambil meneteskan airmata.

Bencana kabut asap selalu menelan korban jiwa. Diharapkan pemerintah dapat membantu korban penyakit ISPA dan meminimalisir penambahan korban jiwa karena kabut asap. (JAMBISATU.com -
)

No comments: