.

.
.

Senin, 10 November 2014

2015, Tiada Lagi Sekolah Kayu


Wako Dinilai Kurang Serius

JAMBI-Insiden robohnya sekolah kayu di Kota Jambi diharapkan tidak ada lagi. Di tahun 2015, selayaknya sekolah di Kota Jambi sudah permanen. Dan untuk itu, SY Fasha selaku Walikota Jambi lebih serius lagi menanganinya. 

"Yang saya tahu untuk daerah pilihan telanaipura saja ada beberapa. Di Pelayanan, serta SD 131 di sekip 2 kalo tidak salah itu masih kayu. Kita ini kota loh, bukan pedesaan. Kok masih ada sekolah dengan bangunan kayu, miris rasanya," ujar Sulaiman Syawal, anggota DPRD Kota Jambi, kemarin.
Untuk mewujudkan hal itu, kata Ketua DPC PKB Kota Jambi ini, walikota harus tegas. Segera mengumpulkan stake holder terkait permasalahan tersebut. Jangan sampai terjadi lagi permasalahan yang sama. 


"Jangan mall saja yang dibangun, namun bangunan sekolah tidak diurus. Itu seharusnya yang jadi perhatian utama, karena bibit generasi penerus bangsa sedang tumbuh di sana. Belajar mengenai dunia yang akan dihadapi mereka nanti, kalo Mall banyak. Dan tidak perlu dipelajari," sindir Sulaiman lagi. 

Tidak hanya bangunan sekolah saja, tambahnya namun kualitas pendidikan juga harus ditingkatkan. Sehingga bangunan yang bagus bisa berbanding lurus dengan kualitas yang mumpuni juga. Dan tentu saja hal itu tidak mudah serta membutuhkan kerjasama dari semua pihak. 

"SDM guru bagus, tentu diikuti siswanya. Dan siswa yang berprestasi akan membanggakan serta mengharumkan nama Kota Jambi," pungkasnya. (oyi/lee)

Tidak ada komentar: