.

.
.

Selasa, 28 Oktober 2014

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

Hj.Yusniana Hasan Basri.

Jambi-Hj. Yusniana Hasan Basri selaku Bunda PAUD Provinsi Jambi menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai dasar pembentukan karakter serta kemampuan kecerdasan lain yang menjadi investasi pada masa mendatang.

“Penting sekali Pendidikan Anak Usia Dini," jelas Hj. Yusniana, baru-baru ini. Anak merupakan investasi besar pada masa mendatang dengan pola asuh dan pendidikan yang tepat menjadikan anak sebagai generasi yang berguna.

“Orang tua harus mendidik dengan pola yang tepat agar anak bisa tumbuh kembang secara baik," tegas Hj. Yusniana.

Terkait dengan perkembangan media terhadap pembentukan sikap dan kecerdasan anak, Hj. Yusniana secara tegas mengingatkan perlunya pendampingan dan bimbingan orang tua agar pembentukan sikap dan perilaku anak tidak terpengaruh dari tontonan yang berdampak negatif. 


Penegasan pentingnya bimbingan orang tua terhadap terpaan media tontonan yang berdampak negatif menjadi pembahasan dalam acara Literasi Media Usia Dini KPID Tahun 2014 yang mengusung tema Literasi Media Usia Dini Kita Wujud Tontonan yang Cerdas Sebagai Bagian Pendidikan Anak Usia Dini.

Menurut Dr Jamilah selaku nasumber menjelaskan setiap anak memiliki bakat jenius namun seringkali pola asuh dan didikan yang tidak baik menghancurkan potensi kecerdasan dan perilaku anak.

Peran orangtua melakukan bimbingan terhadap anak dengan membatasi tontotan, membahas konten tontonan, menetapkan aturan pada konsumsi tv atau media lain pada anak, serta  berbicara pada anak tentang program yang mereka tonton dan sukai di tv dan media lain.

Bahkan Pemp dalam 30 tahun penelitian Anak Usia Dini menjelaskan ketika anak usia dua tahun keatas yang menonton televisi dan main game otak depan tidak dapat menyambung kesan dan kesan tentang kebaikan,belajar, dan keindahan akibatnya anak menjadi keras, nakal dan sifat negatif lainnya.

Kehadiran Guru PAUD dalam acara tersebut diharapkan mampu mendidik anak usia dini menjadi generasi yang cerdas intelektual, emosional serta spiritual.(lee)

Tidak ada komentar: