.

.
.

Kamis, 01 November 2012

Korupsi di Pemkab Muaro Jambi Paling Gila Se-Provinsi Jambi

Bupati Muarojambi Burhanuddin Mahir
Jambi, BATAKPOS

Praktek korupsi paling gila terjadi di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Muarojambi se-Provinsi Jambi. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menobatkan Muaro Jambi menjadi kabupaten paling korup di Provinsi Jambi.

Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, di Jambi, Rabu (31/10), kesimpulan ini diperoleh dari pengolahan data hasil audit BPK semester I tahun 2012.

“Jumlah kasus dugaan korupsi di Kabupaten Muara Jambi mencapai 179 kasus. Ada pun jumlah kerugian negara mencapai  Rp 37.2 miliar. Kerugian negara ini, menunjukkan  bahwa pejabat publik baik di Kabupaten Muaro Jambi tidak begitu serius dalam pengelolaan anggaran. Pejabat publik kalau tidak melakukan pemborosan anggaran, biasanya melakukan korupsi anggaran Negara,”katanya.

Disebutkan, berdasarkan asil audit BPK semester I tahun 2012, disimpulkan kerugian negara akibat korupsi yang dilakukan di pemerintah kabupaten/kota mencapai Rp.230.7 miliar  dan 466.910 Dolar Amerika Serikat.

“Kerugian sebesar ini berasal dari 1688 kasus yang terjadi. Ada pun peringkat korupsi kabupaten/kota di Provinsi Jambi adalah yakni, Kabupaten Muara Jambi dengan kerugian negara sebesar Rp 37.2 miliar dengan jumlah 179 kasus, Kabupaten Bungo dengan kerugian negara sebesar Rp.36.8 miliar dengan jumlah 160 kasus,”katanya.

Kemudian, Kabupaten Sarolangun dengan kerugian negara sebesar Rp.27.1 miliar dan 466.910 Dolar Amerika Serikat dengan jumlah sebanyak 213 kasus, Kabupaten Tebo dengan kerugian negara sebesar Rp 27.8 miliar dengan sebanyak 246 kasus, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan kerugian negara sebesar Rp.26.3 miliar dengan sebanyak 109 kasus.

Korupsi di Pemkot Jambi

Sementara Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Arif, membeberkan sejumlah temuan pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Jambi, dalam acara seminar pemberantasan korupsi di aula rumah dinas Walikota Jambi, Rabu (31/10).



Temuan yang dibeberkan tersebut menyangkut masalah pelayanan publik. Temuan yang dibeberkan tersebut merupakan hasil pengamatan dan penilaian lebih kurang dua bulan, pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Jambi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi, Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP, rumah sakit,  dan KIR.

Menurut Arif, pada Disdik Kota Jambi, pihaknya menemukan indikasi korupsi pada pada pengadaan barang dan jasa. “Adanya rekanan yang diarahkan. Rekanan yang penawarannya lebih rendah digugurkan, tapi rekanan tersebut tidak melakukan sanggahan,”kata Arif.

Kemudian pada Dinkes Kota Jambi, ada temuan salah satu barang hasil pengadaan yang seharusnya berada di gudang Dinkes Kota Jambi, tapi malam berada di gudang penyedia barang dan jasa.

“Kemudian di Dinas PU, ada hasil pembangunan dan pemeliharaan jalan tahun 2012 tapi sudah rusak. Sektor pelayanan publik juga menjadi sorotan dari Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK, karena banyaknya temuan. Sektor pelayanan publik yang cukup menjadi sorotan adalah KPTSP, KIR, dan rumah sakit,”katanya.

Kata Arif, mencontohkan adanya bangunan yang minim informasi, dan kalau pun ada tidak terbaca di gerbang masuk. Kemudian alur layanan hanya terpasanh pada jam layanan saja, yakni pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

Selain itu, petunjuk alur layanan juga masih terbatas. Tidak hanya itu, Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK juga menemukan adanya komputer informasi yang hanya menjadi pajangan, tidak digunakan.

“Kita juga menemukan adanya petugas layanan yang tidak memiliki atribut yang jelas, hanya menggunakan baju kaos. Temuan dari hasil pengamatan ini nanti akan kita laporkan, agar bisa diperbaiki oleh setiap SKPD,”katanya.

Walikota Jambi, dr. Bambang Priyanto mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  pada sejumlah SKPD di Pemkot Jambi.

Hal ini dikatakan Bambang Priyanto saat dikonfirmasi wartawan usai seminar pencegahan korupsi di aula rumah dinas Walikota Jambi, Rabu (31/10). “Apa yang jadi temuan KPK yang disampaikan dalam seminar tadi akan segera kita tindaklanjuti dengan melakukan pengecekan langsung,”ujar Bambang.

Bambang mengatakan, pihaknya akan segera melakukan perbaikan terkait temuan itu. Dimana ada titik lemah akan kita benahi. Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, Daru Pratomo, mengatakan akan segera memanggil kepala SKPD terkait untuk diklarifikasi terkait temuan KPK tersebut. RUK
============

2 komentar:

Zainal iskandar mengatakan...

assalamualaikum wr, wb.MBAH saya Drs.ABIDIN dan SEKELUARGA mengucapkan banyak2
terimakasih kepada MBAH RORO atas angka togel yang di
berikan “4D” alhamdulillah ternyata itu benar2 jebol dan berkat
bantuan MBAH RORO saya bisa melunasi semua hutang2 orang tua saya yang
ada di BANK dan bukan hanya itu MBAH alhamdulillah sekarang saya
sudah bisa bermodal sedikit untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya
sehari2. itu semua berkat bantuan MBAH RORO sekali lagi makasih banyak
yah MBAH… yang ingin merubah nasib seperti saya hubungi MBAH RORO di
nomor: ( 0852-9816-8399)
dijamin 100% jebol saya sudah buktikan…sendiri….

Zainal iskandar mengatakan...

assalamualaikum wr, wb.MBAH saya Drs.ABIDIN dan SEKELUARGA mengucapkan banyak2
terimakasih kepada MBAH RORO atas angka togel yang di
berikan “4D” alhamdulillah ternyata itu benar2 jebol dan berkat
bantuan MBAH RORO saya bisa melunasi semua hutang2 orang tua saya yang
ada di BANK dan bukan hanya itu MBAH alhamdulillah sekarang saya
sudah bisa bermodal sedikit untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya
sehari2. itu semua berkat bantuan MBAH RORO sekali lagi makasih banyak
yah MBAH… yang ingin merubah nasib seperti saya hubungi MBAH RORO di
nomor: ( 0852-9816-8399)

dijamin 100% jebol saya sudah buktikan…sendiri….