Kamis, 16 Juni 2011

Provinsi Jambi Cetak 10 Ribu Usahawan Hingga 2015

Jambi, BATAKPOS


Pemerintah Provinsi Jambi akan mencetak 10 ribu wirausahawan hingga tahun 2015 mendatang. Gerakan 10.000 wirausaha menuju wirausaha mandiri tersebut sejalan dengan Program Pemerintah Provinsi Jambi mewujudkan Jambi EMAS (Ekonomi Maju, Aman, Adil, dan Sejahtera) tahun 2015.

Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus, kepada wartawan, Rabu (15/6/11) mengatakan, guna mewujudkan hal tersebut pihaknya telah melaksanakan Pelatihan Nasional Kewirausahaan, bertajuk “Gerakan 10.000 Wirausaha menuju wirausaha mandiri”.

Disebutkan, wirausaha adalah pahlawan, karena para wirausaha telah dapat menciptakan lapangan pekerjaan, paling tidak untuk dirinya sendiri, kemudian bisa merekrut tenaga kerja.

Bahwa peran dari sector Usaha Mikro, Kecil dan Menengah sangat berperan dalam perekonomian daerah dan nasional. Hal ini tergambar dari jumlah unit usaha, dan tingginya penyerapan tenaga kerja pada sektor tersebut.

Gerakan kewirausaan ini telah menjadi gerakan nasional, pencangangan Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) yang dilaunching Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2 Maret 2011 di gedung SME Tower, Jakarte Selatan.

Menindaklanjuti gerakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi bersama Kadin Provinsi Jambi, mencanangkan 10.000 wisausaha oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, bersamaan Peresmian Pekan Inovasi Sumatra; Jambi Emas Expo 2011, 1 April 2011 di Taman Rimba.

Menurut Gubernur Jambi, ada beberapa strategi yang akan dilakukan guna mewujudkan wirausaha itu. Pertama menyetop pendirian pembangunan SMA dan mendorong berdirinya SMK dengan jurusan yang disesuaikan potensi wilayah Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi.

Kemudian, akan mengoptimalkan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di Provinsi Jambi, yang polanya, melalui program satu milyar satu kecamatan (samisake), akan diberikan paket pelatihan di setiap kecamatan, masing-masing kecamatan satu atau dua paket.

Dengan jumlah 131 kecamatan di Provinsi Jambi, jika satu paket 16 orang dikalikan 131, maka sudah dapat dihasilkan sejumlah tenaga kerja yang siap pakai, apa lagi jika dikalikan dua, ini dimulai tahun 2012. ruk

Tidak ada komentar: