.

.
.

Kamis, 20 November 2014

Gubernur HBA : Ujung Jabung Merupakan Mimpi yang Harus Nyata

Dermaga Penumpang Pelabuhan Laut Ujung Jabung
PELETAKAN TIANG

Gubernur Jambi Sembelih Kerbau
Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) mengatakan, hasil kerja keras Pemerintah Provinsi Jambi dan para Gubernur Jambi terdahulu baru sekarang bisa menjadi kenyataan. Apa yang diharapkan masyarakat Provinsi Jambi khususnya masyarakat Ujung Jabung, bagaikan mimpi jadi kenyataan.

R MANIHURUK, Tanjabtim

Hal tersebut dikataka HBA saat acara Ground Breaking Pembangunan Pelabuhan Laut Ujung Jabung oleh Gubernur Jambi dan Direktur Pelabuhan dan Pengerukan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI Ir. Adolf R Tambunan bertempat di-Sungai Itik Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (20/11).

HBA menyampaikan, perencanaan Pelabuhan Ujung Jabung ini sudah dipikirkan dan diperjuangkan dari jaman Gubernur Jambi sebelumnya. “Seperti Bapak Masjchun Sofwan , Abdurrahman Soyoeti dan  Zulkifli Nurdin. Dari perjuangan inilah terus kita lakukan dengan bantuan teman-teman anggota DPR RI dapil Jambi serta putra Jambi yang berada di Jakarta, ini terus dilakukan pembicaraan, sehingga terwujudnya pemancangan tiang pertama pembangunannya hari ini (Kamis/20/11),” kata HBA.

Dikatakan HBA, Jambi tidak akan mukin maju dan tidak  bisa bersaing dengan provinsi lain, tampa adanya pelabuhan samudera.

Gubernur Jambi juga mengatakan, dalam upaya merealisasikan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung, Pemerintah Provinsi Jambi telah membebaskan lebih kurang 100 ha dari 200 ha lahan untuk kawasan Pelabuhan Ujung Jabung.


“Disamping Pemerintah Kabupaten Tanjabtim turut membantu pembebasan lahan juga untuk akses jalan kepelabuhan masih dalam proses penyelesaian. Disamping itu secara simultan juga dilakukan pembukaan dan pembangunan jalan akses sepanjang 43 Km dari Desa Simpang menuju Ujung Jabung,” kata HBA.

Selain itu, Gubernur Jambi juga menjelaskan, Ujung Jabung juga akan menjadi bagian integral dari upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros Maritim dunia.

“Letak Pelabuhan Ujung Jabung yang sangat strategis menghadap laut Cina Selatan, berada dalam jalur laut kepulauan Indonesia 1 dan jalur perdaganga internasional di kawasan segitiga pertumbuhan dunia, bersama pelabuhan-pelabuhan lainnya dipesisir Sumatera, akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam pengembangan poros maritim, khususnya di wilayah Barat Indonesia,” jelas Gubernur Jambi.

Ditambahkan, disamping pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung juga akan dibangun Pabrik Besi Baja yang ada di Ujung Jabung dengan telah ditelitinya sumber besi yang berkerja sama dari Beijing RRC Fuhai Group.

Sementara itu Direktur Pelabuhan dan Pengerukan Dinjen Perhubungan Laut RI Ir. Adolf R Tambunan menyampaikan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, pemerintah perlu mengembangkan jalur perekonomian bagi masyarakat dengan cara membuka akses baru Pelabuhan Ujung Jabung yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi. Disamping itu pemerintah Pusat telah siap membantu pembangunan Ujung Jabung.
Rencana Pelabuhan Ujung Jabung

Kadishub Provinsi Jambi Ir Bernhard Panjaitan MM menambahkan, pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung Timur telah mulai direncanakan untuk dikembangkan sejak tahun 2011. Pembangunan Pelabuhan Laut Ujung Jabung telah sesuai dengan Rencana Umum Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jambi tahun 2013-2033.

Disebutkan, sesuai masterplan dana yang dibutuhkan untuk membangun Pelabuhan Laut Ujung Jabung Timur mencapai kurang lebih Rp 2 triliun. Maka pembangunan pelabuhan itu akan dibangun secara bertahap hingga dapat dioperasikan secara minimal.

Berdasarkan Perda No 10 Tahun 2013 tanggal 4 Juli 2013 dan ditetapkan dalam Rencana Induk Pelabuhan Nasional sebagai Pelabuhan Pengumpan pada tahun 2015-2020 dan sebagai Pelabuhan Utama pada 2020 sesuai Surat Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 414 Tahun 2013 tanggal 17 April 2013.

“Sesuai dengan masterplan Pelabuhan Ujung Jabung yang telah disusun, Pelabuhan Laut Ujung Jabung direncanakan menjadi pusat distribusi dan outlet Provinsi Jambi. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan dan akan dilaksanakan ada tiga item,” ujarnya.

Sejumlah persiapan telah dilakukan, yakni penyusunan dokumen perencanaan berupa FeasibilityStudy (FS), Masterplan dan DetailEngineeringDesign (DED) melalui dana APBD Provinsi Jambi, pembebasan lahan untuk kawasan pelabuhan seluas 104 ha melalui dana APBD dan pembangunan fisik dermaga melalui dana APBN Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2014 dengan alokasi dana sebesar kurang Rp 80 miliar.

Konsep pengembangan kawasan ekonomi khusus Ujung Jabung dan Pelabuhan Ujung Jabung Provinsi Jambi ini telah disampaikan Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus pada kunjungan kerja Bapak Presiden RI ke Provinsi Jambi September 2011 dan Februari 2012.

Dipaparkan juga tentang kebutuhan infrastruktur transportasi di Provinsi Jambi yang diharapkan dapat menjadi pemicu percepatan pembangunan ekonomi Provinsi Jambi.

 “Sumber pendanaan diharapkan berasal dari APBN, APBD provinsi dan kabupaten maupun sumber dana lain yang tidak mengikat. Tahapan pembangunan Pelabuhan Laut Ujung Jabung direncanakan dimulai dari pembangunan dermaga curah cair (BBM/CPO), dermaga multi purpose dari dermaga batubara serta pembangunan areal darat,” katanya.

Disebutkan, sejalan dengan telah selesainya penyusunan dokumen perencanaan Pelabuhan Laut Ujung Jabung, maka tahun anggaran 2014 telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 74 miliar guna pembangunan pelabuhan tahap I melalui APBN.

Sedangkan tahun 2013, Pemerintah Provinsi Jambi telah melakukan pembebasan lahan untuk kawasan pelabuhan seluas 104 ha dan direncanakan pada tahun 2014 akan dilakukan pembebasan lahan lagi hingga mencapai 200 ha.

Pemprov Jambi melalui Dishub Provinsi terus berupaya untuk mewujudkan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung Timur di Kabupaten Tanjabtim Provinsi Jambi. Ujung Jabung nantinya merupakan sarana penunjang transportasi segitiga emas perekonomian Indonesia (Singapura-Malaysia-Jambi-Indonesia). 

Dishub Provinsi Jambi kini optimis guna mewujudkan pelabuhan kebanggaan Provinsi Jambi itu nantinya. Kerinduan masyarakat Provinsi Jambi, khususnya warga Tanjabtim terhadap keberadaan pelabuhan Ujung Jabung, Tanjabtim terus dalam penantian. 

 “SK Gubernur  kepada Bupati Tanjabtim untuk membebaskan 4200 ha lahan untuk pelabuhan. Akses menuju pelabuhan sudah diperpendek dengan membangun sejumlah jembatan. Kajian BPPT, Pelabuhan Samudera/Ujung Jabung merupakan pelabuhan dengan wilayah terbaik di Sumatera dilihat dari arus, kedalaman laut serta letaknya,” katanya.

Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung juga didasari perhitungan tata letak wilayah Provinsi Jambi dalam Arus Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) diantaranya Jambi, Babel, NTT, Maluku, Maluku Utara, Sulut, Kepri. Kapal yang melintasi Selat Malaka dalam perhitungan berkisar 3.000 kapal per hari, sedangkan Jambi berada di tengah ALKI Selat Malaka. 

Pelabuhan itu tidak hanya untuk kemajuan ekonomi Jambi, namun pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung juga akan meningkatkan situasi keamanan di wilayah Jambi. Pasalnya, Jambi ditargetkan akan memiliki Pangkalan Angkatan Laut (Lanal).

“Hari ini Kamis 20 November 2014 merupakan tonggak baru pembangunan Pelabuhan Laut Ujung Jabung di Desa Sei Itik Ujung Jabung, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi dengan dilakukannya Breaking atau pemancangan tiang pertama Pelabuhan Laut Ujung Jabung oleh Direktur Pelabuhan dan Pengerukan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI Ir Adolf R Tambunan bersama Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus,” ujar PB Panjaitan kepada Harian Jambi, Kamis (20/11).

Pada kesempatan yang sama Bupati Tanjung Jabung Timur H. Zumi Zola Zulkifli menyampaikan, masyarakat Ujung Jabung sudah lama sekali mendambakan pelabuhan yang akan dibangun.

Diharapkan bisa merubah perekonomian masyarakat lebih baik lagi. Disamping Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sangat mendukung penuh pembangunan Pelabuhan Laut Samudra Ujung Jabung.

Dikatakan, Kabupaten Tanjabtim telah mencadangkan 4200 hektar lahan, yang termasuk pembangunan listrik dan jembatan Nipah Panjang dan Sadu.

Usai pembukaan dilanjutkan peninjauan lokasi pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung dan penyerahan pemotongan kerbau kepada Tokoh Masyarakat Desa Sungai Itik.

Turut serta pada kesempatan Ini Anggota Forkompimda Provinsi Jambi Kepala Dinas Provinsi Jambi Yang terkait, sekda Kabupaten Tanjung Jabung Timur Sudirman, anggota Forkompimda Kabupaten Tanjung Jabung Timur para Kepala SKPD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Camat, serta Para tokoh masyarakat dan para undangan lainnya. (*/lee)

Tidak ada komentar: