Tim Paduan Suara Pesparawi SM GKPS Resort Jambi Berduka, Dedikasi St. Thomas Iwan Dabukke Menginspirasi Hingga Akhir Hayat

JAMBI - Duka mendalam menyelimuti Jemaat, Majelis GKPS Jambi, serta seluruh Jemaat GKPS Resort Jambi atas berpulangnya St. Thomas Iwan Dabukke, SE. Ia menghembuskan napas terakhir di RS Theresia Kota Jambi pada Minggu (26/7/2026) sekira pukul 16.20 WIB, dalam usia 49 tahun. Alamat duka berada di Jalan Dharma Sakti RT 31, Paal Merah, Kota Jambi.

Kepergian sosok pelayan yang dikenal setia ini meninggalkan luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi jemaat dan generasi muda yang pernah merasakan sentuhan pelayanannya. St. Thomas Iwan Dabukke lahir pada 9 Maret 1977 dan dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, bertanggung jawab, serta penuh dedikasi dalam pelayanan gerejawi.

Enam bulan terakhir, kondisi kesehatannya diketahui terus menurun dan ia rutin menjalani pengobatan (HD). Namun di tengah keterbatasan fisik yang semakin melemah, semangat pelayanannya tidak pernah surut. Justru dalam masa-masa sulit tersebut, ia menunjukkan keteladanan luar biasa.

Dengan kondisi tubuh yang tidak lagi prima, St. Thomas Iwan Dabukke tetap setia melatih dan memimpin Tim Paduan Suara Pesparawi SM GKPS Resort Jambi. Ia bukan hanya sekadar pelatih, tetapi juga konduktor yang membimbing dengan hati, menguatkan mental para peserta, serta menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab.

Perjuangan itu tidak sia-sia. Di bawah arahannya, Tim Paduan Suara SM GKPS Resort Jambi berhasil menorehkan prestasi gemilang, meraih Juara I Tingkat Distrik VI di Dumai pada 14 Juni 2026, serta tampil membanggakan dengan peringkat 12 pada ajang Tingkat Sinode GKPS di Pematangsiantar pada 5 Juli 2026.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa dedikasi, kerja keras, dan ketulusan mampu melampaui keterbatasan. Bahkan di tengah pergumulannya melawan sakit, ia tetap mengutamakan tanggung jawab pelayanan dan komitmennya terhadap pembinaan generasi muda gereja.

“Selamat jalan abangku St. Thomas Iwan Dabukke. Rekan pelayanan yang tulus hati,” ungkap Pdt. Rudyard Saragih penuh haru, mengenang sosok yang selama ini dikenal sebagai pelayan setia dan penuh kasih.

Ucapan serupa juga datang dari St. Juni Normalina Br. Purba yang menyebut almarhum sebagai pribadi yang telah memberikan yang terbaik bagi keluarga dan pelayanan. “Selamat jalan menuju Rumah Bapa di surga… semua perjuangan sudah yang terbaik dilakukan,” tuturnya.

"Selamat jalan coach terbaik.. Coach yang sangat bertanggung jawab sekalipun kondisi mu kurang sehat. Tetapi semangat mu sungguh luar biasa menghantarkan anak-anak kami tampil menuju Pesparawi SM Sinode GKPS. Kini tugas mu sudah selesai.Damailah bersama Bapa di surga bang,"ucap Vria Br Dasuha. 

"Semua terasa begitu cepat berlalu, terakhir pelayan mu bapa St nami menjadi Condactor di Tim Pesparawi Sikolah Minggu GKPS Resort Jambi tingkat distrik VI das hu kantor Sinode. Ni mu pelayanan harus diselesaikan sampai tuntas, dan semua berhasil das hu Sinode oleh kasih Tuhan. Sekarang waktunya ham manjupahkon Tuhan ta. RIP St Thomas Iwan Dabungke, pargogohi ham ma Tuhan tinading ni bapa on Inang pakon niombah na butuh orangtua ope,"ujar Sy Afrin Saut Girsang.

Bagi peserta paduan suara SM GKPS Resort Jambi, kepergian St. Thomas Iwan Dabukke bukan sekadar kehilangan pelatih, tetapi kehilangan figur ayah rohani yang membimbing dengan kasih dan keteladanan. Ia dikenal tidak hanya mengajarkan teknik bernyanyi, tetapi juga nilai kehidupan, iman, dan ketekunan.

Di lingkungan GKPS Resort Jambi, almarhum aktif dalam berbagai pelayanan. Ia menjabat sebagai Sekretaris GKPS Resort Jambi, Ketua Sarana dan Prasarana GKPS Jambi, Ketua MMS GKPS Jambi, Guru Parguru Manaksihon, serta Guru Sekolah Minggu. Ia juga dipercaya sebagai koordinator GKPS Jambi di Yayasan Dharma Bakti Bumi Langgeng Jambi. Ia ditabalkan menjadi Sintua pada Minggu, 29 April 2018.

Di luar pelayanan gereja, almarhum juga aktif dalam dunia sosial dan politik sebagai kader PDIP Kota Jambi, pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Jambi dari Dapil Kotabaru, serta menjadi tenaga ahli anggota DPRD Kota Jambi Fraksi PDIP.

St. Thomas Iwan Dabukke meninggalkan seorang istri, Maysendy Br. Situngkir, serta empat orang anak,  Onel Frederick Dabukke, Marcello Dabukke, Gloria Br. Dabukke, dan Ibel Br. Dabukke.

Kini, keteladanan dan semangat juangnya menjadi warisan berharga bagi jemaat dan generasi muda GKPS. Sosoknya menjadi pengingat bahwa pelayanan sejati bukan diukur dari kondisi, tetapi dari kesetiaan dalam menjalankan panggilan, bahkan hingga akhir hayat.

Segenap Peserta Tim Paduan Suara Pesparawi SM GKPS Resort Jambi, Jemaat, Majelis, dan Fulltimer GKPS Resort Jambi menyampaikan dukacita mendalam, seraya berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan Yang Maha Pengasih.(AsenkLeeSaragih) 




 









BERITA LAINNYA

Posting Komentar

0 Komentar