Halaman

Kamis, 03 Agustus 2017

Simalungun Berduka, Putra Terbaik Simalungun St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik Berpulang


Alamat Rumah Duka Alm St Prof Dr Asan Damanik Msi di Perumahan KORPRI UPN Blok F No 40, Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Photo2 (FB) Jaya Damanik.

BERITAKU-Masyarakat Simalungun se Dunia Berdukacita. Bagaikan “Pencuri Malam” tak ada berita sakit, tiba-tiba menyemai ucapan Belasungkawan di Sosial Media (FB, Twitter, Istagram dll) atas berpulangnya seorang Ahli Fisiki milik Indonesia St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik MSi karena mengalami sakit mendadak, Rabu (2/8/2017) malam.

Sontak saja kabar Dukacita ini mengagetkan warganet (Masyarakat Simalungun) di dunia maya atas kepergian Putra Terbaik Simalungun yang menyandang Predikat Profesor DR Ahli Fisiki. Bahkan St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik MSi merupakan satu dari 10 orang Ahli Fisika Indonesia.

St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik MSi yang mendapat Gelar Profesor Doktor pada Oktober 2016 lalu, kini menjabat sebagai Guru Besar Universitas Katolik Sanata Darma Yogyakarta. Juga sebagai Ketua Majelis Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Yogyakarta.

Warga Jemaat GKPS di Indonesia juga turut kehilangan atas berpulangnya seorang Majelis GKPS yang meluangkan waktunya untuk melayani di GKPS Yogyakarta.

Seorang sahabat almarhum yakni J Bachtiar Sihaloho menuliskan kenangan dengan St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik.

Selamat Jalan kawan St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik (Guru Besar Univ Katolik Sanata Darma Yogyakarta), Ketua Majelis GKPS Yogyakarta. Hidup dan kehidupan memang mutlak milik siempunya dan pemilik Sang Maha Pencipta Segala Mahluk dan seisi dunia ini.

Ibarat drama perwayangan, "Opo Jare Dalange, Jange Nggae Lakone Opo", kita hanya mampu melakukan apa yang sudah dirancang sang Dalang, yang tak lain Sang Pencipta.

Kawan, kita berkenalan ketika kita dipertemukan dalam rancangan acara Pertemuan Pemuda Resort Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Surabaya, dimana Surabaya, Yogyakarta dan Semarang adalah Jemaat yang bernaung di Resort tersebut.

Pertemuan itu masih ingat sekali, di Perumahan Minomartani Yogyakarta, di Rumah Prof Marga Damanik juga, yang wakti itu menjabat Pimpinan Majelis GKPS Yogyakarta, dimana beliau sudah lebih dahulu meninggalkan kita juga.

Dirimu yang masih muda ketika itu, sudah memiliki dua title strata satu (Drs dan Drs), jelas satunya adalah Fisika. Tetap sederhana dan giat menuntut ilmu, dan aktif sebagai pemuda gereja yang peduli juga terhadap masalah sosial dalam bermasyarakat.

Semua mengakui itu, dan terbukti di wall FB mu, baru saja mendengar berita kepergian mu, seakan tak percaya, dan semua bertanya kok secepat itu?

Kawan, pertemuan kita terakhir di GKPS Tegal Jawa Tengah, dalam Rapat Koordinasi Distrik 7,  keramahan dan kesederhanaan itu, tetap kau lakukan, saya bangga memilikimu sebagai sahabat.

Kawan, keteladananmu semoga menjadi Inspirasi bagi banyak orang. Kepercayaan mu terhadap Tuhan, biar menjadi kekuatan bagi Istri, anak mu yang engkau tinggalkan, semoga senantiasa Tuhan Jesus yang menguatkannya. Damailah bersama Bapa di Surga.

St Jaya Damanik juga mengabarkan atas berpulangnya St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik MSi. RIP Abanganda St Prof Dr Asan Damanik Msi.

Spechless.............Kepergianmu begitu pedih dan sedih tak terperikan Abangandaku St Prof DR Asan Damanik MSi (Porhanger GKPS Yogyakarta). Perjuangan kita mengejar detik demi detik menuju RS dengan mobilmu yang aku kemudikan kemarin Rabu 3 Agustus jam 7 petang itu, sungguh bagai kilat detik menyambar membawamu pergi jauh.

Maafkan saya adekmu, yang hanya bisa berusaha semampu membantumu saat masa serangan jantung abang itu. Tuhan lebih menyayangimu Abangandaku tercinta. Damailah disisi Bapa Sorgawi.

St Jaya Damanik juga menuliskan Alamat Rumah Duka Alm St Prof Dr Asan Damanik Msi di Perumahan KORPRI UPN Blok F No 40, Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Seorang Pendeta GKPS yang pernah bertugas (Pendidikan) di Yogyakarta, Pdt Mardison Simanjorang STh MH juga menuliskan kisah tentang almarhum St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik Msi.

Mengagetkan sekali berita pagi ini. Vorhanger (GKPS Yogyakarta) nami St Prof Dr Drs Asan Damanik Msi  telah berpulang selamanya.

Sesungguhnya diskusi (perdebatan) kita yang terakhir tentang "Mobius strip" dan manifestasinya dalam "Cultural studies" belum selesai.

Aku sangat terbantu sekali membaca perubahan kebudayaan masyarakat dengan memakai logika mobius (fisika) itu walau masih menyisakan pertanyaaan yang belum terjawab.

Namun diskusi n perdebatan harus berakhir karena engkau telah pergi meninggalkan ku. Panggilan discuss and debate hingga subuh tak akan ada lagi. Suhu fisikawan atom Indonesia telah menemui YANG AWAL dari SEGALA SESUATU.

Kerja...Karya...dan tindakan-tindakanmu telah menorehkan bekas di kolong langit ini. Satu hal yang jadi titik temu kita: Bahasa seni jauh lebih lentur dari bahasa agama yang punya bakat "Kekerasan" n represif. Tentulah program studi Doktoral Kajian Seni Masyarakat kehilangan sekali. RIP Sintua (Suhu Nami).

Karier Ilmu Asan Damanik

Asan Damanik merupakan 10 Orang Ahli Fisika dari Indonesia. Asan Damanik (lahir di Simalungun, Sumatera Utara, 11 November 1963) adalah seorang fisikawan Indonesia.

Pendidikan: Asan Damanik lulus SMA tahun 1983 dari SMA Negeri 3 Pematangsiantar. Setelah lulus SMA, Asan Damanik melanjutkan studi ke Institut Pertanian Bogor dan memperoleh gelar Sarjana Ilmu Kedokteran Hewan (Drs. Med. Vet) pada tahun 1987.

Setelah lulus dari Institut Pertanian Bogor, Asan masuk ke Jurusan Fisika FMIPA Universitas Gadjah Mada dan memperoleh gelar sarjana fisika teori pada tahun 1992 dan sejak Maret 1992 bekerja sebagai dosen fisika pada Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Pada tahun 1995 Asan melanjutkan studi S2 di Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan memperoleh gelar master fisika teori pada tahun 1997. 

Pada tahun 2000 melanjutkan studi S3 (doktor) ke Institut Teknologi Bandung dalam bidang Fisika Teoretis dibawah bimbingan Prof Pantur Silaban, tetapi tidak sampai selesai karena di awal 2002 Asan pergi ke Jerman untuk bergabung dengan Grup Fiska Partikel Fundamental Johannes-Gutenberg University, Mainz, Germany dibawah bimbingan Prof Jurgen G Körner.

Studi S3 kemudian dilanjutkan tahun 2004 di Pascasajana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dalam bidang Fisika Teoretis (Fisika Partikel Fundamental) dengan Tim Promotor Prof Muslim, Ph.D. sebagai Ketua, dan Ko-promotor Prof Pramudita Anggraita, Ph.D, dan Mirza Satriawan, Ph.D.

Namun pada pertengahan tahun 2008 Ketua Tim Promotor Prof Muslim meninggal dunia dan kemudian diganti oleh Dr Arief Hermanto. Pada Januari 2009, Asan akhirnya berhasil meraih gelar Doktor (Dr.) dalam Fisika Teoretis dari FMIPA UGM Yogyakarta setelah berhasil mempertahankan disertasi berjudul Massa Neutrino Dirac dan Pemekaran Model GWS di hadapan Tim Penguji.

Tahun 2010 melalui Program Academic Recharging (PAR) C Dikti Kementerian Pendidikan Nasional, Asan melakukan riset dalam Theoretical High Energy Physics khususnya untuk penggunaan non-Abelian discrete symmetry group dalam fisika partikel fundamental dibawah bimbingan Prof Ernest Ma di Department of Physics and Astronomy, University of California, Riverside, USA.

Kemudian pada Desember 2016, Asan Damanik mengikuti Sidang terbuka Senat Universitas Sanata Dharma dalam rangka pengukuhan St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Fisika Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Foto bersama Komunitas Fisika Teoretik Indonesia yg jumlahnya sedikit tapi penduduknya no 4 terbanyak di dunia. Foto bawah bersama Dr Suharyo S (LIPI) yg ikut merancang eksperimen penemuan partikel Tuhan di lab CERN beberapa tahun lalu. FB (Alm) Asan Damanik.
Berikut ini kutipan dari akun (FB) Asan Damanik: Saya sangat gembira mendengar berita Program Studi Fisika, Fakultas Fisika dan Komputer (Fiskom), Universitas Kristen Immanuel (UKRIM) Yogyakarta memperoleh Akreditasi B dari BAN PT.

Semoga dengan akreditasi B Program Studi Fisika Fiskom UKRIM semakin memantapkan diri mengelola Program Studi Fisika Murni yang sangat langka dibuka Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia.

Program Studi Fisika Murni UKRIM dipertahankan sampai kini dengan kondisi mahasiswa yang minim karena amanat pendiri UKRIM yang mempunyai Visi dan Misi jauh ke depan yakni Bapak Pdt Dr Chris Marantika (Alm) yang juga beberapa periode menjabat Rektor UKRIM semasa hayatnya dan juga didukung oleh Bapak Dr. Peter Soedojo, B.Sc (Alm) mantan dosen saya di Fisika FMIPA UGM. 

Silahkan adek-adek lulusan SLTA yang berminat mendalami Fisika Murni (Sains) mendaftar ke Program Studi UKRIM Yogyakarta. Selamat Jalan St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik. Nama, Ilmu dan Karyamu Akan Selalu Dikenang. (Asenk Lee Saragih-Berbagai Sumber)

Berikut Ini Sejumlah Photo Kenangan (Alm) St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik Semasa Hidupnya yang dikutip dari Sosial Media (Facebook). 
 


















Photo Kabar Berpulangnya St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik yang dikutip dari Sosial Media (Facebook).







Bunga Papan Ucapan Belasungkawa di Rumah Duka (St Prof Dr Asan Damanik Msi) di Perumahan KORPRI UPN Blok F No 40, Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Photo2 (FB) Jaya Damanik.






Bunga Papan Ucapan Belasungkawa di Rumah Duka (St Prof Dr Asan Damanik Msi) di Perumahan KORPRI UPN Blok F No 40, Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Photo2 (FB) Jaya Damanik.

Bunga Papan Ucapan Belasungkawa di Rumah Duka (St Prof Dr Asan Damanik Msi) di Perumahan KORPRI UPN Blok F No 40, Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Photo2 (FB) Jaya Damanik.




Bunga Papan Ucapan Belasungkawa di Rumah Duka (St Prof Dr Asan Damanik Msi) di Perumahan KORPRI UPN Blok F No 40, Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Photo2 (FB) Jaya Damanik.
Masyarakat Simalungun se Dunia dan Jemaat GKPS se Indonesia Berdukacita. Bagaikan “Pencuri Malam” tak ada berita sakit, tiba-tiba menyemai ucapan Belasungkawan di Sosial Media (FB, Twitter, Istagram dll) atas berpulangnya seorang Ahli Fisiki milik Indonesia St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik MSi karena mengalami sakit mendadak, Rabu (2/8/2017) malam.


************

Acara Ibadah Perpisahan St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik MSi (Porhanger GKPS Yogyakarta) di GKPS Yogyakarta, Jumat 4 Agustus 2017. Photo-photo (FB) St Jaya Damanik.











Acara Ibadah Perpisahan St Prof Dr Drs Vet Asan Damanik MSi (Porhanger GKPS Yogyakarta) di GKPS Yogyakarta, Jumat 4 Agustus 2017. Photo-photo (FB) St Jaya Damanik.


**************** 
Upacara “Pemberian Penghormatan Resmi” kepada Bapak Prof. Dr. Drs. (Vet) Asan Damanik, M.Si. Jumat, 4 Agustus 2017 bertempat di Lantai Dasar Gedung Pusat Kampus 2 USD Jalan Affandi, Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Pukul 10.30 Jenazah mulai disemayamkan. Pukul 11.00 Pemberian Penghormatan Resmi. Pukul 11.45 Diberangkatkan ke Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Nandan, kemudian ke Pemakaman Sanata Dharma Mendut Magelang. Penghormatan terakhir Kepada Sang Prof. Dr. Asan Damanik,MSi ditempat dia menjadi Guru Besar di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Jumat (4/8/2017). 










Penghormatan terakhir Kepada Sang Prof. Dr. Asan Damanik,MSi ditempat dia menjadi Guru Besar di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Jumat (4/8/2017).


*****************
Prosesi Pemakaman Prof. Dr. Drs.Vet. Asan Damanik , MSi di Pemakaman Para Keluarga Guru Besar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Kerkof Mendut, Yogyakarta, Jumat (4/8/2017). Terimakasih untuk Civitas Akademis USD yang telah banyak membantu pemakan Abang kami tercinta. Photo Bersama Rektor : Bpk Drs. J. Eka Priyatma, M.Sc, Ph.D, Pembantu Rektor I : Drs. Tarsisius Sarkim, P.hD, Pembantu Rektor II: Drs. Admadi, MSc di pusara Abanganda tercinta. Photo dan Narasi St Jaya Damanik.

















Prosesi Pemakaman Prof. Dr. Drs.Vet. Asan Damanik , MSi di Pemakaman Para Keluarga Guru Besar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Kerkof Mendut, Yogyakarta, Jumat (4/8/2017). Terimakasih untuk Civitas Akademis USD yang telah banyak membantu pemakan Abang kami tercinta. Photo Bersama Rektor : Bpk Drs. J. Eka Priyatma, M.Sc, Ph.D, Pembantu Rektor I : Drs. Tarsisius Sarkim, P.hD, Pembantu Rektor II: Drs. Admadi, MSc di pusara Abanganda tercinta. (Photo dan Narasi St Jaya Damanik).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar