Jumat, 21 Oktober 2011

Gubernur Keluhkan Asset Menjadi Penghalang WTP



Jambi, Batak Pos


Gubernur Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus, MM mengeluhkan kalau asset hingga kini menjadi penghambat Provinsi Jambi untuk meraih predikat Wajib Tanpa Pengecualian (WTP). Kini Pemprov Jambi telah berhasil menindaklanjuti 94 persen asset milik Pemprov Jambi.

Hasan Basri Agus kepada wartawan, Rabu (19/10) mengatakan, selama ini asset menjadi masalah sehingga Provinsi Jambi belum bisa mendapatkan WTP. Karena ada beberapa asset tanah milik Pemerintah Provinsi Jambi tidak jelas keberadaannya, atau arsipnya yang tidak jelas keberadaannya, dan saat ini semua itu sudah ditemukan.

“Saat ini asset daerah yang telah ditindak lanjuti sebanyak 94 persen sebagai salah satu contoh yang dipertanyakan BPK soal asset tanah dan alat berat di PU tinggal beberapa persen lagi jika tidak ketemu akan kita lelang,”katanya.

Gubernur mengatakan, bahwa walaupun WTP itu bukan sasaran pertama dan akhir tetapi yang diutamakan adalah bagaimana menata dan mengelola barang milik daerah untuk menuju tertib pengelolaan dan pemanfaattannya.

“Dalam catatan Pemprov Jambi ada tanah pemerintah disitu 38 ribu ha, setelah dicek di lapangan lebih, itukan menguntungkan kita. Bayangkan jika dicek dilapangan berapa hilang asset daerah, asset rakyat Provinsi Jambi. Kita harapkan kedepan asset daerah akan semakin tertib,”ujarnya.

Menurut HBA, sejak dirinya menjabat Gubernur Jambi Agustus 2010 lalu, dirinya bercita-cita untuk segera mendapat predikat WTP, kemudian ketika menjadi Bupati saya juga bertekad untuk meraih WTP.

“Ketika menjadi Gubernur saya juga berpikir ke arah situ, tetapi sampai sekarang belum kita dapati, kita harus mentargetkan pada 2012 untuk meraih WTP, kami berkomitmen untuk medapatkan WTP,”katanya. RUK

Tidak ada komentar: