Sabtu, 01 Oktober 2011

Kasus DBD di Jambi Semakin Meluas


Jambi, BATAKPOS

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Jambi kini semakin meluas. Hingga pertengahan September, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi mencatat jumlah DBD bertambah cukup signifikan, yakni 367 kasus. Dari ratusan kasus itu 12 orang dinyatakan meninggal dunia. Dan jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah akibat belum stabilnya cuaca.

Kasi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Kota Jambi, Azmi, Selasa (27/9) mengatakan DBD merupakan siklus lima tahunan. Hingga September, laporan yang masuk dari rumah sakit sebanyak 367 orang.

“Itu yang datanya lengkap dan 12 orang meninggal. Kemungkinan bertambah cukup besar, sebab masih ada data yang belum masuk ke kami. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, terdapat peningkatan kasus DBD di Jambi. Sebelumnya dalam satu tahun hanya terjadi 120 kasus dengan satu orang meninggal,”katanya.

Azmi mengatakan, kasus tertinggi terjadi di bulan Juli sampai Agustus. Namun dengan kondisi seperti saat ini, hujan panas berulang-ulang bisa menyebabkan siklus nyamuk lebih cepat dari biasanya. Pihak Dinas Kesehatan sebelumnya sudah melakukan antisipasi melalui PSN (Penanggulangan Sarang Nyamuk) dan abatisasi yang dilakukan di lima kecamatan dimana terjadi endemi demam berdarah.

Kelima kecamatan tersebut adalah Kota Baru, Jelutung, Telanaipura, Jambi Timur dan Jambi Selatan. Pihak Dinkes Kota Jambi melakukan rapat dengan Puskesmas dan Lurah, mengingat kasus hingga saat ini sudah hampir 400 dan akan terus meluas jika tidak diambil langkah-langkah prefentif.

“Kita menghimbau warga untuk mampu menerapkan program 3M, yakni menguras, menutup dan mengubur,”katanya. ruk

Tidak ada komentar: