Minggu, 12 April 2015

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus Mendapat Gelar Adat Batak “Raja Pangihutan Na Marsahala”


Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus dan istri mengenakan pakaian Adat Batak. Foto-foto Rosenman Manihuruk/harianjambi
JAMBI-Gubernur Jambi H.Hasan Basri Agus (HBA) dianugerahi gelar adat Batak oleh Lembaga Budaya Batak Jambi (LBBJ) dan Masyarakat Lima Puak Batak (Batak Toba, Batak Simalungun, Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Pakpak, dan Batak Angkola) bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Kotabaru, Kota Jambi, Jumat (10/4/2015) malam. 

Pemberian gelar adat Batak “Raja Pangihutan na Marsahala” (Raja Panutan yang Berkharisma) kepada Gubernur Jambi HBA itu dibungkus dalam acara “Semalam di Bona Pasogit” (Semalam di Kampung Halaman) yang dimeriahkan Judika Sihotang serta dihadiri sekitar 5000 masyarakat Jambi asal Tanah Batak (Lima Puak Batak). Acara tersebut berjalan dalam penuh makna dan kegembiraan.

Gubernur Jambi HBA dan istri disambut Tarian Batak Simalungun “Sitalasari” yang dibawakan oleh tiga pasang Pemuda GKPS Jambi dan lagunya didendangkan oleh Pdt Kurnia CD br Girsang STh (Pendeta di GKPS Resort Jambi). Kemudian penyambutan juga dilakukan oleh muda-mudi Gentala Arasy yang dikoordinir oleh Kabid SDA PU Provinsi Jambi, Ibdu Z.

Penganugerahan gelar kehormatan adat Batak tersebut ditandai dengan dikenakannya pakaian kehormatan adat Batak berupa Ulos, Mahkota, dan Tongkat kepada HBA. Kemudian Ulos dan Mahkota kepada istri HBA, Hj. Yusniana Hasan Basri. 

Pakaian kehormatan adat Batak tersebut dikenakan oleh Ketua LBBJ, Drs Rahmat Derita Harahap bersama Ketua Panitia Ir P Benhard Panjaitan MM (Sekjen LBBj). Kemudian  dilanjutkan dengan pemberian Ulos Batak dari Lima Puak, Batak Toba, Batak Simalungun, Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Pakpak, dan Batak Angkola kepada HBA dan istri. Pemberian Ulos Batak itu dilakukan oleh sepasang suami istri perwakilan tokoh masing-masing Puak. 

Makna pemberian ulos dan pakaian kehormatan adat Batak tersebut adalah harapan agar kepemimpinan HBA menjadi kepemimpinan yang mengayomi seluruh masyarakat di Provinsi Jambi.
Ketua LBBJ Provinsi Jambi, Rahmat Derita Harahap, dalam sambutannya pada intinya menegaskan bahwa dasar pertimbangan penganugerahan gelar adat Batak kepada HBA ini adalah kepemimpinan HBA yang bisa memberikan berbagai kemajuan bagi Provinsi Jambi.

“Bahwa suku Batak sebagai salah satu suku masyarakat Provinsi Jambi juga turut berkiprah untuk membangun Provinsi Jambi,” ujar RD Harahap yang juga menjabat sebagai Kadis Pendidikan Provinsi Jambi.

Sementara Ketua Panitia Penganugerahan Gelar Adat Batak LBBJ, Ir P Benhard Panjaitan,MM, dalam laporannya menyampaikan, LBBJ meliputi 6 sub suku Batak, yakni; Batak Toba, Batak Simalungun, Batak Karo, Batak Mandailing,  Batak Pakpak, dan Batak Angkola. PB Panjaitan mengatakan, populasi suku Batak di Provinsi Jambi kurang lebih 13% dari jumlah penduduk Provinsi Jambi (3.532.126 jiwa di tahun 2013 ).

“Sesuai ADRT LBBJ, maka gelar kehormatan adat Batak akan diberikan kepada setiap Gubernur Jambi dan kepada orang yang berhasil memajukan Provinsi Jambi. Para tua-tua adat Batak Jambi yang terhimpun dalam LBBJ sepakat memberikan gelar adat Batak kepada HBA dan mendukung kepemimpinan HBA,” ujar PB Panjaitan yang juga kini menjabat Kadis PU Provinsi Jambi ini.

Selain itu, PB Panjaitan juga menuturkan, suku Batak berusaha memegang teguh pepatah “Dimana Bumi Dipijak di Situ Langit Dijunjung,” berusaha untuk membaur dan beradaptasi dengan kondisi dan budaya masyarakat di Provinsi Jambi.

Selanjutnya, Penatuah (Tokoh Masyarakat Batak) LBBJ, O.M. Simangunsong memberikan penjelasan tentang gelar kehormatan adat Batak yang dianugerahkan kepada HBA, yang pada intinya adalah kepemimpinan yang bijaksana.

Menanggapi pemberian gelar tersebut, HBA menyatakan bahwa dirinya mengucapkan terimakasih kepada LBBJ dan masyarakat Batak Jambi serta sangat mengapresiasi gelar kehormatan adat Batak tersebut.

HBA mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi termasuk Suku Batak, karena capaian dalam pembangunan Provinsi Jambi tidak terlepas dari kontribusi masyarakat Provinsi Jambi.

Secara khusus, HBA mengucapkan terimakasih bagi seluruh masyarakat Provinsi Jambi atas kerukunan yang cukup baik ditengah keragaman masyarakat, dimana sampai tahun 2014, Provinsi Jambi menjadi provinsi kedua teraman di Indonesia.

HBA berharap agar penganugerahan gelar adat Batak tersebut mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat Provinsi Jambi yang majemuk, seraya menghimbau masyarakat untuk mahu-membahu memajukan Provinsi Jambi. “Terimakasih atas penganugerahan gelar kehormatan adat Batak ini, semoga menjadi berkah,” pungkas HBA.

Selanjutnya, HBA memberikan bantuan kepada LBBJ, berupa 1 (satu) unit mobil ambulans, yang ditandai dengan penyerahan kunci mobil, serta pemberian plakat kepada LBBJ Provinsi Jambi. Penampilan memukau dari artis ibukota, Judika Sihotang-pentolan Indonesian Idol-menjadi magnet tersendiri yang sangat memeriahkan acara Semalam di Bona Pasogit.

Turut hadir dalam acara tersebut, anggota DPR RI (Komisi X) Daerah Pemilihan Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra Nasution, Komisaris Bank Jambi, Asnawi Nasution, Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Ekonomi dan Keuangan, H.Tagor Mulia Nasution, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, H.Hasip Kalimudin Syam, serta para undangan lainnya. (Asenk Lee Saragih)


Penyematan Ulos Batak Toba oleh Bp Siagian dan istri.


Penyematan Ulos Batak Tapsel Bp Siregar dan istri.


Penyematan Ulos Batak Karo oleh Slamat Barus dan istri.


Penyematan Ulos (Hiou) Batak Simalungun oleh St Meslan Saragih SH dan istri.


Para Tokoh Lima Puak Penyemat Ulos bersama Ketua LBBJ Prov Jambi H Rahmad Derita Harahap (ke 4 dari kiri).



Para istri Lima Puak Penyemat Ulos kepada Gubernur Jambi dan istri.


Pemuda Simalungun dan Muda-mudi Gentala Arasy saat menyambut Gubernur Jambi dan istri.


Pdt Kurnia CD Girsang STh saat menyanyikan Lagu Simalungun “Sitalasari” sebagai lagu penyambutan kebesaran kepada Gubernur Jambi dan istri. Penari Simalungun “Sitalasari” oleh Pemuda Simalungun Jambi.


Penari Simalungun “Sitalasari” oleh Pemuda Simalungun Jambi.


Ketua LBBJ H Rahmad Derita Harahap dan Sekjen LBBJ Ir P Bernhard Panjaitan MM.


Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus didampingi H Rahmad Derita Harahap, Ir P Bernhard Panjaitan MM menyanyikan Lagu “O Tano Batak”.



Ketua Panitia Ir P Bernhard Panjaitan MM. (Kadis Pu Prov Jambi)


 Ketua LBBJ H Rahmad Derita Harahap. (Kadis Pendidikan Prov Jambi)


Sekretaris PU Prov Jambi Martayadi T “Simatupang” bersama Ketua LBBJ, Ketua Panitia Ir PB Panjaitan MM dan Panitia.

Panitia Pelaksana foto bersama dengan Ketua LBBJ. Nyoman Ray Tambunan (paling kiri), Sauful B Hasibuan (paling kanan).


Ketua LAM Provinsi Jambi, H.Hasip Kalimudin Syam bersama Ir PB Panjaitan MM.


“Raja Pangihutan Na Marsahala” HBA saat memberikan kata sambutan didampingi Ketua LBBJ dan Ketua Panitia.


“Raja Pangihutan Na Marsahala” HBA menyerahkan Mobil Ambulance secara simbolis kepada Ketua LBBJ H Rahmad Derita Harahap.


“Raja Pangihutan Na Marsahala” HBA menyerahkan Plakat kepada Ketua Panitia Ir PB Panjaitan MM.


Penampilan Judika Sihotang menyemarakkan “Semalam di Bona Pasogit”.


Ribuan masyarakat Batak lima puak yang hadir menyesakkan Tribune GOR Kotabaru Jambi.


Ribuan masyarakat Batak lima puak yang hadir menyesakkan Tribune GOR Kotabaru Jambi.


Mobil Ambulance LBBJ Prov Jambi dari “Raja Pangihutan Na Marsahala” HBA.


Penyembelihan Satu Ekor Kerbau di Rumah Potong Hewan Dinas Peternakan Jambi sebagai wujud syukur atas pemberian Gelar Adat Batak “Raja Pangihutan Na Marsahala” kepada HBA.

Daging Kerbau dibagikan secara rata kepada Tokoh Masyarakat Lima Puak dan Panitia.

Ketua Panitia Ir PB Panjaitan MM dan istri. Jumat 10 April 2015. Foto Asenk Lee saragih-HP 0812 7477587.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar